alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
PANRB Gelar Coaching Clinic Standar Pelayanan Publik untuk 95 Pemda
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c898ce5af7e932a5b57e133/panrb-gelar-coaching-clinic-standar-pelayanan-publik-untuk-95-pemda

PANRB Gelar Coaching Clinic Standar Pelayanan Publik untuk 95 Pemda

PANRB Gelar Coaching Clinic Standar Pelayanan Publik untuk 95 Pemda

JPP, JAKARTA – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menggelar Coaching Clinic dan Training of Trainers Standar Pelayanan Publik kepada 95 pemerintah kabupaten dan kota yang belum ditetapkan sebagai lokasi evaluasi pelayanan publik.

Pemda yang dimaksud berasal dari wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Bengkulu, Provinsi Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Jawa Barat.

Asisten Deputi bidang Koordinator Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah I, Noviana Andrina, mengungkapkan, tujuan utama dari kegiatan ini adalah penguatan peran penting dari bagian organisasi dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di kabupaten dan kota.

“Sekaligus membangun komunikasi yang lebih intensif antara Kementerian PANRB dengan pihak pemda terkait penerapan kebijakan-kebijakan pelayanan publik,” ujarnya.

Para peserta yang terdiri dari bagian organisasi ini diberikan pelatihan selama dua hari, yakni pada 12-13 Maret 2019, terkait kebijakan umum pelayanan publik, Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), dan pentingnya pelaksanaan Forum Konsultasi Publik (FKP), kegiatan dialog, diskusi, dan pertukaran pendapat secara partisipatif antara penyelenggara layanan publik dengan publik untuk membahas sejumlah hal.

Biasanya, kata Noviana, hal yang dibahas dalam FKP adalah rancangan kebijakan, penerapan kebijakan, dampak kebijakan, evaluasi pelaksanaan kebijakan, ataupun permasalahan terkait pelayanan publik.

Secara umum, manfaat FKP adalah menyelaraskan kemampuan penyelenggara layanan dengan harapan masyarakat. Selain itu, FKP juga bisa meminimalisir dampak kebijakan yang merugikan publik.

Bagi penyelenggara layanan, manfaat FKP adalah memperoleh masukan dari masyarakat terkait kebijakan. Para penyelenggara pelayanan juga bisa menjadikan FKP ini sebagai sarana pendidikan bagi masyarakat luas.

Sementara bagi publik, adanya FKP bisa menjadi ruang partisipasi masyarakat dan ruang untuk memperoleh pengetahuan terkait kebijakan yang akan atau sudah ditetapkan. Di samping itu, forum ini juga meningkatkan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

Disebutkan Noviana, ada dua bentuk FKP. Pertama adalah dengan tatap muka, yakni dalam bentuk diskusi forum, public hearing, loka karya, dan musrenbang. Sedangkan yang kedua adalah dengan tidak bertatap muka, yakni kegiatan pendukung dari FKP tatap muka seperti melalui radio, talkshow televisi, survei dan kanal pengaduan, aplikasi online, hingga media sosial.

"Dengan adanya coaching clinic ini, diharapkan bagian organisasi kabupaten dan kota dapat melakukan diseminasi terkait penerapan kebijakan pelayanan publik, khususnya penerapan Standar Pelayanan Publik kepada organisasi perangkat daerah yang ada di lingkup daerah masing-masing," pungkas Noviana. (prb)


Sumber : https://jpp.go.id/polhukam/pemerinta...untuk-95-pemda

---

Kumpulan Berita Terkait POLHUKAM :

- PANRB Gelar Coaching Clinic Standar Pelayanan Publik untuk 95 Pemda 3 Kunci Menjadi Negara Maju Menurut Menteri Syafruddin

- PANRB Gelar Coaching Clinic Standar Pelayanan Publik untuk 95 Pemda Menlu Resmikan Gedung Pelayanan Publik Satu Atap KJRI Jeddah

- PANRB Gelar Coaching Clinic Standar Pelayanan Publik untuk 95 Pemda Kementerian PANRB Dorong Indeks Pelayanan Publik Purbalingga Naik

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di