alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pertanian di Utara Jawa Kebanjiran
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c8b8fd1c9518b3dc5434ce9/pertanian-di-utara-jawa-kebanjiran

Pertanian di Utara Jawa Kebanjiran

Spoiler for sawah kebanjiran:


Hujan yang turun dalam intensitas tinggi dan juga berlangsung selama beberapa hari telah menunjukkan dampak negatifnya pada pertanian di kawasan Utara Pulau Jawa. Dinas Pertanian Kabupaten Tuban mencatat jumlah luasan lahan sawah yang terdampak banjir, beberapa hari kemarin.

Dari laporan sementara yang sudah tercatat hingga saat ini, ada 145,38 hektare (ha) sawah yang terendam banjir. Sawah-sawah tersebut berada di Kecamatan Plumpang, Widang, Tambakboyo, Jenu, Palang, dan Rengel.

Terbuka kemungkinan, masih ada lagi sawah yang terkena banjir. Karena proses verifikasi masih terus berlangsung. Diperkirakan, luas lahan sawah yang terdampak mencapai ribuan hektare.

Beberapa hari ini memang banyak dilaporkan mengenai sawah-sawah di kawasan Utara Jawa yang kebanjiran. Sebelumnya, wilayah Bojonegoro dilanda banjir dan membuat sebagian besar kawasan pertanian di wilayah itu terancam gagal panen.

Potensi itu terutama muncul di desa Wedi, Kalianyar, Sukowati, Tikusan, Sambiroto, dan Ngampel. Jika banjir sudah sehari merendam sawah itu tak segera surut, dipastikan padi bisa gagal panen. Karena, padi sudah mulai berbunga dan sebagian berbuah itu jika terendam banjir, tidak bisa berisi beras dengan maksimal. Padahal menurut hitungan petani, sekitar sebulan lagi mereka sudah bisa mulai panen.

Sumur I

Banjir di wilayah itu juga membasahi perumahan para petani. Pemukiman Desa Kalianyar yang berada di selatan rel kereta api, kebanyakan digenangi air. Semua barang rumah tangga terpaksa dipindah ke tempat lebih tinggi agar tidak terendam banjir. Kalau di kampung mungkin cepat surut. Tapi yang sawah ini yang memprihatinkan karena tidak kunjung surut.

Saat ini beberapa wilayah di Jawa Tengah memang sedang waspada banjir. Status Sungai Bengawan Solo diprediksi memasuki siaga merah. Tentu, sejumlah kawasan permukiman di perkotaan yang berada di aliran Bengawan Solo akan terjadi banjir.

Prediksi siaga merah karena di wilayah hulu, terutama Madiun juga sudah banjir. Ketinggian air Sungai Bengawan Solo pukul 18.00 semalam, di Taman Bengawan Solo (TBS) 14.30 peilschaal. Naik menjadi 14.35 pada pukul 19.00. Sedangkan, siaga merah pada titik 15.00.

Sumur II

Perkiraan menembus siaga merah karena di papan duga Karangnongko Ngraho debit air juga tren naik. Pada pukul 18.00 ketinggian 27.47 peilschaal. Dan naik titik 27.48 pada pukul 19.00. Tanda-tanda debit air Sungai Bengawan Solo naik setelah Selasa sore (5/3) hingga kemarin pagi (6/3) terjadi hujan deras. Hujan deras itu juga memicu banjir 21 desa di 9 kecamatan. Apalagi masih terjadi hujan lokal di wilayah Bojonegoro tentu akan berdampak debit air terus bertambah.

Mendapat musibah demikian, para petani berharap perhatian Kementerian Pertanian (Kementan). Khususnya asuransi pertanian. Potensi gagal panen cukup besar, karena tanaman padi mereka sudah mulai berbuah. Selain itu, kita Cuma bisa berharap agar banjir ini tidak berdampak pada produksi padi di kawasan itu. Jangan sampai potensi gagal panen betulan terjadi sehingga kawasan itu defisit padi.

Spoiler for petani pasrah :
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di