alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
4.73 stars - based on 11 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c659d2ef4ae2f157e77e29b/you

You

You
BODOH
Nilai yang berupa tulisan dapat membuat mereka menilai kemampuan otak seseorang.

PRESTASI
Sebuah trofi dapat membuat mereka tersenyum, bangga dari hasil yang mereka capai

CINTA
Itulah yang gue butuhkan, gue akan lakukan apapun itu untuk mendapatkan cinta, gue nggak butuh nilai, gue nggak butuh trofi, karena bagi gue cintalah segalanya.

Salah..
Iya gue salah, motivasi gue untuk mendapatkan cinta ternyata salah, gue terlalu melukai mereka dengan cinta gue, hingga akhirnya sesosok malaikat bagi gue, membuat gue sadar.

Cinta adalah kasih dan sayang
Kasih adalah keindahan dan sayang adalah ketulusan

Hingga akhirnya gue paham, kasih membuat gue hilang arah, dan sayang membuat gue tau arah.


INDEX


PART 1 SALAH


PART 2 SEPI

PART 3 TEMAN

PART 4INDAHNYA HIDUP

PART 5 SALSA

PART 6 RUMIT

PART 7 KELUARGA KECIL

PART 8 WANITA

FLASHBACK

PART 9CIUMAN

PART10 LIBURAN

PART 11 JOMBLO KAMPRET

PART 12 ROHIS

PART 13 ELUSAN SAKTI

PART 14 MEREKA

PART 15 KATROK

PART 16

PART 17 AYE AYE

16+

PART 18 DUA WANITA


PART 19 WANITA


PART 20 RUTINITAS

PART 21 PERNYATAAN

PART 22 MINGGAT

PART 23 WANITA LAGI

PART 24 LIA PONAKAN SEREM

PART 25 HIDUP KEMBALI

PART 26 GUNUNG UNGARAN BAGIAN 1

PART 27 GUNUNG UNGARAN BAGIAN 2

PART 28 GUNUNG UNGARAN BAGIAN 3

PART 29 PESONA GUNUNG UNGARAN

PART 30 PULANG DAN TRAGEDI
profile-picture
profile-picture
profile-picture
zafranramon dan 18 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh biadabcuk
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 14

Salah

"Andiiii"
"Andiiii"
"ANDIII"

Kreaak!

"Haaa aaa aaa aaa, chalte chalte yuhiii"

"Yasalaam ANDIII, lu pagi pagi bukan nya siap siap kesekolah malah nonton filem India"
"Yasalaam gue lupa, nisemoticon-Big Grin"
"Mandi Sono Gih"
"Lu cakep amat nis"
"Udaah Sono mandi"
"Iyaaa, gue kebawah dulu ya"

Kreaak..

"Yuk berangkat"
"Ayok"
"Ehh, tunggu dulu, kayak ada yang beda sama kamar gue, lu rapi'in tadi"
"Iya habis lu tumben berantakan biasanya rapi"
"Hehehe"emoticon-Peace

Trenteng teng teng teng.
Suara nyaring motor bebek 2 tak  yamahmud pis r. Menandai awal kisah gue,
Gue Andi p. Gue lahir dan di besarkan di kota Semarang,
Keluarga gue, sibuk semua, ayah sama bunda gue sering banget keluar kota, mungkin beliau lupa kalau anak satu satunya  saat ini akan berseragam biru muda. Karena dari bangun tidur sampai sholat subuh, , yang gue tunggu hanyalah SMS dari ayah ataupun bunda gue, hingga akhirnya gue lebih memilih menonton film India di DVD untuk mengusir kegalauan gue.

yang suaranya nyaring seperti suara kenalpot motor gue namanya Anis.
Dia ini tetangga baru gue yang dari Jakarta, orangnya cakep, putih. Idaman lah. Keluarga Anis pindah ke Semarang karena ayah Anis mengembangkan usahanya di semarang, anis ini anak ke 2 dari 2 bersaudara, kakak Anis yang pertama namanya citra, kakaknya Anis ini super duper cakepnya bodynya aduhai pokoke Joss lah, kak citra ini kuliah di jogjakarta.

Gue bersekolah di salah satu SMA di Semarang yang letaknya di pinggir jalan.
*Wooyy setan, mana ada sekolah di tengah jalan*
*Sewot amat lu curut*

Sesampainya di sekolah tepatnya di warung depan sekolah.
"Kok nggak di masukin ndi motornya"
"Gue mau ngopi dulu, lu kalau mau masuk, masuk aja dulu"
"Pagi pagi udah ngopi"
"emoticon-Wink"

"Buuuu kopi item 1 nggak usah pakai gula"

Dung dung dung dung wherrr
"Wooyyy bro, pagi pagi udah ngopi"
"Setaaan, tuh motor gue beli juga cuk, berisik amat pagi2"
"Hahahaha greget kan cuk, memacu adrenalin, apalagi kalau pas ada razia tuh behhh"
"Greget cengelmu"

"Yok masuk"
"Yok"
Setelah membayar kopi, gue sama panjol masuk ke dalam sekolah, tepat jam 7, gue sampai di depan pintu kelas gue.

"Duhhh moddar Kowe"
"Napa cuk"
"Kenapaa kita nggak masuk dari tadi"
"Tenaaang, gue udah SMS Arif nih.
Quote:

"Cakep"

Quote:


Teng teng teng teng..
"Kantin Yog"
"Ogah ngantuk gue"
"Perasaan tadi udah ngopi lu"
"Nanti gue cerita dah Sono, gue mau tidur dulu"

"Cekiiittt"
"Addoohh, siapa sih ganggu orang tidur, ehhh, gadis Jakarta"
"Nihhh"
"Apa'an"
"Beli'in gue teh manis"
"Ogah"
"Iiishhh"
"Beli sendiri kenapa sih"
"Ogah, males di liatin banyak orang"
"Yasalaam"
Setelah gue beli'in teh manis buat Anis,
"Cekiiittt"
"Apalagi sihhh gue ngantuk mau tidur bentaaar aja"
"Ini gue bawa bekal banyak dari rumah, bantuin ngabisin"
"Iyaaa dahh"

Tanpa peduli kanan kiri, gue sama Anis asik makan berdua di dalem kelas, lagi asik asiknya makan gue merasakan tatapan aneh dari pintu kelas..
Ternyata dia...?
profile-picture
andrian0509 memberi reputasi
Diubah oleh biadabcuk

Sepi

Ternyata dia Ririn, pacar gue waktu SMP. Lebih tepatnya mantan. Pas mau gue samperin, dianya udah pergi. Bodo ah.

"Siapa ndi"
"Ririn"
"Cewek Lo"
"Bukan"
"Terus"
"Mantan"
"Kenapa putus"
"Cemburu sama lu"
"Pffftttt hahahaha, uhuk uhuk"
"Nih minum"
"Makasih, Lu kayak nggak ada sedih sedihnya perasaan"
"Kan ada lu yang lebih cakep"
"Ogah gue sama Lo"
"Deal, gue sama kakak Lo aja, mwehehe"
Cekkkiiit
"Addoohh nyubit Mulu sih Lo dek"
Cekkkiiit
"Iya iyaa. Dohh sakit ah, merah nih nis kulit gue"
"Salah sendiri😝"
"Salah sendiri cakep😝"
Ketika Anis mau mengangkat tangan nya, gue pegang tangan Anis.
"Udah, maaf, perasaan dari tadi pagi lu nyiksa gue Mulu"
"Biarin😝"

Pulang sekolah. gue, panjol, Arif menuju tempat parkir sekolah gue, pas gue mau nyala'in pis'er, ada yang mengang pundak gue,
"Ehh Ririn, sama siapa"
"Nih sama Dimas, kenalin calon pacar aku"
"Dimas" sambil jabat tangan.
"Andi"
"Firman(nama asli panjol)"
"Arif"
Setelah berkenalan sama calon pacar ririn
Ririn sama Dimas mengambil motor Dimas yang letaknya 5 baris setelah motor gue,
"Dimas pulang dulu ya daaa" ucap Ririn sambil memeluk dimas.
"Iyaaa"

"Panas cuk"
"Iya lah panas, mana enak kopi item dingin"
"Guobloook, bukan kopinya, tapi hati lu, pede banget Ririn ngenalin calon cowoknya ke elu"
"Bodo amat, kayak cewek dia aja"
"Yo'i Mamen, kita tau lah lu siapa, manusia sejuta mantan"
"Cengelmu"

Cettung
Quote:


"Corrooo lagi enak2nya 2N(ngopi,ngudut). Ganggu aja tuh makhluk"
"Huahaha daaah jemput dulu Sono"
"Nanggung, masih 500 perak nih"
"Hahahaha"

"Cekkkiiit"
"Addoohh, sakit ah, hobi banget lu nyubit gue"
"Di tungguin juga"
"Iini lhooo udah pegang kunci, malah lu dah kesini"
"20 menit gue nunggu lu, tau, alasan pegang kunci, nih SMS baca, baca" ucap anis sambil melihatkan hpnya
"Huehehehe, dah yok cabut, cuk gue balik dulu ya"
"Yo, jangan pegangan ntar khilaf tuh Andi" ejek panjol
"Daaa panjol daa Arif"

Sesampainya di rumah, hal yang biasa gue lakukan adalah bersih bersih rumah,kamar,masak.
Sepi, iya. Itu yang gue rasain. Masa masa paling menyenangkan dalam hidup gue hilang saat ayah gue mulai sibuk mengurusi usahanya di bidang properti. Sebenarnya orang tua gue udah nawarin nyari pembantu, tapi gue tolak. Sedih itu yang gue rasakan. tiap gue menyajikan makanan di meja makan tanpa adanya bunda yang selalu memuji masakan anaknya.

Gue udah bisa masak dari kelas 2 SMP, ketika orang tua gue sibuk, gue coba baca buku resep yang sering bunda beli dulu, hingga akhirnya masakan seperti oseng oseng sayur kacang, sayur lodeh, bahkan sambal goreng yang biasanya di sajikan saat lebaran pun gue bisa masak.

Prinsip gue, asal gue seneng, gue lakuin, meskipun itu aneh,
Orang tua gue udah nawarin. Gue ,motor keren 4 tak, udah beli'in gue mobil yang sekarang nggak terpakai di garasi, kenapa nggak gue pakai, selain karena gue nggak bisa nyetir, gue nggak seneng. gue lebih memilih yamahmud pis er. Nggak ada asalan lain. Pokok'e trenteng teng 😁. Kenapa nggak ninja, no. Tetep pis er. Karena gue Uda pernah pakai ninjanya Arif, takut gue. Kenceng amat tuh motor. meskipun kata panjol, dengan postur gue yang tegap gue cocok pakai ninja. Entah kenapa cocok aja gue pakai pis er, Alon Alon tapi tetep trenteng teng😁

Setelah bersih bersih rumah, makan. Tentunya
"Bar mangan ngerokok masa depan ketok"
Suushhh hembusan rokok keluar dari mulut gue, sambil berpikir.
Apa gue kerja sambilan aja ya, buat ngilangin bosen..

Cettung
Quote:


"Assalamualaikum"
"Waalaikum salam, nih"
"Yok"
"Giliran kak citra aja cepet lu, giliran. Gue"
"Ciee gitu aja ngambek, nih kuncinya"
"Hlahh elu yang nyetir"
"Gue nggak bisa"
"Terus di rumah ada mobil punya siapa"
"Punya ayah gue, gue di beli'in tapi nggak bisa makai"
"Hahahaha dasar, gue ajarin mau"
"Ogah, males, enakan naik motor, hujan nggak kepanasan, panas nggak kehujanan"
"Hahahaha"

Sesampainya di bandara Ahmad Yani Semarang, parkirin mobil, gue sama Anis menuju tempat orang orang yang liat pesawat, orang Semarang pasti tau, tempat buat nonton pesawat. Di luar bandara.

"Heyyy bukanya tunggu diluar malah disini, capek tau" ucap kak citra ngos ngosan karena membawa koper sama tas gede
"Ini nih idenya Andi kak"
"Kok gue, elu tadi penasaran kan kok disini rame, yaudah gue ajak kesini"
"Kaaan bener kan kak, Andi yang ngajak kesini"
"Udah yok, panas nihh, ehh dek, kesalon dulu yuk"

*Moddar kwe"
profile-picture
profile-picture
andrian0509 dan princescindy memberi reputasi
Diubah oleh biadabcuk
Lanjut cuk.., seru ceritane & keren gaya nulisnya..! emoticon-Ngakak (S)

Semangat ndes... emoticon-thumbsup
oke cuyy😁

Teman

Ngadem, itu yang gue lakukan, gue lebih baik nunggu di dalem mobil sambil dengerin musik daripada harus nunggu 2 bidadari disalon.

Trauma di cubit sama laki laki setengah Mateng membuat gue trauma buat ke salon yang tingkat bayaran nya bisa buat beli kuaci 1 karung.

Itu juga yang membuat gue heran, tiap gue nganterin bunda,Ririn,ponakan gue Lia, selalu adaa aja tuh makhluk, beda kalo gue potong rambut sendiri, di barbeshop,potong rambut Madura, gue merasa nyaman potong rambut disitu, selain murah, gue juga nggak bakal di cubit. 😁

Tok tok tok.. BUKA'IN Whooyyy
"Sabar ndorooo"
"Eh ndi, cakep nggak gue"
"Sama aja"
"Kok sama aja sih ahh"😡
"Sama aja cakep"
"Ahhh bisa aja lu, sama kak cit..."
"Cakep kak citra"
Cekkkkittt
"Adoohhh, sakit ah, iya iya cakep lu ah, klo kak citra di Jogja"
Cekkkiiit
"Sama aja dodoolll"
"Eh kak citranya mana nis"
"Tuh di dalem masih bayar di kasir"
"Oh, nih pir, yok kemon, ngantuk nih"
"Enak aja Lo, besok Minggu pokoknya lu kudu belajar nyetir"
"Klo nabrak gimana"
"Beli lagi lah, ayah lu kan kaya"
"Iya ya, rusak beli lagi, rusak beli lagi, sampe duitnya habis,kere, terus bisa kumpul lagi, cakep ide Lo nis hahaha"
"Gue tau lu kesepian ndi, ketawa Lo tuh palsu"
"Yuk ah jalan, tuh kak citra udah keliatan"

Sampai rumah jam 6 sore, edan bener tuh dua makhluk cantik. Betah banget di salon,
Omongan Anis emang bener, gue kesepian, gue selalu mencegah diri gue supaya nggak terjebak dalam kesepian gue, minuman keras, diskotik, main perempuan.
Bisa? Iya, gue bisa aja ngelakuin itu semua, tapiii. Hati gue menolak,

Trenteng teng teng teng, Auman pis er menggema di simpang lima Semarang, menyusuri indahnya trek lurus pahlawan, muter muter Semarang sehabis isya' bisa jadi obat buat gue ngilangin kesepian.
Sampai pada akhirnya suara ponsel menghentikan Hentakan gas gue.

Kriiiinnng kriiing kriiing
Quote:


Setelah melepas kangen sama nuansa Malam kota Semarang dengan menggunakan pis Er yang jok belakangnya masih membekas pantatnya Anis, gue memutuskan. Untuk pulang.

Cettung
Quote:


Sebelum gue berangkat ke rumahnya panjol, gue SMS dulu Anis.
SMS
Quote:


Tanpa gue tunggu balasan SMS dari Anis, gue otw rumahnya Panjul yang.

"Assalamualaikum firman Nya ada bu"
"Waalaikum salam, Ada ndi, tuh masih mandi, yuk masuk, kamu udah sarapan ndi?
"Belum bu"
"Yuk sekalian sarapan"
"Makasih Bu, jadi enak"

Di meja makan rumahnya panjol sudah ada ibunya panjol, bapaknya, sama adeknya panjol(cowok).

"Weishhh Abang ganteng pagi pagi udah dapet sarapan gratis nih"
"Hahaha, itung itung upah nebengin lu"
"Hahaha" semua yang ada di meja makan ketawa.
"Makanya, motor tuh di buat normal aja, di beli'in motor bagus suaranya bikin satu kampung bangun" bapaknya panjol menimpali
"Hehehe, namanya juga anak muda pak"✌️

Setelah sarapan yang bikin gue kenyang, gue sama panjol otw ke sekolah. Tentu jokinya gue, gue nggak mau masuk ke selokan yang sama.
*Lubang yang sama cunguuk"
"Berisik amat lu"
Karena tiap panjol yang bawa nih pis er, gue pasti kena masalah, mainin gas lah, tengok kanan kiri lah. Bocaah bocaah.

Itu semua nggak membuat gue benci atau gimana sama panjol, karena panjol ini lah sahabat gue dari SMP, dimana klo gue susah di juga ikut susah, klo dia susah gue senang.

Sesampainya di tempat parkir, gue ketemu lagi sama ririn,
"Eh Andi, nggak bareng sama Anis"
"Enggak, motor panjol mogok"
"Ohh, makanya njol, motor nggak usah di buat berisik, kualat kan lu"
"Motor motor gue, sewot amat lu maklampir" panjol mulai panas
"Yuk masuk, gue nikahin juga lu berdua"
"Enak aja, gue udah resmi jadi pacarnya Dimas"😝

Tanpa gue peduli'in Ririn gue jalan menuju kelas.
"Lu kenapa cuk, jalanya cepet amat lu cemburu ya"
"Enggak, gue mules, tadi sambel emaklu enak banget gue jadi khilaf"
"Hahahaha sukur"😂
"Njol, gue titip tas yak, nggak kuat nih"

Pas gue lari, ada yang sengaja nyenggol gue hingga gue jatuh,
"Duhhh maaf ya, nggak sengaja gue mau bel.."
"Oke"

Quote:


Di tempat duduk, ada secarik kertas.
Yang isinya
"Pulang nanti, naik angkot bareng gue, mobil gue di pakai kakak gue sama temen temenya, motor lu biar di bawa panjol"
Disebelah gue panjol ngakak jahat.
Gue ikut ikutan anis, gue nulis di kertas tapi buat panjol
"Nanti motor gue lecet satu titik, ke surga lu"

Jam istirahat gue lebih memilih kabur ke kantin, Anis lagi asik bercanda sama teman sebangkunya, gue sedikit bersyukur, karena dari liburan kelulusan SMP, sampai sekarang, teman Anis cuman gue, panjol, bisa di bilang Anis ini termasuk orang yang cuek dari luarnya, dalam hatinya gue tau dia ini pengen banget kayak orang lain yang gampang bergaul, apalagi cewek kan.

"Buk, soto 3 ya, teh manis panas 3" ucap kita serempak, kita bertiga ini emang sahabat dari SMP. Meskipun kita ini bisa di bilang bandel, tapi soal otak kita bisa diandalkan, itulah yang menyebabkan gue Arif sama panjol bisa bareng masuk ke sekolah yang sama.

Saat menikmati soto dengan takaran sambal yang bikin bibir kit memble tapi hore, ada yang menyenggol siku gue, sampai suapan soto gue tumpah ke baju gue.
"Corrrroo, ngajak gelud lu ya"
"Maaf nggak sengaja"
"Lhahh elu kan yang tadi pagi itu kan"
"Iya maaf, gue nggak sengaja"
"Gue bersihin ya" ucap tuh cewek sambil megang sapu tangan.
"Nggak usah ntar sapu tangan lu kotor"
"Nggak papa, "
" Yaudah deh, makasih lho ya. eh gue Andi lu"
Gue...?
profile-picture
andrian0509 memberi reputasi
Diubah oleh biadabcuk
update.....

Indahnya Hidup

"eh ndi, tau nggak"
"Nggak"
"Cekkiiit"
"Adoohhh sakit ah"
"Makanya, jangan Maen potong aja omongan orang"
"Iya terus"
"Tadi pas jam istirahat ada cowok nyamperin gue di kelas"
"Terus"
"Ya, dia kenalan sama gue, terus minta no TLP gue, orangnya sih  cakep, tingginya nggak tinggi tinggi amat, cukupan lah"
"Namanya siapa,terus loe kasih,cakepan mana sama gue"
"Bayu, iya, cakepan loe lah tap.."
"Cukup"
Cekkkkittt
"Adoh apalalagi sihh nyubit Mulu"
"Gue belom selesai ngomong"
"Itu lhooo Aniss, udah mau sampai gapura"

Stop Pak kanan pak..
"Kanan gundulmu"
Semua yang ada diangkot ketawa termasuk Anis.
Setelah turun dari angkot, gue sama Anis jalan kurang lebih 300m. dari gapura komplek sambil jalan Anis cerewet lagi.
"Gimana ndi menurut lu"
Simple, klo orang nya lebih cakep dari gue, lanjutin, klo lebih jelek dari gue, tinggal"
"Kog bisa"
"Gue orangnya nggak munafik, mata gue bisa lihat, gue demen cewek cantik. klo lu mau minta pendapat gue, ya itu jawaban gue"
"Hahahaha, lu cemburu nggak ndi, kalau misal gue Deket sama Bayu"
"Nggak"
"Cepet amat, mikir lu"
"Gue lebih cemburu sama panjol, elu"
"Lu homo ya"
Cekkkiiit
"Kok gue lu cubit sih"
"Gue bukan homo, gue cemburu karena lu bisa kumpul tiap hari sama orang tua lu, sedangkan gue, bisanya cuman bilang "aku Ra Popo" .
"Yang sabar ya ndi, di balik lu yang slenge'an, ternyata lu rapuh juga ya"
"Iya nis, dah gue masuk rumah dulu ya"

Cettung
SMS
Quote:


Satu bulan berlalu, kehidupan gue rasanya monoton banget, pagi sehabis subuh belanja, masak, berangkat sekolah, siangnya kadang PS an sama 2 makhluk, yang kata mereka selama gue masih jomblo, mereka bakal nemenin gue, salut bener gue sama sahabat gue. Padahal kalau mereka putus waktu SMP, gue orang pertama yang ketawa paling keras, gue bakal nari di depan Arif atau panjol yang lagi galau.

Sebenarnya gue bisa aja ngelepas status jomblo gue, karena banyak wanita yang sudah menyatakan perasaanya ke gue lewat SMS. Termasuk amanda yang akhir akhir ini sering banget kumpul sama gue Panjul, Arif.

Tapi entah kenapa gue males, yang gue butuhkan sekarang gimana caranya hidup gue nggak ngebosenin.

Sampai akhirnya sebuah sentuhan lembut mengagetkan gue ketika gue akan meminum segelas kopi panas.

"Andi kan"
"Iya, Tante intan ya"
"Iya, gimana kamu mau ngelesin anak saya"

Buset to the point amat nih Tante Tante, udah ngagetin, wajahnya bikin siapa aja yang ketemu ingin bilang "tak Nteni rondomu (kutunggu jandamu) "
Bodynya bikin rudal Korut gue on, asem, beruntung banget gue, kenapa nggak dari kemarin aja gue iya'in. Mwehehehe

"Selamat sore mbak, mau pesan apa" ucap pelayan kafe
"Dah pesen aja tan, semau Tante, nanti Andi bayarin. Pakai uang Tante"
"Udah Tan, ketawa mulu, mbaknya juga" ucap gue ketika Tante intan sama pelayan kafe tersebut nggak henti hentinya tertawa.

"Yaudah, hahaha, untuk urusan honor, kamu minta berapa hahaha" ucap Tante intan masih ketawa ketika nanya gue
"Kalau itu sih, asal banyak Andi mah seneng aja"

Seketika Tante intan pegang hp
Kring kring..
Quote:


Gue nggak tau jawaban bunda apa, yang gue tau cuman omongannya Tante intan.
*Yaiyalah cuuuk, mana lu tau jawaban emak lu, lu kan cuman nguping*
"Kok gue baru sadar ya kalau gue bego*

Setelah berbincang lama, sama Tante intan yang bikin Tante intan nggak henti hentinya tertawa sampai nambah air minumnya
       •  Warning  •
Terlalu banyak tertawa membuat anda haus, dan jangan sampai anda haus di kafe, karena harga satu gelas minuman di kafe sama dengan harga 2 porsi nasi goreng.

Sebelum pantat gue lepas dari bangku kafe, ada SMS masuk dari panjol.
Quote:


Cemburu, nggak sama sekali. Dalam kamus gue, nggak ada kata cemburu sebelum kecupan manis bibirku mengenai keningmu.
*Dalem cuuuk*

Sampai di gerbang rumah, ada yang manggil gue.
"Andiiii"
"Yess"
"Nyari makan yok"
"Lhahh, kira'in udah balik Jogja lu kak"
"Gue libur panjang, yuk ah"
"Gue masukin motor dulu ya kak"
"Nggak usah, pakai motor lu aja, gue pengen ngerasain naik trenteng teng"

Dengan ini saya nyatakan pis er lebih keren ketimbang motornya Rossi yang jok nya cuman satu dan lebih keren dari Lamborgini yang tiap boncengan nggak bisa meluk.

  😎Indahnya hidup😎
profile-picture
andrian0509 memberi reputasi
Diubah oleh biadabcuk
wkwkkww anjir rudal korut cuk,emoticon-Big Grin ijin gelar tenda coy, seru keliatannyaemoticon-Cendol Gan
Diubah oleh ceproll
Anjiirrr biadab... emoticon-Ngakak (S) Mantap..! Lanjutkan... emoticon-thumbsup
Quote:


Monggo juragan emoticon-Big Grin
Quote:


Update.

Salsa

Hal paling romantis di dunia ini menurut gue adalah ketika seseorang cewek mau nemenin pis er yang lupa gue kasih minum.
Itu yang gue alami sekarang, pulang dari kafe, tau tau ada bidadari yang menyapa gue, niat hati mau ngajak makan bareng. Eee kerja dulu dorong pis er.

"Maap ya kak" ucap gue menyesali.
"Nggak papa kok ndi, gue malah seneng"
Gue bener bener nggak liat spedometer nih motor, tau tau pas jalan, gleggleg gleggleg.
corrroooo.

Kurang lebih 500 meter gue dorong nih motor, sampai di pom bensin beli bensin, tanpa campuran oli samping.
*Sedikit pamer, motor gue nih orisinil. biasanya kan kalau motor 2 tak, kebanyakan BBM-nya di campur sama oli kan. Alhamdulillah motor gue masih orisinil, kecuali kenalpotnya, klaksonnya masih bisa bunyi, "niiit niiit, starter nya suaranya cekkrererek Treng teng teng teng. Mantap betoll hahaha*

Pada akhirnya kak citra nggak jadi ngajak gue makan diluar, karena gue nggak tanya mau makan dimana, bagi yang pernah nawarin cewek, makan dimana, yang ada bingung kan! Pasti kalimat saktinya keluar,
"Terserah" dari pada gue nawarin, mending gue ajak dia muter muter Semarang, setelah puas muter muter Semarang, gue ajak balik kak citra ke rumah, gue masakin nasi goreng,

Bukan nya gue nggak mau bayarin dia, tapi nasi di rumah yang gue masak tadi pagi masih banyak, daripada di buang, mending di buat nasi goreng,

Quote:


Cettung.
Quote:


Pagi yang indah, hari ini ulang tahun Ririn, gue selalu ingat masa masa SMP dulu ketika gue masih pacaran sama dia, gue selalu buat surprise buat dia. Meskipun sekarang gue bukanlah orang yang spesial buat dia, kenangan di SMP saat gue pacaran sama dia membuat gue merasakan kalau setiap hari ulang tahun dia adalah hari yang spesial.

Sebelum berangkat sekolah, gue menyempatkan membuat nasi kuning buat dia, dengan tambahan wortel yang gue iris lurus, terus gue susun tulisan ∆HBD RIRIN∆ diatas nasi kuning itu. Di sebelahnya(kotak samping) gue tambahin potongan ayam dan telur ora Arik kesukaan dia dulu.

Hari ini gue berangkat sekolah naik angkot supaya bekal yang gue buat dengan susah payah ini nggak rusak.
Angkot datang, gue naik di depan, pas di tanya supir angkotnya
"Di belakang masih kosong mas di penuhin dulu"
"Di depan aja pak, ntar kalo di belakang bapak ngiranya, bapak supir saya"
Sontak semua orang yang di dalem angkot ketawa, termasuk bapak supir angkot.
Sesampainya di kelas, 2 makhluk yang nggak jelas jalan hidupnya cengar cengir(ketawa ngejek)
"Opo Kowe"
"Cieee jok belakang nggak ada yang ngisi ngambeeek, trus naik angkoot"
"Hohoho, sekali kali pis er istirahat, kemarin aja tuh motor, nggak gue kasih bensin. mogok dia"
"Hahahaha cengelmu"

Pas jam istirahat gue mau melancarkan aksi gue.
"Cuk, temenin yuk" ucap gue ke panjol, Arif
"Kemana"
"Kelas sebelah"
"Ririn"
"Ho'oh"
"Ngapain"
"Nih" gue tunjukkin bekal yang gambarnya Doraemon.
"Mantap. Konflik nih, let's go kemon dah"
"Jaga jaga"

Sesampainya di kelas Ririn, Ririn sedang meniup lilin.
Gue ketuk pintunya.
"Assalamualaikum"
"Waalaikum salam" jawab semua yang ada disitu.
Gue maju ke Ririn
"Selamat ulang tahun ya" ucap gue sambil nyerahin kotak bekal yang gue bawa tadi
Sontak temen temen nya.
"Ciee cieee"
Gue lihat mata Ririn kayak mau nangis.
"Nggak usah nangis, di dalem tempat makan nggak ada tisu sama tusuk gigi"
"Hahaha, makasih ya ndi"
"Iya sama sama, selamat ya" ucap gue lagi
"Nih potongan kuenya buuu"
"Hehehe, dah gue balik ya, mari mbak" ucap gue sopan
Dan yang terjadi, yang di dalam kelas ketawa karna tingkah gue.
Kenapa Ririn nggak jadi ngasih kue ulang tahunya, karena dia tau, gue nggak suka sama krim yang ada di kue ulang tahun, setiap gue makan tuh krim, gue mesti mual.

"Cieee sendirian kayak kiper" ucap kita serempak liat Manda duduk sendiri.
"Kemana aja sih"
"Nih nganterin cunguk ngasih kado buat mantan nya"
"Lu Baek banget sih ndi jadi orang"
"Lu cemburu ya" balas panjol
"Iya"
"Hahahaha, jujur banget lu" ucap gue
"Dari pada ke duluan orang"
"Cieee" ucap gue Arif panjol serempak.

Selalu seperti itu, dengan bertambahnya manusia ora Ceto di kehidupan gue, membuat suasana istirahat gue berwarna.

Sehabis magrib, gue meluncur di rumah Tante intan.
"Assalamualaikum"
"Waalaikum salam, masuk ndi"
Godaan gustii godaan imaan, pakaian tidur loggar gambar Mickey mouse, duh rudal Korut gue rasanya mau meluncur.
"Salsaa, nih kenalan sama mas Andi"
"Yuk belajar"
Salsa cuman diem, gue tau anak sekecil salsa susah beradaptasi sama orang baru, apalagi dia baru kelilangan orang yang paling dia sayangi, gue bisa lihat dari cara dia menatap mata gue.
"Tante kedapur dulu ya buat minum, salsa belajar ya sama mas Andi ya"
"Iya mah"

"Salsa, yuk lomba mewarnai, nanti yang nilai mamah" ucap gue, ya. Gue mencoba mengambil hatinya dulu, gue coba Deketin dulu salsa, gue nggak bisa langsung ngasih dia pelajaran, dari rumah gue print gambar hello Kitty,

"Tante ke belakang dulu"
"Kenapa"
"Andi mau ajak salsa lomba mewarnai, salsa berani"
"Berani, kan salsa kemarin juara 2 ya mah pas kelas 1"
Langkah awal Mission sukses, dia udah mulai bangga sama dirinya.
"Yaudah, Tante ke kamar dulu, nanti kalau sudah selesai bilang sama Tante"

"Mas Andi, hello Kitty kok warna nya item"
"Kan hello Kitty nya cowok, punya salsa warna apa"
"Pink"

Lomba mewarnai selesai, dan pemenangnya tentunya salsa.
"Yeee menang, mas Andi kalah Yee Yee mas andi kalah"
Gue pura pura nangis, salsa sama mamahnya ketawa.

Ketika seseorang anak kecil susah menerima kita. buatlah dia menjadi pemenang, karena yang gue rasakan, ketika salsa tersenyum tanpa beban, gue seakan berhasil menjadi orang yang paling baik di dunia.
profile-picture
profile-picture
Guenaone dan andrian0509 memberi reputasi
Diubah oleh biadabcuk
Manusia ora ceto..!? emoticon-Ngakak (S) Eh.. itu dah mulai di panggil "om" sama si salsa, otomatis harus siap2 terima tongkat estafet nih..! emoticon-Ngakak (S)

Para personelnya kasih mulustrasi dong.., utamakan mulusnya si tante Intan ya ndi..! emoticon-Big Grin
#ramaikan2019
Quote:

ramaikan bruh..! emoticon-Big Grin
Quote:

ramaikan gan..! emoticon-Big Grin
Quote:

ramaikan bray..! emoticon-Big Grin
Quote:

emoticon-Big Grin cerita sederhana ente kenapa?
Quote:

ramaikan hu fahren..! emoticon-Big Grin
Quote:


Huahahaha nggak mau gue di panggil om. sama salsa, cukup mas aja. Takut terjadi skandal gue😂

Woo siap brader...
Quote:


Kurang cuk, tipis amat apdetan

#Timtantetante
Quote:


Update bray, sori gue nggak ngitung jumlah hurufnya emoticon-Ngakak

Rumit

Pukul 9 malem, gue pulang dari rumahnya Tante intan, perasaan gue seneng banget, senyum gadis kecil membuat gue lupa akan kesedihan gue sebagai anak satu satunya yang jauh dari orang tua.

Sebenarnya tadi salsa minta gue tetep disana, jujur gue sebenarnya mau banget, selain bisa liat senyum gadis kecil yang membuat gue lupa segala hal, mata gue juga di manja dengan penampilan janda usia 27 tahun yang membuat gejolak rudal Korut gue on fire.

Itu semua karena gue nggak mau terbawa suasana, yang gue pengen cuman jadi teman gadis kecil salsa dan membuat dia menikmati apa yang seharusnya di pingin.

Anis.
Sekarang dia udah menjauh dari gue, dan gue tahu penyebab dia menjauh dari gue, apalagi kalau bukan pacarnya sekarang "Bayu" yang gue tau dia merupakan team futsal di sekolah gue.
Itu tandanya gue nggak bakal kena cubitan bocah Jakarta lagi. Meskipun cantiknya nggak ketulungan, tapi gue lebih bersyukur kalau dia nggak menaruh hati sama gue.

Dari awal gue putus sama Ririn yang notabene merupakan first love gue, gue emang belum mau pacaran lagi.

Bangun pukul 4 pagi, dilanjutkan subuhan, jogging mengelilingi komplek perumahan+refreshing mata, liat wadon wadon komplek yang memakai pakaian olahraga yang ketat anjay, hampir tiap hari gue lakukan, di lanjutkan belanja sayuran,lauk pauk di depan rumah.

Dulu, pertama gue belanja, gue banyak di ketawain emak emak komplek, banyak yang bertanya, kemana bunda lu. Pertama gue ogah ngaldenin nya, lama lama kuping gue gatel sendiri, dan gue jawab "bunda menikmati masa tuanya" mwehehehe.

Hari ini gue berangkat sekolah dengan senyum yang menawan. Gairah hidup gue seakan tumbuh kembali.

Sebelum berangkat gue panasin dulu pis er, gue cek spedometer nya, gue cek hp  SMS, ada yang nebeng atau nggak, dan yang terjadi. Jok motor gue sepi peminat "Alhamdulillah"

Di dalem kelas suasana masih sepi, karena gue berangkatnya kepagian, taruh tas di korsi, di depan pintu kelas ada ririn. Gue samperin dia.
"Makasih ya ndi buat yang kemarin, ini kotak bekalnya aku kembali'in"
"Iya Rin, eh kok ada isinya"
"Itu isinya nasi sama teri balado kesukaan kamu, tapi aku yang masak" ucap Ririn malu malu
"Duhhh makasih lho Rin jadi enak"
"Ndi, kita balikan yuk, aku udah nggak betah sandiwara kayak kemarin"
Deghhh
"Sandiwara maksud nya"
"Dimas itu sodara sepupu aku, jujur aku nyesel ndi mutusin kamu karena cemburu sama Anis, sampai akhirnya aku tau Anis pacaran sama Bayu, aku jadi nyesel banget" ucap Ririn dengan Ekspresi sedihnya.
"Owalah, pantesan, sebelum pacaran kok bilang calon pacar, aku jadi mikir *bocah gemblung kie* apa adaaa calon pacar di kenalin pas ada orang nya hahaha"
"Gimana kamu ma.."
"Nggak"
"Kenapa"
"Nanti, kamu pulang bareng aku ya, nggak enak dilihatin orang orang, udah pada Dateng tuh, nanti di rumahku aja ngobrolnya, thanks ya bekalnya"
"Iya ndi, jadi nggak sabar pengen cepet pulang"

*Batin gue. gue juga samaaaaa, woyy namanya bocah sekolah, suara terindah ya itu, lonceng pulang sekolah, dasar cantik tapi gemblung*

Bocah Ra Ceto datang, itu tandanya 5 menit lagi lonceng sekolah di kumandangkan.

"Lu Andi"
"Iya, lu"
"Gue indah"
"Oh" ucap gue sembari menikmati soto di kantin dengan 3 sendok sambal.
"Mmmbbb, boleh minta pin BB nya"
"Waduhh, opo kui"
"Hahahaha" tawa 3 Manusia Ra Ceto
"Napa lu ketawa"
"Maaf ya mbak, dari ke 4 orang di sini, dia ini yang masih pakai nukie"
"Lhah emang ngapa, BB lu gue beli pakai pulsa gue juga masih sisa"
"Hahaha" tawa mereka
"Makanya, minta Tante dian dong"
Gue kaget,
"Kok lu tau nama bunda"
"Bunda kamu, temen bunda ku waktu SMA, kemarin Minggu kan bunda kamu Maen ke rumahku, terus cerita, katanya punya anak yang sekolahnya sama aku, gitu ceritanya"
"Hahaha, dasar bunda"
"Gimana"
"Apanya"
"Pin bb"
"Kan tadi panjol udah cerita kan"
"Oh iya ya, no TLP dong"
"Nih 08...."
"Makasih ya"
"Yuhuu"

Pulang sekolah, sesuai janji gue tadi gue mau ngajak Ririn ke rumah gue,
Di jalan, Ririn meluk gue keceng banget, yassalam daal bahagia bener hiduplu, sekali Jimi nyutron pencet enter lepas lu dal..

"Mau minum apa tuan putri"
"Adanya apa"
"Cerdasss, gue adanya teh celup,kopi item"
"Es teh aja deh"
"Di tunggu ya, gue mau ganti baju dulu, sama cuci kotak makan"
"Ikuuut"
"Jangaaaan, kamu di taman aja"
"Jahat"
"Biarin dari pada lepas kendali, kan repot"
"😝"

Quote:


Dari rumahnya Ririn, gue mampir ke Gramedia dulu, gue beli buku dongeng anak anak, malam ini gue belum mau ngasih salsa pelajaran,  gue mau salsa nyaman sama gue dulu, baru gue kasih dia pelajaran sekolah.

SMS
Quote:


Dan bisa di tebak, banyak SMS dari dia, gue jawab oh,iya,oh,iya.

SMS masuk lagi kali ini nomer yang
berbeda

Quote:


Sebelum berangkat menjemput Tante intan, gue ngaca dulu, perfect. kemeja polos biru Dongker, jeans item, jam tangan Swiss, motor pis er Treng teng teng let's go kemon.

Sesampainya di depan kantornya Tante ririn
"Yuk tan"
"Keren banget kamu ndi, makan dulu yuk"
"Makan di rumah aja tan, nanti Andi masakin"
"Yaudah yuk"

Dijalan, posisi Tante intan duduknya nyamping bahasa jawanya (nyemplo), karena dia pakai rok yang tingginya segaris lutut, tangan kanan Tante intan melingkar di perut gue, rudal Korut gue secara reflek on fire lagi, sungguh nikmat godaan yang kau berikan gustii..
profile-picture
andrian0509 memberi reputasi
Diubah oleh biadabcuk
yah kentang...apdet mana cuk..emoticon-Cendol Gan
Quote:


Woles brayyemoticon-Ngakak
Halaman 1 dari 14


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di