alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Tribunnews.com /
Bawaslu Ungkap Modus Baru Penyebaran Hoaks di Medsos
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c8bdf3b018e0d021f6455ec/bawaslu-ungkap-modus-baru-penyebaran-hoaks-di-medsos

Bawaslu Ungkap Modus Baru Penyebaran Hoaks di Medsos

Bawaslu Ungkap Modus Baru Penyebaran Hoaks di Medsos

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Mochammad Afifudin, mengungkapkan modus penyebaran informasi tidak benar atau hoaks jelang Pemilu 2019.

Menurut dia, penyebaran informasi hoaks dilakukan dengan cara membuat media abal-abal. Setelah itu, melalui media abal-abal tersebut informasi disebarluaskan di media sosial.

"Bahkan, modus yang sekarang terjadi. Begitu dibikin media dengan tanda kutip media abal-abal, dicapture di medsos," kata Afifudin, dalam acara diskusi "Pers Lawan Hoaks Pemilu", Jumat (15/3/2019).

Media abal-abal pada umumnya berbeda dengan media mainstream. Afifudin menjelaskan, informasi yang sudah dibuat dalam bentuk berita di media abal-abal dapat secara mudah untuk dihilangkan.

Baca: Drawing Liga Champions - Hadapi Juventus, Pemain Ajax: Cristiano Ronaldo Itu Pembunuh

Dia menegaskan, penyebaran informasi hoaks dengan cara penggunaan media abal-abal dapat merusak kepercayaan pemilih kepada lembaga penyelenggara pemilu.

"Tetapi, kalau ini menyebar di media sosial tidak akan selesai. medianya bisa segampang itu dibuang dan tidak bisa lagi di verifikasi," kata dia.

Dia mencontohkan, penyebaran informasi hoaks itu seperti jumlah Warga Negara Asing (WNA) pemilik KTP-el paling banyak masuk di dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) itu merupakan WNA asal Tiongkok.

"Misalnya yang terakhir soal kotak suara atau mobil pengangkut surat suara itu bertuliskan Jepang dianggap Cina dianggap kiriman dari China. Termasuk WNA yang masuk DPT katanya paling banyak itu dari Cina padahal Jepang," kata dia.

Sedangkan modus lainnya, kata dia, melalui pemasangan spanduk di pinggir jalan.

"Kalau itu ditempel di spanduk, sementara kalau spanduk dicopot ya selesai. Misalnya hal-hal di Kebon Kacang, kami ambil barangnya itu selesai," tambahnya.


Sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2...oaks-di-medsos

---

Baca Juga :

- Ini Sebab KPU Jadi Sasaran Hoax

- Bawaslu Targetkan 25 Maret Pelantikan Pengawas TPS

- Penertiban APK Partai Politik di Jakarta Pusat, Paling Banyak Bendera PPP yang Diamankan

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di