alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Tim Advokasi: Pernyataan Moeldoko soal Kasus Novel Tak Berdasar
2.33 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c39413468cc9539df6797bf/tim-advokasi-pernyataan-moeldoko-soal-kasus-novel-tak-berdasar

Tim Advokasi: Pernyataan Moeldoko soal Kasus Novel Tak Berdasar

Jakarta - Tim advokasi Novel Baswedan menilai pernyataan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko soal kasus teror Novel bukan pelanggaran HAM berat tak punya dasar. Kasus Novel disebut terjadi karena negara gagal melindungi Novel sebagai pegiat antikorupsi yang juga diakui sebagai pembela HAM.

"Pernyataan yg sangat tidak berdasar. Pertama, negara gagal melindungi Novel sebagai pegiat antikorupsi yang juga diakui sebagai pembela HAM," kata salah satu anggota tim advokasi Novel, Alghiffari Aqsa, kepada detikcom, Jumat (11/1/2019).

Baca juga: Kata Moeldoko, Kasus Novel Tak Termasuk Pelanggaran HAM Berat

Dia mengatakan ada dugaan aktor intelektualnya merupakan jenderal Polisi yang merupakan bagian dari aparat negara. Alghiffari juga menyatakan Komnas HAM dalam laporan akhir tim pemantau kasus Novel menyebut ada abuse of process dalam proses pengungkapan kasus ini.

"Aktor intelektual diduga jenderal polisi yang merupakan bagian dari state actors. Ketiga institusi penegakan hukum tidak digunakan untuk mengungkap kasus penyerangan, bahkan justru ada dugaan pengaburan fakta. Komnas HAM dalam laporannya sudah menegaskan bahwa terjadi abuse of process oleh kepolisian dan Novel merupakan pembela HAM," ucapnya,
Moeldoko sebelumnya bicara soal kasus Novel. Dia mengucapkan itu saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai kasus-kasus HAM yang belum terselesaikan, salah satunya soal teror terhadap Novel.

"Pelanggaran HAM berat itu terjadi apabila ada abuse of power, terus ada genocide tersistem. Nggak ada itu dilakukan. Dalam kasus Novel, bukan dan tidak ada kaitannya dengan kebijakan negara. Abuse of power itu adalah kebijakan negara, melekat," kata Moeldoko di Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (11/1/2019).

Moeldoko, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf mengatakan kasus Novel tergolong dalam kriminal murni. Namun soal siapa pelakunya, lanjut Moeldoko, memang harus dicari tahu.

Komnas HAM sendiri menyatakan Novel sebagai penyidik KPK juga pembela asasi manusia (human rights defender) yang telah bekerja untuk Indonesia. Menurut Komnas HAM, terjadi pelanggaran terhadap hak atas rasa aman, hak untuk diperlakukan sama dimuka hukum dan hak atas perlindungan HAM dan kebebasan dasar tanpa diskriminasi sebagaimana dijamin dalam konstitusi dan undang undang. Namun, Komnas HAM memang tidak menyatakan ada indikasi pelanggaran HAM berat dalam kasus ini.

"Dalam peristiwa kekerasan yang dialami Novel Baswedan terdapat bukti permulaan cukup, diduga terjadi pelanggaran hak atas rasa aman, hak untuk diperlakukan sama dimuka hukum dan hak atas perlindungan HAM dan kebebasan dasar tanpa diskriminasi sebagaimana dijamin dalam konstitusi dan undang-undang," ujar Ketua Tim Pemantau Kasus Novel, Sandrayati Moniaga, di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Jumat (21/12/2018).

Sumber :https://m.detik.com/news/berita/d-4381386/tim-advokasi-pernyataan-moeldoko-soal-kasus-novel-tak-berdasar?_ga=2.170429412.516650078.1546764214-25711544.1523943878

==============================****===============================

Ni kasus makin berlarut larut gan....
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tim Advokasi: Pernyataan Moeldoko soal Kasus Novel Tak Berdasar
Tim Advokasi: Pernyataan Moeldoko soal Kasus Novel Tak Berdasar
Kasus Novel ga berdiri sendiri sih. Kasus Novel mewakili serangan terhadap siapa aja yang berani ngusik kaum elit. Novel masih mending karena terkenal jadi banyak yang ngeramein. Paling bahaya itu buat orang nggak terkenal di daerah. Elo dicincang pun paling masuk koran bentar lalu menguap.
Tim Advokasi: Pernyataan Moeldoko soal Kasus Novel Tak Berdasar
Tim Advokasi: Pernyataan Moeldoko soal Kasus Novel Tak Berdasar
Quote:


Dan bukan pelanggaran ham emoticon-Turut Berduka
Salam hulahi sontoloyo

Kalo kata rumput yang bergoyang kasus novel ini sebenarnya kode keras brur, semacam warning buat yang lain. Kalo novel pengen dibunuh, pasti saat itu sudah mati. Kenapa pake air keras, karena perintahnya bukan untuk dihilangkan tapi untuk dijadikan peringatan. Sekian kabar angin dari rumput yang bergoyang

Biarpun ga enak buat yang membela, memang Pak Moeldoko bener sih, kasus Novel belum sampai pelanggaran HAM berat... Kalau segitu saja sudah jadi pelanggaran HAM berat, gimana 65, DOM Aceh, Papua, Timor Timur, Tanjung Priok?
apa mungkin itu krna persoalan pribadi. ga ada hubungannya dia sbagai anggota kpk?
Quote:


ane juga bingung batasan antara pelanggaran HAM ringan, menengah & berat ntu gimana
tapinya gimanapun juga kasusnya harus tuntas
Quote:


Ada betulnya jg bre, cm menurut gw kasus ini spt dimanfaatkan orang2 tertentu, menurut gw sih emoticon-Cendol Gan
Quote:


Bisa jadi, cm krn kebeneran so om novel yg jd korban, jdnya dimanfaatkan oleh bbrp pihak deh ... emoticon-Cendol Gan
la itu banyak polisi, tentara mati di siksa dan di tembak di papua kok gak dibahas masuk pelanggaran ham.. trus istimewanya novel apa... sama2 penegak hukum...
kalau memang si novel masuk pelanggaran ham, memang dikategorikan negara yang melakukan tindakan..
secara kalau bukan negara yang melakukan kan bukan kategori pelanggaran ham... siapa tau persoalan personal...
koreksi kalau salah,,,
Quote:


malah klo di usut kayaknya masalah pribadi. bs jd nopel jg yg malu
Quote:


Tapi sasarannya ke pemerintah, walaupun mslh pribadi, tetap akan digiring ke ranah pemerintahan sih ya
Ya emang ngaco kalo mau maksa disebut pelanggaran ham berat, di UU no 26 tahun 2000 sudah dijelaskan pelanggaran ham berat dan pelanggaran ham ringan, yang termasuk pelanggaran ham berat adalah genosida dan kejahatan kemanusiaan, intinya targetnya bukan satu orang, sedangkan pada kasus ini targetnya satu orang, kalo dikategorikan pelanggaran ham ringan sih mungkin bisa2 aja, lagian buat apa mempermasalahkan status berat atau ringan, lebih baik fokus aja kejar para tersangka dan aktor intelektualnya.
Quote:


aji mumpung
Quote:


Nah ini, gw jg sempet ngmg gini di thread novel juga, Klo kasus ini kasus "azas manfaat" bre ... Kita nikmati saja shitnetron ini bre hehehe emoticon-Cendol Gan
ya bro namanya pelanggaran HAM mau berat atau tidak yang bener ngusutnya. Itu korbannya cacat seumur hidup.
Quote:


gw sering bilang gini ke anak2 kontras dibalesnya "lo udah gila ya itu mati 1 mesti juga langsung dibales dimatiin satu. Terus masih mau minta di HAMkan"

u/ kasus novel memang termasuk pelanggaran HAM

pasal 1 no 6 UU HAM (39/1999)

Quote:


Pasal 3 no 2 UU HAM (39/1999)
Quote:



×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di