alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Hobby / Hobby & Community /
Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!
4.33 stars - based on 6 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c89dd478012ae57a226c89f/kepoin-kumpulan-cerita-komunitas-kompak-di-sini-gan

[Periode Berakhir] Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!

Periode KOMPAK udah selesai nih Gan Sis!
Agan Sista udah ceritain komunitas kalian di KOMPAK kan? Pasti udah dongg! Kalian penasaran ngga sih komunitas mana yang bakal jadi juaranya? Mimin sih penasaran banget nih. Nah, makanya tungguin terus info dan updatean dari mimin ya Gan Sis!


KASKUS sebagai tempat Agan Sista “Berbagi Hobi, Berkomunitas” mengajak Agan Sista semua buat ikutan program KOMPAK! (Komunitas Paling Kamu) dan ceritain keseruan komunitas kalian di Aslinyalo.com

Agan Sista yang mau ikutan, wajib daftarin diri kalian di website Aslinyalo.com, dan ceritain apa pun tentang komunitas kalian dan menangin kesempatan hadiah total ratusan juta rupiah!

Program ini juga terbuka buat komunitas di luar KASKUS loh Gan. Ngga cuma di Jabodetabek aja, komunitas dari Sabang sampai Merauke pun bisa ikutan di program ini! Ayo ceritain komunitas kalian, dan share kegiatan unik komunitas yang kalian ikutin ke KASKUSER lainnya.

Syarat dan Ketentuan

  1. Pertama, kamu harus buka dulu Aslinyalo.com
  2. Log in dengan ID KASKUS yang kamu punya
  3. Isi Data Diri Agan Sista: Nama, No Handphone
  4. Isi Data Komunitas: Nama Komunitas, Domisili Komunitas, Jumlah Anggota Komunitas, Akun Social Media Komunitas (jika ada)
  5. Lalu ceritakan komunitasmu dengan lengkap. Mulai dari awal terbentuk hingga kegiatan yang dilakukan bersama komunitas. Sertakan juga link video dokumentasi kegiatan komunitas dan link blog (jika ada)
  6. Jangan lupa upload foto-foto kegiatan komunitas dan foto full team komunitas kalian ya!
  7. Periode submission: 18 Maret - 18 Mei 2019
  8. Submit thread cerita Agan di Aslinyalo.com ya, karena thread yang dibuat pada komen thread ini tidak akan dianggap valid oleh dewan juri.
  9. Top 20 cerita komunitas yang terpilih berkesempatan buat memperebutkan hadiah total ratusan juta rupiah untuk kamu dan komunitasmu!
  10. Top 20 cerita tersebut akan diumumkan pada tanggal 24 Mei 2019
  11. Top 20 yang terpilih wajib membuat video kreatif tentang komunitas kalian dengan durasi minimal 3 menit, dan dikirim ke kompak@kaskusnetworks.com dengan subject [KOMPAK] Video [Nama Komunitas]
  12. Pengiriman video paling lambat tanggal 9 Juni 2019
  13. 20 video komunitas akan di-upload di KASKUS TV mulai tanggal 10 Juni 2019
  14. Pemenang akan terbagi 2 kategori: Komunitas Terfavorit dan Komunitas Terbaik.
  15. Akan ada 5 pemenang Komunitas Terfavorit berdasarkan voting (likes video di KASKUS TV). Dan juga akan dipilih 5 video komunitas terbaik berdasarkan pilihan dewan juri.
  16. Komunitas Terfavorit masing-masing akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 5,000,000 dan Komunitas Terbaik masing-masing akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 25,000,000
  17. Periode voting: 10 - 16 Juni 2019
  18. Pengumuman pemenang terfavorit dan terbaik akan diumumkan pada tanggal 20 Juni 2019

Agan Sista bisa ceki-ceki thread ini untuk tau info lebih lengkapnya.

Buat kalian yang penasaran dengan cerita-ceritanya, berikut kumpulan cerita tentang komunitas dari Agan Sista yang udah ikut berpartisipasi. Cekidot Gann!

Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!

profile-picture
profile-picture
profile-picture
dewikry dan 8 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kaskus.infoforum
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 24
Seperti biasa rasisme kaskus, yg masuk 20 besar rata2 yg dipulau Jawa, yg di pulau lain banyak yg ikutan, komunitas bagus2 tapi ga diberi kesempatan, cuma formalitas aja lomba ini terbuka utk seluruh Indonesia. Aslinya kaskus main aman cuma pilih yg area jabodatabek biar ga ribet dan krg memberi kesempatan utk komunitas diluar pulau Jawa. Payah.
Komunitas yang terbentuk atas dasar kesamaan ketertarikan terhadap tehnologi drone, komunitas Batavia Drone Community (BDC) juga aktif dalam kegiatan kegiatan sosial dan aktif berkolaborasi dengan komunitas komunitas lain. Ingin tau kegiatan apa saja yang pernah kita buat? Yuk kepoin akun Instagram BDC disini : https://www.instagram.com/bataviadronecommunity/
Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!

Balasan post dzacky239
yg sabar ya gan, oia gan itu ada yg uda posting trus diubah tanggalnya jd tgl 1 hri ini boleh nggak ya?
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Berawal dari lima pemuda yg ingin menghapus buta teknologi di Indonesia
Computer for Change sebagai Komunitas dari motto Menghapus buta Teknologi
dari Media Sosial kita berkampanye akhirnya banyak mahasiswa/i di Jakarta yg dengan senang hati berkontribusi di Komunitas Kami. Bahkan mereka yg bekerja juga melepas kejenuhan di Weekend bersama kegiatan kami
Kegiatan kami adalah mengajak anak anak untuk mengenal teknologi.

Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!

Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!

Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!

Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!
MUSICBOX

The Origin
Music in a box

Musicbox, sebuah nama yang diberikan Dion Dimitri untuk rumah kami para penikmat musik yang ingin bermain musik bersama. Awalnya kami sadar, ditengah kepenatan kerja kami butuh ruang untuk bisa menyegarkan pikiran. Kami juga butuh tempat untuk bisa bermain musik tanpa mengganggu orang lain. Studio musik rasanya terlalu mewah untuk sekedar melepas penat, karaoke juga bukan jawaban bagi pemain alat musik.

Ditengah kebimbangan, Kami menemukan Taman Kodok. Sebuah taman kecil dibelakang Taman Menteng. Sepi ditengah keramaian, kami jatuh hati pada tempat ini. Lalu kami; Teguh, Lila, Novi, Arpha, Murfy, Dion, Dahsyat, Dendy dan Tio memutuskan tempat ini sebagai rumah Musicbox. Desember 2014, kami mulai kopdar perdana kami di Taman Kodok.

Murfy menyarankan agar diantara kami ada yang menjadi penanggung jawab untuk mengawasi komunitas ini kedepannya. Maka Teguh, Lila, Novi, Murfy, Dion, dan Tio menjadi Founders dari Musicbox untuk kedepannya mengurus serta mengawasi jalannya komunitas ini.

Sebagai identitas komunitas & pintu masuk untuk para penikmat musik lain, Fanky, salah satu member pertama kami membuat Laman di Kaskus. Ternyata hampir setiap kami mengadakan kopdar, ada orang baru bergabung. Ditahun pertama kami mencatat ada 50 orang member aktif musicbox, dan menjadi dua kali lipat di tahun kedua kami.

Sejak awal, kami merancang konsep kopdar sebagai ajang perform kecil-kecilan. Member yang hadir akan dibagi kelompok dan perform sesuai dengan tema kopdar saat itu. Tujuannya, agar kita dapat menyalurkan keinginan perform kami, dan kami menyadari kami masih banyak kekurangannya. Masing-masing dari kami saling berbagi ilmu, lalu terciptalah konsep learning and sharing.

Kami rutin berkomunikasi lewat Line group, dan kemudian di 2015 kami mencoba membuat Line official sebagai media broadcast kami. Grup kami riuh sekali, hingga di 2017 awal, sebuah kehormatan bagi kami dapat diundang oleh Line untuk menjadi salah satu komunitas yang diizinkan membuat grup di Line Square. Hingga saat ini tercatat 6124 member Line Square Musicbox.

Kini, Musicbox berkativitas di Taman Menteng, atas arahan pemda setempat. Kami dihadiahkan rumah baru di belakang area parkir mobil dan dilindungi oleh tim keamanan. Rumah baru kami lebih luas dan keberadaan kami cukup menghibur para pengunjung yang lalu lalang ditaman.



Inside The Box
have a look inside our lovely box

Mengatur komunitas tidaklah mudah. Tidak ada kewajiban antara sesama member. Hanya loyalitas dan kecintaan terhadap musik yang mengikat kami. Maka, setiap tahunnya kegiatan dan member Musicbox dikelola oleh sebuah tim yang disebut Management Musicbox. Management terdiri dari ketua dan tim yang jabatannya disesuaikan dengan kebutuhan saat itu. Selama setahun, seluruh kegiatan dan problematika musicbox akan diarahkan oleh management.

Kami sering menganalogikan cara mengurus Musicbox dengan memasak. Apapun resepnya, serumit apapun cara masaknya, semua ditentukan oleh si koki selaku ketua. Makanan apapun yang dihidangkan oleh management, akan Musicbox terima. Kami pernah memiliki ketua yang menyajikan rendang, kami pernah juga dihidangkan tempe goreng. Semua kami syukuri dan kami nikmati bersama.

Lalu, siapa saja yang ada di Musicbox? Dari remaja SMA hingga Lulusan S2 luar negeri. Dari job seeker hingga pengusaha. Dari yang baru pegang alat musik, hingga yang menggebuk cajon di perancis mewakili Indonesia. Kami menikmati musik bersama.

Di setiap komunitas pasti ada membernya dengan karakter yang unik. Adalah lail, salah seorang member pertama musicbox yang masuk saat kelulusan SMA hingga kini sudah bekerja masih menjadi member aktif musicbox. Rambut keriting dan kacamata john lennon menjadi ciri khasnya.

Ada pula irviene, yang memberikan jalan musicbox untuk bisa berkolaborasi dengan kantornya. Walaupun kehadiran irviene hanya beberapa bulan, tapi lagu ciptaannya mengantar kami bernyanyi untuk Hari Komunitas Nasional di Mal Kota Kasablanka.

Dari Line Square kami mengenal Steven, ketua Musicbox saat ini. Jujur, member line square yang sangat banyak manghasilkan karakter member yang sangat beragam. Maka cukup jarang member line square yang datang ke Taman Menteng. Steven is one of a kind, pembawaannya yang kalem membuat kami menyangka bahwa dia adalah seorang gitaris, ternyata dia peminat beatbox. Ditengah kesibukannya sebagai Pekerja & Mahasiswa aktif yang sedang menyusun tugas akhir, Ia masih mampu memimpin Musicbox dengan baik.

Tak akan lepas dari ingatan kami tentang kehadiran Reynold, seorang pemuda rantau yang membuat geger grup kami dengan tingkahnya. Sesi curhat di grup tentang kesendiriannya, berubah menjadi ricuh karena ia kurang arif dalam bertutur kata. Siapa sangka, seluruh perempuan di Musicbox pernah di japri olehnya. Terlalu mengharapkan cinta ternyata berbuah pahit untuknya, terpaksa ia kami keluarkan dari Komunitas.

Karena member Musicbox sering berganti, kadang kami tidak hapal siapa saja membernya. Setelah beberapa bulan absen dari Kopdar Musicbox. Teguh datang kembali ke Taman Menteng, menyalami seluruh orang yang ada di taman tanpa tahu kalau mereka bukanlah member Musicbox. Setelah menyalami orang-orang tersebut, ia duduk dan mengirim pesan ke grup dan bercerita bahwa dari anggota yang hadir tidak seorang pun yang ia kenal. Admin grup pun menjawab bahwa belum ada member Musicbox yang datang. Dengan mukanya yang memerah, Teguh pun berpindah ke tempat lain.



Outside The Box
See beyond what eyes can see

Ketika setiap member diminta menyebutkan 1 kata yang menggambarkan Musicbox, banyak yang bilang keluarga, fun & sharing. Yang menarik adalah banyak juga yang bilang Jodoh. Iya, ada beberapa member kami yang menikah dengan sesama member. Ada juga yang pasangannya diajak untuk ikut menjadi bagian dari Musicbox.

Tio & Novi adalah salah satu pasangan Musicbox yang menikah. Percintaan mereka dijalin dari kedekatan saat mengurus Musicbox. Beberapa tim panita pernikahannya pun diambil dari member Musicbox. Sekarang mereka sudah dikaruniai seorang putri yang menggemaskan. Mereka masih sering terlibat dalam aktivitas Musicbox.

Ada pula Oho, seorang yatim piatu yang bergabung di Musicbox untuk melipur lara. Oho bercerita bahwa, jujur, oho adalah pribadi yang butuh perhatian, haus pengakuan, ingin terlibat, tetapi ia enggan mengemis atau meminta itu. Kadang itu membuat dia diam diam iri Di lingkungan social ia sering dianggap pecundang oleh beberapa teman di kampus. Bahkan sampai detik ini.

Oho sangat benci di kasihani. Ia tak suka di elus elus bersamaan dengan kata ‘yang sabar ya’ ia sangat membenci kata-kata itu. Ia sadar itu adalah bentuk simpati, tapi ia tidak bisa menahan ketidaksukaannya. Kehilangan orang tua dan tidak akur dengan saudara sudah cukup berat, dengan diam setidaknya ia dapat bertahan.

Oho selalu berpikir diluar sana banyak yg memilih mengakhiri hidupnya karena kesepian. Oktober 2015 adalah puncak kesepiannya, dan Oho hanya punya musik untuk menghiburnya. Maka ia mencari komunitas musik di Jakarta dan Laman Kaskus Musicbox muncul.

Setelah 4 tahun di Musicbox, Oho merasa Musicbox merubah cara ia memaknai hidup. Member Musicbox juga merubah cara Oho bergaul. Bersosialisasi & terlibat dalam acara Musicbox merubah cara oho berbicara di depan orang banyak. Merubah oho yang pemalu jadi malu maluin. Merubah hatinya yang sepi jadi riuh. Salah satu doa Oho dalam kesepian dijawab oleh Tuhan, ia memiliki rumah baru & keluarga baru lewat Musicbox.



Melancholia
Deep sadness within your soul

Tidak selamanya perjalanan kami di Musicbox mulus & lancar. Banyak krisis yang sudah kami lalui bersama. Dari kehilangan member karena hutang piutang, kekurangan orang untuk perform, hingga masalah sesama member Musicbox.

Kami sadar, komunitas adalah tempat orang-orang yang berani dan kesepian disaat yang sama. Kami juga menyadari bahwa musisi, amatir ataupun professional, memiliki emosi yang bergejolak & besar. Maka kehadiran Musicbox juga sudah sewajarnya akan disambut oleh teman-teman dengan kondisi psikis yang kurang stabil. Ada beberapa yang terbuka dengan kondisinya, Tio adalah salah satu orang yang terbuka bahwa dia mengidap Anxiety Disorder. Ada juga Gembel, yang cukup terbuka bahwa ia mengalami mild schizophrenia.

Adalah Melany, salah satu member Musicbox yang kami duga mengalami Histrionic Personality Disorder. Bagaimana kami mengetahuinya? Dari berbagai masalah yang ditimbulkannya. Sebagai permulaan, Ia masuk sebagai pasangan dari salah satu member kami. Tidak jelas juga bagaimana asal mulanya, tapi kami ingat bahwa Pria yang ia sebut pacar seberanya sudah punya pacar.

Lalu, beberapa minggu berlalu. Melany sangat aktif di chat, menceritakan kesehariannya dan ikut dalam obrolan di grup. Lalu di acara Anniversary Musicbox kami melihat lengan kirinya ada bekas sayatan merah. Cukup jelas untuk menyimpulkan itu seperti luka percobaan bunuh diri yang ada di adegan TV. Kami semua diam-diam mengkhawatirkan anak ini.

Suatu malam setelah Melany berkunjung dari rumah salah satu member Musicbox, Melany dinyatakan Hilang. Pesan terakhir yang dia kirimkan adalah sebuah ucapan maaf yang panjang ke Tio pada jam 2 pagi, beserta sebuah video yang isinya Melany menyanyikan lagu remember me – ost coco sambil menangis.

Sejak pesan terakhir itu diterima, kami berusaha mengecek ke seluruh member mengenai kebenaran isi pesan. Sepertinya benar, dan sejak saat itu kami tau bahwa hampir setiap member Musicbox pernah mendengarkan curhatannya. Yang menarik, setiap curhatnya berbeda. Bisa saja kepada A dia mengaku lulusan luar negeri. Sementara kepada B dia mengaku hanya D3 yang ingin sekolah ke luar negeri. Dia juga mengaku ke C kalau dijauhi di kantor, tapi kepada D ia bercerita bahwa ia team player yang diandalkan. Semua ceritanya berbeda, tapi intinya satu. Semua ceritanya tidak faktual.

Novi, yang pernah bekerja dengan beberapa psikolog merasa kasus Melany bukanlah tentang orang hilang. Siangnya, Novi berkonsultasi dengan rekannya yang Psikolog dan memberikan beberapa kesaksian member Musicbox untuk mengetahui sebenarnya gangguan apa yang Melany derita. Lalu rekan Novi menyebutkan bahwa ada kemungkinan Melany menderita Histrionic Personality Disorder. Orang dengan kondisi ini akan selalu mencari perhatian. Ia menyebutkan bahwa perlu diagnosis lebih lanjut, namun satu-satunya cara adalah dengan bersikap tegas. Hilangnya Melany adalah caranya untuk mencari perhatian.

Beberapa hari kemudian Melany ditemukan, begitu juga seluruh kebohongannya. Tidak ada orang yang ingin bunuh diri memamerkan bekas lukanya seperti Melany, dan tidak mudah untuk menjaga ketenangan komunitas apabila Melany tetap seperti ini. Melany pergi dari Musicbox atas keinginannya sendiri, dan kami memastikan bahwa Ia belum tentu dapat diterima kembali di rumah kami. Demi ketenangan bersama.



Casualty
A person killed or injured in a war or accident

Dalam pertempuran menjaga Negara, banyak prajurit yang gugur. Begitu pula dalam berkomunitas. Musicbox pernah kehilangan member-member terbaiknya. Adalah Aslam, seorang gitaris jenius yang memilih untuk percaya bahwa musik dan segala yang berhubungan dengannya adalah Haram.

Ada juga CJ, salah satu member terbaik kami yang pergi disaat banyak masalah sedang menghampirinya. Sayangnya saat ia ingin kembali, peraturan pada tahun itu melarang member yang sudah keluar untuk masuk kembali. Ex-member hanya boleh kembali apabila sudah disetujui oleh Management. Mendengar kebijakan ini, CJ pun menolak untuk kembali.

Ada pula Fanky, 2 kali menjabat sebagai Ketua Musicbox. Ia gugur dalam kelelahannya. Mengurus komunitas sangatlah sulit, menjaga dinamikanya agar tetap menarik bagi para member juga butuh konsentrasi dan usaha lebih. Kami sangat terluka dengan kepergiannya. Kami selalu mendoakan agar suatu saat ketika ia sudah semangat lagi, kita dapat berdialog tentang keluh kesahnya dan kembali meramaikan rumah kami.



Supercalifragilisticexpialidocious
extraordinarily good

Supercalifragilisticexpialidocious, adalah kata yang paling tepat untuk menggambarkan keadaan Musicbox saat ini. Dalam kepemimpinan Steven, kami baru saja mengikuti lomba aransemen lagu. Kami kalah, tapi kami bahagia. Keseruan membuat aransemen dan video clip itu terkenang terus. Kami membawa pasangan, anak, saudara, untuk membantu membuat video clip ini.

Kami selalu mengadakan anniversary, 2016 adalah anniversary yang paling indah dikenang. Selain seluruh member musicbox memiliki kesempatan untuk perform di Loop Station Blok M, hari itu Athaya, putri dari Teguh & Lila lahir kedunia dengan selamat. Kami semua gembira menyambut putri pertama dari pasangan yang sama-sama datang dari Musicbox. Kami juga mengenang hari itu sebagai hari pertama Fanky dan istrinya bertemu. Empat bulan kemudian, mereka menikah dan menjadi pasangan ke 9 yang menikah saat menjadi member aktif musicbox.

Keceriaan lain yang selalu dinanti adalah kopdar, dimana kami bersilaturahmi dengan santai sambil bermusik. Kami memiliki kebiasaan untuk selalu memperkenalkan member baru di depan sebelum acara dimulai. Lalu, kami selalu berusaha membaur dengan member baru. Kami sepakat bahwa agar member baru nyaman, maka member lama harus bisa memberikan kehangatan. Kami percaya Musicbox hanya akan hidup bila para membernya saling memberikan kehangatan dan keramahan, dan hanya rumah yang hangat yang membuat penghuninya betah.



With love,

Mother of Musicbox




Link tentang komunitas kami:
Kaskus: https://www.kaskus.co.id/thread/5490...ri-gabung-gan/


Youtube: https://www.youtube.com/channel/UCCf...Tx8fNsbd4BC80A

Blogspot: https://musicboxjakarta.blogspot.com...p/welcome.html

Instagram: https://www.instagram.com/musicbox_jakarta/

Official Line : @hrq2552m

Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!

Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!

Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!

Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!

Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!

Diubah oleh steventheo
Siapa bilang punya kelompok atau komunitas itu harus bermula dari orang-orang yang punya keahlian atau hobi yang sama? Ternyata gak juga loh gan sis. Karena pada kenyataannya komunitas yang ane buat sama temen-temen justru berawal dari sebuah misi penting. Misi yang namanya “tugas kampus”.

Iya jadi awalnya komunitas ane ini terbentuk karena sebuah unsur ketidaksengajaan. Eh ngomong-ngomong, komunitas ane ini adalah salah satu komunitas film maker yang isinya terdiri dari Sembilan mahasiswa Public Relation yang gak ada basic sama sekali sama dunia filmmaker, tapi karena misi penting bernama tugas, ane dan temen-temen jadi berinisiatif untuk menekuni dunia perfilman.
Apalagi setelah tahu bahwa setiap dari kami punya ketertarikan yang sama dalam dunia film dan juga menyimpan bakat tersembunyi masing-masing yang ternyata saling melengkapi (ciee udah macam couple aja yakk)

Oh iya diawal sebelum menjadi apa-apa (sebelum tugas kuliah kami selesai), entah kenapa kami sudah memberi nama komunitas kami. Dan ane beserta temen-temen memilih nama “PICTA” sebagai identitas.
Kenapa namanya PICTA? Itu bukan nama singkatan atau perwakilan dari nama kami, tapi lebih dari itu picta memiliki arti yang lebih luas. Jadi secara filosofi PICTA adalah sebuah wadah untuk berbagi cerita. Karena pada dasarnya kami adalah orang-orang yang sangat suka bercerita, melalui gambar-gambar yang kami ciptakan, kami ingin membagikan cerita kepada banyak orang. Gambar-gambar ini untuk selanjutnya kami bungkus dalam sebuah rangkaian cerita berbentuk film. Madep kan gan sis hehe.

Film pertama kami sekaligus misi “tugas kampus” ternyata bisa kami eksekusi dengan baik, sangat baik dan jauh sekali dari ekspektasi kami. Film itu berjudul “DNA” Die No Answer atau bahasa indonesianya “Mati tanpa Jawaban”, (kenapa namanya gitu? Suka-suka ane yang punya cerita wkwkwk).

Jadi DNA ini adalah sebuah film negosiasi yang dibungkus dalam pembunuhan berencana atas motif balas dendam. Cerita yang biasa saja sebenernya tapi entah kenapa film tersebut banyak diapresiasi oleh berbagai pihak. Kalau boleh sedikit membanggakan diri, film kami bisa lolos top 100 dan top 50 di ISFF SCTV loh temen-temen .
Harus seneng gak sih? Wkwkwk

Itu semua gak lepas dari peran ke Sembilan temen-temen dalam kelompok kami. Yap kami adalah kelompok dengan jumlah anggota Sembilan orang. Yang kalau diibaratkan, kami adalah Sembilan mata angin berbeda yang terpusat pada satu titik bernama harapan. Wkwk

Jadi ke Sembilan anggota yang kaya mata angin ini terdiri dari sang leader bernama Arintya,


Dia adalah produser sekaligus sutradara di picta. Sosoknya tegas, kadang suka keras kepala, suka marah-marah kalau lagi kumat tapi ke orang-orang tertentu aja dan khususon kalau bikin film aja gan sis. Karena pada dasarnya dia baik dan suka ga tegaan dan aslinya siapa sangka sih dibalik karakternya yang keras kepala itu, dia juga suka mellow kalau nonton drakor. Juga bisa se fanatic itu sama little mix dan yang lebih ajaib lagi, dia sayang banget sama kucing, ampe kalau liat kucing dijalan rasanya pengen dibawa pulang.

Ada penasehat hukum bernama Yogi, selain penasehat hukum, dia adalah orang yang sangat pandai mengkonsep sesuatu juga editor andalan picta yang bisa bawa film-film kita se keren itu. Sosoknya itu pendiem (ala-ala so cool sama misterius gitu). Orangnya serba ga enakan apalagi sama temen, kadang suka mikir lama untuk memutuskan sesuatu tapi setelah itu hasilnya wagela seh. Anaknya tuh pinter banget, nguasain banyak hal, nah meskipun diem-diem gitu tapi kalau udah sama kita keluar juga ko gilanya wkwk.

Lalu ada sang pembawa suasana sekaligus paling ngerti sama art yaitu Karina. Dia jago banget kalau urusan make up, mau didandanin kaya apapun bisa sama dia. Info pentingnya dia tuh belajar otodidak. Jadi yang jago tuh bisa juga ko terlahir karena otodidak. Dia brilliant banget kalau disuruh kasih ide tapi aslinya kalau lagi ngumpul sama kita, dia tuh ternyata sosok ibu yang baik gaes, karena dia yang paling perhatian soal gizi dan asupan kita, ughh beruntung sekali ada dia.

Lalu ada Erni yang selalu siap sedia untuk urusan peralatan dan lokasi, anaknya cuek, tomboy banget, banyak urusan (salah satu orang paling sibuk di picta) tapi dibalik ke tomboyannya dia jago masak loh dan aslinya kalau lagi sama kita dia suka berubah jadi cenayang (hehe ini serius, dia tuh kadang suka bisa baca kejadian-kejadian tak kasat mata).

kemudian Dais sang talent andalan, si prince charmingnya di komunitas kami. Si kalem santai, tapi aslinya gan sis, dia fanatic banget sama Ariel dan dia tuh pengepul kaset, buat bisnis sih alibinya tapi emang pada dasarnya suka ngumpulin album-album gitu sih dari jaman belia (haha jangan ditebak umurnya sekarang berapa). Nah yang ajaibnya adalah kalau lagi sama kita dia tuh paling utama banget masalah kebersihan lantai, ga bisa deh kotor dikit, pasti bawaannya pengen nyapu mulu. Tapi gitu-gitu juga dia jago beberapa trik sulap Dan bisa bikin temen-temen di kelas tercengang sama aksi dia.

Ada juga Seno, dia juga sosok pembawa suasana, suka nyeleneh, obrolannya gak jauh-jauh dari KFC (you know paha dada? Nah seperti itu) tapi dia baik banget ko gaes, bisa bijak dan dewasa juga kalau lagi ngobrol yang serius. Keliatannya pembawaannya emang santai banget, tapi emang dia gak mau musingin hal-hal yang bikin dia pusing sih, jadi ya dibawa santai aja katanya. Satu hal, didepan temen-temen dia dibully abis-abisan dengan sebutan suami takut istri (FYI dia baru nikah) tapi aslinya dia sabar banget sama istrinya dan sedang berusaha menjadi pemimpin rumah tangga yang baik, keren kan.

Lalu ada Nuryanto, berasal dari negri pantura yang hobi nyanyi sama makan. Hobinya nyanyi, suaranya lumayan, tapi suka ga pede gitu anaknya. Dia jago juga kalau soal editing photo, bisa jadi apapun deh kalau di edit photo sama dia. Tapi aslinya dia tuh labil banget, masih suka galau sama tujuan hidupnya apa. Over all, anaknya baik dan asik ko.

Ada candra yang bisa diandelin jadi apapun karena dia mah oke-oke aja mau ngapain juga. Suka nge photo, suka juga di photo. Punya ide-ide yang kadang absurd tapi brilliant. Anaknya rider banget, kalau diajalan udah berasa raja jalanan bawa motornya. Dia tuh humble, aslinya kalau lagi sama kita dia biasa aja tapi siapa sangka sih dia bisa bongkar pasang motor berulang kali dengan santai. Hobby otomotif tapi juga tertantang sama dunia film, keren sih.

Terakhir adalah ane sendiri, ane suka bikin cerita yang kalau bagus dan cocok, sama leader ane akan langsung dieksekusi jadi film, kalau engga ya PR buat ane bikin cerita yang lebih oke. Anaknya suka jaim gitu kata mereka (aslinya mungkin iya sih haha), tapi lebih tepatnya ga enakan. Kadang ane suka mikirin nasib orang dulu dan masa bodo sama diri sendiri. Suka labil dan galau kalau nentuin sesuatu. Tapi dibalik semua itu, ane punya impian yang jelas sama hidup dan harapan yang tinggi sama impian ane dong hehe.


Komunitas kami udah berjalan sekitar dua tahun, selama dua tahun ini lumyan juga film jumlah film yang sudah kami buat (lumayan dikit ternyata hehe). Ada yang judulnya Diluar Nalar, 10:11, mood catcher dan ada beberapa film lainnya yang belum tuntas digarap. Ini selain factor keterbatasan waktu, keterbatsan budget juga sangat menjadi hal utama yang kadang membuat kami berjalan terseok-seok demi terciptanya sebuah karya.

Kadang, kami sering mencuri waktu disela libur semester untuk membuat project film baru. Disaat teman-teman kami yang lain asyik berlibur mungkin, kami sih lebih memilih melakukan hal produktif seperti membuat film sambil liburan.

Ya meskipun tetap harus diatur dengan waktu kami sebagai seorang pekerja disamping mahasiswa biasa. Tapi itu menyenangkan, seolah merasa melakoni profesi yang lain. Ada rasa tertantang mengemban tanggung jawab yang lain dari biasanya. Tanggung jawab sebagai seorang pembuat karya (seniman).

Kami sadar, kreatifititas akan selalu lahir dari orang-orang yang memang terlahir kreatif. Kami cukup pede akan itu. Meskipun keterbatasan ilmu, waktu, budget dan lainnya, itu semua tidak membunuh ide kreatif yang berasal dari dalam jiwa kami.

Di tahun ini, kami merencanakan akan menggarap 2 film pendek sekaligus.

Oh iya, kami bermain di genre thriller, horror, pernah mencoba genre lain seperti drama tapi rasanya sulit dan ane sendiri sebagai penulisnya aga kesulitan kalau bikin script semacam drama romane.

Yang berbeda dari project yang sekarang, kami akan mencobanya ala professional. Dari mulai pra produksi sampai selesai. Bahkan gak tanggung-tanggung, yang biasanya kami pakai talent disekitar, untuk project ini, kami “sengaja” mengcasting talent dari luar. Soal budget, biarlah kreatifitas kami yang bermain, salah satunya dengan mencoba peruntungan di youtobe sebagai pengalihan sementara.

Nah jadi, itu adalah sedikit gambaran tentang komunitas ane yang disisi oleh orang-orang dengan latar belakang yang beda tapi ternyata bisa klop banget ketika jadi sebuah kelompok atau komunitas.

Apalagi kalau lagi ngerjain project bikin film, meskipun sifat aslinya pada keluar tapi itu malah jadiin kami semakin saling ngerti dan kompak.

Karena kami sangat suka bikin film, meskipun ternyata dunia perfilman diluar sana amat keras, Semoga kami bisa tetep tangguh dan kuat buat melewatinya bareng-bareng. Harapannya komunitas kami kedepannya bisa membawa wajah baru buat perfilman Indonesia. Aamiin.

Singkat cerita, buat agan sis yang penasaran sama kami, bisa ko nonton salah satu karya kami di chanel youtobenya pictafilms. Jangan lupa like komen dan subscribe wkwkwk.
Kesimpulannya kita tuh sebuah komunitas yang tertarik dalam dunia perfilman, tapi kalau disuruh nyeritain aslinya lo, kita tuh lebih dari ini.

Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!

Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!

Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!

Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!

Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!

Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda

Salam Kenal , Salam Pendidikan..

MEC adalah komunitas non profit bidangbBahasa Inggris terbesar di Aceh yang berdiri tanggal 8 Juni 2005 atas inisiatif pemuda-pemudi Aceh yang digaungi oleh Mr Rusdy, seorang dosen sekaligus aktivitis yang concern dengan dunia pendidikan.

Anggota tetap/pengurus MEC berjumlah 50 orang dan pembelajar bahasa inggris yang pernah belajar di komunitas secara gratis berjumlah lebih dari 5000 sejak awal berdirinya.

MEC fokus di bidang pelatihan bahasa Inggris secara gratis dan komprehensif. Prestasi teranyarnya pernah menyelenggarakan pelatihan bahasa Inggris terbesar dan paling menakjubkan di dunia, versi rekor dunia Guinness Royal World Records dan rekor nasional MURI

Diawali tekad menjadikan bahasa internasional,bahasa Inggris sebagai bahasa ke 2 di Indonesia. .
MEC adalah wadah yang mencerdaskan/mempersatukan bangsa dalam satu proses belajar mengajar di alam, bahkan di stadiun raya, melibatkan ribuan orang dari semua kalangan. Alur cerita komunitas ini terinspirasi dari tanggal kemerdekaan RI 17-8-45 dan diringkas dalam:

17 Perjuangan 8 Pencapaian 45 Pengakuan


Quote:

Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!


Spoiler for Salah satu pemberitaan media:

Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!

Sumber-sumber:

Sumber link pemberitaan media massa atas pencapaian MEC
(Dirangkum menjadi 45 sumber sebagai angka tahun kemerdekaan RI).
Just check it out. emoticon-Smilie


Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!

[CENTER]

[url=http://regional.kompas.com/read/2012/06/30/19542048/Aceh.Raih.Rekor.Dunia.untuk.Pelatihan.Bahasa.Inggris ] Kompas [/url]
[url=http://www.tempo.co/read/news/2012/07/01/058414061/Belajar-Inggris-Aceh-Raih-Dua-Rekor-Dunia ] Tempo [/url]
Republika
Okezone
Yahoo!News
The Globe Journal
Berita Online
Tribunnews
Seputar Aceh
Alabaspos
Unikdunia
Lintasnews
Klikunic
Djarumbeasiswaplus
Acehcybernews
Detik
Enakdibaca
Bangkapos
Antaranews
Indonesiaraya
Acehtourism
Kanal1web
Kedaulatan Rakyat
Warta Aceh
In seconds
English Community
[url=http://http://zulfajri-aceh.blogspot.com/2012/07/aceh-raih-rekor-dunia-untuk-pelatihan.html]Aceh lon sayang [/url]
Bangun pribadi emas
Fashingnet
Eyeonfans
Belajar Massal
Infonews
Pusatseo.com
Himipol.unimal
Biggest training
Mahasiswajkl
Article.worldnews
Unikgaul
Berita Edukasi
Indonesia Unik
Rekor Terunik
Dukung Belajar
Journeysliza
Serambinews
Debat Nasional

Spoiler for Dan masih banyak lagi :
Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!

Photo kegiatan di thread ini orisinil dari dok.MEC. emoticon-Smilie
GIF bersumber dari link dibawah ini:
Birds Book
Tunnel
Single bird
Prolog
Mosque


Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!
Jika berkenan mohon di rate ya gan...Bagi yang ngasih cendol atau nge rate, semoga dilimpahkan percikan rejeki..emoticon-Smilie

Thanks KOMPAK, Thanks KASKUS
Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!



Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!
Diubah oleh rusdey
MARGA GIRI
Pada tahun 1976, terdapat 10 orang yang terdiri dari 5 pria dan 5 wanita. Mereka ini membentuk kelompok pecinta alam, tetapi belum mengatasnamakan sekolah karena saat itu belum ada ekskul pecinta alam. Saat itu baru ada 2 kelompok pecinta alam yang berbasis sekolah yakni, Marga Giri ( berbasis SMAN 1 Surakarta ) dan Palasmaga ( pala SMAN 3 Warungmiri ). Saat itu mereka pernah mendaki Gn. Lawu, Gn. Merapi, Gn. Sumbing, Gn. Semeru dengan berjalan kaki.
Semakin berjalannya waktu, Marga Giri menjadi ekstrakurikuler pecinta alam di SMA N 1 Surakarta, dan secara tidak langsung menjadi ekstrakurikuler pertama di SMAN 1 Surakarta. Setiap kepengurusan Marga Giri dari tahun ke tahun mengalami perkembangan dalam struktur organisasinya. Organisasi ini juga tergabung dalam Pelajar Pecinta Alam se-Eks Karisidenan Surakarta yang didalam organisasi tersebut, Marga Giri turut aktif berpartisipasi dalam mengikuti kegiatan amal yang dilaksanakan setiap terjadinya bencana alam yang berdampak besar bagi lingkungan maupun masyarakat.
Saat ini Marga Giri yang setelah ini akan saya singkat MG telah mencapai angkatan yang ke 42/43. Perjalanan kami dimulai saat bergabung dengan MG sebanyak 30 orang pada kelas 10. Kami harus mengikuti prosedur untuk resmi menjadi anggota MG, proses pertamanya yaitu ketika kami diharuskan untuk bermain kemanapun yang kami mau.

TRIP I
Setelahnya kami menentukan untuk mengunjungi Alaska di Mojogedhang, dan Waduk Lalung, Karanganyar. Kami berangkat dari sekolah sekitar pukul 14.30 tanpa memedulikan panas terik saat itu, dan berangkat menggunakan motor. Perjalanan memakan waktu sekitar 1 jam dan sampai disana jam 15.30 dan kami disana berfoto dan bermain dengan peri ( sesuatu yang tidak terlihat ). Setelah kita sampai banyak kejadian aneh dan tidak terduga disana.Mulai dari suara- suara aneh sampai fenomena aneh lainnya, setelah itu kami menuju ke Waduk Lalung sebagai destinasi selanjutnya.Kami disana menghabiskan waktu sampai petang dan kembali ke Solo sekitar pukul 18.00.Saat diperjalanan kami mulai mengalami berbagai hambatan.Mulai dari salah satu anggota kami mengalami ban bocor dan ada yang terpeleset karena menghindari sesuatu yang aneh, hal itu membuat kami berhenti sejenak untuk mengobati teman kami dan mencari tambal ban terdekat. Tidak berhenti disitu saat pulang kami diterjang hujan bada entah apa yang ada di pikiran kami saat itu karena sebagian teman kami tidak membawa jas hujan kami memutuskan menempuh jalan pulang tanpa jas hujan setelah menunggu hujan sedikit mereda. Yang menyebabkan kami sampai dirumah masing-masing tengah malam. Dari perjalanan kami yang pertama ini kami mendapat sebuah pesan dan kesan yang berharga agar dapat menjaga etika dimanapun kami berada.

TRIP II
Banyak hal terjadi setelah perjalanan pertama kami dan hal itu akan terus menjadi kenangan kami. Namun setelah kami berdiskusi kembali dengan angkatan atas, kita merasa tidak puas dengan perjalanan kali ini entah kenapa kami sepakat untuk memulai perjalanan baru yang lebih baik dan pastinya lebih baik dari perjalanan sebelumnya dengan menerapkan apa yang kami dapat di waktu lalu. Kami sering berkumpul dan menghabiskan waktu bersama untuk menentukan destinasi kami yang selanjutnya. Kami ingin mencari tujuan destinasi alam yang jauh dari Solo dengn harapan akan mendapatkan kenangan yang lebih baik dan tentunya rasa kebahagiaan bersama dengan yang lainnya tanpa adanya hambatan yang berarti. Kesulitan mendapatkan cara yang tepat agar dapat memfasilitasi sebagian anggota yang belum bisa berkendara sendiri mengakibatkan harus mencari bis untuk mengangkut kami semua. Untungnya ada kenalan yang menyewakan dengan harga pelajar walaupun dengan fasilitas seadanya dengan kenangan yang berlimpah. Tujuan kami kali ini adalah 3 pantai sekaligus ( Pantai Drini, Pantai Sepanjang, Pantai Baron ). Kami berangkat pukul 07.00 dengan bis yang bisa dibilang sempit sehingga beberapa dari kami harus duduk dibawah beralaskan kardus bekas sambal bernyanyi dangdut dan karaoke ria. Pukul 10.00 sampai di Pantai Drini yang disambut dengan panas terik matahari.Disana kami berfoto dan bermain dengan bintang laut dan berbaur dengan penduduk sekitar.Karena tidak puas dengan keadaan Pantai Drini yang berkarang, kami pindah ke Pantai Sepanjang dengan harapan bisa bermain air sampai puas tanpa khawatir terkena karang.Namun sampai disana, kami kecewa karena ternyata kondisi karangnya lebih banyak dan tajam serta terdapat bulu babi sampai ada yang terluka.
Setelahnya kami pindah ke panta Baron yang lebih cocok untuk bermain tanpa khawatir akan karang, kami benar benar memuaskan hasrat disana, disana terdapat enangan bersama yang akan tertanam hingga akhir perjalanan kami, namun sayangnya terjadi lagi hal yang kurang mengenakkan, beberapa teman perempuan kami sempat diganggu oleh pengunjung laki laki lain yang mengakibatkan kami harus berkonflik yang hampir berakhir dangan baku hantam. Teman kami sempat ada yang terpisah dari rombongan kala itu, sehingga menghabiskan cukup banyak waktu bagi kami untuk menemukan mereka yang ternyata terjebak di daerah pasar souvenir. Jam set 4 perjalanan pulang ke Solo dengan kondisi lelah dan tetap dengan kondisi bis yang buruk. Pukul 07.00 akhirnya kami tiba di sekolah kembali dengan selamat.
Setelah berhasil menjalani tugas yang kedua dengan sukses akhirnya kami dapat menempuh diklat pertama kami dalam menjalani proses menjadi anggota resmi MG. Diklat ini dilakukan di SMAN 1 Surakarta.
Setelah melewati proses yang retama kami diharuskan menyiapkan fisik untuk dapat mengikuti proses selanjutnya sebagai test lapangan atas ilmu yang sudah diajarkan di diklat pertama kami.
Diklat ketiga kami laksanakan pada Maret 2018 yang harus kami jalani sebelum melaksanakan pendakian massal yang diadakan oleh OSIS.

TRIP III
Setelah selesai menjalani rentetan proses kami diharuskan menjalankan tugas untuk membuktikan kekompakan kita. Kami memutuskan untuk mengunjungi umbul yang ada di Klaten.Kami menempuh pejalanan menggunakan mobil.Ini merupakan perjalanan paling aman kami.
Setelah menjalankan tugas untuk membuktikan kekompakan kita. Akhirnya kita mendapatkan PDL.Beberapa hari setelah kejadian tersebut, tiba hari Pendakian massal.Pendakian Massal 2018 diadakan di Gunung Lawu lewat jalur cemoro sewu. Kami semua berhasil mencapai puncak dan mengibarkan bendera MG sebagai dokumentasi yang akan terkenang sampai kami purna.
Memasuki bulan Ramadhan kami diharuskan untuk mengadakan sebuah acara buka bersama yang mengundang seluruh aangkatan MG sang bersedia hadir. Bukanlah hal mudah untuk mewujudkan acara tersebut, dana menjadi masalah utamanya. Kami matia matian mencari segala cara untuk dapat memenuhu dana yang dibutuhkan, mulai dari jual pakaian, makanan, sampai mengamen pun dilakukan untuk mendapatkan dana acara tersebeut. Masalah selanjutnya datang ketika guru menggunakan tempat dan tanggal yang sama dengan kami tanpa pemberitahuan sebelumnya. Kebingungan sempat menghantui pikiran seluruh anggota MG kala itu karena tidak bisa memikirkan jalan lain untuk melaksanakan acara tersebut. Pada akhirnya acara dipindahkan lokasinya ke halaman sekolah. Untungnya ketika itu tidak hujan sama sekali dan acara enjadi lebih meriah daripada tahun tahun berikutnya. Ini merupakan kejadian luar biasa. Kami tidak menyangka antusiasme akan begitu besarnya. Dengan begitu acara tersebut dapat terlaksana dengan baik dan bahkan dapat dibilang sukses besar.
Akhirnya setelah barbagai proses yang kami jalani kami berhasil dilantik sebagai anggota MG dipantai Sedahan di acara funcamp kami bersenang senang dan merayakan hari peresmian kami sebagai pengurus MG.
Sebagai program kami selanjutnya kami harus menyiapkan penampilan kami untuk Parade Ekskul Smansa agar dapat menarik calon anggota baru kami. Penampilan kami juga cukup baik sehingga dapat menarik para siswa baru untuk bergabung di MG.
Sebagai pengurus aktif, tugas kami ialah melatih dan mempersiapkan anggota muda MG dari siswa baru sehingga siap dilantik dan diberi amanat untuk melanjutkan roda kepengurusan MG seperti yang telah dilakukan angkatan atas kami terhadap kami. Kami membuka sistem pendaftaran dengan terbuka bagi siswa baru kelas 10 yang tertarik untuk bergabung dengan MG. Tidak ada seleksi khusus yang kami lakukan dalam memilih anggota baru namun seiring berjalannya waktu terjadi seleksi alam sehingga tinggal hanya anggota yang benar-benar niat dan memiliki tekad kuat yang menjadi anggota baru MG.
Setelah serangkaian acara diklat yang kami adakan terlantiklah 22 anggota MG angkatan adik kelas yang akan meneruskan kami sebagai pengurus MG.
Sebagai pengurus, kami mendapat banyak pengalaman-pengalaman baru terutama saat menjadi panitia acara diklat. Sebagai panitia, kami melakukan banyak persiapan jauh-jauh hari seperti survey tempat dan jalur yang akan digunakan, perlengkapan seperti tenda, kayu bakar, dll serta perencanaan saat hari pelaksanaan untuk meminimalisir kendala yang akan terjadi saat pelaksanaan diklat

TRIP IV
Saat kami mengadakan survei untuk kegiatan diklat lapang ketika kami menjabat sebagai panitianya banyak hal hal yang tidak terduga yang menimpa kami dan teman teman semua. Dimulai saat akan mencari tempat yang pas di tlogo dringo .kami mulai denganmengirim 4 perwakilan untuk menentukan tempa tmpat yang pas untuk diklap.saat pengiriman itu kami bolos pelajaran karena saat itukan sudah fullday jadi jika kita menunggu ulang sekolah kami akan kemalaman saat sampai sana.akhirnya jam 11 siang ber 4 keluar sekolah dan di perjalanan saat baru samapai karan anyar kta diguyur hujan deras.salah satu teman saya berfirasat buruk jika kita menerobos hujan dia khawatir jika kita jatuh kepleset karna waktu itu hujan deras. Ternyta kita tidak apa apa kita sampai tujuan dengan selamat dan dapat tempat lalu kita pulang.survei ke dua survei dengan ngecamp totalnya ada 10 orang yang ikut.kita mulai masuk hutan pukul 16.00 begitu masuk hujan deras langasung mengguyur kami. Namun kami dengan semangat perjuangan tetap melanjutkan eksplor hutan.hingga akhirnya kami menetapkan untuk membuat tenda saat hujan.akhirnya hujan reda tenda berditri .namun tendanya juga basah. Akhirnya kita menjemur pakaian sambal masak dan bergembira kaena hujan reda. Setelah itu masakan setengah maytang hujan deras kembali mengguyur kita dan kita lgsg berhamburan masuk ke tenda dengan kondisi basah kena minyak goring yang tumpah di dalam tenda.akhirnya kami berteduh di tenda hungga malam tiba .dan memutuskan untuk kembali ke basecamp krena dirasa sudah tidak mugkin untuk tetap tidur di tenda. Akhirnya kami jam 20.00 keluar tenda dengan basah kuyup berjalan menuju ke basecamp denagn pakaian seadanya kami saling menjaga satu sama lain supaya tidak ada yang kedinginan. Akhirnya kami berhasil mencapai basecamp dengan selamat. Keesokan paginya kita lanjut eksplore tempatnya.

TRIP VI
Survei selanjutnya kami mengajak semua marga giri angkatan 17 18 untuk survei bersama. Survei terakhir kami mengajak MG PMR PKS untuk survei. Masalah mulai terjadi saat kita berangkat menuju Tlogo Dringo salah satu kawan kita bernama surya saat sedang mencoba menaklukan jalan tanjakan dengan motor mionya diakan membelok belokan motornya zig zag supaya bisa naik namun dibelakangnya ada bapak bapak warga lokal yang tidak suka dengan sikap surya sehingga timbul baku hantam antar surya dan bapak bapak lokal tsb. Dan dimenangkan ole surya sehingga bapak tersebut jatuh dari motor. Ketika baru saja bangun bapak itu langsung mengeluarkan kalimat kasar kepada surya. Akhirnya bapak itu meminta untuk dibawa ke puskesmas. Ketika di puskesmas bapaknya meminta untuk diobati full. Saat pengobatan teman temannya datang berjumlah banyak dan akhirnya surya dibawa ke rumah bapak tersebut untuk negosiasi.

TRIP V
Selanjutnya untuk regenerasi pelantikan angkatan. Kami mengadakan regenerasi di pantai wohkudu.kita berangkat dari solo pukul 08.00 .dengan system leader oleh sofyan middle oleh surya dan sweeper oleh kontlo di perjalanan kami menikmati bahkan surya membawa GOPRO HERO 7 BLACK SERIES kita me ngevlog bersama mengabadikan moment moment hangatb kebersamaan salam satu stang motor. Kita membuat vlog untuk di posting di akun youtube MG.
Akhirnya kita datang di parkiran pantai pukul 13.00. Perjalanan dari parkiran ke pantai harus menuruni bukit berbatu yang cukup jauh. Sesampainya di pantai kita bergotong royong mendirikan dome. Ada 9 dome yang didirikan. Setelah mendirikan dome, kita menata barang dan memasak untuk makan siang.Setelah itu kita istirahat sejenak untuk menikmati indahnya pantai. Saat sore hari, kita berkumpul bercanda ria dan bercerita sambil menyantap kuaci. Setelahitu, sebagian lainnya mencari kayu bakar untuk membuat api unggun pada malam hari. Saat malam hari, kami menghidupkan api unggun untuk menghanggatkan tubuh kita. Kita membuat lingkaran mengelilingi api unggun sambil bernyanyi dan bercerita. Malam itu sungguh malam yang sngat indah banyak bintang bertebaran dan suara deburan ombak pantai. Setelah itu kita tidur di dalam dome dan ada yang ingin tidur di luar sambil menikmati bintang yang bertebaran.

Link Youtube :

Link Blog : https://margagiri.wordpress.com/contact/

Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!

Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!

awalnya bekasi cloud team terbentuk karena dari grup di facebook yakni jbvb (jual beli vape bekasi) pada tahun 2016 oktober, bacot ini sendiri adalah komunitas tentang vape atau vapor atau banyak yang mengenal rokok elektrik, dan pada 24 januari 2017 bacot resmi dibentuk , untuk penyebutan nama mungkin terdengar seperti kata kasar tapi dibalik itu terdapat arti yang mendalam, setelah berjalan setahun bacot pun masuk ke wadah yang lebih besar yakni sahabat apvi (association personal vape indonesia).

kegiatan yang kami lakukan bukan hanya ke vapestore dan ngebal ngebul, tapi kami juga sering mengikuti undangan dari komunitas lain ataupun acara vape besar yang didalamnya pasti ada edukasi yakni vape itu lebih menyehatkan daripada rokok ,maka dari itu kami selalu mengedepankan #stopsmokingstartvaping , selain itu juga kami sering mengadakan bakti sosial atau acara lain sembari mengedukasi supaya makin banyak perokok yang berhenti dan beralih ke vape atau berhenti selamanya karena hidup sehat itu mahal
Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!

Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!

Kepoin Kumpulan Cerita Komunitas KOMPAK di Sini Gan!

Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Halaman 1 dari 24


×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di