alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pencabutan Subsidi BBM Dinilai Korbankan Pertamina
3 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c094ff85c7798dc078b4567/pencabutan-subsidi-bbm-dinilai-korbankan-pertamina

Pencabutan Subsidi BBM Dinilai Korbankan Pertamina

tirto.id - Dosen Energi UGM, Fahmi Radhi menilai pencabutan subsidi BBM yang pernah dilakukan 3 tahun lalu memang sejalan dengan nawacita Presiden Joko Widodo. Hanya saja penetapan harga BBM berjenis premium tidak kunjung diserahkan pemerintah kepada pasar.

Akibatnya, ketika harga minyak sedang tinggi dan harga premium berada di bawah pasar, terdapat kerugian yang dialami. Namun, bukannya APBN, melainkan Pertamina yang menanggungnya.

"Jadi ada potential loss tapi yang menanggung itu Pertamina bukan APBN. Jadi ini meringankan beban APBN," ucap Fahmi, Kamis (6/12/2018).


Laba Pertamina yang dibukukan akhir-akhir ini memang jauh lebih rendah dibanding setahun lalu. Pada kuartal III/2018, nilai keuntungan Pertamina mencapai Rp5 miliar lebih rendah dibanding periode yang sama di tahun lalu yaitu senilai Rp26,8 miliar.

Menurut Fahmi, penetapan harga tidak mungkin diserahkan pada pasar. Sebab, hal itu akan berdampak pada kenaikan harga bahan pokok yang dapat berimplikasi pada penurunan daya beli.

Karena itu, ia pun mafhum jika kebijakan yang dilakukan pemerintah semata-mata dilakukan untuk menghindarkan kerugian pada masyarakat kurang mampu.

"Memang ini kan ada unsur keberpihakkan kepada rakyat," ucap Fahmi.

Baca juga: Keuangan Pertamina Tergerus karena BBM Penugasan, Apa Solusinya?

Sementara itu, Fabby Tumiwa, Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) juga menilai pencabutan subsidi BBM oleh pemerintah sudah tepat.

Alasannya, subsidi BBM sebelumnya sempat membengkak hingga Rp 250 triliun atau setara 1/4 APBN pada periode sebelum Jokowi menjadi presiden.

Menurutnya, uang yang sebelumnya digunakan untuk subsidi memang lebih baik dikurangi untuk membiayai proyek infrastruktur maupun perlindungan sosial.

Akan tetapi, pencabutan yang dilakukan pemerintah pada waktu itu bersamaan dengan turunnya harga minyak dunia. Alhasil, harga yang ditetapkan pemerintah pada tahun 2014 masih dapat mengimbangi biaya pengadaan BBM.

Keadaan itu, kata Fabby, sudah jauh berbeda ketika harga minyak dunia naik pada Tahun 2017 lalu dan kini mencapai sekitar 60 dolar per barel pada tahun 2018. Pertamina pun menjadi pihak yang menanggung kenaikan biaya itu.

Baca juga: Pertamina Sudah Operasikan 58 Lokasi BBM Satu Harga Tahun Ini

Belum lagi kebijakan pembatasan BBM di Jawa dan Bali yang sempat dicabut pemerintah menjelang Hari Raya Idul Fitri 2018. Padahal, kebijakan itu telah lama mengiringi pencabutan subsidi BBM. Dengan demikian, bertambahnya distribusi BBM kembali menambah beban Pertamina.

"Ini kan artinya presiden enggak konsisten dengan kebijakan di 2014. Premium di Jawa harus sudah dibatasi distribusinya. Jadi orang bisa membeli BBM non subsidi atau kalau sanggup subsidi dikembalikan," ucap Fabby.

Menurut Fabby, harga BBM yang menjadi tanggung jawab pemerintah belum merefleksikan biaya yang sesungguhnya. Dengan kata lain, biaya itu harus turut mempertimbangkan aspek pengadaan, produksi, transportasi termasuk harga minyak dunia.

Hal ini, kata Fabby, juga berlaku bagi kebijakan pemerintah tentang BBM 1 harga di luar Pulau Jawa. Absennya subsidi sudah tentu semakin menambah beban Pertamina.

"Kerugian kan ditanggung Pertamina. Itu enggak sehat ya beban kebijakan pemerintah ditanggung oleh BUMN. Cuma kan pemerintah udah enggak mau subsidi lagi," ucap Fabby.


https://tirto.id/pencabutan-subsidi-bbm-dinilai-korbankan-pertamina-dbby


sing penting kan citra..citra..citra emoticon-Traveller
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
kebijakan populis menjelang pilpres, ini kritisi betul pemerintahan.
biar pertamina ngga terlalu banyak loss, sebaiknya pertalite aja yg disubsidi.
harga keekonomian pertalit itu 7600 per liter,

harga keekonomian premium 8600 tapi dijual 6550, loss 2050

kalo pertalite dijual 6550, maka loss per liter cuma 1050




dengkul mana dengkul
ehh... OTAK MANA OTAK
Diubah oleh tukangkredit
Smua visi dikalahkan ama citra
Makanya pagi menteri bikin keputusan, sorenya dibatalin, mau pemilu semua ditahan lebih milih ngutang untuk nutup, dll
Semua demi rakyat
Korban apanya..., karyawan pertamina masih makmur semua kok emoticon-Ngakak
Diubah oleh nataliupigai.
bisa rugi ya
kalo gw cenderung ga usah ada subsidi, hapus sama sekali subsidi
paling cuma Gaji Bonus turun emoticon-Big Grin
Kebijakan yang merugikan seharusnya masuk ranah pidana.

Sebaiknya BPK RI turun tangan memeriksa akumulasi kerugian pertamina akibat kebijakan pimpinan pemerintahan yang salah yang merugikan pertamina.
Diubah oleh Critical.4x
Balasan post nataliupigai.
setujuuuu sekali ... emoticon-thumbsup
Balasan post tukangkredit
Quote:


Itu knp premium harganya malah lbh mahal y gan ? Katanya pertalite lbh bagus dr premium ?
yg ane heran udah monopoli masih rugi

coba spbu asing dibolehkan jualan sampe pelosok, kolaps itu pertamina...

emoticon-Gila
Balasan post dogslike
Quote:


wah ngga tau juga deh gan
Balasan post ngeri.tenan
Quote:


monopoli apapun bakal percuma kalau dipaksa jual harga rugi
petahana ga punya pilihan lain, lebih baik rugi daripada elektabilitas menurun
Quote:


nop ente terlalu jahat otaknya om, kalo membebani pertamina terus ngapa? bodo amat, uu mengatakan bahwa kekayaan di bumi nusantara ini milik rakyat, pertamina cuma di kasih hak mengelola aje, jadi good job Jokowi

timbang wowo, thn 2014 harga premium 12 rebu perliter? emoticon-Hammer2
lo gile bro emoticon-Gila


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di