alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Hasil Survei LSI Denny JA Terbaru, Jokowi 53,2 % atau Unggul 22 % dari Prabowo
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c09c501a2c06e443d8b4568/hasil-survei-lsi-denny-ja-terbaru-jokowi-532--atau-unggul-22--dari-prabowo

Hasil Survei LSI Denny JA Terbaru, Jokowi 53,2 % atau Unggul 22 % dari Prabowo

Terbaru, Hasil Survei LSI Denny JA menyebut pasca-dua bulan masa kampanye Pilpres 2019, pasangan Jokowi-KH Maruf Amin masih unggul 22 persen dari Prabowo-Sandi.

Dirilis Hasil Survei LSI Denny JA itu dilakukan di kantornya, di Jakarta Timur, Kamis (6/12). Namun, angka elektabilitas kedua pasang itu relatif tak bergerak signifikan alias stagnan jika dibandingkan elektabilitas mereka sebelum masa kampanye dua bulan lalu.

Menurut Hasil Survei LSI Denny JA terbaru itu, elektabilitas Jokowi-KH Maruf Amin pada November 2018 sebesar 53,2 persen atau unggul 22 persen dari pasangan Prabowo-Sandiaga di angka 31,2 persen. Sementara itu, ada 15,6 persen responden tidak menjawab.

• Jusuf Kalla Tegaskan Akan Ada Operasi Besar-besaran oleh TNI/Polri Berantas Kelompok Separatis Papua

• Viral Kisah Nenek Yati Berangkat Umroh Berkat Balas Budi Anak Majikan yang Diasuh Selama 24 Tahun

Peneliti senior LSI Denny JA, Rully Akbar mengatakan, dengan selisih suara masih 22 persen, bisa dikatakan tidak ada perubahan signifikan dari elektabilitas kedua paslon.

Hal itu terjadi karena kedua kubu terlalu sibuk memainkan perang isu. Sementara, kampanye tentang program visi dan misi masih diabaikan.

• 4 Fakta Playboy Kampus Surabaya Kencani 6 Mahasiswi lalu Pose Bugilnya Disebar di Medsos

• Pembantai Mengira Pekerja Trans Papua Adalah TNI, Mereka juga Tantang TNI Polri Perang

“Pembicaraan di media sosial dan media konvensional ternyata dikuasai oleh perang isu yang sensasional saja. Namun terbukti tak merubah secara signifikan elektabilitas kedua kubu,” ujar Rully.

Menurutnya, suara militan di masing-masing kubu yang mencapai 20 sampai 30 persen membuat elektabilitas keduanya tak bisa digoyang dengan isu yang remeh-temeh.

Oleh karena itu, ia menyarankan agar kedua belah paslon untuk menyampaikan visi dan misi melalui program-program konkret untuk merebut suara paslon lawan maupun swing-voters.

“Kalau sudah masuk ranah program, maka masyarakat bisa melihat diferensiasi antara kedua paslon. Jokowi diuntungkan karena sedang menjabat sebagai Presiden sehingga bisa menunjukkan prestasinya,” ujar Rully.

“Kemudian Prabowo bisa mencari alternatif lain dari kebijakan-kebijakan yang sudah ditelurkan Jokowi dan yang lebih menarik serta dirasa masyarakat tepat untuk memecahkan suatu persoalan,” imbuhnya.

Survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner pada 10-19 November 2018.
Survei menggunakan 1.200 responden yang dipilih dengan metode multistage random sampling pada kisaran margin of error 2,9 persen.

Selain survei, LSI Denny JA juga melakukan riset kualitatif dengan metode FGD, analisis media dan indepth interview. LSI mengklaim dana survei berasal dari pembiayaan mandiri.

Berdasarkan data strategic room LSI Denny JA, ada 10 isu yang ramai di media sosial dan pemberitaan media online, yakni hoaks Ratna Sarumpaet, pembakaran bendera, tampang Boyolali, politik sontoloyo, politik genderuwo.
Lalu, isu 4 tahun kepemimpinan Jokowi, janji Esemka, Game of Thrones Jokowi, Sandiaga lompat makam dan Jokowi gratiskan Suramadu.
"Akibatnya dua bulan masa kampanye, kontestasi program dikalahkan isu sensasional," tandasnya.

Kecipratan Elektabilitas
Isu yang sering dimainkan paslon menjadi pembicaraan di media sosial dan media massa online.
Hasil survei LSI Denny JA menunjukan ada tiga isu yang bersumber dari Prabowo-Sandi. Namun, justru ketiga isu itu memberi efek elektoral positif terhadap elektabilitas paslon Jokowi-Ma’ruf Amin.
“Yang paling tinggi adalah isu hoaks Ratna Sarumpaet, sebanyak 65 persen responden mengatakan isu tersebut membuat dirinya memilih Jokowi-Ma’ruf, semantara hanya 8 persen yang mengatakan akan memilih Prabowo-Sandi karena isu itu,” kata Rully.
Isu kedua soal Tampang Boyolali yang diucapkan oleh Prabowo berdampak pada 55 persen responden memilih Jokowi dan hanya 35 persen yang memilih Prabowo.
“Dan isu ketiga yang berasal dari Prabowo-Sandi tapi menguntungkan Jokowi adalah isu Sandiaga melompati makam yang membuat 51 persen responden memilih Jokowi dan 40 persen saja yang membuatnya memilih Prabowo,” imbuhnya.
Sementara, isu lainnya yang memberi efek elektoral positif untuk paslon Jokowi-Ma'ruf adalah pidato “Games of Thrones”, tol gratis Suramadu dan isu empat tahun pemerintahan Jokowi.

Program Prabowo Paling Rendah Diketahui Publik

Tentang tingkat pengetahuan publik terhadap program kampanye dua pasangan calon presiden dan wakil presiden selama dua bulan pertama masa kampanye.

Hasilnya, sebagaimana disampaikan peneliti Rully Akbar, pengetahuan masyarakat pada program-program kedua pasangan capres-cawapres masih relatif rendah. Enam program utama Joko Widodo-Ma'ruf Amin diketahui hanya 50 persen calon pemilih, sementara lima program Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diketahui hanya 30 persen pemilih.

"Dari enam program kerja Jokowi, dikenal atau diketahui di atas 50 persen pemilih. Namun dua bulan kampanye, program itu belum maksimal dikampanyekan. Buktinya tak ada satu pun program di atas yang terbaca dalam media monitoring," kata Rully di kantornya di Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018.

Lima program kerja Prabowo-Sandi, kata Rully, belum masif terdengar. Bahkan rata-rata hanya di bawah 30 persen yang mengaku pernah mendengar atau mengetahuinya.

Berikut ini persentase tingkat pengenalan publik pada program-program Jokowi dan Prabowo:

Program Jokowi:

1. Kartu Indonesia Sehat (KIS), didengar 90,0 persen;
2. Kartu Indonesia Pintar (KIP), didengar 87,6 persen;
3. Beras Sejahtera (Rastra), didengar 69,0 persen;
4. Program Keluarga Harapan (PKH), didengar 66,1 persen;
5. Pembangunan infrastruktur, didengar 59,4 persen;
6. Pembagian sertifikat tanah, didengar 55,3 persen.

Program kerja Prabowo:

1. OK OCE dinasionalkan, didengar 25,6 persen;
2. Gerakan emas minum susu, didengar 23,5 persen;
3. Melarang impor, didengar 18,7 persen;
4. Menaikan gaji PNS, didengar 13,5 persen;
5. Mengangkat guru honorer, didengar 10,2 persen;

LSI melakukan pengumpulan data pada 10-19 November 2018. Untuk metode sampling memakai multistage random sampling dengan jumlah responden awal 1.200 responden. Wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner margin of error +/- 2,9 persen.

sumber http://surabaya.tribunnews.com/2018/...n-dari-prabowo
Diubah oleh ikardus
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
hem gak ada greget2nya kan 212 kemarin, hal yang biasa dan tidak berefek apa2 macam Hk. Newton 1.
Turun dikit.
Tim siluman waktu mendesain dan memaksakan logika bodoh PT 20 persen sbg pintu masuk. menargetkan 2 pasangan dgn minimal 55 persen
halah paling lembaga survei yang dikuasai rezim saat ini, rezim cebong media cebong lembaga cebong.. cebong iq sekolam..






*dah mirip belum
Jauh sekali bedanya
kader pks kurang kenceng jualannya
maklum kasus kursi wagub dki belum selesai
Kampret kejang2 wahahaha
hayo ...... kubu 02 bikin survei sendiri ya bwat tandingan dan jgn lupa yg di survei kelompoknya sendiri biar hasilnya sesuai harapan ........ emoticon-Wkwkwk emoticon-Leh Uga
Diubah oleh lonelywolve
habitat nasbung dikit banget
si Babi Mako juga selalu menang tiap survey.
tanggung amat, bikin sekalina 84%

Hasil Survei LSI Denny JA Terbaru, Jokowi 53,2 % atau Unggul 22 % dari Prabowo
coba cek di tv wan dulu kali aja bowo menang emoticon-Big Grin
Diubah oleh bakar7sekolah
Balasan post floriantito
Quote:


ane berani taruhan zombie 212 itu 90 persen adalah pendukung wowo hatta pas 2014 kemarin emoticon-Wkwkwk

massa wowo memang fanatik, tapi gak berkembang sama sekali alias orang itu2 aja dari 2014 (PKS, FPI dan kontjo2nya) emoticon-Wkwkwk

alamat hasil akhirnya 2019 gak jauh beda dengan 2014 emoticon-Wkwkwk
Balasan post mad.pedo2
Quote:


Kynya bkal kosong smpe perhitungan suara pilpres usai emoticon-Leh Uga
Quote:


Belum tau ngefek apa ganya gan, pan surveynya bulan november itu emoticon-Salaman
Quote:


Hasil Survei LSI Denny JA Terbaru, Jokowi 53,2 % atau Unggul 22 % dari Prabowo

Hasil Survei LSI Denny JA Terbaru, Jokowi 53,2 % atau Unggul 22 % dari Prabowo

Hasil Survei LSI Denny JA Terbaru, Jokowi 53,2 % atau Unggul 22 % dari Prabowo

Hasil Survei LSI Denny JA Terbaru, Jokowi 53,2 % atau Unggul 22 % dari Prabowo

Awas jangan takabur Tak, ntar kayak dulu lg...emoticon-Leh Uga
Diubah oleh 6periode
Balasan post then.must.koui
Quote:


Klo ngga 2 putaran jg menang kan, klo ngga kepleset bacot jg bakal menang..haa..beda cuy,..bowo mo nyerang gmn lg..
Yang saya heram kubu kampret gendruwo sontoloyo gak percaya survey krn hny bbrp ribu dr jutaan orang yg disurvey, dan alasan lainnya krn survey bs dipesan.. tapi knp di internal mrk juga lakuin itu survey... satu kata: MUNAFIK!
Quote:


salesnya banyak pindah ke garbi emoticon-Ngakak (S)
mungkin yg di survey anggotanya doang
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di