alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Remotivi Sebut Protes Prabowo ke Media Justru Membingungkan
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c08fe225a5163d4538b4567/remotivi-sebut-protes-prabowo-ke-media-justru-membingungkan

Remotivi Sebut Protes Prabowo ke Media Justru Membingungkan

TEMPO.CO, Jakarta - Koordinator Divisi Penelitian Lembaga Pusat Kajian Media dan Komunikasi Remotivi, Muhamad Heychael, menyebut protes calon presiden Prabowo Subianto terhadap media dan wartawan ihwal pemberitaan Reuni 212 justru membingungkan.


Baca: Protes Prabowo ke Media, AJI: Publik Menilai Mana yang Akurat

Prabowo sebelumnya memprotes media yang disebutnya tidak menyiarkan acara Reuni 212. Dia juga menyoal pemberitaan media yang tak menyebut bahwa orang yang hadir mencapai jutaan hingga belasan juta.

Heychael mengatakan, menurut pengamatan lembaganya, stasiun-stasiun televisi sebenarnya ikut menyiarkan acara tersebut. Namun siaran itu memang tak berlangsung hampir sepanjang acara seperti yang dilakukan sebuah stasiun televisi swasta.

ADVERTISEMENT


"Sejauh pengamatan kami menyiarkan, memang tidak semuanya seperti TV One yang bisa dibilang seharian," kata Heychael kepada Tempo, Rabu malam, 5 Desember 2018.

Heychael menuturkan, Remotivi mengamati siaran-siaran sejumlah stasiun televisi berbentuk berita pendek yang ditayangkan beberapa kali. Dia pun berujar, stasiun televisi tidak memiliki kewajiban untuk menyiarkan acara itu seperti TV One yang menayangkannya seharian.

Baca: Geram Pemberitaan Reuni 212, Prabowo Omeli Media dan Jurnalis

Menanggapi protes Prabowo yang menyoal acara Reuni 212 tak menjadi berita utama alias headline koran nasional, dosen di Universitas Multimedia Nusantara ini berujar, lagi-lagi media tak memiliki kewajiban untuk menjadikannya headline. Redaksi, kata Heychael, jelas memiliki pertimbangan dan bebas menentukan apa yang layak dimuat serta menjadi berita utama. "Itu bukan mandatori, apa mandatori-nya untuk jadi headline?"

Ketiga, ihwal jumlah peserta Reuni 212. Heychael mengatakan hal ini menjadi persoalan sejak demonstrasi pada 2 Desember 2016. Heychael merujuk pada perkiraan yang dibuat BBC Indonesia dua tahun lalu.

BBC menganalisis berdasarkan luas ruang dan kepadatan orang tiap meter persegi. Hasilnya, jumlah peserta aksi 2 Desember 2016 diperkirakan 500 ribu orang. Namun panitia mengklaim jumlah peserta mencapai tujuh juta. Perbedaan ini pun memicu perdebatan di media sosial.

"Justru aneh kalau wartawan yang harusnya bekerja berdasarkan fakta dipaksa untuk mengakui angka yang enggak masuk akal," ujar Heychael.

Baca: Pidato Lengkap Prabowo yang Memurkai Media soal Reuni 212

Prabowo sebelumnya mengungkapkan protesnya karena media-media kondang di Indonesia tak memberitakan kegiatan Reuni 212. Dia juga tak terima ada pemberitaan media yang menyebut jumlah massa yang hadir tak sampai belasan juta.

ADVERTISEMENT

"Hampir semua media tidak mau meliput sebelas juta lebih orang yang kumpul," kata Prabowo di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu, 5 Desember 2018.

Prabowo juga menyinggung media cetak yang tak menulis kegiatan itu. Salah satunya, Prabowo memprotes Koran Tempo yang tak menulis perihal itu. "Di tempo.co ada? Tapi koran enggak ada kan," kata Prabowo.

Di media sosial, politikus pendukung Prabowo juga membuat perbandingan antara headline koran-koran nasional pada hari Senin, 3 Desember. Politikus Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, misalnya, mengunggah foto headline koran-koran nasional di akun Twitternya sembari menuding media sulit berlaku adil.

Ada enam koran nasional yang difoto, yakni Republika, Kompas, Media Indonesia, Rakyat Merdeka, Jawa Pos, dan Koran Tempo. Dari enam, hanya dua media, yakni Republika dan Rakyat Merdeka yang memuat berita utama ihwal Reuni 212.

https://nasional.tempo.co/read/1152755/remotivi-sebut-protes-prabowo-ke-media-justru-membingungkan/full?view=ok

Belumbjd presiden aja dah begini.

Jadi presiden bisa2 media dibredel kayak jaman orba.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Mana ada media yg mau ikutan berbohong...
Kecuali TV OON..
lelah juga ngeliat orang ini ngeblunder muluemoticon-Leh Uga
Waduh, saya kalau bingung biasanya pegangan atau duduk lalu browsing.
"Sejauh pengamatan kami menyiarkan, memang tidak semuanya seperti TV One yang bisa dibilang seharian," kata Heychael kepada Tempo, Rabu malam, 5 Desember 2018.


Remotivi Sebut Protes Prabowo ke Media Justru Membingungkan

waktu semakin tifis. emoticon-Malu
Poinnya:

1. Media masaa udah ngeliput, tp ga ada kewajiban buat jadiin itu pristiwa sbg headline / diberitaain heboh kayak di tipioon.

2. Ga ada kewajiban mesti nurut maunya si Bowo.

3. Klaim jutaan itu datanya dr mana? Monas ga cukup buat nampung lebih dr 500ribu.

Belum jd presiden aja udah gini. Mau balik lg kejaman orba?
Balasan post dawolong
Quote:


Enggak kalo menurut nasbung emoticon-Ngakak (S)

Remotivi Sebut Protes Prabowo ke Media Justru Membingungkan
Quote:


Paling parah, bukan survey, tapi itung cepat yg dihoaxin sampe sujud sukur
Perpaduan sempurna politikus dan media provokator, puncaknya pidato wowo difb yg ngajak massa pendukung die bikin kerusuhan, sayang aja die ga punya massa
Diubah oleh dukun..beranak
Tempo bukannya dah jadi punya ya ucup? emoticon-Bingung

Btw knp harus memaksakan seperti 500rb jd 11jt.. Its Just A number.. Yg penting bukannya acaranya sukses ato apa? Apa mmg mesti d liput? Untuk apa? Untuk supaya tau pak Prabowo datang disana? Dan banyak pendukungnya? Bukankah itu bukan kampanye?

Ya klo gua mah bodo amat..
G ngaruh juga ke hidup gua.. emoticon-nyantai
penggiringan opini.
penjoliman penguasa dan media

"Justru aneh kalau wartawan yang harusnya bekerja berdasarkan fakta dipaksa untuk mengakui angka yang enggak masuk akal," ujar Heychael.


G masuk diakal otakmu yang kecil.
Jd inget video ngambeknya sama wartawan..

emoticon-Leh Uga
kewajiban memberitakan memang tidak ada
tapi kumpulan orang sebanyak itu tidak dibahas/diberitakan itu yg aneh

apa perlu jadi people power baru jadi headline ?
Laen kali tolong diabsen atau didata jumlah pesanan nasi bungkusnya biar ga simpang siur emoticon-Wkwkwk
Balasan post ivanind
Quote:


11 juta bisa ngumpul berdesakan dimonas?

Cuman bisa masuk di otak nasbung yg kopong.
Quote:


Lalu mesti dibahas seharian kayak tipioon?
Buat apa? Emang acara itu agendanya apa? Wong cuma acara reunian and kumpul2 doang.
Agenda acara aja gak jelas, minta dibahas seharian..

emoticon-Leh Uga
kucing persia aj klo ga ada pelampiasan ngecroot jadi uring2an lah

sama halnya dengan wowok. marah2 mulu
Diubah oleh frimen
Paan sih capres ngambekan mulu
Makanya fake mesin ceklok bree

emoticon-Wkwkwk
emoticon-Imlek
gembok
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di