alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Alasan Harus Setop Share Video Penembakan Christchurch
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c8b9c2a4601cf5f464bd52f/alasan-harus-setop-share-video-penembakan-christchurch

Alasan Harus Setop Share Video Penembakan Christchurch

Alasan Harus Setop Share Video Penembakan Christchurch
https://kumparan.com/@kumparannews/a...51472986587471

Pembunuhan massal di dua masjid kota Christchurch, Selandia Baru, menyisakan pilu yang mendalam bagi keluarga korban tewas dan terluka. Pilu ini akan semakin menyakitkan jika mereka melihat video aksi pelaku merenggut nyawa para jemaah masjid.

Facebook dan Youtube telah beberapa kali menghapus video tersebut di platform mereka. Bahkan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, mengaku telah menghapus 500 postingan video tersebut di berbagai platform.

Kepolisian Selandia Baru juga telah mengimbau warga untuk tidak menshare video itu. Tapi tetap saja, video tersebar ke seluruh dunia. Saat ini, di aplikasi berbagi pesan WhatsApp, video itu masih berseliweran dibagikan, sulit untuk terbendung.

Shamsi Ali, Imam asal Indonesia di masjid New York, Amerika Serikat, mengimbau masyarakat untuk berhenti membagikan video tersebut.

Shamsi dalam pernyataannyamengatakan, jangan merasa menjadi pahlawan dengan membagikan video itu.

Alasan Harus Setop Share Video Penembakan Christchurch



Bahkan menurut Shamsi, video tersebut hanya akan membuat kerusakan yang lebih besar lagi. Kerusakan tersebut, kata Shamsi, adalah "rasa takut bagi mereka yang melihatnya."

"Rasa takut bagi mereka yang melihatnya, terutama Muslim. Dan kita jangan takut, walau kita harus waspada," kata Shamsi yang gencar mempromosikan perdamaian umat beragama.

Kerusakan kedua, kata Shamsi, video tersebut bisa menginspirasi orang-orang gila lainnya. "Bisa menginspirasi orang-orang gila lainnya (terutama teroris kulit putih) untuk ikut-ikutan."

Dan kerusakan ketiga menurut Shamsi adalah akan ada "orang-orang yang mengambil keuntungan finansial dari darah Saudara dan Saudari kita."

"Jadi saya ingatkan untuk tidak menshare video-video itu. Kecuali video-video itu diperlukan untuk tujuan tertentu, seperti untuk kepemipinan atau penegakan hukum," kata Shamsi.



Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 8
hari kebankitan para kafirkah? emoticon-Leh Uga
terorisnya teroris ini..
Sebaiknya jangan terprovokasi.
Balasan post reo_anggoro
Quote:


terorisme dibalas terorisme
nanti dibalas terorisme lagi
lingkaran setan emoticon-Nohope
Aku baru share ke bokap

Dan bokap nanya: "ada korban jiwa gak?"

celana cingkrak + jenggot lebat
wooo ooo sapa diaaa~~
org terlalu sibuk ama radikalisme
tp abai sm supremasisme
jiah ane belum nonton emoticon-Frown
Ada link ga?
Gw udah lihat videonya emang seram, yg nembak juga cukup pro. Gw juga mengutuk aksi seperti ini, tindakan yg goblok yg tidak punya belas kasih seperti ini gak akan pernah dapat dimaafkan.
Mana videonya?
Video terorisme dari dulu jgnkan nge-share, ngeliat pun gw ga mau.. Video orang terkutuk ngapain jg gw liat
Quote:


buset...
emoticon-Wkwkwk
terlepas dari siapa pelakunya, emang lebih baik jangan disebarluaskan videonya, demi menghormati korban dan keluarganya emoticon-shakehand
Quote:


Karena tindakan brutal white supremasi seperti ini ketrigger oleh gerakan2 radikalisme.
Quote:


bentar lagi fpi tereak2 minta sumbangan buat jihad
gak taunya buat beli stock indomie popmie yg semakin menipis
sejak ditinggal habibanana rijik melancong ke arab
ngueeeennggg.. emoticon-Ngacir
Gila sadis banget sumpah..udah lari ttp di hajar
jangan,mendidik jadi terorisemoticon-army

mending share bokepemoticon-Cool
astajim, innalilahi wa innalilahi rojiun, Islam kaga ada hubungannya dengan terorisme, semua agama kagak ada yg ngajarin kekerasan dan teror, alfatihah sent emoticon-Mewek
Quote:


bisa jelaskan maksudnya yg dibold?
buat yg mau mimpin aksi balesan atau gimana

emoticon-Ngakak
Halaman 1 dari 8


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di