alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Inilah Efek Buruk Ketika Kamu jadi orang Terlalu Baik
4.29 stars - based on 14 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c60e4e4f4ae2f72951e832f/inilah-efek-buruk-ketika-kamu-jadi-orang-terlalu-baik

Terlalu Baik Bisa Membuat Anda Terkena Masalah

Sobat zeropromosi - Sejak kecil kita pasti selalu diajarkan untuk selalu berbuat baik kepada orang lain, karena jika kita berbuat baik kepada sesama maka hal baik pun akan selalu datang menghampiri kita. Simplenya, jika kita memperlakukan orang dengan baik maka orang lain pun akan memperlakukan diri kita dengan baik pula. Begitupun sebaliknya, jika kita berlaku buruk pada orang maka kita akan diperlakukan buruk juga oleh orang lain.Inilah Efek Buruk Ketika Kamu jadi orang Terlalu Baik
Well, berbuat baik kepada sesama merupakan hal yang wajar dilakukan terlebih manusia adalah makhluk sosial. Dan tidak ada yang melarang siapapun untuk manjadi orang baik bahkan juga terlalu baik hingga ia selalu menolong orang lain yang sedang membutuhkan tanpa memandang apapun.
Orang yang memiliki sifat terlalu baik inilah yang kadang sering dimanfaatkan orang lain, bahkan ia tidak sadar bahwa kebaikan yang dilakukannya menimbulkan dampak buruk bagi dirinya sendiri.
Dan inilah beberapa alasan mengapa menjadi terlalu baik bisa menghancurkan diri kita sendiri.

Efek Buruk Ketika Agan Terlalu Baik Maka Kamu Akan Mudah Dimanfaatkan.

Spoiler for spoiler:



Efek Buruk Ketika Agan Terlalu Baik Bisa Membuat Orang Lain Meremehkanmu dan Menganggapmu Lemah.

Spoiler for spoiler:


Efek Buruk Ketika Kamu Agan Terlalu Baik Dengan Orang Lain, Lalu Apakah Orang Itu Akan Melakukan Hal Yang Sama?

Spoiler for spoiler:



Efek Buruk Ketika Agan Saking Terlalu Baiknya, Jika Agan Menolak Untuk Membantu Maka Hanya Dianggap Lelucon.

Spoiler for spoiler:



Efek Buruk Ketika Agan Terlalu Baik Orang Lain Bisa Menaruh Curiga Saking Baiknya Kamu.

Spoiler for spoiler:



Efek Buruk Ketika Agan Terlalu Baik Pada Orang Lain Tapi Tidak Pada Dirimu Sendiri.

Spoiler for spoiler:



Tahukah kamu jika menjadi terlalu baik juga bisa membuat beban pikiran hingga memicu depressi? Karena kamu terlalu berfikir tentang bagaimana membahagiakan orang lain, kamu tidak ingin membuat orang lain kecewa karenamu. Karena kamu takut kalau mereka akan meninggalkanmu maka itulah kamu selalu berbuat baik kepada mereka.
Hal inilah yang menyebabkan mereka tidak menghargaimu.
Hargailah dirimu sendiri, maka orang lain akan menghargaimu juga. Buatlah dirimu bahagia terlebih dahulu, selanjutnya barulah kamu buat orang lain bahagia. Bagaimana bisa kamu membuat orang lain bahagia jika kamu enggak?

Itulah beberapa alasan mengapa menjadi seseorang yang terlalu baik itu bisa berakibat buruk pada diri kita sendiri. Memang enggak ada salahnya menjadi orang dengan seribu kebaikan tetapi kita juga harus bisa tegas pada diri kita sendiri, jangan terlalu memaksakan untuk membantu disaat kondisi kita tidak mampu untuk melakukannya.

sumber dari blog pribadi saya ya gan
silahkan mampir jika sempet gan

jangan lupa emoticon-Toastemoticon-Rate 5 Star



Diubah oleh zeropromosi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 11
orang baik selalu mementingkan kebaikan orang lain daripada dirinya, ini sangat baik. Tidak masalah selagi orang tersebut memang tidak mempermasalahkannya emoticon-Big Grin
Berdasarkan artikel yang pernah saya baca, hal diatas di sebut dengan altruisme. Yang mana lebih mementingkan orang lain ketimbang dirinya sendiri. Hal tersebut biasanya lambat laun akan menjadi penghambat kemajuan seseorang. Karena tidak semua perbuatan baik akan mendapat balasan baik. Maka dari itu orang tetap perlu sedikit selfish.
Terlalu baik akan lebih bermartabat daripada terlalu jahat..
Terlalu baik akan membuat kamu dimanfaatkan orang

Terlalu mementingkan diri sendiri akan membuat kamu dijauhi orang
IMO, jika agan adalah orang yang baik, maka carilah teman2 yang baik, atau pergaulan yang baik. dengan niatan agar lingkungan tetap baik dan positif. namun tidak ada salahnya punya teman yang kurang baik, dengan niatan agar teman kita bisa lebih baik.
namun kembali lg ke NIAT yaaa
emoticon-Cendol Gan
Aku gak mikir efek buruknya, ....yang penting berbuat baik aja... Asal baiknya bukan ama penjahat apalagi koruptor
Baik aja dulu..
Kalo di balas jahat ? Biar itu urasan dia sama Tuhan emoticon-Angel
ga sependapat
karena berbuat baik itu bukan untuk mendapatkan suatu penghargaan atau mengharap kebaikan dari orang lain pula
melakukan kebaikan itu harus ikhlas karena kewajiban karena Allah, apapun hasilnya
jika dibalas atau dimanfaatkan orang lain, doaakan saja orang itu mendapatkan kebaikan
ikhlaskan kebaikan yg dilakukan dinilai Allah, bukan dinilai orang lain.
Ikhlaskan kebaikan yg dilakukan menjadi amalan yg dinilai Allah, bukan dinilai manusia
emoticon-Add Friend (S)
bagi wa terlalu baik itu bagus karena keyakinan wa menyuruh jadi orang baik gak boleh setengah setengah , kalau dianalogikan orang terlalu baik dengan orang setengah baik setengah jahat dan orang jahat sekali , seperti siklus kita lagi BAB , terlalu baik = bab lancar , 1/2 baik 1/2 jahat = bab kurang lancar , terlalu jahat = susah bab emoticon-Wagelaseh
Balasan post fan1908
Setuju gan
brarti ada saatnya kita jahad ama orang mwehehehe emoticon-Ngamuk
ane mah orangnya selalu berbuat baik, walau ada niat jahatnya..wkwkwk
ngutangin orang mulu

emoticon-Leh Uga
hmm jangan terlalu deh
Diubah oleh pabloo
jadi orang baik itu memang serba salah. keseringan di manfaatin sama orng lain
klo ane simbiosis mutualism aja....ya realistis ajalah apa urusannya berbuat baik sama orang yg gak baik sama kita ... mending ke laut aje....
betul yg ditulis TS diatas.. tp tetaplah menjadi orang baik emoticon-2 Jempol
tapi kalau lingkungannya baik mah enak2 aja jadi orang baik gan
Makanya gan kalau jadi orang baik perlu juga cerdik namun tetap tulus.
boleh terlalu baik
tapi ada batasan
ada saatnya kita mengetahui dan bertindak
Halaman 1 dari 11


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di