alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Hei Milenial, Ingat Nih Kode Bahaya Saat Pakai Kentongan Ronda
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c39ade67e3a7213df0bd7b1/hei-milenial-ingat-nih-kode-bahaya-saat-pakai-kentongan-ronda

Hei Milenial, Ingat Nih Kode Bahaya Saat Pakai Kentongan Ronda

Hei Milenial, Ingat Nih Kode Bahaya Saat Pakai Kentongan Ronda

Bandung - Keberadaan kentongan mungkin terlihat asing terutama bagi kaum milenial perkotaan. Padahal alat komunikasi yang terbuat dari bambu tersebut sudah digunakan sejak zaman kerajaan dulu.

Fungsi utama dari kentongan adalah memberikan informasi mengenai situasi di lingkungan sekitar. Tapi tahu kah jika setiap ketukan kentongan memiliki arti berbeda?

Polrestabes Bandung baru saja menggelar apel untuk kembali menghidupkan Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) atau ronda. Dalam apel tersebut para peserta yang terdiri dari hansip, bhabinkamtibmas dan babinsa diberi kentongan.

Mereka secara bersama-sama memperagakan penggunaan kentongan jika terjadi sesuatu hal di lingkungannya. Dimulai dengan ketukan satu kali secara terus menerus setiap satu jam yang menandakan jika kondisi aman.

"Lalu pukulan tiga ketukan (0.0.0-0.0.0-0.0.0) terputus-putus yang berarti sedang ada patroli atau ronda," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema usai apel di Mapolrestabes Bandung, Sabtu (12/1/2019).

Jika ada perampokan atau pencurian kentongan diketuk sebanyak dua kali secara terus menerus (00-00-00). Berbeda jika kebakaran, kentongan diketuk tiga kali secara terus menerus (000-000-000).

"Kalau ada pembunuhan, kentongan dipukul terus menerus tanpa jeda (00000000000)," katanya.

Hei Milenial, Ingat Nih Kode Bahaya Saat Pakai Kentongan Ronda

Kemudian, untuk kode bencana alam kentongan dipukul tiga kali ditambah satu kali dengan jeda secara terus menerus (000.0-000.0-000.0). Kebalikannya, jika terjadi kecelakaan lalu lintas kentongan diketuk satu kali ditambah tiga kali secara terus menerus (0.000-0.000-0.000).

Kode terakhir yakni jika terjadi perkelahian atau keributan, kentongan diketuk sebanyak dua kali ditambah tiga kali usai jeda secara terus menerus (00.000-00.000-00-000).

Irman berharap warga terlebih generasi milenial yang mendengar delapan kode kentongan tersebut bisa mengerti dan sigap menanggapinya. Sehingga kentongan sebagai alat komunikasi bisa membantu dalam menjaga kondusifitas di lingkungan masing-masing.
(tro/ern)

Generasi milenial perkotaaan kudu melakukan poskamling ben paham arti kode kentonganemoticon-Big Grin

Source : https://news.detik.com/berita-jawa-b...entongan-ronda

DIMOHON KEPADA KASKUSER BP UNTUK BERDISKUSI DENGAN TERTIB, TS TIDAK MENTOLERANSI UJARAN SARA DAN KEBENCIAN PADA PEMERINTAH, TERIMAKASIH emoticon-Nyepi
Diubah oleh smersh64
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
kentongan dikampung ane terlihat terakhir kali ane smp skrng malah ada pasilitas tipi sm radio kek nya bentar lagi pakai wife juga dikampung ane jadwalnya siang2 bocah2 sorean pemuda malam sampai pagi bapak2 hahaha
kalo mergokin muda mudi lagi mesum di dalem mobil gelap2an bunyinya apa pak ?
Quote:


Crot...crot... Crot
Quote:


Quote:


Kaco lo berdua emoticon-Ngakak
Balasan post yuswijaya
Pake wifenya siapa nih
Yg gw onget waktu kecil, di ksmpung gw ada siskamling dibagi atas 8 grup, iadi yg putaran sekarang kebagian mlm minggu, putaran berikutnya kebagian malam senin, begitu seterusnya!
dah lama kagag ada yg bunyiin kentongan
di pos ronda cuman ada orang nongkrong liat tipi ama maen remi
manthabbb gan.
emoticon-Cendol Gan
skr udah gak bisa dibedain bunyi kentongan sama abang2 jualan nasgor keliling..
Diubah oleh zinaitudosa
Quote:


sekarang kentongan vs wa
ini informatif banget...sebagai generasi milenial, gue yang ga tau jadi tau nih....emoticon-Jempol
Quote:


Terima kasih dab emoticon-Shakehand2
Kentongan di rt ane dicolong pemulung, asu temen
Quote:


Sabar yo dab emoticon-Shakehand2
emoticon-Matabelo

Boleh juga itu, yang kentongan buat "keadaan aman"....
Pemtongan apaan seh. Beliinya dimaneee?? emoticon-Ngacir


×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di