alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Demokrat Soal Usulan Debat Korupsi Orba: PSI Cuma Niat Nyerang
3 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c0a8592de2cf2097b8b4568/demokrat-soal-usulan-debat-korupsi-orba-psi-cuma-niat-nyerang

Demokrat Soal Usulan Debat Korupsi Orba: PSI Cuma Niat Nyerang

Merdeka.com - Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menuding, PSI cuma berniat menyerang pemerintah Orde Baru, Soeharto dan pendukungnya, dalam usulan tema korupsi orde baru untuk debat capres-cawapres. Dia tidak melihat semangat pemberantasan korupsi dalam usulan tersebut.

BACA JUGA
Korupsi Orde Baru Jadi Tema Debat Capres-Cawapres Dinilai Tendensius
'Korupsi Era Orde Baru Dilakukan Secara Besar dan Sistemik'
Begini Nasib Tragis Para Pengkritik Kepala Negara
"Saya lihat semangat PSI membawa itu semangat menyerang orba bukan semangat pemberantasan korupsi. Bicara pemberantasan korupsi tidak bicara orde baru, orde lama, orde manapun bahkan orde sontoloyo," kata Ferdinand ketika dihubungi, Jumat (7/12).

Jubir Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga itu menilai usulan tersebut sengaja diangkat untuk menyerang kubu capres nomor urut 02. Sebab, Partai Berkarya yang dipimpin keluarga Soeharto itu menjadi pendukung Prabowo-Sandiaga.

BERITA TERKAIT
Tommy Minta Laskar Berkarya Tuntut Basarah Soal Ucapan Soeharto Guru Korupsi
Rommy Soal Orde Baru: Pemerintahan Saat itu Menggunakan Kedok Demokrasi Pancasila
Partai Berkarya kental nuansa Orba, Muchdi PR banggakan era Soeharto
"Jadi kalau sudah menyebut orde baru PSI cuma sedang menyulut kemarahan menyulut kebencian dan menyerang orde baru," kata Ferdinand.

Ferdinand menduga kalau usulan tersebut diteruskan maka bisa saja usulan debat soal PKI diangkat. Supaya menyeret Orde Lama atau era Soekarno.

"Nanti bisa saja kelompok keluarga pak harto mengusulkan misalnya partai berkarya mengusulkan supaya debat memasukan tema PKI karena PKI ini sejarah kelam bangsa supaya milenial tidak lupa sejarah," kata dia.

"Artinya siapa kan orde lama lagi, orde lama siapa, orde lama akan terkait ibu Megawati, anak-anak Soekarno bu Megawati terkait dengan PDIP terkait dengan pak Jokowi sebagai kader PDIP apakah kita akan selalu menyerang seperti itu? kan begitu nanti," tandasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni menjelaskan usulan itu ia cetuskan dikarenakan di dua koalisi pasangan capres-cawapres berdebat mengenai citra Soeharto di masa kepemimpinannya.
Ketimbang berdebat hanya di tingkat koalisi, Raja menilai masyarakat perlu mendapat pandangan tersendiri melalui debat capres-cawapres mengenai hal tersebut.

"Usulan ini jauh lebih mendidik masyarakat secara politik. Daripada berkilah bahwa Soeharto bukan simbol KKN, Soeharto bukan guru korupsi," jelasnya.

Dia mengungkapkan, baik dirinya maupun Wasekjen PDIP Ahmad Basarah akan siap diajak berdebat hal itu.

"Saya dan mungkin Mas Basarah akan siap jika diajak berdebat tentang warisan Orde Baru yang dipuja-puji kubu Pak Prabowo-Sandi, daripada kita menjadi dokter yang menyalahkan data KPK tentang korupsi Orde Baru," ungkap Raja.

(mdk/bal)

https://m.merdeka.com/politik/demokrat-soal-usulan-debat-korupsi-orba-psi-cuma-niat-nyerang.html
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Cuman usul
ga ada tema debat lain apa?
Pada denial soal orba emoticon-Ngakak
Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menuding, PSI cuma berniat menyerang pemerintah Orde Baru, Soeharto dan pendukungnya, dalam usulan tema korupsi orde baru untuk debat capres-cawapres.



Demokrat Soal Usulan Debat Korupsi Orba: PSI Cuma Niat Nyerang


emoticon-Peace
Balasan post wololoduar
Quote:


Gue sih mau aja balik ke jaman orba???apa sih yang ditakutin???gue hidup aman aman aja..kalo elo berjuang di politik itu uda resiko..toh jaman sekarang sama aja..beda pilihan kesingkir..ya itu politik..jaman orba tuh enak..cari kerja gampang sembako murah dan rencana pembangunan pemerintah jelas.
Balasan post Shula08
Quote:


Tapi kalo para pangeran dan putri ingin tanah sono-sini, rakyat ga boleh nolak emoticon-Leh Uga
Quote:


Coba jelaskan apa yang menurut mu jelas?
Balasan post ernestodelasema
Quote:



bukannya jamannya si mbah rakyat banyak yg di bagiin tanah (transmigrasi) , dan efek positive dari transmigrasi timbul persatuan antar anak bangsa emoticon-Embarrassment

kalo si Wiwik yg transmigrasi malah Chinak menglen emoticon-Wakaka

masa Chinak menglen bisa²nya nambang emas ilegal didaerah terpencil emoticon-Wkwkwk


Balasan post cinakhuahualg
Quote:


Sorry gue harus bawa kasus Sampit, tetapi salah satu penyebabnya itu ya karena Transmigrasi emoticon-Nohope

Jaman si Mbahe banyak kasus, hampir di semua daerah, apalagi kalo si Bento udah minta tanah sono-sini untuk dibikin bisnisnya die, rakyat ga boleh nolak, kalo nolak = dor emoticon-Leh Uga

Kalo lu ga tau sih gue maklumin, karena lu mungkin belom lahir waktu si Mbahe berkuasa emoticon-Leh Uga
Balasan post ernestodelasema
Quote:



sampit hanya satu riak Aja dari permasalahan negri ini, toh di lain tempat gak terjadi kejadian seheboh yg seperti di sampit.

kalo soal si Bento minta tanah rakyat kok kesannya ngarang yaak emoticon-Ngakak

kalo minta tanah negara yg statusny tanah garapan yg di kelola rakyat lebih bisa masuk di nalar gw kalo itu terjadi emoticon-Big Grin


Balasan post cinakhuahualg
Quote:


kata siape, sorry harus ngungkit lagi nih, kerusuhan Poso juga salah satu penyebabnya karena transmigran, Fabianus Tibo, yang jelas perpindahan suku ini menyebabkan sedikit tidaknya pergesekan, di Lampung pun pernah terjadi juga kan emoticon-Ngacir

tanah negara apaan, itu tanah hak milik rakyat, maklum aja lu ga tau, desa digusur udah biasa di daerah gue, intimidasi udah biasa, berani ngelawan ya di dor, atau siap-siap dihabisin secara tidak langsung emoticon-Leh Uga
Balasan post senjasoekarno
Quote:


Wah agan kaga tau ya..sejak orba hancur..indonesia nga ada perencanaan dalam pembangunan.pas orba kita mengenal ada Pelita.kita mengenal ada GBHN.dimana pembangunan mesti mengacu ke 2 hal tersebut.sekarang kaga ada.makanya pembangunan tidak terpola dan tersusun jelas.
Balasan post ernestodelasema
Quote:


Nga juga.sekarang dibuka aja biar jelas.siapa yg menguasai tanah paling banyak di indonesia.tanah perumahan gue tahun 90an juga pernah diminta anaknya soeharto tapi karna status tanahnya jelas.makanya mundur.
Balasan post ernestodelasema
Quote:



emoticon-Cape d...

poso penyebab kerusuhannya banyak variable nya cuuuy, dari perkara pilkada, agama, sama kecemburuan kesenjangan ekonomi antara penduduk asli dan pendatang.

Jago ngarang situuu emoticon-Ngakak




yg di serobot tanah hak milik rakyat emoticon-Big Grin

iyee deh gw percaya emoticon-Ngakak


Desa tuh punya catatan kepemilikan tanah, dari zaman belanda sampe sekarang Desa punya catatannya emoticon-Big Grin

kalo bedol Desa terus warganya di pindah ke lokasi transmigrasi gw percaya jika daerahnya mo di buat bendungan.

kalo ujug² si Tommy atau si mBambang juga Tutut pengen tanah terus langsung nyerobot gitu ajah takyat emangnya mereka keluarga fekai emoticon-Wakaka


mabok ente emoticon-Wakaka



Quote:


lu habis ngelem?
Balasan post cinakhuahualg
Quote:


Di Daerah gue, 950 ha dipaksa dipindah sama si Bento buat dibikin resort emoticon-Nohope

Quote:


Lah kan gue bilang salah satu penyebabnya, bukan penyebab utama, itu Fabianus Tibo jadi terdakwa kerusuhan Poso jilid 3, dan merupakan transmigran dari NTT, dan yang jelas terjadinya kesenjangan sosial itu juga kan akibat dari transmigrasi, walopun ini konyol, tetapi ini salah satu penyebab terjadinya pertikaian emoticon-Ngacir

Yaelah tong, Reklamasi Pulau Serangan dan Bali Pecatu Graha itu gimana bukti saktinya si Bento, itu hampir 950 ha digusur cuma buat memenuhi keinginan si Bento buat resort di Bali, itu rakyat asli sono digusur woi, yang menolak diintimidasi sama tentara dan dijeblosin ke bui, jaman tu siapa yang berani protes pangeran sama putri, nyari mati namanya emoticon-Leh Uga
Balasan post tonytonychoper
Quote:


Busyet ngelem????bantah pake data jangan asal komen...
Balasan post Shula08
Quote:


debat masalah ini gak akan ada habisnya.

enak memang tapi semu, yang jelas 'borok' yang ada disimpen terus, dan akumulasinya ketika meletus ya 1998 itu.

pernah ngalami 1998 ? enak ?

terus berapa tahun lagi diperlukan untuk menyembuhkannya ?

sekarang ini sudah 20 tahun, dan sisa2 kerusakan orba belum bisa diperbaiki 100 %

cerita diktator itu sebagian besar berujung pada pergantian kekuasaan yang berdarah2, enak ?

dulu cari kerja gampang, dulu semua juga bilang begitu,
lalu sekarang ente bilang sulit, cuma ente atau gejala yang mengglobal ?

persaingan semakin ketat, seleksi alam akan berlaku.

dulu gak punya keahlian bisa buka toko, sekarang ke lindas online,
apa cuma di indo ? tidak juga, gejala ini mengglobal, alibaba, amazone semua merubah cara bagaimana bisnis dijalankan
dan lalu ente mengeluh sulit cari rezeki, karena ente tidak mau keluar dari zona nyaman.

jaman orba, ente pernah ngalamin gak: setiap produk yang ente jual tiba2 ketambah ongkos yang berupa stiker yang ditempelin
ke tiap produk ? hanya karena si bungsu mulai masuk ke bisnis itu ? ( gw ngalami ).

pernah dengar sepak terjang si bungsu dalam : cengkeh, jeruk, mobnas ?

harga pangan murah, karena subsidi bbm yang gila2an, (minyak tanah dijual 2000-2500 /liter)
anggaran yang ada cuma dibakar demi harga pangan murah.

ini hanya masalah pilihan.

ente mau orba ? itu hak ente.

tapi yang pernah ngalami orba, gw jamin akan setuju dengan pernyataan diatas.

Diubah oleh wololoduar


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di