alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Tuding Media, Prabowo Gunakan Strategi 'Firehose of Falsehood'
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c0a7d43c0d770f7168b4567/tuding-media-prabowo-gunakan-strategi-firehose-of-falsehood

Tuding Media, Prabowo Gunakan Strategi 'Firehose of Falsehood'

Strategi tersebut digunakan Prabowo agar masyarakat tak lagi mempercayai kerja-kerja media massa dan wartawan.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menilai Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tengah memainkan strategi politik selang pemadam kebohongan (firehose of falsehood). Hal tersebut dilakukan Prabowo ketika menuding media massa dan wartawan berbohong, serta memanipulasi demokrasi.

Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding mengatakan, strategi Prabowo tersebut mirip dengan strategi yang digunakan Donald Trump di Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) 2016 dan Jair Bolsonaro di Pilpres Brazil 2018. Strategi tersebut digunakan Prabowo agar masyarakat tak lagi mempercayai kerja-kerja media massa dan wartawan.

"Ini sebenarnya mau mengeliminasi fungsi-fungsi media," kata Karding, di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Jumat (7/11). Upaya Prabowo ini digunakan untuk mengarahkan masyarakat lebih mempercayai informasi yang tersebar di media sosial. Dengan demikian, Prabowo dapat lebih mudah menyebarkan narasi-narasi politiknya.

Padahal, Karding menilai narasi politik Prabowo selama ini banyak yang tidak tepat. Dia mencontohkan, hal tersebut terjadi ketika Prabowo menyebut korupsi di Indonesia ibarat kanker stadium empat. Prabowo juga sempat membangun narasi angka kemiskinan Indonesia naik sebesar 50% selama masa kepemimpinan Jokowi.

"Membangun hoaks sebanyak-banyaknya di media sosial. Nah, itu strategi politiknya (Prabowo)," kata Karding.

Karenanya, TKN Jokowi-Ma'ruf mengaku sudah menyiapkan beberapa langkah untuk mengantisipasi strategi Prabowo tersebut. Antara lain, dengan menjawab seluruh hoaks yang tersebar di media sosial.

(Baca: Isu Pembakaran Bendera Untungkan Prabowo-Sandiaga di Media Sosial)

Konten Hoaks

Badan Intelijen Negara (BIN) pada Maret 2018 mencatat 60% konten di media sosial berisikan hoaks. Survei Polmark Indonesia yang dirilis Agustus 2018 pun menunjukkan 60,8% pemilih Indonesia pernah menemukan informasi bohong dan fitnah di media sosial.

Lebih lanjut, TKN Jokowi-Maruf bakal membangun narasi yang lebih kreatif berdasarkan data dan fakta. Strategi lainnya adalah dengan mengoptimalkan penggunaan media sosial untuk kampanye Jokowi-Ma'ruf.

Jokowi-Ma'ruf memiliki puluhan ribu akun di media sosial guna mendukung kampanye Pilpres 2019. Jumlah tersebut disokong pula oleh ratusan ribu akun calon anggota legislatif yang tergabung dalam sembilan partai politik Koalisi Indonesia Kerja. "Pasukannya harus banyak dan berorkestra," kata Karding.

Prabowo sebelumnya memprotes media massa lantaran dianggap tidak meliput Reuni 212 yang berlangsung di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, pada Minggu (2/12). Padahal, dia menilai Reuni 212 merupakan peristiwa besar karena diklaim menghadirkan 11 juta peserta.

Bahkan, lanjutnya, ada media massa yang menyebut bahwa peserta Reuni 212 hanya belasan ribu. Dia pun menuduh jika media massa yang harusnya obyektif dan bertanggung jawab saat ini menjadi bagian dari upaya memanipulasi demokrasi. "Rakyat mau dibohongi, dicuci otaknya, dengan pers yang terus terang saja banyak bohongnya daripada benarnya," kata Prabowo di Jakarta, Rabu (5/12).

Ia pun menilai media massa telah menelanjangi diri mereka di hadapan rakyat Indonesia karena melakukan hal tersebut. Ketua Umum Gerindra itu lantas menyebut jurnalis sudah tak pantas menyandang predikat profesinya karena mengkhianati tugas yang diemban.

Dia pun menyebut tak akan lagi mengakui para jurnalis yang meliputnya. Di hadapan para pendukungnya, Prabowo bahkan menyarankan mereka tak menghormati jurnalis. "Mereka hanya antek dari orang yang ingin menghancurkan Indonesia," kata dia.

(Baca: AJI: Ucapan Prabowo Soal Media Berbohong Berlebihan dan Sentimentil)

https://katadata.co.id/berita/2018/12/07/tuding-media-prabowo-gunakan-strategi-firehose-of-falsehood

namanya juga letjen prabochor pake trik dari buku peninggalan mertua nya
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tuding Media, Prabowo Gunakan Strategi 'Firehose of Falsehood'
keren nama strateginya
ternyata part of strategy toh...
jadi dia sedang bermain peran yaa

kirain emang watak nya yg arogan
biar ane rada pinteran dikit ... tolong di jelaskan dong emoticon-Bingung


firehose of falsehood



maksud dan pengertian nya gmn emoticon-Malu
Balasan post edsixteen
Quote:


lo ngerti nggak ... firehose of falsehood











klo ane kagak paham emoticon-Malu
Quote:


setelah ku baca

strategi Prabowo tersebut mirip dengan strategi yang digunakan Donald Trump di Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) 2016 dan Jair Bolsonaro di Pilpres Brazil 2018. Strategi tersebut digunakan Prabowo agar masyarakat tak lagi mempercayai kerja-kerja media massa dan wartawan.
Balasan post edsixteen
Quote:


kata nya pertama kali muncul di rusia emoticon-Malu
firehose of falsehood itu bisa di artikan bebasnya menggembor (firehose) dengan berita bohong ( falsehood) jadi klo suda banyak beredar berita bonong maka rakyat bakalan cuek siapa saja yang mau jadi presidennya soalnya nggak ada yang bisa di percaya... itu strategy trump di amrik yang nota bene belajar dari konsultan di rusia... makanya kenapa kok wagaberner pernah kerusia.. hehe.. gurunya sama.. tapi amrik dan indonesia itu beda... kemungkinan mereka lupa hehe firehose of falsehood nggak bisa diterapkan di indo.. wah cari sendiri nanti kubu sebelah tahu wkwkwkwemoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Toast emoticon-Toast
hulahihose of watulohood

dungu
Balasan post missbehaven
Quote:


acung jempol buat ente emoticon-Jempol
Balasan post missbehaven
Quote:


yg perlu di waspadai dalam teknik ini :
apabila seseorang mendapat berita bohong dari banyak sumber .. lama - lama orang tsb bisa merasa bahwa itu adalah sebuah kebenaran
Balasan post mas_paimin
Quote:


Nah ini yang perlu diwaspadai juga adalah golongan masyarakat yang wawasannya kurang luas sehingga dapat berita apapun langsung percaya tidak ada upaya pembandingan berita/mencari sumber berita lain.
Disitulah bedanya, yang suka hoax dan yang giat berantas hoax...
Balasan post mas_paimin
Quote:



bumerange yen "kebohongan pasti akan ditutupi dgn kebohongan baru dan lagi", suwi2 wonge kui bingung asline piye mergo kakean dobole emoticon-Big Grin

Yen ndobol mesti akeh akehan, dadine gedi gedinan ndobol ora duwe data asli emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin



Cocok firehouse omah kobongan, entek kabeh susah golek asline emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

Tuding Media, Prabowo Gunakan Strategi 'Firehose of Falsehood'
contoh paling gampang ya kasus ratna lah, semprot terus pake kebohongan, dan kebohongan kebohongan itu lama lama dianggap jadi fakta karena banyak yang mengakui kebohongan itu, dan masyarakat gak bakal bisa bedain yang mana fakta yang mana bukan karena ditutup sama propaganda... Untungnya ya segera terungkap..
Tuding Media, Prabowo Gunakan Strategi 'Firehose of Falsehood'
Tuding Media, Prabowo Gunakan Strategi 'Firehose of Falsehood'
Diubah oleh profokatorcabul
Tuding Media, Prabowo Gunakan Strategi 'Firehose of Falsehood'
Tuding Media, Prabowo Gunakan Strategi 'Firehose of Falsehood'


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di