alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
From Bandung With Love (ASTRA JINGGA) PERJALANAN HIDUP SI CEPOT
5 stars - based on 10 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c14dfc5dbd770de308b456b/from-bandung-with-love-astra-jingga-perjalanan-hidup-si-cepot

From Bandung With Love (ASTRA JINGGA) PERJALANAN HIDUP SI CEPOT

Tampilkan isi Thread
Halaman 4 dari 5
Mulus ny Old banget emoticon-Big Grin

gk mslah sih yg penting Ada visualisasi nya aj emoticon-Big Grin
Ohh yaa itu si abah sangar pak wkwk..


Quote:

Part 4


Hari berlalu dengan ibu yang giat sekali beribadah kepada Tuhan, sampai sampai dia lupa bahwa dia memiliki ku

Saat itu aku sering sakit sakitan dan kadang kadang demam saat malam hari, itu semua bukan di sebabkan karena daya tahan tubuh ku yang lemah melainkan aku sering kelaparan

Terkadang aku hanya makan 1 hari sekali itu pun bukan nasi yang ku makan, aku masih ingat makanan yang sering ku makan saat itu adalah roti kadet

From Bandung With Love (ASTRA JINGGA) PERJALANAN HIDUP SI CEPOT

Sebuah roti tanpa isi yang cukup keras untuk di makan, dan terkadang roti bagian dalam belum matang, untuk harga nya sekarang tahun 2018 di Bandung adalah 1500 di saat merk merk roti terkenal membandrol roti mereka dengan harga 15rb tapi roti kadet ini tetap mempertahankan kan harga murah nya, aku tidak tau harga roti kadet ini berapa pada tahun 1999
From Bandung With Love (ASTRA JINGGA) PERJALANAN HIDUP SI CEPOT
Masih dalam kehidupan ku yang sangat menyedihkan pasca berpisah nya orang tua ku, aku tumbuh tanpa teman dan jauh dari kata manusia yang lain

Aku bagai terpenjara di dalam rumah bersama ibu ku, ibu ku melarang ku keluar rumah karena ayah ku sedang mencari tau keberadaan ku, entah terjadi konflik apa antara ibu dan ayah ku, tapi seperti nya itu krusial

Saat itu hari sudah gelap, dan aku kembali demam tinggi

biasa nya demam akan turun ketika adzan shubuh terdengar, namun tidak untuk hari itu, panas tubuh terus meningkat bisa di bilang step (dalam bahasa yang sering kudengar dimana suhu tubuh ku meningkat tajam) aku mulai menggigil dan saat itu ibu ku segera pergi keluar dan kembali dengan makanan dan juga obat

syukurlah aku kembali selamat kala itu, setelah matahari cukup tinggi menyinari, ibu pergi dan memerintahkan ku untuk istirahat, dia mendekatkan ku pada teko air minum dan gelasku di sampingnya, di takut apa bila aku ingin minum saat ibu belum pulang

Aku pun terlelap saat itu dan terbangun karena suara tangisan ibu ku yang baru saja pulang, dan lagi lagi dia menangis samping ku, dengan alas sebuah tikar sebagai alas kami berdua,ibu ku menangis sambil melemparkan jilbab nya

Aku tidak tau apa yang terjadi
Quote:


Hanya itu yang bisa kukatakan saat ituFrom Bandung With Love (ASTRA JINGGA) PERJALANAN HIDUP SI CEPOT

Malam terlewati seperti biasa

Namun ibu ku kini sudah tak beribadah lagi, ntah apa yang terjadi pada nya saat dia pergi keluar rumah

Saat itu ibu ku seperti depresi dan seperti orang bingung dengan apa yang akan dia lakukan

Aku saat itu mulai lapar dan mulai menggigiti jari jari ku lagi, ibu melihatku dan kembali menangis, bagaikan aku lah sumber kesedihan nya

Hari itu sudah cukup siang, namun karena kami tidak mempunyai jam dinding maupun sejenis nya jadi kami tidak tau jam berapa saat itu, lagi pula saat itu aku belum bisa membaca jam

Di tengah kelaparan kami berdua, ada yang mengetuk pintu dan setelah di buka ternyata Abah datang mengunjungiku dia membawa tas besar (ternyata itu adalah alat alat kerja nya)

Quote:


Tak lama kemudian Abah pamit meninggalkan kami berdua

Apa yang baru saja di ucapkan Abah sangat mnempel pada benak ibu ku

Benar bila kami kembali ke kota, selain dekat dengan keluarga yang lain, ibu ku pun bisa kembali bekerja, lagi pula sudah 2 bulan lama nya tidak ada tanda tanda ayah ku datang mencari ku

Berbekal uang yang di beri oleh Abah, akuu dan ibu ku kini pindah, kembali ke daerah kota, tepat nya di daerah sekemirung atau lebih terkenal dengan nama awiligar

Lagi lagi kami mengontrak di sebuah kontrakan ukuran 2x3 , sebuah ruangan kosong karena kami tak punya barang apa pun

Hari hari berlalu di rumah baru, tak ada yang berubah, kelaparan tetap menjadi teman dekat ku

Sampai saat itu

Saat titik balik hidup ku

"Tok tok tok"

Kembali ada yang mengetuk pintu,
Ternyata seorang ibu ibu,
Quote:


Ibu ku tersenyum dan menerima sebuah rantang putih dengan 4 buah rantang yang saling bertumpuk berisikan makanan

Saat itu aku sangat senang karena aku bisa makan nasi, aku makan dengan lahab sampai aku kekenyangan

Ibu tersenyum melihat ku

Setelah hari itu ibu mulai bekerja lagi, dia pergi shubuh dan pulang di siang hari, aku yang sudah mulai terbiasa dengan pergi bekerja nya ibu

Ekonomi aku dan ibu mulai membaik, aku sering makan nasi sekarang, dan setiap pulang dari pasar pun ibu selalu membawa sesuatu, seperti panci atau langseng (alat yang di gunakan untuk menanak nasi jaman dulu) sampai kompor yang menggunakan minyak tanah, terkadang aku pun di belikan mainan baru oleh ibu

Setiap hari ibu habis kan waktu nya dengan bekerja di pasar dan pada siang hari ibu beristirahat sampai sore, lalu setelah ibu terbangun, kami serang main ke rubah ibu Tetty yang pernah memberi kami makan dulu

Aku memanggil nya uwa yang berati kakak ibu ku, entah apa yang terjadi saat itu, ibu ku dan uwa Tetty semangat akrab dan sering mengobrol

Aku pun kini punya teman baru, yaitu anak anak uwa Tetty , uwa Tetty punya anak 3 kala itu, bernama alan, Yuni dan Lina, mereka anak anak yang riang dan gembira, aku merasakan masa kanak-kanak yang sesungguhnya saat itu

Hari demi hari berlalu, tak terasa aku dan ibu sudah cukup lama tinggal di sini, banyak perubahan yang terjadi, aku sekarang tidak pernah kelaparan lagi, kini aku memiliki teman, namun itu semua di bayar dengan perubahan ibu ku

Kini dia merokok, sambil mengobrol dengan uwa Tetty dia menghisap sekuntung rokok gudang garam filter yang saat itu sangat terkenal di bandung

Aku tak peduli dengan ibu ku yang merokok saat itu, asalkan ibu tak menangis lagi aku sudah bahagia

Dia pun punya teman baru bernama Tante neng, meski tampilan nya seperti laki laki tapi dia selalu menjaga aku saat ibu ku bekerja, dia sering menyuapiku, dan bahkan memandikan ku

Kehidupan ku kini berubah derastis

Sampai masalah baru mengahmpiri ku dengan ibu

Saat itu sedang hujan dan aku sedang memainkan mainan ku, karena rumah ku hanya berukuran 2x3 meter, maka apapun yang di lakukan siapapun di dalam rumah terlihat oleh dengan jelas

Saat itu kami bertiga ibu,Tante neng dan aku

Aku fokus dengan mainan ku saat itu dan dikarenakan hujan, aku memainkan mainan ku di depan kaca yang menghadap langsung ke arah luar dan terlihat tetasan tetasan hujan dari dalam rumah

Ibu dan Tante ku sedang bersenda gurau, aku tak menghiraukan ibu dan Tante ku

Hingga saat aku menoleh ke arah kasur, aku melihat Tante sedang menciumi pipi ibu ku

Aku kaget namun aku tak mengerti apa apa saat itu

Tak lama Tante ku menoleh ke arah ku dan bilang

"Jangan bilang siapa pun, kalau Tante suka cium ibumu"


To be continue.......

maaf kan, karena natal TS jadi lembur di kerja, dan baru bisa update
Quote:


Hehehe Abah adalah sosok ayah sebenarnya di hidup ane gan.....

Mulus nya old, mungkin memang cuma mereka mulus yang cocok sama karakter2 nya
ceritanya sediiihh bgt sih aa .. sampe ga kuat keluar jg nih air mata tiap baca perkalimat nya 😭😭 .. cobaan demi cobaan yg harus aa sm ibu lalui bgtu berat ..
Insya allah ada hikmah dibalik derita ..
Lanjuutt lg aa cerita nya ..aq setia menunggu part selanjutnya ..😊😊
Quote:


Siap sist

Stay truss
jejak 👣
Quote:


Selamat datang gan ...

Selamat membaca
bsk ada jadwal update kan ya ..jgn lupa update bsk a' ..
Quote:


Siapp
nitip lapak dimari
Izin ngampar tikar gan.. seru / sedih emoticon-thumbsup ... yes sekarang jadwal update yah gan..di tungggu ganemoticon-Wowcantik
Quote:


Siap gan, silahkan...
Quote:


Awas gan tikar nya ilang wkwwk

Siappp.....
selly gimana gan jd penasaran emoticon-Sundul
Quote:


Shelly nanti ada di pas zaman ane kuliah sambil bekerja, stay truus gan
Part 5


Tahun 2000


Tak terasa Tahun telah berganti, ibu sangat giat bekerja, bahkan sekarang lebih giat lagi, di siang hari ibu mengirimkan beras atau daging sapi ke rumah langganan nya, hingga waktu istirahat ibu pun berkurang, mungkin karena sebentar lagi sudah mendekati musim masuk sekolah

Ya benar, aku seharus nya sudah sekolah, namun di karena kan banyak alasan membuat ku tidak bisa masuk taman kanak-kanak (TK)

Ibu sudah sering berpesan kepada ku, perihal nanti aku tidak tinggal dengan ibu lagi, aku harus pintar menjaga sikap, harus bersikap baik, hal hal yang ibu tekankan kepada ku

1. Kejujuran

Kejujuran sangat penting nak, seorang manusia bagaikan sebuah kertas putih yang tak bernoda, bila saja ada setitik noda di kertas tersebut, maka Selama nya noda itu membekas di ingatan banyak orang

2. Jangan pernah meminta

Meminta apapun dari siapapun adalah tindakan yang tidak baik, bahkan bila nanti sudah tinggal bersama Abah pun, kamu jangan sampai minta uang sama Abah, sedikasihnya nya saja

3. Harus mandiri

Jangan merepotkan orang lain, karena belum tentu orang lain itu mau menolong mu, belajar mandiri lah

4. Jangan jadi anak nakal

Jadi lah anak yang sering di puji karena kebaikan nya, jangan sampai kamu melakukan hal hal yang aneh aneh sampai menyusahkan bibi dan Abah mu

5. Sekolah yang rajin

Alasan kenapa kamu tidak tinggal bersama ibu lagi, karena kamu harus sekolah dan jadi orang sukses, jangan seperti ibu, yang harus susah payah membesarkan anak

Aku mengerti semua yang ibu perintahkan saat itu, aku pun meng iyakan semua petuah atau nasehat dari ibu

From Bandung With Love (ASTRA JINGGA) PERJALANAN HIDUP SI CEPOT

Hari yang di nanti nanti pun tiba, Abah datang untuk membawaku ke rumah nya untuk tinggal dengan nya, sebuah perpisahan yang sangat sedih pun terjadi antara aku dan ibu, aku yang dari lahir terus bersama ibu, dan kini aku harus berpisah dengan nya, tapi ibu dan aku mengerti ini semua demi kebaikan ku

Aku dan Abah pergi meninggalkan ibu dan Tante, Abah berkata bahwa biarkan ibu mencari uang, agar kehidupan nya bisa berubah

Kini aku tinggal di daerah Sadang Serang lebih tepat nya di jl. Gang palem

Abah menuturkan bahwa sekolah yang tadi di lewati oleh kami berdua adalah sekolah yang akan aku tempati sebagai tempat menuntut ilmu, nama sekolah nya adalah SDN Neglasari kecamatan coblong

Sesampai nya di rumah aku di tawari makan oleh istri nya Abah, aku memanggil nya mamah, dia bertanya pada ku sejumlah pertanyaan yang tak bisa ku jawab

Seperti

Sudah bisa menulis atau membaca?
Tiap hari shalat kan?
Sebelum nya TK dimana?

Abah segera menggubris istri nya tersebut, Abah bilang bahwa aku belum pernah sekolah dan sangat buta akan pendidikan, di karenakan istri Abah adalah mantan guru SD dan TK maka Abah memerintahkan agar istri nya tersebut mengajari ku layak nya anak sendiri

Aku kini tinggal dengan Mamah, Abah dan anak mereka yaitu Duloh, mungkin kedengaran lucu wkwkwkw, tapi nama asli nya hasbunawloh dan di panggil Duloh

Mamah adalah istri yang sangat takwa dia memakai baju panjang, dengan kerudung yang tak pernah lepas, setiap hari dia memakai baju syar'i lengkap dengan kerudung panjang nya

Aku pun harus mengikuti aturan di rumah tersebut

1. Shalat 5 waktu
2. Mengaji dan sekolah
3. Tidur jam set 8 dan bangun jam set 5 pagi

Aturan yang cukup keras untuk anak seusiaku, hari pertama aku di rumah Abah, aku di bangunkan jam setengah lima shubuh, lalu aku di suruh mengambil air wudhu sambil mamah menyontoh nya pada ku

Setelah itu aku dan mamah juga ibu nya mamah (nenek) pergi ke mesjid yang jarak nya hanya 50 meter dari rumah kami

Setelah selesai shalat, kami tidak langsung pulang, kami pulang terakhir setelah berdoa bersama dan saling bersalaman satu sama lain

Kira kira kami selesai jam set 6, setelah itu lanjut mamah memasak di dapur, untuk sarapan, menu sarapan yang sangat aku rindukan saat ini, menu yang aneh namun kental di ingatan ku, menu nya adalah nasi kemarin yang di sangrai dan di beri kunyit mentah dan di aduk hingga merata, bukan nasi kuning, karena rasa nya jauh berbeda dengan nasi kuning

Aku memakan nasi tersebut, terasa tidak enak, sangat khas terasa kunyit mentah, tapi karena aku pernah merasakan perih nya rasa lapar aku mencoba untuk menghabiskan nasi tersebut, dan setelah beberapa hari berlanjut aku pun mulai suka makanan itu

Setelah sarapan aku di ajak oleh mamah untuk jalan jalan ke tempat sekolah ku

Mamah menjelaskan dimana kelas ku dan siapa guru ku, kebetulan hari itu hari Minggu dan sekolah libur

Setelah mengajak ku ke sekolah, mamah juga membawa ku ke mesjid untuk daftar masuk TPA ( mengaji ), aku bertemu dengan guru guru yang nanti mengajar ku mengaji

Hari itu aku bertemu banyak orang, mulai dari sanak saudara mamah sampai guru guru yang nanti mengajar ku mengaji

From Bandung With Love (ASTRA JINGGA) PERJALANAN HIDUP SI CEPOT

Waktu yang di tunggu tunggu pun tiba, hari Senin dimana hari pertama aku sekolah, setalah bangun shubuh dan shalat shubuh di mesjid aku segera bersiap menggunakan seragam anak SD, ya benar, seragam merah putih lengkap dengan dasi dan topi kala itu

Aku segera salam kepada Abah dan mamah, mamah memberi ku uang 500rupiah sebagai uang jajan ku, itu adalah hari pertama aku memegang uang, bahkan aku sendiri tidak tahu bahwa apa saja yang bisa ku beli dengan uang 500rupiah ini

Sesampainya nya di sekolah banyak sekali ibu ibu yang mengantar anak nya sambil merumpi ria, aku yang sudah di beritahu mamah segera masuk ke kelas dan menduduki bangku paling depan

Aku menunggu beberapa menit, tapi tak ada yang masuk lagi, tak lama setelah itu ada seorang anak seusia ku masuk dan duduk di bangku paling belakang, seperti nya dia sama dengan ku ,dia tidak di antar orang tua nya

Bell kelas pun berbunyi, banyak sekali ibu ibu yang masuk ke kelas dan mendampingi anak nya, aku saat itu membuka tas ku dan mengeluarkan alat tulis ku

Namun ada ibu ibu dan anak nya yang menghampiri ku

Quote:


Aku hanya diam dan tak tau harus berbuat apa, melihat reaksi ku yang diam dan tak bergerak, ibu ibu itu memegang tangan ku dan menarik nya keluar dari kursi yang sudah ke tempati, dia mencengkram tangan ku dengan sangat kuat, lalu menghempaskan ku ke lantai, sontak aku menangis sambil terduduk di lantai, anak dan ibu itu tak menghiraukan ku yang terjatuh, mereka seakan tanpa dosa setelah apa yang telah mereka lakukan

Aku bangun dengan seragam yang kotor, karena debu lantai saat itu, aku malu aku sedih mengapa aku tidak di antar oleh ibu, ibu pasti tidak akan diam bila aku di perlakukan seperti ini, aku rindu ibu, aku ingin kembali ke ibu, air mata ku berlinang dengan deras

Tak lama anak yang duduk di belakang menghampiri ku

Quote:


Bahasa anak itu sangat kasar untuk anak seusia kami, tapi aku merasa di selamatkan oleh nya
Semenjak saat itu dia berteman dengan ku

To be continue........
Diubah oleh aa.babang
Lihat 1 balasan
tq aa update nya ..
tp kok kentang ya ..😀😀
Quote:


Kepanjangan klw d lanjut gan

Jd tunggu part selanjutnya yh hehehe
Quote:


Selanjutnya akan membahas masa SD ku

Dan kejadian kejadian semasa SD ku
Halaman 4 dari 5


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di