alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jadi Tersangka, Slamet Maarif Merasa Diperlakukan Tidak Adil
3.67 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c60f22a337f9349f038153e/jadi-tersangka-slamet-maarif-merasa-diperlakukan-tidak-adil

Jadi Tersangka, Slamet Maarif Merasa Diperlakukan Tidak Adil

Jadi Tersangka, Slamet Maarif Merasa Diperlakukan Tidak Adil

Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), Slamet Maarif menjawab soal perkara kasusnya di Polres Surakarta. Seperti diketahui, Slamet yang juga juru bicara Front Pembela Islam (FPI) menjadi tersangka kasus pelanggaran jadwal kampanye di Pemilu 2019 oleh Polres Surakarta, Jawa Tengah.

"Memilukan dan memalukan hukum di Indonesia," kata Slamet Maarif kepada CNNIndonesia.com melalui aplikasi pesan WhatsApp, Senin (11/2).

Slamet menilai dirinya diperlakukan tidak adil oleh penegak hukum. Menurut dia, penetapan dirinya sebagai tersangka sebagai gambaran ketidakadilan hukum yang tersaji secara gamblang di negeri ini.

"Saya khawatir kepercayaan rakyat kepada penegak hukum dan penyelenggara pemilu akan hilang," ujarnya.

Terkait jadwal pemeriksaan polisi yang akan dilakukan pada Rabu (13/2), Slamet Maarif belum menjawab pasti soal rencana kehadirannya. Slamet Maarif mengaku akan lebih dulu berkomunikasi dengan tim pengacaranya.

"Saat ini saya masih di Sumatera Barat," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Kapolres Surakarta Kombes Ribut Hari Wibowo membenarkan Slamet sudah ditetapkan sebagai tersangka. 

Dalam surat panggilan bernomor S.Pgl/48/II/2019/Reskrim yang diterima oleh CNNIndonesia.com, Slamet dipanggil sebagai tersangka kasus pelanggaran pasal 280 ayat (1) huruf a, b, d, e, f, g, h, i, j. Yakni, tentang kampanye di luar jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota. 

Slamet terancama pidana penjara maksimal satu tahun dan denda maksimal Rp12 juta (pasal 492 UU Pemilu), atau penjara dua tahun dan denda paling banyak Rp24 juta (pasal 521 UU Pemilu). 

Hal itu terkait dengan orasi Slamet dalam acara Tabligh Akbar PA 212 Solo Raya, di Jalan Slamet Riyadi, depan kantor BCA KCU Solo-Slamet Riyadi, Gladak, Pasar Kliwon, Surakarta, pada Minggu (13/1) pukul 06.30-10.30 WIB. 

Pengacara Slamet, Eggi Sudjana menegaskan ada kejanggalan dalam penetapan status tersangka tersebut. Menurut Eggi, dalam perspektif hukum, proses penetapan tersangka harus melalui tahap penyelidikan hingga penyidikan. Namun kenyataannya, pihaknya pun belum diminta polisi untuk gelar perkara.

"Mengacu pada kasus Ahok, penetapan tersangka harus ada gelar perkara. Ada penyidikan, harus diundang semua pihak terkait. Ini kita tidak pernah diminta, tapi sudah langsung tersangka," ucap Eggi .

Eggi menambahkan Polres Surakarta tidak menjalankan Peraturan Kapolri no 14 tahun 2012 pasal 15 yang menyatakan penetapan tersangka harus melalui penyelidikan hingga gelar perkara. Bahkan, pihaknya juga belum pernah diminta untuk menghadirkan saksi fakta dalam gelar perkara kasus Slamet.

Komen TS

biasaaaaaaaaaaaa. sejak dulu, track record kelompok lo, kalau kesandung masalah hukum langsung merasa merasa dikriminalisasi & diperllakukan tidak adil. selau merasa mewakili umat Islam dan sekarang merasa sok mewakili rakyat. emoticon-Mad 
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Gw pikir ini memang agak berlebihan ya, dan malah bisa jadi mengurangi elektabilitas No 1
Diubah oleh aleet
Sudahlah jangan lagi kampanye dibungkus dgn acara2 keagamaan...emoticon-Turut Berduka
Bhullll siliitt...
Kalo mau ya ajukan uji materi pasal.UU yg menjerat ente.. mau aman ya robah Uu nya kalo berhasil
Mewek macam banci kaleng..
Neh anak buahmu top gobloker..

Jadi Tersangka, Slamet Maarif Merasa Diperlakukan Tidak Adil
Jadi Tersangka, Slamet Maarif Merasa Diperlakukan Tidak Adil
Jadi Tersangka, Slamet Maarif Merasa Diperlakukan Tidak Adil
Siapkan balsem
you will need it someday!
kalo menurut ngana polisi melanggar uu yg berlaku, ya ngana laforkan saja itu folisi brur
gak perlu ngana facot2 berisik diluaran sana emoticon-Leh Uga

2 tahun + denda 24 juta emoticon-Leh Uga
bertambah lagi kah korban kutukan ahok? emoticon-Takut (S)

Kan mulai SOP standar nya jalan
Abs lsg teriak kriminalisasi ulama
Diikuti duo dumb and dumber DPR yg teriak2 rezim dan diikutin lg oleh pembuatan puisi fadli zonkkkkk
salah jadwal toh.. emoticon-Big Grin
nyusul dhani n sohib2nya yg laen

1 orang ahok di tuker bbrapa geng wowok
ini azab karena dulu demo nyusahin pengguna jalan, yang lain ngantri ya azabnya masih banyak kog emoticon-Wkwkwk
Karma emoticon-Ngakak (S)
nasbungtod mana suaranyaaaa? ayo jihat bela ketua Perkesurupan Abnormal 212 emoticon-Imlek
emoticon-Cendol Gan
Reuni deh lu sama kawan sealumni di penjara emoticon-Ngakak
tampang nya madesu amat
cuma satu tahun nikmati aja, cuma awalnya doang sakit
Kalo merasa diperlakukan tidak adil, minta cerai aja cukemoticon-Wkwkwk
Kok gak disangkal kalau dia tidak berkampanye, malah termehek2.
Kalo semua partai ikut cara ente nanti bisa gaduh pemilu.
intinya.....salah jokowi.... emoticon-Cool
wkwkwk, baru terancam hukuman penjara 1 tahun aja udah panik 😂
liat berita sebelah "anak diitilang banting motor + bakar stnk" .
Motor2nya sendiri yg dipretelin (ya walau motor bodong) terancam hukum 6 tahun aje gak koar2 lagi, ketangkep ya pasrah aja😂
Berani berbuat berani bertanggung jawab, ya gak breeee?

emoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Gan
emoticon-Hansipemoticon-Hansipemoticon-Hansipemoticon-Hansipemoticon-Hansip
Jadi Tersangka, Slamet Maarif Merasa Diperlakukan Tidak Adil

emoticon-Leh Uga
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di