alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Ilmu Marketing & Research /
Strategi Link Building Menggunakan Jaringan Sindikasi Alami
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c41508d4601cf36274e8fd1/strategi-link-building-menggunakan-jaringan-sindikasi-alami

Strategi Link Building Menggunakan Jaringan Sindikasi Alami

Strategi Link Building Menggunakan Jaringan Sindikasi Alami
Link building
 (membangun tautan), suatu metode yang biasa digunakan dalam proses SEO.


Sebuah website (situs web) bisa punya pengunjung jika berada di peringkat bagus pada hasil pencarian. Ini membutuhkan SEO.
Sudah pernah diulas di tulisan Babastudio sebelumnya bahwa situs yang berada di peringkat bagus punya domain authority (otoritas domain) yang bagus pula.
Tak perlu diperdebatkan lagi bahwa dengan strategi link building yang tepat bisa meningkatkan otoritas domain. Tak ada jalan pintas, seperti buying links (membeli tautan),  Private Blog Network (PBNs), atau metode curang lainnya, untuk mendapatkan ini.
Satu-satunya cara untuk mendapatkan tautan ini adalah dengan membuat konten yang sangat menarik, relevan, dan bernilai berita untuk audiens sehingga penerbit situs betul-betul ingin menulis tentang konten berkualitas apa pun sendiri.
Maka, kesuksesan didasarkan pada melakukan tiga hal berikut:

·         Mengembangkan konten yang bernilai berita (biasanya berarti konten didorong oleh data)
·         Memahami siapa yang berusaha untuk memperoleh peluang terbaik menuju kesuksesan dan natural syndication (sindikasi alami)
·         Menulis dan mengirim nada tulisan dengan efektif

Pada tulisan ini Babastudio akan mencoba mengulas strategi link building menggunakan jaringan natural syndication (sindikasi alami) yang dirangkum dari situs Moz (Kristin Tynski).
Ini juga menjadi bagian dari proses melakukan SEO. Pada tulisan-tulisan sebelumnya, Babastudio pernah mengulas cara membuat konten yang efektif, sekarang Babastudio akan mengulas poin yang kedua di atas.
 
Jaringan Sindikasi Berita
 
Tidak semua penerbit berita itu sama. Beberapa penerbit bertindak sebagai penghubung, atau influencer, menghasilkan cerita dan konten yang kemudian "diambil" dan ditulis oleh penerbit lain yang meliput “cerita” yang sama atau serupa.
Beberapa sumber yang sudah dikenal luas, diantaranya CNN, The New York Times, BBC, atau Reuters.
Ukuran, otoritas merek, dan kemampuan mereka untuk menyampaikan berita membuat mereka menjadi sumber berita dan beberapa tempat yang paling umum dikunjungi wartawan dan penulis dari publikasi lain untuk mendapatkan ide cerita.
Jika konten kamu diambil oleh salah satu dari situs-situs ini, hampir pasti kamu akan menikmati sindikasi yang tersebar luas di hampir semua tempat yang mungkin menarik tanpa ada campur tangan dari kamu.
Sayangnya, di luar pemain besar itu, seringkali tidak jelas situs mana yang juga menikmati "Status Hub," yang bertindak sebagai sumber bagi sebagian besar penulisan berita yang mempunyai kesamaan topik.
Fractl, sebuah marketing agency asing terkemuka, menjelaskan bahwa pengalaman mereka sebagai penerbit terkemuka telah memberi mereka intuisi mendalam tentang domain mana yang mungkin menjadi taruhan terbaik yang bisa memberikan potensi sindikasi konten yang mereka buat atas nama klien mereka.
Mereka juga ingin melangkah lebih jauh dan ingin mengetahui penerbit mana yang benar-benar bertindak sebagai pusat distribusi konten terbesar.
Oleh karena itu, untuk lebih memahami pertanyaan itu, mereka melihat jaringan tautan dari 400 penerbit asal Amerika yang paling sering diperdagangkan secara online.
Mereka kemudian menggunakan Gephi, alat visualisasi jaringan yang kuat untuk memahami web tautan Read More ...
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di