alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Soal Teroris Sibolga, KPAI: Radikalisme Sudah Masuk Ruang Keluarga
4.2 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c89894668cc956c405f2374/soal-teroris-sibolga-kpai-radikalisme-sudah-masuk-ruang-keluarga

Soal Teroris Sibolga, KPAI: Radikalisme Sudah Masuk Ruang Keluarga


jJakarta - Istri terduga teroris Husain alias Abu Hamzah meledakkan diri dengan bom lontong rakitan di dalam kamar bersama sang anak. Aksi ini ditanggapi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), yang menilai masuknya radikalisme era sekarang melalui keluarga.

"Pertama, memang kalau dari kajian dan telaah KPAI, kecenderungan infiltrasi radikalisme itu saat ini sudah mulai bergeser, ya. Kalau dulu menggunakan oknum guru, kemudian katakanlah menggunakan jaringan-jaringan yang lain, katakanlah mudah terdeteksi. Beda halnya saat ini menggunakan pola-pola yang sulit untuk dideteksi. Seperti memasuki ruang keluarga, dari ibu, ayah, itu memang jauh lebih susah untuk lakukan proteksi kepada anaknya," ujar Ketua KPAI Susanto di gedung KPAI, Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019).

Menurut Susanto, dengan munculnya pola baru radikalisme masuk keluarga, diperlukan strategi deteksi dini yang baru juga. Dia pun berharap kejadian ini jadi masukan yang berharga untuk semua elemen masyarakat.

"Saya kira kalau ada pola-pola baru, harus ada metode baru, ada strategi baru, untuk mendeteksi infiltrasi radikalisme yang dilakukan oleh orang tua kepada anak. Karena memang, kalau polanya berubah, strateginya juga berubah," kata Susanto.

Langkah yang diambil KPAI untuk mencegah anak terpapar radikalisme adalah rekomendasi kepada beberapa kementerian terkait. Salah satunya masuknya counter radikal dalam kurikulum pendidikan.

"Maka KPAI merekomendasikan kepada seluruh sektor, dalam hal ini Kemendikbud, Kemenag, Kemenristekdikti, agar memastikan bahwa counter radikal itu ter-insert dalam kurikulum dan program-program yang dekat dengan anak," ucap Susanto.

Terhadap anak-anak yang telah terpapar radikalisme, Susanto merekomendasikan untuk dilakukan rehabilitasi. Dia mencontohkan salah satu pesantren yang berada di Sumatra Utara sebagai rujukan rehabilitasi.

"Anak-anak yang menjadi korban itu memang pelayanan rehab itu bukan di KPAI, tetapi dilakukan oleh Kemensos. Selain itu, ada rehab yang diinisiasi oleh masyarakat, seperti pesantren model yang berdiri di salah satu kabupaten di Sumatera Utara. Itu didirikan oleh Ustaz Ghozali, dia napi eks terorisme. Pesantren itu menjadi model rehabilitasi dengan melakukan pendekatan agama. Saya kira itu merupakan langkah baik," imbuh Susanto.

Sebelumnya, terjadi ledakan bom yang melibatkan istri terduga teroris dan sang anak di Sibolga, Sumatera Utara. Bom tersebut meledak saat polisi bernegosiasi dengan istri terduga teroris.

"Baru saja (info) dari lapangan, dapat dipastikan yang berada di kamar saat meledakkan diri ibu dan seorang anak kecil berusia 2 tahun. Saat ini tim berhati-hati untuk olah TKP dan evakuasi tubuh-tubuhnya," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Rabu (13/3). (rvk/tor)
Duaaar
Kaum Sesat Sampah Peradaban emoticon-Traveller

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 7
Reserved
Ham Hem Hom gak koar2?
Eksploitasi anak.

Saking gak lakunya di kalangan dewasa yang mau berpikir jernih, jadinya mendoktrik anak-anak yang masih polos.

Soal Teroris Sibolga, KPAI: Radikalisme Sudah Masuk Ruang Keluarga

Untung ada sebagian anak yang peka dan merasakan ketidaknyamanan tersebut, dan mereka pun menangis takut atas ancaman itu.

Soal Teroris Sibolga, KPAI: Radikalisme Sudah Masuk Ruang Keluarga
...dan nasbung-nasbung yang kepalanya berisi mencret babi berteriak-teriak dengan suara parau :
"Islam radikal itu nggak ada!!!!!!"
Wanita yang meledekan diri pake jilbab dan cadar ?

Coba periksa lagi !!! Dia tidak meledak !!!

Itu HANYA KAGEBUSHIN NO JUTSU !!!! emoticon-Traveller
emoticon-Om Telolet Om! disuruh ini aja...

Soal Teroris Sibolga, KPAI: Radikalisme Sudah Masuk Ruang Keluarga
Gan itu yg bener bom lontong apa bom dildo sih emoticon-Amazed


Quote:


Mana ada lontong sama dildo yang sampe 300kg?

Temen ane yang disana kirim gambarnya..
Rumah rata badan si ibu tinggal setengah (atas aja) dan si anak sampe ilang ga berbekas.
Quote:


Bom kampret.

4L

Sampah
Balasan post youdoyouknow
Quote:


luar biasa emang indogtrinasi kaum kampret radikal emoticon-Cool
Soal Teroris Sibolga, KPAI: Radikalisme Sudah Masuk Ruang Keluarga

Soal Teroris Sibolga, KPAI: Radikalisme Sudah Masuk Ruang Keluarga
Diubah oleh tukangbeling7
Quote:


Emang yg meledak itu 300kg gan? Buset emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)
Quote:


Soal Teroris Sibolga, KPAI: Radikalisme Sudah Masuk Ruang Keluarga
Quote:


Jangan lupa karnaval TK legend ini:

Soal Teroris Sibolga, KPAI: Radikalisme Sudah Masuk Ruang Keluarga
yang sekeluarga meledug di gereja itu gimanah yah? emoticon-Bingung (S)
hii... mengerikan...
emoticon-Takut
maw mleduk sak keluarga gak masalah, asal jgn ditempat umum kek tempo hari ............. emoticon-Cape d... emoticon-Blue Guy Bata (L)
yg ekstrem pasti pro hti....selesai
Balasan post rizieqtop
Quote:


HTI just amateurs...ISIS donk emoticon-Imlek emoticon-Cendol Gan

Soal Teroris Sibolga, KPAI: Radikalisme Sudah Masuk Ruang Keluarga
Soal Teroris Sibolga, KPAI: Radikalisme Sudah Masuk Ruang Keluarga

Soal Teroris Sibolga, KPAI: Radikalisme Sudah Masuk Ruang KeluargaSoal Teroris Sibolga, KPAI: Radikalisme Sudah Masuk Ruang Keluarga
Diubah oleh tukangbeling7
Halaman 1 dari 7


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di