alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
#Menolak Lupa, Tragedi Berdarah Di Tangan Para Jendral Tahun 98
4.64 stars - based on 14 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c8735f382d4950e4e67dfec/menolak-lupa-tragedi-berdarah-di-tangan-para-jendral-tahun-98

#Menolak Lupa, Tragedi Berdarah Di Tangan Para Jendral Tahun 98



Jangan lupakan sejarah !! Di zaman ini banyak masyarakat telah melupakan akan sejarah masa lalu, bahkan di pelajaran sejarahpun terkadang tak ditulis secara terang benderang ada titik hitam yang sengaja ditutupi.

#Menolak Lupa, Tragedi Berdarah Di Tangan Para Jendral Tahun 98

Tak jarang bila sosok yang berada dalam catatan sejarah, bisa hitam dan putih tergantung siapa yang bercerita. Berhubung sebentar lagi ingin pemilu inilah sebuah kisah dari purnawirawan Jendral TNI Agum Gumelar tentang salah satu Calon Presiden yang kini sedang memperebutkan kursi di bulan April nanti.

Thread ini bukan ujaran kebencian, namun hanya menyadur apa yang diungkapkan sang mantan Jendral pada tahun 2014 lalu.

#Menolak Lupa, Tragedi Berdarah Di Tangan Para Jendral Tahun 98

Tragedi 1998, sekitar 20 tahun yang lalu entah sudah berganti berapa periode kepemimpinan bangsa ini. Namun tragedi itu membawa luka yang mendalam hingga kini, dimana bangsa yang santun menjadi buas tak terkendali. Para aktivis 98 pun banyak yang hilang diculik , bahkan mereka yang meninggal di dalam kampus pun ada.



Nyawa sudah mereka korbankan lalu apa yang terjadi ? Reformasi seakan belum ada taringnya, bahkan ekonomi pun dirasa semakin sulit. Tapi bukan itu yang ingin kita bahas, namun perbuatan Jendral Prabowo kepada para aktivis di tahun 98.

Hingga para perwira tinggi pun membentuk DKP, Dewan Kehormatan Perwira (DKP). Yang dibentuk pada 1998 oleh Panglima ABRI saat itu, yaitu Jenderal Wiranto tujuannya mengusut kasus penghilangan paksa sejumlah aktivis yang menyeret nama Prabowo selaku Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus kala itu.

#Menolak Lupa, Tragedi Berdarah Di Tangan Para Jendral Tahun 98

DKP beranggotakan seperti Letjen Djamari Chaniago, Letjen Fachrul Razi, Letjen Yusuf Kartanegara, Letjen Arie J Kumaat, serta Jenderal Subagyo Hadi Siswoyo sebagai Ketua DKP, dan juga tentu saja Agum Gumelar dan Susilo Bambang Yudhoyono.

#Menolak Lupa, Tragedi Berdarah Di Tangan Para Jendral Tahun 98

Hingga akhirnya dari penyelidikan DKP, didapatkan bukti Prabowo tersandung kasus pelanggaran HAM berat, dan ia pun di pecat dari kesatuannya. Para anggota DKP pun menanda tangani hal tersebut.

Hal itu diperkuat dengan Sebanyak 34 dokumen rahasia Amerika Serikat mengungkap rentetan laporan pada masa prareformasi, Dokumen yang dirilis ke publik oleh lembaga Arsip Keamanan Nasional (NSA) ini mengemukakan berbagai jenis laporan pada periode Agustus 1997 sampai Mei 1999.

#Menolak Lupa, Tragedi Berdarah Di Tangan Para Jendral Tahun 98

Seperti yang kita tahu di tahun tersebut Prabowo pun memang dijadikan kambing hitam dari niat kudeta, kita masih bisa merasakan kegetiran akan terjadinya kerusuhan yang membuat bangsa ini terlihat buas. Efeknya sang Jendral bintang lima pun lengser digantikan dengan Habibie. Prabowo pun setelah tragedi Mei 1998 di bulan september ia meninggalkan tanah air dan menetap di Yordania.

#Menolak Lupa, Tragedi Berdarah Di Tangan Para Jendral Tahun 98

Terjadinya perebutan kekuasaan di tubuh militer antara Prabowo dan Wiranto, mengindikasikan militer saat itu terpecah belah tidak satu suara di saat itu.

Menanggapi cuitan dari pensiunan Jendral Agum Gumelar tadi, lalu dimana para aktivis yang hilang saat ini ? Jawabannya mencenggangkan 4 aktivis yang pernah hilang yaitu Haryanto Taslam, Pius Lustrilanang dan Desmond J Mahesa dan Aan Rusdianto berada di kubu Gerindra.

Lalu mengapa Prabowo hanya di pecat tidak seperti tim mawar lainnya ? Entahlah hal ini seperti kaset kusut yang susah untuk di urai, ke 9 aktivis yang dibebaskan tim mawar pun sebagiannya berada di kubu Prabowo, hingga menjadi politikus saat ini bahkan Andi Arief sebagai korban saat itu kini terjerat kasus Narkoba.

#Menolak Lupa, Tragedi Berdarah Di Tangan Para Jendral Tahun 98

Lalu adakah titik terang siapa pelaku penghilangan paksa para aktivis yang di duga 13 aktivis yang masih hilang ? Kivlan Zein menilai ada double agent, dimana terjadinya pergerakan ketika saat itu militer terpecah belah. Dari SBY hingga Jokowi kisah siapa dalangnya itu seperti tak tersentuh, ada kekuatan besar yang bermain tanpa bisa disentuh oleh hukum.

Begitu banyak darah dan ribuan jiwa meregang nyawa, lalu hasilnya dari darah-darah mereka terlihat saat ini para elite politik tertawa senang dan hanya ingin berkuasa, tak perduli mereka senang diatas raungan dan tangisan anak bangsa yang menjadi korban. Korupsi pun terus berjalan tanpa ada langkah hukuman mati buat mereka. Apakah lupa dengan kerusuhan yang menyebabkan banyak para penjarah mati terpanggang. Coretan pribumi dan bahasa arab pun terlihat seakan muslim adalah penjarah dan tak beretika. Konflik sara sengaja dimainkan untuk membuat rasa takut masyarakat bila orde baru hancur.

#Menolak Lupa, Tragedi Berdarah Di Tangan Para Jendral Tahun 98

Entahlah yang jelas sejarah kelam bangsa ini sedikit demi sedikit terbuka, di bagian militerpun tidak satu suara dibagian sipil pun sama. Tidak ada yang menang dan kalah ketika sesama anak bangsa saling ribut, saling culik, hingga saling maki. Menang jadi arang kalah pun jadi abu, untuk itu sadarlah kawan sebagai rakyat sipil jangan mudah untuk diadu domba oleh mereka yang sedang berebut kursi kekuasaan.

Salam damai, semoga kita tetap bersatu atas nama cinta, cinta tanah air.

emoticon-Merdekaemoticon-Merdekaemoticon-Merdeka

Seruupuutt nyok..

c4punk@2019

Referensi Disini, Disini dan Disini






Diubah oleh c4punk1950...
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 9
yang tua korup ~
yang muda mabok ~
emoticon-Kaskus Radio
Darah merah warnanya jendral...

emoticon-Takut
Quote:


Yang masih piyik tawuran emoticon-Big Grin
yg lalu biarlah berlalu....
jangan lg ini terjadi....
Jadi inget lagu BCL!
emoticon-Big Grin
Quote:


Fans BCL ya... emoticon-Big Grin
masih terus teringat masa itu
Tragedi 98 sejarah kelam bangsa ini. Dimana banyak korban, banyak keluarga yg tercerai berai dan kehilangan anggota keluarganya.
ane komeng disini nanti diculik gak ?
Quote:


Iya gan emoticon-Mewek

Quote:


Betulll suasana juga mencekam... emoticon-Mewek

Quote:


Di culik sama pacarmu diajak nikah.. emoticon-Embarrassment
Ogut kira sudah bupan mei sekarang, punk... Gataunyabbelum...
Quote:


Bupan apaan tuh emoticon-Bingung (S)
Aroma2

#Menolak Lupa, Tragedi Berdarah Di Tangan Para Jendral Tahun 98

Ngaku golput

emoticon-Blue Guy Bata (L)
Quote:


Di baca dolo... Biar paham emoticon-Big Grin

Bosen gambarnya itu melolo, yg lain dong kreatif dikit lahh..
Diubah oleh c4punk1950...
Balasan post c4punk1950...
Quote:


Bulan maksudnya.. Hih.. emoticon-Nyepi
Quote:


Ohhh hehehe... Blum cm tahun politik... Tuh diatas pasukan bowo dah terjun... emoticon-Big Grin
Balasan post c4punk1950...
Quote:


Biarinin aja, toh mereka juga baca trit ente punk... emoticon-coffee
Quote:


Yess haters itu pembaca setia ane sih... Love u haters... emoticon-Peluk
siapa yg ikut dudukin gedung kura-kura masih ngaskus ga ya... emoticon-Big Grin
Move on dong menatap optimis ke depan

Lihat ke belakang mulu

#Menolak Lupa, Tragedi Berdarah Di Tangan Para Jendral Tahun 98

emoticon-Blue Guy Bata (L)
sbnernya ane agak kecewa ama pemerintah skrng. sama sekali ga concern ama pelanggaran ham berat kyk tragedi 98 ini. Ga ada tuh selama 4 taun ini upaya pengungkapan siapa dibalik 98.
Yg satu ga peduli, yg satu lagi terindikasi sbg pelaku. Hmmmmmmmmmmmm..........
Halaman 1 dari 9


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di