alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Kesalahan Termanis (Based on True Story)
5 stars - based on 8 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c7bccf68012ae22036a71d2/kesalahan-termanis-based-on-true-story

Kesalahan Termanis (Based on True Story)

Kesalahan Termanis


Hi, perkenalkan nama gw Ryan. Tahun ini aku berumur 27 tahun bekerja di salah satu karyawan swasta di Jawa Timur sebagai Production Planning. Disini gw mau menceritakan kisah cinta “terbaik” yang terjadi ditempat gue bekerja sampai sekarang yang ga akan dilupain seumur hidup.
 
_______________________________________________________________________________________________

23 Desember, 2013
Tahun ini adalah tahun dimana gw selesai mengerjakan skripsi di salah satu universitas ternama di Surabaya dan diterima di salah satu pabrik lumayan ternama di Sidoarjo. Gw bukan mahasiswa yang pintar cuma merasa beruntung mendapatkan kerja lebih cepat dibanding teman-teman yang lain. Gw disini menggantikan kakak angkatan yang sudah bekerja di pabrik tersebut sebagai admin production planning.
Silvi, sebut saja nama kakak angkatan gw. Orangnya sangat baik dan pintar. Hari itu Ce Silvi mengenakan pakaian putih menerawang emoticon-Genit datang ke gw yang sudah duduk manis di sebelah mejanya. 
 
“Ry, selamat ya bergabung disini. Kerjaanmu ga berat kok. Pasti bisa gantiin aku. Seminggu ya aku ajarin terus kalo misal ada yang ga bisa, kamu tanya ke Pak Erwin.”
 
Gw cuma tersenyum saat itu sebagai tanda meng-iyakan perkataannya dan berharap gw bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan dan pekerjaanku.
Hari pertama kerja ini sungguh amat berat. Gw yang saat itu tidak pernah bekerja di sebuah pabrik sangat sulit untuk beradaptasi. Ce Silvi melihatku kebingungan menerima materi dan hanya bisa tertawa. Tiba-tiba Dia berkata, “Ry, aku kenalin sama orang di kantor pusat ya kayak purchasing sama admin sales. Hampir tiap hari nanti kamu berhubungan dengan mereka.” Ce Silvi mengambil telepon di meja Pak Erwin dan mulai menekan tombol telepon.

“Mbak, tolong disambungkan ke Mbak Sasa”, ujar Ce Silvi kepada operator telepon.

“Halo. Mbak Sasa ya. Ini mau tak kenalin ke Ryan ya. Orang baru yang mau gantiin aku. Nanti laporan muatan bahan kirim seperti biasanya saja”.
Setelah berbicara dengan Mbak Sasa beberapa saat, gagang telepon di serahkan ke gw, “ Ini mbak Sasa, tiap pagi kamu akan di kasih data untuk kiriman bahan laporan harian.” Gw yang saat itu bingung hanya menerima gagang telepon :

Gw : Halo emoticon-Embarrassment
Mbak Sasa : Halo, ini Ryan ya yang mau gantiin Silvi?
Gw : Oh iya. Salam kenal ya mbak
Mbak Sasa : Iya salam kenal juga ya.


Percakapan yang singkat. Suara yang bagus, Pertama kali gw mendengar suaranya. Dan itulah awal perkenalan gw dengan Sasa…emoticon-Wowcantik

Note :
Index =

1. Obrolan Singkat
2. Januari 2014
3. Penasaran
4. Siapa Kamu?
5. Sebuah Ajakan
6. Info dari Gita
7. Perbedaan
8. Menyerah?
9. Resign
10. Kembali Lagi?
11. Kabar "BURUK"
12. Suara yang Sama
13. Say?
14. Video Call
15. Janji Bertemu
16. Pertemuan Pertama
17. Penjelasan
18. Demi Kebaikan
19. Pertemuan Kedua
20. Move On Berhasil?
21. Awal dari Akhir
22. Ajakan Bodoh
23. Malam Terindah
24. Pertemuan Terakhir
25. Kesalahan Termanis - TAMAT

26. "Perhatian" Terakhir - Tambahan
27. Benci Tanpa Alasan - Tambahan Terakhir
profile-picture
profile-picture
rasyidenaboy dan chakiesinoda memberi reputasi
Diubah oleh mitsuo28
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 25
ditunggu gan update selanjutnya emoticon-Cendol (S)
Lihat 1 balasan
Obrolan Singkat

Seminggu berlalu, Ce Silvi akhirnya resmi resign dari tempat gw bekerja. Seminggu ini gw berusaha keras belajar pekerjaan gw sehingga gw ga harus tanya ke Pak Erwin. Pak Erwin atasan gw ini terkenal suka marah dan ga sabaran. Gw yang masih baru jelas males berurusan dengan atasan kayak gini.

Pagi itu, rutinitas gw seperti biasanya mengerjakan laporan produksi ke atasan. Satu jam gw kerjain dan akhirnya tinggal menunggu data dari Sasa saja. Gw tunggu sekitar 5 menit kira-kira jam 10an masih belum dikirim juga. Akhirnya gw coba kontak dia melalui PopUp Message. PopUp Message ini seperti aplikasi chat yang bisa terhubung di server yang sama. Gw cb cari nama Sasa di daftar nama dan ketemu. Gw coba mulai chat Sasa.

Gw : “Hmm. Data Muatan belum dikirim ya?”
2 menit kemudian..
Sasa : “Maaf ya kelupaan. Sibuk banget”
Gw : “Iya gpp”
Sasa : “Ini datanya blablabla…”
Gw : “Makasih ya”

Jujur gw deg2an sama Sasa ini sejak terakhir gw denger suaranya. Gw penasaran sama dia. Gw kumpulin keberanian dan mencoba chat lagi.

Gw : “Hmm. Ini saya panggil nama saja, tante, mbak, ibu ato kakak?”emoticon-Embarrassmentemoticon-Embarrassment

Pertanyaan konyol emoticon-Stick Out Tongue. Gw sebenernya cuma modus aja biar bisa ngobrol sama Sasa.
5 menit ada notif chat yang masuk …

Sasa: “Haha. Terserah mau manggil apa”
Gw : “Umur berapa emangnya?”
Sasa : “23. Km umur berapa ?”
Gw : “Masih 21 sih hehe. Aku panggil pake mbak aja ya”
Sasa : “Iya”

Obrolan singkat yang sukses bikin hati gw seneng saat itu.
Dan gw berharap gw bisa lebih dekat dengan Sasa…emoticon-Wink
Diubah oleh mitsuo28
Balasan post SutetsuNatsume
makasi uda mau mampir dan baca gan emoticon-Matabelo
Diupdate tiap hari kok gan
ijin nenda ya gan
jadi ingat lagu, 'perpisahan yg termanis'😄
Lanjutkan gan
Semoga bisa tag tamat
dilanjutkan gan emoticon-Angkat Beer
nenda gan Ryan. ayo lanjut lagi. emoticon-Cendol Gan
Maaf baru update gan. 3 hari sibuk dengan rutinitas..


Januari 2014

Awal tahun ini orderan di kantor gw bekerja masih cukup sepi jadi kerjaan gw juga tidak terlalu sibuk. Gw yang masih tergolong pegawai baru berusaha beradaptasi dengan orang di kantor. Gw merasa perlu bersosialisasi dengan yang lain dikarenakan banyak orang yang kurang suka dengan perilaku atasan gw (Pak Erwin). Saat gw sudah selesai dengan kerjaan gw, gw berkeliling ke produksi dan gudang dan bener dugaan gw banyak orang yang memberikan “nasehat” kepada gw untuk sabar punya atasan yang “aneh”. Tapi keanehan atasan gw ini menurut gw berdampak positif terhadap gw bisa kenal lebih dengan Sasa.emoticon-Embarrassmentemoticon-Embarrassmentemoticon-Embarrassment

Pagi itu gw habis berkeliling dari produksi dan kembali ke meja gw tiba-tiba dari meja Pak Erwin yang ada di sebelah gw, “Brakk”, bunyi gagang telepon dibanting. “Repot urusan sama cewe” Pak Erwin mulai ngomel ga jelas dimejanya. Gw saat itu hanya diam dan malas bertanya kenapa.emoticon-Shutup
Seperti biasa pagi ini Sasa belum juga mengirimkan data ke gw. Jam 10 lebih masih juga belum. Gw beranikan diri telepon ke kantor pusat untuk menanyakan langsung.

Operator : “Halo”
Gw : “Tolong disambungkan ke Sasa ya”
Operator : Baik tunggu sebentar”
…...
Sasa : “Hallo”
Gw : “Mbak Sasa, ini gw Ryan. Tolong datanya ya.”
Sasa : “ Tadi pagi atasannya. Sekarang kamu. Ya bentar lagi tak kirim.”
Tutup langsung ditutup.
Gw kaget dan bingung.emoticon-Shutup

Selang 5 menit, data dari Sasa dikirim ke email gw. Gw baru sadar tadi pagi ternyata Pak Erwin marah-marah ke Sasa dan gw ga tau masalahnya juga kena “jutek”nya Sasa. Jujur gw males berurusan dengan orang lagi emosi dan gw berpikir nanti siang saja baru gw hubungin Sasa untuk tanya masalahnya sekalian modus ngobrol…emoticon-Winkemoticon-Wowcantik
profile-picture
kemplue memberi reputasi
Quote:


Silahkan gan emoticon-Matabelo

Quote:


Waduh agan jadi sedih emoticon-Shutup emoticon-Shutup emoticon-Shutup

Quote:


Pasti dibikin sampe tamat gan. Ikutin aja gan ceritanya emoticon-Jempol

Quote:


Siap gan emoticon-Jempol

Quote:


Siap brader. Sabar aja nunggu updatenya ya emoticon-2 Jempol
dikit amat gan update nya? emoticon-Keep Posting Gan
Quote:


hari ini 2x update gan. sabar ya gan.
mungkin kalo ga sore ini ya nanti malem ganemoticon-Baby Boy
Jujur gw penasaran dengan Sasa. Asal usul dia juga gw ga tau. Yang gw tau cuma umurnya. Siang ini akhirnya gw ada topik obrolan ke dia meskipun gw juga tau resikonya kena semprot kalo emosinya masih ada. Gw lihat ruangan sepi dan gw coba telepon Sasa melalui telepon kantor. Dan yang mengangkat bukan operator tapi Sasa …

Sasa : “Halo”
Gw : “Halo. Tolong disambungkan Mbak Sasa.”
Sasa : “ Belum kenal sama suaraku ya?”

Dalam hati gw cuma berpikir, “Mana mungkin gw ga tau suara indah ini”

Gw : “Uda kenal sih mbak cuma takut salah orang aja. Hehe emoticon-Wink
Sasa : “Ada perlu apa ry? Tumben banget nyariin aku. Maaf ya tadi pagi kalo aku lagi kesel.”
Gw : “Gapapa kok mbak. Cuma sempet kaget aja. Emangnya ada apa? Pak Erwin juga dari pagi ngomel terus”

Sasa bercerita tentang masalah tadi pagi. Lumayan lama hampir setengah jam. Gw cuma bisa menjadi pendengar yang baik dan mabuk dengan suaranya. Sebelum menutup telepon..

Sasa : “Jadi gitu Ry ceritanya. Aku ga bisa bayangin deh kalo jadi bawahannya bisa 1 hari aja mungkin kerja disana. Uda dulu ya Ry, ada kerjaan ini.”
Gw : “Iya mbak. Hmm. Mbak Sasa boleh minta nomor hape? Sapa tau ada butuh gtu jadi gampang hubunginnya.”
Sasa : “Boleh kok. Jangan digodain lho ya ntar ada yang marah. Ntar aku PopUp ya ke kamu.”
Gw : “Oke deh. Met kerja ya.”

1 menit setelah nutup telepon, layar komputer gw muncul pesan dari PopUp :
“08xxxxxxxxx. Makasi ya Ry. Maaf yang tadi pagi”

Langsung gw save di hape gw dan ternyata ada kontak WhatsApp nya. Happy? Jelas gw happy banget. Ternyata Sasa ramah banget. Tapi ada hal yang bikin gw bertanya dalam hati tentang kata-kata dia di telepon tadi. “… ntar ada yang marah.” Siapa yang marah? Dia uda punya pacar? Suami? Atau dia mengira gw uda punya cewe? Gw hanya bisa menebak maksud dari kata-katanya. Sebelum pulang kerja, gw mengirimkan chat WhatsApp ke Sasa :

“Jangan marah lagi. Jelek cepet tua nanti. Hehe emoticon-Shutup” to Sasa

Gw berharap pas gw sampe rumah Sasa membalas chat gw …emoticon-Embarrassmentemoticon-Embarrassment
baru minta no hp aja udah di kasih warning. "... ntar ada yang marah." emoticon-Ngakak
njirr...siapa yg marah??? kl ane mah malah suka dapet tlpn dari aweweemoticon-Ngakak
Langsung ke adegan crot gosok bilas aja gan. XD
Lihat 1 balasan
tinggalin jejak dl gan
jejak
ijin nenda dulu lah
Keknya sih udah punya pacar emoticon-cystg
Halaman 1 dari 25


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di