alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sejumlah Perajin Tahu Frustrasi, Berencana Pulang Kampung
1 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c8991eb9a972e7982219b81/sejumlah-perajin-tahu-frustrasi-berencana-pulang-kampung

Sejumlah Perajin Tahu Frustrasi, Berencana Pulang Kampung

SERANG, (PR).- Sejumlah perajin tahu di Kota Serang menurunkan angka produksinya hingga 50 persen. Hal tersebut karena dalam satu bulan terakhir ini daya beli masyarakat terhadap tahu berkurang.

Ini juga dipengaruhi karena adanya penertiban di sejumlah pasar yang ada di Kota Serang. "Ngaruh juga, karena kan kebanyakan jualannya di pinggiran jalan. Kemarin ditertibkan sama Satpol PP suruh pindah ke dalam pasar semua. Jadi yang sebagian ada yang jualan, sebagian lagi cuma jual sedikit," kata Tatang salah satu perajin tahu di Lingkungan Domba Tegal, Kelurahan Lopang Kota Serang, kepada wartawan Kabar Banten, Rizki Putri, Selasa 12 Maret 2019.

Biasanya ia memproduksi tahu sebanyak 100 kilogram dalam sehari. Namun sebulan belakangan, ia mengaku hanya memproduksi 50 kilogram kedelai dalam satu hari. "Kalau sekarang-sekarang paling cuma 50 kilo saja sehari. Biasanya 100 kilo, tapi ini lagi sepi yang beli tahu. Jadi kami engga banyak produksinya," ujarnya.

Sementara, perajin lainnya Ujang Elon mengatakan harga kedelai saat ini memang telah kembali normal. Dari harga Rp 8.000 hingga Rp 8.500 per kilogram, kini menjadi Rp 7.500 per kilogramnya. Namun kualitasnya tidak sebagus biasanya.

"Sudah kembali normal, tapi kualitasnya sedikit kurang bagus. Yang diambil itu kan kadar acinya, nah kedelai yang ini kadarnya kurang. Tapi memang tergantung dari proses pembuatannya juga," katanya.

Namun, ia juga mengakui, saat ini produksi tahu sedang tidak stabil. Karena kondisi pasar yang sepi, maka dirinya beserta perajin lainnya menurunkan angka produksi juga. "Biasanya sehari 1,5 ton, tapi belakangan ini paling cuma 1 ton saja produksinya," tuturnya.

Bahkan, Ujang berniat untuk menjual pabrik tahu beserta seluruh aset lain miliknya. "Saya juga mau jual semuanya, mau coba usaha lain aja pulang kampung. Sudah kerasa capek bikin tahu, harga kedelai kadang naik, terus pemasarannya juga sudah tidak seperti dulu," katanya.

Ujang mulai frustrasi dengan usaha pembuatan tahu. Ia berencana untuk kembali ke kampung halamannya dan memulai bisnis baru dari hasil penjualan aset miliknya nanti. Memang, sudah hampir satu tahun harga kedelai impor terus merangkak naik. Sehingga membuat sejumlah perajin tahu dan tempe menjerit.

Bahkan ada beberapa perajin yang telah gulung tikar karena ongkos produksi yang begitu mahal. Namun tidak diimbangi dengan pemasukan penjualan. "Kedelai yang kami pakai itu kan impor, karena memang harganya murah. Kemudian BBM naik, harga kedelai pun ikut naik. Ya kami perajin dan pedagang tahu bingung mau produksinya juga," kata Ujang.

Meski kini harga kedelai sudah kembali normal, justru pemasarannya kini semakin sempit. "Bulan-bulan ini memang penjualannya agak menurun, tapi masih lumayan. Biasanya agen biasa pesen 15 bak, sekarang cuma 8 sampai 10 bak saja sehari. Justru kadang suka masih sisa. Namanya usaha ya kita pasrah saja, setiap usaha kan ada pasang surutnya," tuturnya.***

https://www.pikiran-rakyat.com/ekonomi/2019/03/13/sejumlah-perajin-tahu-frustrasi-berencana-pulang-kampung


skrg udh jaman onlen, jual onlen donk
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Pulang, nanem kedelai
ya seng sabar
Sepi atau ramai orderan sudah biasa di dunia usaha.

Lagi ramai diem2 duduk manis...
Lagi sepi teriak2...

emoticon-Big Grin

Namanya usaha kuliner gak ada matinya selama menjaga kualitas produk yg dijual...

Satu lagi, bnyk duit jgn mikir kimpoi lagi tpi perluas segmen bisnis.

emoticon-Ngacir
Ayo laskarrrrrrr
7jt laskar bantu beli tahu mereka
Serang ke serang🤣🤣🤣
Tahu nya dibuat enak, bersih ga pake bhn kimia dong
Kaya di pasar langganan, si abang laris banget diserbu emak2
Jangan pake air kali atau air sembarangan
shift pagi yg keras kerja nya
Makanya..kreatif dong..jualan tahun online sekarang...yg makan juga pake online
coba berinovasi tahu rasa ayam atau tahu rasa sayang emoticon-Wagelaseh
Salawi bukan ini?
Sejumlah Perajin Tahu Frustrasi, Berencana Pulang Kampung
hmmmm....
mau coblosan di kampung yah
monggo
tempat jualan itu di pasar, bukan di jalanan , kalo masih goblok ga ngerti ya udah pulang kampung aja daripada jadi benalu macet2in jalan
Quote:

Namanya juga gak bisa nahan pe*u dan kentod bray emoticon-Wakaka
Di kira kalo punya keturunan banyak bakal di lanjutin lagi bisnisnya emoticon-Wakaka
yg pasti yg keluh kesah sih yg buang limbah sembarangan tp targetnya nyari untung gede, pas dikontrol untung ny kaga gede y jd amsiong usahanye
Katanya pengusaha diberdayakan dengan unicorn online-online sama Petruk?
Mana buktinya?
Merugi semua begini.
Quote:


daya beli masyarakat ke tahu berkurang karena dialihkan ke ikan, ayam, telur, daging. bosen makan tahu terus

makanya yang inovatif dikit, misalnya bikin tahu rasa coklat ato stroberi, anak-2 pasti suka. kalo anak-2 suka, emaknya mau gak mau terpaksa beli.


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di