alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Niatnya Berbagi Kebahagiaan, Malah Jadikan Anak Mangsa Pedofil
5 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c3485ec68cc95615234f1e2/niatnya-berbagi-kebahagiaan-malah-jadikan-anak-mangsa-pedofil

Niatnya Berbagi Kebahagiaan, Malah Jadikan Anak Mangsa Pedofil

Niatnya Berbagi Kebahagiaan, Malah Jadikan Anak Mangsa Pedofil

Annie suka membagikan foto anak-anaknya ke media sosial. Hampir setiap hari ia membagikan foto putrinya yang berusia 3 dan 5 tahun. Baik foto di dalam rumah, maupun foto di luar rumah.
 
Ada kesenangan tersendiri bagi Annie saat mendapat komentar positif dari warganet seperti:
 
Duh, cantiknya…
Bikin gemez deh…
Pengen penyuk penyuk…
 
Respon atau komentar negatif diabaikan atau dihapusnya dari kolom komentar.
 
Anni juga kerap menambahkan tagar ternetu di foto anak-anaknya. Tagar yang ia anggap biasa agar orang mudah menukan foto anak-anaknya. Beatifulgirl, cutegirl dan sebagainya.
 
Annie tidak menyadari, ada sekelompok orang yang sering memerhatikan kiriman fotonya. Mereka mengunduh dan membagikan foto anak-anak Annie, terutama foto berpakaian dalam saja, topless, seperti foto-foto anak sedang mandi, di kolam renang atau pantai.

Niatnya Berbagi Kebahagiaan, Malah Jadikan Anak Mangsa Pedofil
Annie juga sering membagikan foto disertai lokasi. Bahkan pada saat masih berada di satu lokasi, ia sudah membagikan foto si anak. Hal itu memudahkan seorang pria yang sudah lama ‘tergila-gila’ pada anak-anak Annie untuk melancarkan aksinya. Anak-anak Annie dalam bahaya.
 
Kisah di atas hanya gambaran bahaya yang diserukan Child Rescue Coalition, satu organisasi nirlaba di Amerika. Organisasi tersebut berupaya melakukan penegakan hukum guna melacak, menangkap serta menuntut predator anak di Amerika. Child Rescue Coalition aktif melakukan kampanye agar orangtua jangan sembarangan posting foto anak-anaknya di media sosial. Terutama foto berpakian minim, tanpa pakaian, topless dan semacamnya dengan tagar –tagar tertentu.
 Niatnya Berbagi Kebahagiaan, Malah Jadikan Anak Mangsa Pedofil

Dikutip dari Goodmorningamerica publikasi (3/1/2019), Carly Yoost selaku CEO dan founder Child Rescue Coalition membeberkan fakta bahwa tagar-tagar yang dianggap #nakedchild serta #modelingchild dapat membahayakan anak. Apalagi tagar semacam #bathtimefun, #skinnybabybooty, #toddlerbikini. Tagar itu merupakan langganan para predator anak.
 
Orang-orang yang lebih suka melepaskan syahwatnya kepada anak-anak itu mengunduh dan membagikan foto kepada komunitasnya, stalking, sampai berbagi informasi untuk merayu dan menjerat anak guna memuaskan hasratnya.
 
Sebelum membagikan foto, ada beberapa pertanyaan yang pelu direnungkan orangtua.
1. Kenapa foto anak dibagikan ke media sosial?
2. Mau dapat foto serupa dari pengguna media sosial lainnya?
3. Relakan foto diunduh kemudian disebarkan oleh predator anak?
4. Adakah manfaat bagi si anak, ketika foto itu tersebar?
 
Warganet dapat mengunduh kemudian menggunakan foto untuk kepentingan pribadinya serta apa saja. Kita tidak bisa mencegahnya. Jadi pikir lagi untuk berbagi atau bahkan pamer foto-foto anak dianggap lucu dan menggemaskan tetapi menggairahkan predator anak.

Sumber
Foto doctoranddad.com, Instagram.com/kidsforprivacy 







Terima kasih sudah mampir 


emoticon-Cendol Gan









Boleh Baca Juga




Niatnya Berbagi Kebahagiaan, Malah Jadikan Anak Mangsa Pedofil







Niatnya Berbagi Kebahagiaan, Malah Jadikan Anak Mangsa Pedofil
Diubah oleh Kokonata
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 5
bahaya juga kalo main pelet2an emoticon-Matabelo
Agan dan sis di Kaskus juga mesti hati2

Niatnya Berbagi Kebahagiaan, Malah Jadikan Anak Mangsa Pedofil

Meskipun ente sesama kampret, tp tetap waspada
Kampret pedo itu nyata adanya
orang tua tolol
kmaren kan udah ada yg ditangkep gegara komen "loli"
dengan hati yg paling dalam,sy setuju dg trit ini..
Bukannya berapa medsos ada settingan
- share ke list tertentu
Bikin friendlist yang bener2 keluarga, dan set foto2 nya hanya bisa ditinjau keluarga.

Jangan sampe jadi target penjahat, penyesalan datang di akhir.

kalo bukan kaum naturist/nudist mending gausah posting foto anak anak yang lagi mandi atau topless
tiati ntar diembat kek kakek yg nikah sama bociah 6 thn emoticon-Takut
pedopil seperti bawah ane
astajim emoticon-Kagets
Balasan post khafidz99
ini bukan gue ya
itu id buzzer kampret, kalo gue golput


segeng Ama crot, dan bukan.rongsokan, sekrg anti.kritik19p id nya
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Quote:

Main yg lain aja, Gan emoticon-Big Grin

Quote:

Mungkin belun tahu, jd mengikuti hawa nafsu

Quote:

Alhamdulullah emoticon-Shakehand2

Quote:

Nah, itu. Sebagian ortu kagak ngerti dgn setting privacy itu

Quote:

Anaknya belum tentu mau jd kayak ortunya gitu, Gan emoticon-Big Grin

Quote:

Jangan sampe emoticon-Hansip
Quote:


Kalo di situs naturist/nudist, satu keluarga termasuk anak anaknya dah dikenalin ke dunia nudist. Bahkan ada fashion show nudist antar keluarga. Ga tau juga anak anaknya pas gedenya entar ngikutin ortu ke gaya hidup nudist atau ga.
disini ada Yucuber yg jelas jelas pacarin cewe underage


but no one give a fuck~


kalo di amrik udah ketangkep tuh
Ane juga suka risih kalo ada temen2 yg posting foto anak2nya, pake tag location pula, walopun udah disetting private, tetep aja sih yg namanya medsos mah rawan.. Mending ga usah posting2 foto anak kecuali yg ga full (misal foto tangannya lagi saling genggam sama orang tua)..

Mau ngingetin, takutnya ntar ane dibilang sok ngeguruin secara ane mah belum punya anak..
Diubah oleh frontalbaby
ntah lah...liat anak kecil kok bisa nafsu...nanti klo pedofil minta kesetaraan kyk homoseksual, giliran yg nafsu ama kambing jg ikut minta disetarakan..
beware pizzagate
Quote:


Tandanya kita masih di Indonesia gan emoticon-Leh Uga
Diubah oleh perlahanhilang
harus dimusnahin nih orang2 yg "sakit" kaya gini emoticon-Hansip

Pindah sebelah yg masih "sakit"

Gemboked
Diubah oleh kolollolok
Halaman 1 dari 5


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di