alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Tertangkap, Order Fiktif Ojek Online, Pelaku Raup Untung Hingga Rp 10 Juta Per Hari
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c6540cb10d295076f23ad80/tertangkap-order-fiktif-ojek-online-pelaku-raup-untung-hingga-rp-10-juta-per-hari

Tertangkap, Order Fiktif Ojek Online, Pelaku Raup Untung Hingga Rp 10 Juta Per Hari

Detik Akurat – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan bahwa empat tersangka order fiktif Go-Jek berinisial RP (30), CA (20), RW (24), dan KA (21) diketahui telah melakukan aksinya sejak bulan November 2018.

Masing-masing dari tersangka memiliki 15 – 30 akun yang bisa melakukan transaksi perjalanan hingga 24 kali dalam satu hari. Dalam 24 kali perjalanan, satu akun bisa mendapatkan keuntungan mencapai Rp 350.000. Sehingga masing-masing dari tersangka bisa mendapatkan keuntungan mencapai Rp10 juta per hari.

“Satu orang memiliki beberapa akun Go-Jek, ada yang 15 akun, 20 akun sampai 30 akun. Kalau ditotal satu orang bisa mendapatkan Rp7 – 10 juta dengan menggunakan satu akun,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Tertangkap, Order Fiktif Ojek Online, Pelaku Raup Untung Hingga Rp 10 Juta Per Hari

Argo menjelaskan adanya tersangka melakukan order fiktif dengan menggunakan telepon genggam dalam satu rumah. Telepon genggam itu telah diinstal dengan software khusus yang bisa membuat seolah-olah terjadi transaksi antara penumpang dan pengendara ojek online.

“Seseorang yang instal software masih kami cari sampai sekarang belum ditemukan. Dia yang mengotak-atik dan menambah software itu sampai tersangka bisa mengibuli seolah-olah ada transaksi perjalanan,” ujarnya.

Akibat perbuatan tersebut, keempat tersangka dijerat dengan Pasal 35 jo Pasal 51 Ayat (1), Pasal 33 jo Pasal 49 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap empat tersangka kasus order fiktif transportasi online, di Jelambar, Jakarta Barat pada hari Selasa (12/02/19). Pengungkapan kasus order fiktif tersebut berdasarkan dengan laporan salah satu perusahaan transportasi online di Indonesia, Go-Jek.

Detik Akurat
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di