alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ketum PPP Kena OTT, PSI Anggap Bukti Tak Ada Tebang Pilih di Era Jokowi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c8c5530f4d695620e4bb9ae/ketum-ppp-kena-ott-psi-anggap-bukti-tak-ada-tebang-pilih-di-era-jokowi

Ketum PPP Kena OTT, PSI Anggap Bukti Tak Ada Tebang Pilih di Era Jokowi

Ketum PPP Kena OTT, PSI Anggap Bukti Tak Ada Tebang Pilih di Era Jokowi
Komitmen Kuat Jokowi Dalam Memberantas Korupsi

Tertangkapnya Ketua Umum PPP Romahurmuziy melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah bukti tidak ada tebang pilih kasus yang terjadi di pemerintahan Jokowi.

"Kasus ini menunjukan, penegakan hukum dan pemberantasan korupsi telah berjalan baik di negeri ini. Jauh dari kata tebang pilih seperti yang dituduhkan ke Pak Jokowi," ujar Ernest, Juru Bicara Bidang Hukum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Jumat (15/3/2019).

Ia mengatakan, tidak ada perlindungan hukum yang dilakukan pemerintahan Jokowi kepada siapa pun yang bermasalah secara hukum. Presiden Jokowi kini mendorong agar aparat penegak hukum bekerja secara profesional di dalam menangani kasus yang menjerat Romahurmuziy.

Meski demikian, mantan staf Basuki Tjahaja Purnama ketika masih menjabat Gubernur DKI Jakarta itu mengingatkan bahwa KPK belum menetapkan status apa pun terhadap Romahurmuziy. Ia pun meminta publik juga menghormati asas praduga tidak bersalah atas Romahurmuziy.

Begitupun dengan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang menganggap penangkapan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy oleh KPK membuktikan bahwa Jokowi tidak pernah mengintervensi kasus hukum.

Meski sebagai presiden, Jokowi tidak menghalangi aparat penegak hukum dalam menindak elite parpol atau pendukung Jokowi yang dinilai melanggar hukum.

"Ini jawaban bahwa pemerintah tidak intervensi kasus hukum siapapun. Ini berlaku bagi seluruh warga negara tanpa terkecuali," ujar Fiki dalam jumpa pers di Posko TKN, Jakarta Pusat, Jumat (15/3/2019).


Sumber Berita :Β https://nasional.kompas.com/read/201...-di-era-jokowi

sebelah ngakunya sekarang lanjutkan", di akun" instagram oposisi juga gitu,

tapi dulu pas oposisi kenan ott kok pemerintah yang disalahkan ya nuduh didzalimi, pemerintah mihak sebelah, dkk
emang *****, takut dosa dosa... keliatan juga mana yang menjual agama dan melakukan segala cara dengan propaganda, dan yang benar" memihak agama...
emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
Diubah oleh azkaraharja999
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
kalo hal semacam ini dianggap sebuah prestasi, maka prestasi di jaman sby jauuuuuuh lebih besar

Ya... Ya... Ya.... Gak ada tebang pilih, yg ketangkep nasibnya lagi apes aja..
Menutupi malu,isunya digiring..kalo ceritanya dibalik,sudah diduga kek mana bacotnya..
psi gak bisa bedakan korupsi sama pidana biasaπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
kita tunggu vacotanya si fakri.hamzah yang paling anti dengan ott kpk tafi sampai sekarang kicep aja, kl temannya yg kena baru vacotnya keluar emoticon-Ngakak
Diubah oleh ferina.
di tim sebelah kena periksa kpk
"itu berarti disekeliling tim sebelah banyak koruptor"
di tim sendiri kena tangkep kpk
"itu berarti pemerintah engga tebang pilih"

their Logic emoticon-Ngakak
Quote:


Kalau kasus antasari gimana?
bukannya brarti wiwi membolehkan pendukungnya mengambil rente?
bukti tkn sarang parte korup emoticon-Big Grin
Kalau Mahfud MD nggak bergerak, juga tetep masih bakal dilindungin kan..emoticon-Big Grin
Balasan post vangoz
Quote:


mana itu antasari? cuma bersuara menjelang pilkada.. setelah itu ngga tau kemana
makanya golput ae bray

ga 01 ga 02 sama aja, cuma beda kemasan, kalem vs blakblakan emoticon-medicine
Gatot kaca


Dulu si Romy ini dengan sombongnya bilang Ahok cuma bakal bikin dampak negatif buat kubu Jokowi.

Sekarang dia sendiri ternyata yang bikin malu2in kubu Jokowi.


Sampah nih orang!
Buat gue prestasi Jokowi justru bukan menangkap koruptor, tapi mempraktekkan budaya tidak membela koruptor.

Indonesia harus belajar budaya "lo ya elo, gue ya gue", kalo "kekeluargaan" melulu akhirnya malah KKN. emoticon-Big Grin
waktu zaman sby nangkap besan nya dan para anggota partai nya dmn nih orang kok diem 😁 giliran tim jokowi ketangkap langsung berdalih tak tebang pilih 😁

loe kira KPK punya Jokowi, klo yg nangkap kejaksaan baru ane percaya 😁
Quote:


Bahaya mana punya musuh yg diam2 trus nusuk dr blakang atau nantang langsung 😁

Tp lebih enak nga punya musuh damai ✌
Diubah oleh mini.minion
TKN Logic :

" kubu sebelah sarang koruptor, kubu sebelah mendukung caleg bekas koruptor" tapi sekalinya kubunya terjerat OTT lgsg bilang " ini lah bukti pemerintah tidak tebang pilih, penangkapan Ro*y tidak mempengaruhi elektabilitas 01" apes banged sih lu Rom Rom...udah kena OTT habis itu di buang aj. Akhirnya Allah menunjukkan kuasanya atas org2 yg zolim #2019PAS
Emang KPK kan independen gk ad pengaruh presiden. Tu jaman SBY, org2 PD ma besan ny aj kena OTT, mau (berani) ngaku pemerintahan SBY juga gk tebang pilih? emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak logika cebong emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
sebelah bingung ini
lagi nyari cara gimana nyerang kowi dg masalah ini
jangan sampai malah serangan nguntungin yg diserang
Halaman 1 dari 3


GDP Network
Beritagar β€’ Bolalob β€’ Garasi β€’ Historia β€’ IESPL β€’ Kincir β€’ Kurio β€’ Opini β€’ Womantalk
Β© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di