alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Sports / ... / Berita Olahraga /
Pantang Menyerah, Hendra/Ahsan Kampiun All England 2019
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c8b46ed365c4f75ee524050/pantang-menyerah-hendra-ahsan-kampiun-all-england-2019

Pantang Menyerah, Hendra/Ahsan Kampiun All England 2019


Pantang Menyerah, Hendra/Ahsan Kampiun All England 2019

Sumber Foto Ist Hendra/Ahsan Juara All England 2019.


Birmingham- Semangat pantang menyerah diperlihatkan duet Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan pada kejuaraan bulutangkis paling bergengsi sekaligus tertua di dunia, All England.

Pasangan senior ini mampu menepis keraguan publik terkait performa mereka setelah Hendra dibekap cedera pada betis kanan saat berlaga di semifinal melawan ganda Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (3), pada Sabtu (9/3).

Namun, dalam kondisi yang belum pulih seratus persen, Hendra menunjukan diri sebagai petarung sejati bersama Ahsan dalam laga final, pada Minggu (10/3), dan memastikan menjadi kampiun di Negeri Ratu Elizabeth.

The Daddies, julukan keduanya, membawa pulang gelar All England 2019 usai membungkam ganda muda Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dalam drama pertarungan tiga gim, dengan skor 11-21, 21-14, 21-12.

Di gim pertama, Hendra/Ahsan tampil kurang meyakinkan. Kesalahan demi kesalahan dilakukan ganda non pelatnas PBSI Cipayung itu. Alhasil, Aaron/Soh mampu merebut gim pertama dengan mudah.

Namun, bermodal ketenangan dan pengalaman, Hendra/Ahsan akhirnya mampu menghentikan perlawanan pasangan Negeri Jiran itu di gim kedua.

Usai kebangkitan di gim kedua, Hendra/Ahsan makin tak terbendung. Sebaliknya Aaron/Soh tak mampu mengembangkan permainan dengan terus mendapat tekanan hingga akhir laga.

Setelah bertarung selama 48 menit, Hendra/Ahsan akhirnya sukses menuntaskan laga di gim ketiga dengan kemenangan meyakinkan. Hasil positif ini mengulang prestasi mereka di ajang yang sama pada 2014.

“Saya fokus ke pertandingan hari ini, sebisa mungkin nggak mikirin kaki saya. Sakitnya masih terasa, tapi lebih baik dari kemarin. Motivasinya harus tinggi, ini partai final dan di All England, kami nggak mau kalah begitu saja,” ujar Hendra usai laga.

Sementara itu, Ahsan mengatakan kunci kemenangannya bersama Hendra karena tampil fight, dengan semangat juang tinggi serta menjalankan strategi dengan pengalaman yang mereka miliki.

“Dalam keadaan tertekan, kami tetap tenang. Kalaupun kalah kami harus beri perlawanan, harus bisa semaksimal mungkin, dan alhamudlilah kami bisa melalui itu,” timpal Ahsan.

Ahsan mengungkapkan kemenangan yang diraih pada tahun ini berbeda dengan pencapaian yang didapat lima tahun lalu.

“Bedanya gelar 2014 dengan yang sekarang adalah di umur. Sekarang pemain muda banyak yang kuat-kuat. Kami hanya bisa fokus, bisa gunakan pengalaman, itu berguna,” cetus Ahsan.

Hal senada dikatakan Hendra. “Sama dengan Ahsan, yang 2014 dan ini bedanya di umur. Pasti ada rasa spesial, ini turnamen paling tua, bergengsi, senang bisa juara di sini lagi,” tukas pemain kelahiran Pemalang, Jawa Tengah, 25 Agustus, 34 tahun silam itu.


Baca artikel selengkapnya Disini
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di