alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Utang BUMN Capai Rp2.488 Triliun; Aset Rp 7.718 Triliun, Ini Tanggapan Sri Mulyani
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c08f434de2cf2de438b4568/utang-bumn-capai-rp2488-triliun-aset-rp-7718-triliun-ini-tanggapan-sri-mulyani

Utang BUMN Capai Rp2.488 Triliun; Aset Rp 7.718 Triliun, Ini Tanggapan Sri Mulyani

NUSA DUA - Berdasarkan catatan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), utang 143 perusahaan pelat merah hingga September 2018 telah mencapai Rp2.488 triliun.

Menanggapi utang BUMN tersebut, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa hal ini harus dilihat secara keseluruhan detail kondisinya. Sebab, kata dia, ada beberapa BUMN yang kendati memiliki banyak utang, tapi juga masih memiliki pendapatan yang tinggi.

"Lalu beberapa BUMN dapat pinjaminan dari pemerintah, makanya kita harus perhatikan detail kondisi keuangannya. Beberapa leverage-nya naik tapi kita berikan injeksi ekuitas yang naik juga. Lihat BUMN yang utangnya banyak, tapi ekuitasnya tinggi ya itu enggak apa-apa. Tapi kalau utangnya banyak lalu enggak punya ekuitas itu yang harus diperhatikan," papar Sri Mulyani di Nusa Dua, Bali, Kamis (6/12/2018).

Dia pun percaya bahwa Menteri BUMN Rini Soemarno bisa mengatasi kondisi perusahaan pelat merah yang dibawahinya. Terlebih, kata Sri Mulyani, dia dan Menteri BUMN Rini Soemarno terus memonitor kinerja perusahaan BUMN. "Kita dan menteri BUMN terus monitor, neracanya harus kita jaga," tegasnya.



Sebagai informasi, Kementerian BUMN menyebutkan bahwa total liabilitas BUMN per September 2018 (unaudited) mencapai Rp5.271 triliun, dalam 4 tahun catatan utang BUMN meningkat Rp1.783 triliun dari Rp 3.488 triliun per Desember 2014.

Sementara total aset BUMN mencapai Rp7.718 triliun, meningkat Rp508 triliun dari Rp7.210 triliun per Desember 2017. Dan dalam 4 tahun meningkat Rp3.207 triliun dari Rp4.511 triliun per Desember 2014.

Kementerian BUMN menyatakan utang BUMN tersebut masih aman, mengacu pada rasio utang dan ekuitas (debt to equity ratio/DER) yang masih lebih baik dibandingkan dengan rata-rata industri.

Misalnya untuk sektor transportasi, DER BUMN sebesar 1,59 kali sementara rata-rata industri di posisi 1,96 kali. Kemudian, untuk sektor energi, DER BUMN 0,71 kali, sementara rata-rata industri 1,12 kali. Di sektor telekomunikasi, DER BUMN di posisi 0,77 kali, sementara industri pada posisi 1,29 kali.
(fjo)

sumber https://ekbis.sindonews.com/read/136...ani-1544078084
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Duh ga ngerti, ekuitas apaan dah.
Siapanya equilibriun atau equisetum.
Wkwk bantu rate deh.
Balasan post floriantito
Quote:


modal + laba ditahan emoticon-Embarrassment
Quote:


Terima Kasih gan, maklum saya background teknik.
jangan samain utang sebagai belanja modal bumn kaya ngutang di warteg yak

bumn utang buat meningkatkan.valuasi, aset dan expansi bisnis

klo ngutang di warteg karena lu missqueen tapi males kerja
Diubah oleh kentutwangi22


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di