alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Apa Benar, YouTube Indonesia Sekarang dan TV Sama Saja ?
3.67 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c3071302637720489617517/apa-benar-youtube-indonesia-sekarang-dan-tv-sama-saja

Apa Benar, YouTube Indonesia Sekarang dan TV Sama Saja ?

Apa Benar, YouTube Indonesia Sekarang dan TV Sama Saja ?

Sumber : instagram.com/jovialdalopez

Membahas soal YouTube memanglah tidak ada habisnya. Seperti yang kita tau, YouTube ini merupakan salah satu jejaring sosial yang lagi populer untuk saat ini bahkan sampai bisa sampai beberapa waktu berikutnya. Di YouTube ini, kita bisa mengunggah video hasil karya kita (cuma berlaku buat para YouTuber yang masih sadar karya) supaya bisa ditonton oleh banyak orang dan yang lebih utama tentunya menghasilkan keuntungan berupa money dan famous.

Awal mula kebesaran YouTube di Indonesia dimulai pada tahun 2016, di mana pada saat itu, video creator lokal mulai berbondong-bondong mengunggah video karyanya ke YouTube. Mereka pun datang dari beberapa latar belakang mulai dari gamer, lalu prankster, influencer, musisi, vlogger dan masih banyak lagi. 

Adapun alasan mereka memilih YouTube sebagai sarana untuk mengekspresikan karya mereka tentunya dikarenakan YouTube ini (pada saat itu) menjanjikan keleluasaan yang lebih (tidak ada sensor) bagi video creator-nya dalam berekspresi (Kalo sekarang mah udah main sensor-sensoran). Selain itu, YouTube juga menyelenggarakan Partner Program yang bisa membantu para video creator-nya dalam menghasilkan keuntungan via video ciptaannya yang diunggah ke YouTube.

Saking besarnya YouTube Indonesia pada saat itu, sampai-sampai ada yang bilang kalau YouTube itu lebih dari TV, boom. Ya karena memang seperti itu keadaannya (pada saat itu).

Permasalahan Dimulai

Apa Benar, YouTube Indonesia Sekarang dan TV Sama Saja ?

Meskipun tahun 2016 silam bisa dibilang sebagai kejayaannya YouTube di Indonesia, di tahun yang sama pula, kontroversi yang melanda YouTuber Indonesia pun perlahan mulai datang seperti yang paling terkenal yaitu kasus salah beli yang menimpa Laurentius Rando. Selain itu, beberapa YouTuber lokal juga mulai menggunakan kata-kata kasar (toxic) ketika membuat kontennya sendiri, kalau kalian sering mantengin YouTube dari dulu, pasti kalian tau lah YouTuber yang saya maksud. Berkat YouTuber toxic itulah, anak-anak penerus bangsa kita jadi suka berkata-kata kasar dan yang lebih mirisnya lagi, YouTuber toxic di tahun ini pun ternyata masih ada aja, guys.

Permasalahan yang menimpa dunia per-YouTube-an Indonesia pun kian hari kian bertambah saja, terutama dari segi kualitas konten. Seperti yang kita tau, kualitas konten yang disajikan oleh para YouTuber Indonesia saat ini kian hari kian memprihatinkan saja (yang bermanfaat malah makin sedikit). Kalo kalian gak percaya, kalian cek aja trending YouTube di Indonesia, isinya pasti gak jauh dari video reuploader sampah, terus konten pamer kekayaan, konten politik sampah, drama sampah antar YouTuber (kalo lagi musimnya aja) sampai konten ujaran kebencian pun pastinya bertebaran di sana.

Apa Benar, YouTube Indonesia Sekarang dan TV Sama Saja ?

Kalau masalah stasiun TV nasional masuk YouTube ataupun masuk trending sih sebenernya gak terlalu bermasalah juga kalau menurut saya. Kalaupun konten yang mereka sajikan ternyata menghibur dan bermanfaat bagi diri saya maupun banyak orang, ya sah-sah aja kalo emang mau diunggah ke YouTube. Lagipula, konten TV nasional yang diunggah ke YouTube pun biasanya berupa siaran ulang dari acara TV-nya juga kan ? Iya gak ?

Kalo saya boleh jujur, konten YouTube yang paling saya benci yaitu konten pamer kekayaan, tak peduli meskipun konten tersebut bakalan disusupin sama kata-kata motivasi maupun perbuatan positif sekalipun. Kalo konten tersebut memang dibuat dengan tujuan untuk memotivasi penonton supaya bisa sukses seperti si creator yang bersangkutan, kenapa harus dibarengi dengan pamer kekayaan terlebih dahulu ? Bukankan hal tersebut bakalan menghapus esensi dari motivasi itu sendiri ? Itu aja sih pertanyaan dari saya.

Sebagai tambahan saja, YouTube Indonesia zaman now sebenarnya makin berjaya saja jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Tapi ya itu, kejayaannya sendiri makin berbanding lurus saja sama kontroversinya, huffft. 

Kesimpulan

Berdasarkan sedikit cerita kejayaan dan permasalahan YouTube Indonesia yang sudah saya bahas sebelumnya, apa benar YouTube Indonesia sekarang dan TV sama saja ? Jawabannya HAMPIR. Kenapa hampir ? Karena seperti yang kita tau, YouTube zaman sekarang sudah mulai melakukan sensor seperti halnya TV-TV zaman sekarang, meskipun sensor di YouTube nyatanya masih belum seketat sensor pada TV yang notabenenya memang udah kelewatan banget kalau menurut saya.

Selain itu, isi konten di YouTube dan TV zaman sekarang udah gak ada bedanya juga. Gak di YouTube, gak di TV, pastinya ada aja konten-konten sampah macam kompetisi politik sampah maupun drama gak guna. Oh iya, jangan lupakan juga konten pamer yang sekarang juga ada di YouTube maupun di acara infotainment TV.

Tapi meskipun begitu, konten yang disajikan YouTube ternyata masih jauh lebih lengkap ketimbang konten yang ada di TV, sebut saja kayak konten review gadget, lalu konten anak-anak, konten musik yang makin jarang di TV dan masih banyak lagi.

Jadi pada intinya, YouTube Indonesia sekarang HAMPIRsama dengan TV, OK......!


Rekomendasi thread









Polling
102 Suara
Menurut kalian, apakah benar YouTube Indonesia sekarang dan TV sama saja ? 
Diubah oleh tim2one
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 9
cara paling gampang buat bandingin tv sama youtube tinggal lihat dari trending topic nya youtube aja gan. Kalo menurut gue, banyak video yang ga jelas isinya malah masuk trending topic youtube indo.
hampir sama
yg gak bermutu tambah banyak makanya sya jarang liat yusup
Gak sih...
Walau di polling ane milih nomor satu..
Tp youtube luar msh byk yg bagus

Kalau Youtube Indonesia bener..k
alo liat trendingnya.
Cuma bedanya..lebih julid dan hoax malah.



ga juga sih, tinggal pinter2 aja milih konten emoticon-Smilie

Apa Benar, YouTube Indonesia Sekarang dan TV Sama Saja ?
Sama aja....































Sama-sama gak pernah nonton emoticon-Sorry
youtube masih the best, kita bisa memilih konten yg kita perlukan tanpa perlu diganggu sama konten alay/pembodohan masyarakat.
Lihat 1 balasan
Hampir...


Tinggal kita nya pinter" milih chanel aja
Kalo lihat trendingnya sih 11-12
yutup jangan sampe d blokir wkwkwkw
emoticon-Wakaka
Lihat 1 balasan
saya sama sekali belum pernah ke yutub,apalagi yutub selatan da. yutub utara,katanya dingin
Lihat 1 balasan
sama, sama sama ada iklannya, dan kalo kanal indo cuman itu2 aja kontennya, ga semua sih..

Pilih konten luar aja deh mending kalo mau cari hal2 yg informatif emoticon-Big Grin
klo youtube kan kita bisa liat dan milih channel sesuka hati kita, mau motivasi otomotif. mau alay jg bisa emoticon-Hammer
kl lu nntnny yutuber alay ya sma aje kek tv g mutu.
ttp channel ap yg lu tntn sih emoticon-Ngakak
Lihat 1 balasan
Ya ngapain juga nonton youtube indonesia, tinggal ganti location jadi worldwide, bisa dapet beragam channel menarik, kecuali bagi orang yg ga ngerti bahsa inggris
kalo ditipi saiya sama bray
lha klo yutuban pakek tipi jg bisa
buat berita, talkshow tertentu masih bagus tv lah....lu cuma mesti bayar listrik atau langganan kabel...atau alatnya doang...dibanding yutub yang masih tergantung kuota ada diblokir region......tapi klo mau macem2 atau variasi sih si yutub menang emoticon-Traveller
Diubah oleh hhendryz
bener kog

makin banyak konten goblok dari yutuber indo
contoh rans enterTAIment
Lihat 1 balasan
Youtube lah....iklannya bentar ga kyk TVemoticon-Hammer2
Lihat 1 balasan
Unsub channel toxic, lalu set region ke negara lain
Jangan kayak orang susah brader
emoticon-Ngakak
Lihat 1 balasan
Lebih enaknak youtube. iklan bisa di blokir. kalo numpang WiFi/bnyak kutang jgn di blok ads-nya biar bantu pemasukan emoticon-Leh Uga
Halaman 1 dari 9


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di