alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Lagi-lagi Naik, Utang Luar Negeri RI di Januari Rp 5.476 T
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c8b5ca482d4955dd80c8cbf/lagi-lagi-naik-utang-luar-negeri-ri-di-januari-rp-5476-t

Lagi-lagi Naik, Utang Luar Negeri RI di Januari Rp 5.476 T

Lagi-lagi Naik, Utang Luar Negeri RI di Januari Rp 5.476 T

Lagi-lagi Naik, Utang Luar Negeri RI di Januari Rp 5.476 T

Jakarta, CNBC Indonesia - Utang luar negeri Indonesia naik pada Januari 2019. Salah satu penyebabnya adalah penguatan nilai tukar rupiah yang membuat utang luar negeri dalam valuta asing terlihat meningkat.

Berdasarkan data Bank Indonesia, Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Januari 2019 adalah US$ 383,3 miliar atau sekira Rp 5.476,21 triliun dengan kurs saat ini. Naik 7,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

ULN itu terdiri dari US$ 190,2 miliar utang pemerintah dan BI serta US$ 193,1 miliar utang swasta dan BUMN. Dibandingkan Desember 2018, ULN Indonesia naik US$ 5,5 miliar.


"Posisi ULN meningkat karena neto transaksi penarikan ULN dan pengaruh penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sehingga utang dalam rupiah yang dimiliki oleh investor asing tercatat lebih tinggi dalam denominasi dolar AS," jelas keterangan tertulis BI, Jumat (15/2/2019).

Dari sisi pemerintah, ULN naik 3,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ULN pemerintah lebih tinggi ketimbang Desember 2018 yaitu 3,1% year-on-year (YoY).

"Kenaikan posisi ULN pemerintah memberikan kesempatan lebih besar bagi pemerintah dalam pembiayaan belanja negara dan investasi pemerintah. Sektor-sektor prioritas yang dibiayai melalui ULN pemerintah antara lain sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial, sektor konstruksi, sektor jasa pendidikan, sektor administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib, serta sektor jasa keuangan dan asuransi," papar keterangan BI.

Sementara di sisi swasta, pertumbuhan pada Januari adalah 10,8% YoY. Melambat dibandingkan bulan sebelumnya yaitu 11,5% YoY.

"Perlambatan tersebut terutama disebabkan oleh pertumbuhan ULN sektor industri pengolahan dan sektor jasa keuangan dan asuransi yang melambat. Sementara itu, pertumbuhan ULN sektor pertambangan dan sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas (LGA) mengalami peningkatan dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya. Pangsa ULN di keempat sektor tersebut terhadap total ULN swasta mencapai 74,1%," sebut keterangan BI.

Menurut bank sentral, ULN Indonesia tetap sehat karena rasionya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) stabil di kisaran 36%. Rasio tersebut masih sejalan dengan negara-negara yag sekelompok (peer countries).


"Bank Indonesia dan Pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan ULN dan mengoptimalkan perannya dalam mendukung pembiayaan pembangunan, dengan meminimalisasi risiko yang dapat mempengaruhi stabilitas perekonomian," tulis keterangan BI.

sumur

https://www.cnbcindonesia.com/market...uari-rp-5476-t

mantabb  emoticon-Shakehand2emoticon-Matabelo
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tetap sehat katanya. Harus optimis optimis optimis. lol
kata cebong dongo..kodok ngutangnya dari dlm negeri semua emoticon-Najis (S)
Udah 36%.
Bates amannya berapa sih? Males guugling.
utang teroos......
Alhamdulillah ya
joooss gandooss,, emoticon-Leh Uga
udah lah,jgn pikirkan sesuatu yg kemampuan otak mu tdk bs menjangkau nya

Lagi-lagi Naik, Utang Luar Negeri RI di Januari Rp 5.476 T
Padahal dolar sedang "Normal" emoticon-Ngakak


Quote:


katanya 30% itu udah warning, tapi di UU 60% dari pdb itu batas bawahnya.
Itu bwt bayarin bungan jaman 10 tahun sia2 emoticon-Mad
ada yang bisa jelasin kenapa penguatan nilai tukar rupiah malah membuat utang seolah olah meningkat ?
Gw yang goblok atau wartawannya atau narasumbernya
Quote:


bates nya 30 % .... cuma bisa nego nego dikit lah ... cin cay aja dah
Sekarang kan bayar bunga utang pakai utang

Lagi-lagi Naik, Utang Luar Negeri RI di Januari Rp 5.476 T

Tidak papa, tjahaja asia kalau sudah bersabda gak pernah salah..


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di