alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kicauan Hoax Guru Geografi Berujung Penangkapan Polisi
5 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c393ce1349d0f52f009fa1e/kicauan-hoax-guru-geografi-berujung-penangkapan-polisi

Kicauan Hoax Guru Geografi Berujung Penangkapan Polisi


Jakarta - MIK menjadi tersangka baru dalam kasus dugaan penyebaran hoax surat suara tercoblos. Cuitan guru geografi di SMP Yayasan Pendidikan Warga Krakatau Steel (YPWKS), Kota Cilegon, itu membuatnya ditangkap polisi.

"Kalau yang ditanya Iwan Kurniawan, iya ngajar di sini, ngajar Geografi, IPS," kata Wakil Kepala Sekolah YPWKS Zuladri kepada wartawan di Kota Cilegon, Jumat (11/1/2019).

Menurut Zul, MIK sudah belasan tahun mengajar di sekolah milik PT Krakatau Steel itu. "Senior, sudah belasan tahun. Baik (kesehariannya) biasa-biasa saja," ujarnya.
Penangkapan MIK berawal dari patroli Tim Siber Polda Metro Jaya terkait heboh hoax tujuh kontainer surat suara tercoblos. Tim Siber menemukan posting-an hoax itu di akun Twitter milik MIK.

"Isinya apa tadi, berisi ditemukan tujuh kontainer tadi. Dengan adanya tulisan itu, dari Polda Metro Jaya membuat LP tanggal 4 Januari. Kita lakukan penyelidikan, kemudian kita periksa beberapa saksi lain, dan akhirnya kita naikkan jadi status ke penyidikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menjawab pertanyaan wartawan dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jumat (11/1/2019).

Polisi kemudian mengejar MIK, yang awalnya terdeteksi di Majalengka. Namun ternyata MIK berpindah tempat ke rumahnya di Cilegon hingga akhirnya ditangkap pada 6 Januari 2019.

"Dia (tersangka) perannya buat kalimat yang dibuat sendiri di akun Twitter. Barang bukti 1 lembar capture akun Twitter. Nah, ini barbuknya. Jadi di Twitter dia itu ada tulisan ini (menunjukkan lembar screenshot). Jadi ada ini Twitter dia ada @dahnilanzar di atasnya, 'Harap ditindaklanjuti informasi berikut, di Tanjung Priok ada 7 kontainer yang berisi 80 juta surat suara yang sudah dicoblos. Ayo pada merapat, pasti dari Tiongkok'. Tapi di atas tulisan ini ada capture juga yang isinya viralkan, info dari sumber yang layak dipercaya dan seterusnya," papar Argo.

MIK dalam pemeriksaan sementara tak bisa menjelaskan kebenaran informasi tujuh kontainer surat suara tercoblos. Namun MIK tetap menyebarkannya lewat Twitter.

MIK menyebarkan hoax surat suara tercoblos di Twitter dengan maksud memberi tahu tim pasangan capres-cawapres nomor urut 02. MIK membuat sendiri narasi kalimat dan di-posting ke akun Twitternya.

"Dengan maksud memberi tahu kepada para tim ke paslon 02 tentang info tersebut. Ini menurut keterangan tersangka," kata Argo.

Selain itu, MIK mengaku sebagai pendukung pasangan calon (paslon) nomor urut 02. "Mengaku sebagai tim pendukung paslon 02," ujar Argo.

Baca juga: Penjelasan Polisi soal Tersangka Baru 'Buzzer' Hoax Surat Suara

MIK telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat pasal berlapis.

"Pelaku ini dikenai Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 185 ayat 2 UU ITE. Juga kita sangkakan Pasal 14 dan Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946," ucap Argo.
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengaku tak kenal MIK. Meski MIK mengaku sebagai pendukung 02, Muzani menegaskan penyebar kabar bohong harus tetap ditindak.

"Gua kagak kenal, ini saja baru tahu hari ini ditangkap ada seorang guru pendukung 02. Saya nggak tahu. Apa betul? Wallahualam. Pokoknya warga negara, mau itu pendukung 01 atau 02, posisinya sama. Salah, tangkap. Jangan (pendukung) 02 ditangkap, 01 kagak. Jangan dong," kata Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani di Jalan Daksa I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (11/1). (idh/idh)

Sumber :https://m.detik.com/news/berita/d-4381106/kicauan-hoax-guru-geografi-berujung-penangkapan-polisi

_________________________________,____________________________________________

Bukti lemahnya kemampuan literasi......
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 4
Kadang pengen tau isi otak ni orng, kok sampe niat sekali bikin hoax, entah karena bakat keluarga, ato iseng ato cm pengen ada kekacauan.
Guru go blog???
Kicauan Hoax Guru Geografi Berujung Penangkapan Polisi
guru geografi yah?
daripada nge-hoax...mending ngajari Wowo baca peta, supaya kagak mindahin Haiti ke afrika

emoticon-Ngakak
fanatik yang berlebihan menyebabkan ketololan akut




















emoticon-Cool
Dijebak juga ini emoticon-Smilie
MIK hasil ngejunk emoticon-Big Grin
"Gua kagak kenal, ini saja baru tahu hari ini ditangkap ada seorang guru pendukung 02. Saya nggak tahu. Apa betul? Wallahualam. Pokoknya warga negara, mau itu pendukung 01 atau 02, posisinya sama. Salah, tangkap. Jangan (pendukung) 02 ditangkap, 01 kagak. Jangan dong," kata Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani di Jalan Daksa I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (11/1). (idh/idh)

...

si bagus aja sebentar kenal, sebentar tak dikenal

klu mau bohong yg konsisten bego!
Quote:


Agan berfikir terlalu jauh....
Kalau bukan Karena ke GOBLOKAN mereka...pasti mengikuti junjungan mereka....emoticon-Big Grin

Kicauan Hoax Guru Geografi Berujung Penangkapan Polisi
Kicauan Hoax Guru Geografi Berujung Penangkapan Polisi
Kicauan Hoax Guru Geografi Berujung Penangkapan Polisi
Quote:


Hahahahaha
guru geografi yg tdk berhaiti haiti emoticon-Ngakak
Ternyata goblok itu nular ya...

Dari wowok ke bawahan dan ke pendukungnya...

Ga papa goblok yang penting emoticon-Goyang
Diubah oleh cebongjaya
prabowo sandi dan bpn jenguk dong pendukungnya, belio udah jihad cyber gitu .. jangan dilepeh dong emoticon-Mewek
Quote:


emoticon-Wkwkwk betul juga yah
Kicauan Hoax Guru Geografi Berujung Penangkapan Polisi
udah guru tapi goblok, malu maluin murid saja
Gmn nga goblok atuh kalo tiap jumat di cuci otak sama hal2 goblok

Semua Dari Geng Sebelah Kan Ambil Matkul Hoax

Kicauan Hoax Guru Geografi Berujung Penangkapan Polisi
mampus! emoticon-shakehand
Quote:


Kaya gimana?
membusuk di penjara... emoticon-Peace
Halaman 1 dari 4


×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di