alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Education /
Pengertian Islam Menurut Bahasa Arab, Qur’an, Hadits, dan Ulama
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c8b099b4601cf371b2986cf/pengertian-islam-menurut-bahasa-arab-quran-hadits-dan-ulama

Pengertian Islam Menurut Bahasa Arab, Qur’an, Hadits, dan Ulama

Pengertian islam memiliki 2 makna, yaitu pengertian islam secara umum dan pengertian islam secara khusus. Secara umum islam adalah syariat-syariat Allah ta’ala yang diturunkan kepada semua Nabi & Rasul. Secara khusus Islam adalah agama yang diturunkan oleh Allah ta’ala kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai penutup atas syariat-syariat para rasul terdahulu. Yuk baca pengertian islam secara lengkap!

A. Pengertian Islam Menurut Bahasa Arab

Kata Islam merupakan mashdar dari kata aslama – yuslimu – islaaman yang mempunyai arti taat, tunduk, patuh, pasrah, berserah diri kepada Allah ta’ala.
أَسْلَمَ – يُسْلِمُ – إسْلاَمًا

Secara etimologi (dilihat dari asal kata), kata islam mempunyai beberapa arti berikut ini:

1. Assalmu – اَلسلْمُ = Damai, Kedamaian

Allah ta’ala berfirman:

[table][tr][td]وَإِنْ جَنَحُوا لِلسلْمِ فَاجْنَحْ لَهَا وَتَوَكلْ عَلَى اللهِ إِنهُ هُوَ السمِيعُ الْعَلِيمُ [/td]
[/tr]
[/table]

“Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Q.S. Al-Anfal: 61).

Kata salm dalam ayat di atas mempunyai arti damai atau perdamaian. Oleh karena itu seorang muslim yang baik hendaknya senantiasa menjaga perdamaian di manapun dia berada. Termasuk di dalamnya menjadi penengah dan mendamaikan dua orang yang sedang berselisih. Serta menghindari hal-hal yang menyebabkan perselisihan dan pertikaian.

2. Aslama – أَسْلَمَ = Taat, Berserah diri

Allah ta’ala berfirman:

[table][tr][td]وَأَنا مِنا الْمُسْلِمُونَ وَمِنا الْقَاسِطُونَ فَمَنْ أَسْلَمَ فَأُولَئِكَ تَحَروْا رَشَدًا [/td]
[/tr]
[/table]

“Dan sesungguhnya di antara kami ada golongan yang taat dan ada juga golongan yang menyimpang dari kebenaran. Barangsiapa yang taat, maka mereka itu benar-benar telah memilih jalan yang lurus”. (Q.S. Al-Jinn: 14).

[table][tr][td]أَفَغَيْرَ دِينِ اللهِ يَبْغُونَ وَلَهُ أَسْلَمَ مَنْ فِي السمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ طَوْعًا وَكَرْهًا وَإِلَيْهِ يُرْجَعُونَ
[/td]
[/tr]
[/table]
Apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah. Padahal kepada Nyalah berserah diri segala apa yang ada di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan”. (Q.S. Ali-Imran: 83).

Seorang muslim hendaknya taat dan berserah diri kepada ajaran agama islam secara keseluruhan. Melaksanakan ibadah hanya karena Allah ta’ala, bukan karena malu dilihat manusia lainnya. Serta meninggalkan segala bentuk kesyirikan dan keyakinan-keyakinan yang menyimpang, seperti percaya kepada dukun, para normal, ramalan bintang, ramalan zodiak, dan lain-lain.

3. Istaslama = Berserah diri
اِسْتَسْلَمَ – يَسْتَسْلِمُ – مُسْتَسْلِمُوْنَ

Allah ta’ala Berfirman:

[table][tr][td]بَلْ هُمُ الْيَوْمَ مُسْتَسْلِمُونَ
[/td]
[/tr]
[/table]
“Bahkan mereka pada hari itu menyerah diri (pasrah kepada keputusan Allah Ta’ala).” (Q.S. Ash-Shaffat: 26)

Arti kata istaslama telah mempertegas makna kata aslama, yaitu berserah diri. Karena pada hakikatnya seorang muslim harus menjalankan ajaran agama islam secara totalitas, tanpa kata tapi dan nanti. Ini merupakan inti dari ajaran agama islam, yaitu mengajak umat manusia untuk taat, tunduk, dan berserah diri kepada Allah ta’ala.

4. Saliim – سَلِيْمٌ = Bersih, Suci

Allah ta’ala Berfirman:

[table][tr][td]إِلا مَنْ أَتَى اللهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ
[/td]
[/tr]
[/table]
“Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih. (Q.S. Asy-Syu’ara: 89).

[table][tr][td]إِذْ جَاءَ رَبهُ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ
[/td]
[/tr]
[/table]
“(Ingatlah) ketika ia (Ibrahim) datang kepada Tuhannya dengan hati yang suci.” (Q.S. Ash-Shaffat: 84).

Kata salim yang bermakna suci dan bersih merupakan sebuah gambaran hati seorang muslim yang sebenarnya. Yaitu hati yang mentauhidkan Allah ta’ala dan bersih dari perbuatan-perbuatan syirik. Sebagaimana yang telah dipraktekkan oleh Nabi Ibrahim ‘alaihissalam ketika berdakwah kepada ayahnya dan kaumnya. Beliau mengajak ayahnya dan kaumnya yang masih menyembah berhala untuk masuk islam, yaitu dengan mentauhidkan Allah ta’ala dan meninggalkan berhala-berhala mereka.

5. Salaam – سَلَامٌ = Selamat, Keselamatan

Allah ta’ala Berfirman:

[table][tr][td]قُلْنَا يَا نَارُ كُونِي بَرْدًا وَسَلَامًا عَلَى إِبْرَاهِيمَ[/td]
[/tr]
[/table]

“Kami (Allah) Berfirman, Wahai api! Jadilah dingin dan keselamatan bagi Ibrahim,” (Q.S. Al-Anbiya: 69).

Ayat di atas membuktikan bahwa siapapun yang masuk islam pasti hidupnya akan selamat, baik di dunia ataupun di akhirat. Nabi Ibrahim ‘alaihissalam bisa selamat dari api atas izin Allah ta’ala. Meskipun Beliau dibakar hidup-hidup oleh kaumnya di dalam api yang menyala-nyala, namun Beliau tidak terbakar sedikitpun. Hingga kayu bakar tersebut habis dan menjadi abu, beliau tetap hidup dan selamat. Allah ta’ala memberikan keselamatan kepada Nabi Ibrahim ‘alahissalam dan seluruh umat islam yang benar-benar mentauhidkan Allah ta’ala dan tidak berbuat kesyirikan.

B. Pengertian Islam Menurut Qur’an

Allah ta’ala Berfirman:

[table][tr][td]الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا[/td]
[/tr]
[/table]

“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu (Q.S. Al-Maidah: 3).

Agama islam telah Allah sempurnakan pada hari jum’at di hari Arafah, yaitu ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sedang melaksanakan haji wada’, tepatnya ketika wukuf di Arafah. Sehingga hari Jum’at dan hari Arafah (Idul Adha) dijadikan sebagai hari raya umat islam, yang merupakan bentuk kegembiraan kaum muslimin atas sempurnanya agama islam.

Allah ta’ala Berfirman:

[table][tr][td]إِن الدينَ عِنْدَ اللهِ الْإِسْلَامُ[/td]
[/tr]
[/table]

“Sesungguhnya agama di sisi Allah hanyalah Islam.” (Q.S. Ali Imran: 19).

[table][tr][td]وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآَخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ[/td]
[/tr]
[/table]

“Dan siapa saja yang mencari agama selain Islam, maka tidak akan diterima darinya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang merugi.” ( Q.S. Ali Imran: 85).

3 ayat di atas merupakan sebuah informasi dari Allah ta’ala bahwasannya tidak ada agama yang diterima Allah ta’ala kecuali Islam.

Apa itu islam?

Islam adalah syariat-syariat Allah yang telah diwahyukan kepada rasul-rasul Allah, mulai dari Rasul Pertama (Nabi Nuh ‘alaihissalam) hingga Rasul Terakhir (Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam).

Setiap Rasul diutus untuk umatnya masing-masing, kecuali Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Syariat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam berlaku untuk semua umat manusia dan jin hingga hari kiamat.

C. Pengertian Islam Menurut Hadits

[table][tr][td]عن عمر رضي الله تعالى عنه أيضا قال : بينما نحن جلوس عند رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم ذات يوم إذ طلع علينا رجل شديد بياض الثياب شديد سواد الشعر لا يرى عليه أثر السفر ولا يعرفه منا أحد حتى جلس إلى النبي صلى الله عليه وآله وسلم فأسند ركبتيه إلى ركبتيه ووضع كفيه على فخذيه وقال : يا محمد أخبرني عن الإسلام فقال رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم : الإسلام أن تشهد أن لا إله إلا الله وأن محمدا رسول الله وتقيم الصلاة وتؤتي الزكاة وتصوم رمضان وتحج البيت إن استطعت إليه سبيلا [/td]
[/tr]
[/table]

Dari Umar radhiyallahu ta’ala ‘anhu berkata, “Ketika kami sedang duduk-duduk bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tiba-tiba muncul seorang lelaki yang pakaiannya sangat putih, rambutnya sangat hitam, pada dirinya tidak terlihat tanda-tanda seorang musafir, namun tidak ada satu pun di antara kami yang mengenalnya. Hingga ia duduk di dekat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dia menempelkan lututnya ke lutut Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan meletakkan telapak tangannya di atas paha Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan ia berkata, ‘Wahai Muhammad, jelaskan padaku tentang islam? Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Islam adalah engkau bersyahadat bahwasanya tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, menegakkan shalat, menunaikan zakat, berpuasa ramadhan, dan melaksanakan haji ke Baitullah jika engkau mampu melaksanakannya.” (H.R. Muslim).

Hadits di atas disebut juga dengan hadits Jibril, hadits yang sangat padat kandungan makna dan faidahnya. Imam Nawawi berkata: “…dan ketahuilah bahwasannya hadits ini mengumpulkan berbagai macam ilmu, pengetahuan-pengetahuan, adab-adab, dan hikmah-hikmah yang lembut.” Bahkan hadits ini adalah pokoknya Islam. Dalam Syarah Arbain, Ibnu Daqiqil Ied berkata:”Hadits ini seperti induknya sunnah. Sebagaimana Al-Fatihah disebut sebagai induknya Al-Qur’an karena kandungannya yang telah mengumpulkan makna-makna Al-Qur’an.”

Fawaid Hadits Jibril:
[ol]
[li]Islam dibangun atas 5 pondasi (rukun), yaitu syahadatain, menegakkan shalat, menunaikan zakat, berpuasa ramadhan, dan melaksanakan haji bagi yang mampu.[/li]
[li]Hal pertama yang harus dilakukan oleh orang yang ingin masuk islam adalah mengucapkan 2 kalimat syahadat. Yaitu bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah ta’ala dan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah utusanNya.[/li]
[li]Malaikat Jibril mendatangi Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat dengan berperan sebagai lelaki yang berpakaian putih dan berambut hitam. Seolah-olah Jibril ingin mengajarkan bahwa seorang pencari ilmu hendaknya hadir di majlis ilmu dengan berpakaian rapih dan bersih, serta duduk mendekati gurunya.[/li]
[li]Jibril mendengarkan jawaban Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam hingga selesai, meskipun Jibril sudah mengetahui jawabannya. Seolah-olah Jibril ingin mengajarkan bahwa seorang pencari ilmu hendaknya mendengarkan penjelasan ustadznya hingga selesai.[/li]
[li]Etika dalam sebuah majlis atau forum untuk tidak memotong pembicaraan orang lain kecuali jika sang pembicara sudah selesai.[/li]
[li]Bolehnya menanyakan suatu perkara di sebuah majlis atau forum dengan tujuan supaya para hadirin dan pendengar lainnya dapat mengambil manfaat dari jawaban sang pembicara.[/li]
[/ol]
D. Pengertian Islam Menurut Ulama

Menurut Syaikh Al-Imam Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah,

الإسلام: هو الاستسلام لله والخضوع له بفعل أوامره وترك نواهيه

Pengertian Islam adalah Berserah diri dan tunduk kepada Allah ta’ala dengan menjalankan segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya.

Sumber: https://www.alkhoirmoslemwear.com/pe...gertian-islam/

Sumber referensi pengertian islam:
[ul]
[li]تعريف و شرح و معنى الإسلام بالعربي[/li]
[li]ما هو الإسلام[/li]
[li]تفسير ابن كثير[/li]
[li]شرح النووي على مسلم[/li]
[li]معنى الإسلام[/li]
[li]Hadits Jibril[/li]
[/ul]

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di