alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pengamat: Debat Ketiga Tidak Seimbang karena Ma'ruf Amin Ulama
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c8b69c1018e0d3b456b978d/pengamat-debat-ketiga-tidak-seimbang-karena-maruf-amin-ulama

Pengamat: Debat Ketiga Tidak Seimbang karena Ma'ruf Amin Ulama

Pengamat: Debat Ketiga Tidak Seimbang karena Ma'ruf Amin Ulama
Pantau.com - Debat ketiga pilpres yang akan digelar Minggu, 17 Maret 2019, mempertemukan dua calon wakil presiden dari kubu 01 Ma'ruf Amin dan 02 Sandiaga Uno. Untuk keduanya, debat nanti merupakan pertemuan pertama adu argumen di level nasional.

Ma'ruf Amin dinilai lebih unggul dari Sandiaga karena label Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang masih melekat di dirinya.

"Kiai Maruf masih pakai jaket ulama, beliau masih jadi Ketua MUI. Kalau sepengetahuan saya ulama enggak boleh didebat. Kalau ulama bicara kita harus ikutin, kalau enggak suka diam aja. Kalau besok debatnya Kiai Maruf sebagai ulama, Sandi sebagai politisi itu enggak imbang menurut saya," kata Analis Komunikasi Politik Hendri Satrio dalam diskusi Seberang Istana yang bertajuk 'Siapa Berani Mendebat Ulama' di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2019). 

"Dia harus berani men-declare bahwa 'Saya Maruf Amin cawapres nomor 01'. Kalau kompetisinya Kiai Maruf sebagai ulama dengan Sandi politisi, apa pun yang dilakukan Sandi akan salah. Kalau Sandi mendesak, 'Wah Sandiaga Uno mendesak ulama'. Kemudian kalau Sandi memberikan pertanyaan sulit, 'Wah Sandiaga Uno berniat mempermalukan Ulama'. Susah. Tapi kalau debatnya antar politisi akan berbeda," tuturnya.

Pengamat: Debat Ketiga Tidak Seimbang karena Ma'ruf Amin Ulama

BACA INI GAN:
Arie Untung Kutuk Aksi Penembakan Brutal di Masjid Selandia Baru

Sementara itu, Pengamat Politik dari Universitas Nasional Siti Zuhro berpandangan debat nanti akan lebih menarik karena baik Ma'ruf juga Sandi sama-sama pemula di level pilpres.

"Kita akan betul-betul dipertontonkan dua cawapres yang baru pertama kali. Berbeda dengan Pak Jokowi dan Pak Prabowo, kita sudah pernah lihat ketika 2014. Tapi ini betul pemula bagi kedua orang ini di level nasional," katanya.

Menurutnya, debat antara Ma'ruf Amin dengan Sandiaga Uno tidak ada urusan antara ulama atau non ulama. Keduanya diharapkan bisa tetap saling adu argumen tanpa tersandera dengan budaya adat ketimuran.

"Santun tapi tetap berargumentasi dengan serius. Yang tidak boleh adalah menohok aib individual yang tidak ada urusan dengan visi misi," katanya.


Sumber: Pantau.com
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
MARUF VS SANDI=
aneh aja
Kalo benar yah gag usah takut
Ini negara hukum, gag ada aturan gag boleh debat ulama
Habib yg ngaku ulama yg kriminal aja boleh dipenjara

Lagipula menurut PKS, sandi adalah ulama, jadi bisa dibilang imbang debat sesama ulama
Diubah oleh dewars12yo
jgn takut... banyak cebong2 yg siap cebokin pak kiyai emoticon-Leh Uga
ulama NU dan ulama pkshit
ulama MUI vs Ulama Kardus emoticon-Wakaka
nasbung siap mendukung ulamak palsu akhir jaman ngustad hajah unok altongtong emoticon-Leh Uga
wwkw makan noh mempermalukan ulama emoticon-Wakaka

dulu pas sidang lucu aja digiring gitu demi pilgub DKI
Balasan post prabowosandii
Quote:


emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
ayo uno tunjukan bahwa jebolan pesantren pangudi luhur pasti pinter
Quote:


Analis komunikasi politik tapi make logical fallacy emoticon-Big Grin
kalah lah
Nanti sandi pas debat cerita tentang ibu Siti yang kesusahan karena harga bahan pokok naik di daerahnya, cerita juga tentang si Tatang dari suatu dusun yg kesulitan mengembangkan peternakan itik nya, cerita tentang si anu dan si anu.

Terus pak yai bales pake cerita nabi. Selesai debat nya emoticon-shakehand:
Diubah oleh tukangbolos
Quote:

emoticon-Ngakak
Bangcyaadd entee
Quote:


Quote:


Makasih gan sdh bikin ane ngakak emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)
Karena ini menyangkut dua generasi yang berbeda dan ada hubungannya dengan kepatutan, kesopanan, dan tata krama. Alangkah baiknya jika pertanyaan2 debat bisa dijawab secara tertulis. Dan sesi tanya jawab antar kandidat bisa dilakukan secara tertulis pula. Hasil jawaban bisa diuplod di situs resmi KPU sehingga masyarakat bisa menilai pihak manakah yang lebih kompeten.
Balasan post tukangbolos
Quote:


Wahahaha... asem emoticon-Big Grin
Ulama versus ubaru
Pengamat: Debat Ketiga Tidak Seimbang karena Ma'ruf Amin Ulama

ada rasa sungkan dalam debat ketiga
sandi melawan ulama, yah jelas keder lah
karena stereotipe masyarakat kita, kalo ulama lagi ngomong, gak boleh dibantah, walau ulama belum tentu benar juga
jadi ane ngeliat sandi gak ngeluarin seluruh kemampuan nya dalam debat ketiga itu
sandi cuma sibuk nambahin yg gak disebutin maruf aja
itu bikin debat ketiga jadi terasa datar kedengarannya
di sisi lain, maruf terlihat ada peningkatan, tapi ane masih ngeliat dia sering banget ngomong CUKUP padahal waktu bicara masih banyak, mau gak mau pemirsa kebayang sama gaya maruf di debat pertama, gak beda jauh. maruf terkesan ingin cepat2 akhiri orasinya, itu keliatan dari banyak waktu tersisa yg mustinya bisa dipake maruf utk penajaman orasinya sendiri, tapi tidak di pake. maruf benar2 terlihat seperti orang kelelahan, tapi masih dipaksain berpolitik.

bedanya adalah, maruf kali ini bersuara, tapi gak full padat, masih terbata bata khas orang tua, dan content nya di awang2 alias retorika, gak jauh jauh dari kartu sakti, dana abadi (sawer sawer sawer khas jokowi), dan bikin badan ini itu, jadi maruf tidak bisa menjelaskan detail solusinya selain serahkan semua ke kartu dan badan baru yg mau dibentuk. garing banget.
beda sama sandi yg bisa ambil contoh dilapangan dan lebih mendetail penjelasannya, walau gak detail2 amat, tapi dibanding maruf, jauh lebih detail sandi.
contoh kayak sandi mau hilangkan ujian nasional, diganti ujian berbasis kompetensi dan minat, walau ane gak setuju sana ide ini, tapi cukup menarik lah, gak nyangka sandi se rinci itu ngejelasin ide nya. sandi ini banyak ide, tapi masih perlu penajaman lagi, dan itu ntar aja kalo udah menang, serahin ke department terkait, ntar di godok apakah niat sandi bisa terealisir apa gak.
sandi beruntung, walau maruf meningkat kualitasnya, tapi tampaknya masih terkendala faktor umur (ketajaman berpikir dan analisa), mngkin kalo maruf masih muda, akan jadi lawan seimbang buat sandi.
yg lucu, kedua kubu kek berlomba lomba hafalan bacaan Qur'an gitu. asli bikin ane senyam senyum aja, kita ini sebenarnya mau milih pemimpin negara apa pemimpin agama sich? keduanya jelas jualan agama, disitu ane merasa sedih. tapi yah mo gimana lagi, adanya cuma mereka, gak ada pilihan lain.

kesimpulan?

debat ketiga ini makin menegaskan dugaan publik soal masing2 paslon ini kek apa orangnya.

maruf memang benar seperti yg kita pikir selama ini, sudah umur, terlihat capek, terbata bata, retorika di awang2, tidak bisa mendetail, lebih jago hadist2 daripada urusan negara, sangat Islami sekali. kalo diadu, jokowi jelas lebih bermutu daripada maruf.

kesan2 ane selama ini sandi, menguat di debat ketiga ini. bahwa sandi adalah generasi muda, penuh semangat, banyak ide walau belum tentu semua nya bisa applicable dan bisa berhasil, mampu menampilkan diri milik semua golongan, gak cuma muslim saja. sandi sangat sempurna utk menutupi kekurangan prabowo generasi jadul. kalo di adu, sandi lebih bermutu daripada prabowo.

tinggal ambil yg paling mutu diatas, yaitu jokowi vs sandi. pilih mana? ane serahin ke pilihan pribadi kalian semua.


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di