alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
From Bandung With Love (ASTRA JINGGA) PERJALANAN HIDUP SI CEPOT
5 stars - based on 10 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c14dfc5dbd770de308b456b/from-bandung-with-love-astra-jingga-perjalanan-hidup-si-cepot

From Bandung With Love (ASTRA JINGGA) PERJALANAN HIDUP SI CEPOT

Tampilkan isi Thread
Halaman 5 dari 5
Quote:


Siappp

Update Tan berikut nya bakal bahas tentang adik ane gan

Lapak sebelah besok update gan
Tinggal ngedit doang yg lapak sebelah
Kebutulan masih kerja pulang jm 12 malam belum sempet buat ngedit dan post
Apakah adiknya dij***?
Ditunggu updatenya...
Termasuk yg di lapak sebelah yak...
emoticon-Sundul Up
Quote:


Quote:


Iya gan..... Sang bidadari tak bersayap ibu itu
Dopost... emoticon-Nohope
Diubah oleh navyjahbura
Gusti... ningal kanyaah ibu agan... abdi salut. Hatur nuhun atos sharing kisahna gan...
Diubah oleh navyjahbura
From Bandung With Love (ASTRA JINGGA) PERJALANAN HIDUP SI CEPOT
Part 2
From Bandung With Love (ASTRA JINGGA) PERJALANAN HIDUP SI CEPOT
Kehidupan kami di rumah baru jauh dari kata sempurna, namun kebahagia an tetap menghampiri kami, di sebuah ruangan 2x3 meter dengan kamar mandi yang berada di luar, aku tinggal bersama ibu dan adik ku

Nama adik ku adalah Muhammad Sidik, saudara sedarah dan sekandung yang sangat ku sayangi, sidik termasuk balita yang gemuk dengan kulit yang putih membuat nya sangat lucu, dia memiliki tanda lahir di kaki sebelah kiri

saat itu mie instan dan telor sangat akrab dengan ku, bahkan hampir setiap hari aku memakan nya

Ibu ku selalu bangun pagi dan pergi entah kemana, dia selalu membangunkan ku dan menyuruh ku menjaga sidik yang saat itu berusia 2 tahun, aku menjaga adik ku itu, yang masih terlelap tidur di atas kasur busa lusuh yang kami miliki saat itu

Bila di gambar kan, tempat tinggal kami saat itu tidak lah bagus untuk perkembangan kesehatan kami, minim nya fentilasi udara dan tak ada celah untuk cahaya matahari masuk menyinari kami

Ketika ibu ku pulang kira-kira pukul 10 atau 11 siang, biasa nya ibu ku membawakan ku jus alpukat lalu segera merawat adik ku, membuat makanan dan beberes rumah.

Itu lah siklus kehidupan ku saat itu, sampai sesuatu terjadi pada adik ku, pagi hari ibu ku membangunkan ku seperti biasa nya dan dia segera pergi meninggalkan aku dan sidik, aku yang saat itu masih mengantuk kembali terlelap sambil memeluk tubuh adikku itu, namun belum sempat aku terlelap, aku di kejutkan dengan tangisan sidik yang saat itu dia menangis kencang, aku yang tak mengerti apa apa hanya bisa memeluk nya dengan erat

Suhu badan adik ku saat itu cukup tinggi dan bisa di katakan di tidak normal, namun tak ada yang bisa kulakukan saat itu, aku hanya diam sambil sesekali menciumi nya

Tak lama kemudian ibu ku kembali, dan segera membawa sidik pergi

Ibu ku berpesan

Quote:


Ibu pergi membawa adikku dengan seorang teman yang terlihat lebih muda dari nya

Kini tersisa lah aku sendiri di rumah itu, aku menghabiskan waktu ku untuk bermain sebuah mainan dari plastik berbentuk karakter anime Vegeta dari dragon ball

Spoiler for gambar mainan nya:


Mainan yang berukuran 3cm, yang memiliki satu warna, jauh dari jenis mainan anak zaman sekarang

Waktu berlalu begitu cepat namun ibu ku belum kembali, saat itu aku merasakan hal yang aneh pada perut ku, karena rasa aneh tersebut aku mutuskan untuk berbaring di kasur, namun rasa aneh tersebut tak kunjung hilang, aku pun mengambil sebuah gelas plastik berwarna hijau yaitu gelas yang biasa aku pakai saat itu

Aku mendekati teko tempat kami menyimpan air minum, namun yang aku dapati hanyalah teko kosong yang tak ada isi nya, ternyata air minum nya habis dan aku pun kembali terbaring di kasur

Waktu demi waktu berjalan dan rasa aneh semakin terasa, ternyata ini adalah rasa lapar, aku belum memakan apapun dari seharian ini, aku melihat ke arah pintu berharap ibu ku segera kembali namun lama ku pandang pintu tersebut ibu ku tak kunjung datang

Entah apa yang ada di fikiran ku saat itu, secara reflek aku mulai mengemut ibu jari ku, aku merasa rasa lapar ku berkurang saat aku melakukan itu

Waktu berlalu lebih cepat lagi, kurasakan angin segar dari satu satu nya fentilasi udara di rumah ini, Angin tersebut terasa seperti angin di sore hari

Aku kembali melihat pintu coklat yang terbuat dari triplek, pintu itu sedikit usang karena sedikit demi sedikit di makan rayap

Ibu ku belum kembali juga, aku kembali mengemut jari jari ku, kini aku mulai mengemut jari telunjuk ku, dan mulai menggigiti kuku jari telunjuk yang ku emut

Badan ku mulai menggigil, dan perut ku terasa seperti di tusuk tusuk jarum, aku tak sanggup lagi bertahan, dan akhir nya aku pun terlelap dalam tidur ku

From Bandung With Love (ASTRA JINGGA) PERJALANAN HIDUP SI CEPOT

Mata ku terbuka perlahan, dengan sebuah kain yang basah di kening ku, ibu ku mengambil kain yang ada di kening ku dan memeras nya, lalu membasuh nya dan menempelkan nya lagi di kening ku

Setelah itu ibu mengambil sebuah mangkuk berisi makanan bayi dan menyuapi sidik yang saat itu ada di sebelahku

Tubuh ku sangat lelah saat itu, bahkan untuk bergerakpun aku tak punya tenaga, ibu ku menyuruh ku bangun, dan aku pun bangun dari tidur ku, ibu ku mengambil 2 buah sendok dan mengupas sebuah permen yang bentuk nya cukup kecil, dia taruh di salah satu sendok dan dengan sendok yang satu nya ibu ku menghancurkan permen tersebut, tak lupa ia beri sedikit air permen tersebut

Quote:


Aku pun menuruti nya dan masuk lah sesendok permen bubuk kedalam mulut ku

Quote:


Setelah itu ibu ku memberi ku semangkuk bubur dan menyuruh ku menghabiskan nya

Sambil sesekali menyuapi adik ku, tanpa di sadari ibu ku meneteskan air mata

From Bandung With Love (ASTRA JINGGA) PERJALANAN HIDUP SI CEPOT

Hari berlalu seperti biasa nya dan kesehatan aku dan adikku pun membaik, saat itu seingatku ada seorang wanita yang umur nya di bawah ibu ku, sering berkunjung kerumahnya ku, entah apa urusan dia dengan ibu ku, namun mereka berdua seperti nya memiliki urusan yang penting.

Aku senang sekali adik ku sudah sembuh dari sakit nya, dan aku senang sekali ibu kini memiliki teman, dan kini tak sering menangis lagi...

Hari hari ku lalui layak nya anak anak pada umumnya seperti bermain dengan mainan mainan yang memenuhi imajinasi ku

From Bandung With Love (ASTRA JINGGA) PERJALANAN HIDUP SI CEPOT

Di suatu malam aku terbangun, aku terbangun karena ibuku yang sedang merapikan baju baju aku dan sidik, aku tak membuka mata ku dan hanya mengintip dari balik mata yang sedikit terbuka

Cukup banyak pakaian yang di masukan ke dalam tas, dalam hati ku saat itu terbesit bahwa "akankah kami pindah rumah lagi" tapi fikiran itu ku buang jauh jauh

Aku kembali melanjutkan tidur ku, mimpi yang indah membuat ku tertidur terlalu nyenyak dan karena itu aku bangun di siang hari

Keadaan rumah kosong, ibu dan adik ku tidak ada "dimana sidik dan ibu?" Tanya ku dalam hati, aku berdiri dan mengambil air minum dengan gelas hijau pelastik yang sering ku gunakan

Aku terduduk sambil mengucek mata ku yang masih mengantuk karena terlalu lama tidur, tiba tiba ibu datang masuk kedalam rumah dan membanting pintu sekeras nya, lalu iya menjatuhkan diri nya ke kasur dan menangis

Aku yang kebingungan saat itu tidak tau harus berbuat apa, di tangan ibu terlihat sebuah kertas dengan tulisan tangan tegak bersambung tak lupa tertempel sebuah materai

Quote:


Namun ibu tak menjawab dan mengusap air mata nya sambil memeluku dengan erat............

SEJAK SAAT ITU AKU TAK PERNAH MELIHAT ADIK KU LAGI


From Bandung With Love (ASTRA JINGGA) PERJALANAN HIDUP SI CEPOT

Quote:


Siap gan, buat update nya setiap hari Senin dan Kamis, di karenakan tulisan yang bagus itu, menulis dengan hati tanpa paksaan jadi ane buat seminggu 2x update

Doakan semoga update nya lancar gan.. dan tak ada kentang di antara kita

emoticon-Ngakak
Balasan post aa.babang
Quote:




Okay , waiting for next update gan emoticon-Matabelo emoticon-Blue Guy Peace

Tpi kalo sibuk mau liburan ato kerjaan , dahulukan aj toh apalah aku ini cuma numpang baca gratis emoticon-Malu

:Shakehand2
Quote:


Iya gan kebetulan hanya pendarahan biasa, di kerenakan jahitan baru,

Siap gan, ada translate nya kok

Stay truss yh
Lihat 1 balasan
Duh little Joni berdarah jdi emoticon-Malu
Tapi gk pp kan ya... ? emoticon-Bingung kan secara pas kejadian masih umur" 3-4thn an kan.. emoticon-Malu

Ato mungkin nanti bisa dapet kekuatan super emoticon-Leh Uga emoticon-Hammer2

Hhe... Jngn di emoticon-Blue Guy Bata (L) yaaa pakk emoticon-Ngakak

Ohh y , ini ane gk paham bnget klo ad percakapan Sunda ny jdi klo bisa di translate emoticon-Matabelo
Quote:


Siap angge Weh kang sendal na, palaur Ical emoticon-Ngakak
Diubah oleh aa.babang
Ngiring ngawiat sendal kang 😁
Quote:


Siap, gan... Stay truss gan
Pagi2 buka KasKus, eh ketemu cerita baru
lanjut gannn emoticon-thumbsup
Quote:


Mangga kang....
Punteun ngiringan juragan...
Diubah oleh navyjahbura
Diubah oleh aa.babang
Halaman 5 dari 5


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di