alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Food & Travel / ... / Cerita Pejalan Domestik /
Sekali jalan 2 kawah terlampaui (17-19 Agustus 2018) PART 1
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c08e544ffef87e6448b4567/sekali-jalan-2-kawah-terlampaui-17-19-agustus-2018-part-1

Sekali jalan 2 kawah terlampaui (17-19 Agustus 2018) PART 1

Bagi kaum pekerja terutama mereka yang bekerja jauh dari keluarga, ada beberapa hal yang membuat mereka merasa dilema ketika long weekend tiba, pulang ke kampung halaman untuk berjumpa dengan keluarga, atau jalan - jalan melepas penat untuk sekedar refreshing isi pikiran. Beruntungnya bagi mereka yang bisa menikmati keduanya. Dilema muncul ketika melihat kalender dan long weekend sudah di depan mata. Di satu sisi ingin pulang untuk bercengkerama dengan keluarga menikmati hidangan di meja makan. Di sisi lain dorongan untuk melakukan perjalanan mengunjungi tempat - tempat menarik yang belum sempat ane kunjungin membuat hati semakin bimbang. Tak banyak waktu untuk berfikir, segera cari tiket kereta ke Surabaya.

Sekali jalan 2 kawah terlampaui (17-19 Agustus 2018) PART 1


Jumat, 17 Agustus 2018
Perjalanan menuju Stasiun Lempuyangan Yogyakarta jalan begitu padat. Estimasi perjalanan dari kost - lempuyangan biasanya hanya 20 menit, tapi ini sudah lebih dari setengah jam masih belum sampai juga. Akhirnya sampai juga di stasiun, dengan setengah berlari ane langsung menuju ke peron karena kereta Logawa sudah siap diberangkatkan. Belum sempet ane duduk, kereta perlahan meninggalkan Lempuyangan. Sampai di Stasiun Klaten temen ane namanya Septian naik, sebelumnya kita memang sudah janjian buat ngetrip bareng. Di Surabaya nanti kita akan bertemu dengan 4 teman yang berangkat dari Jakarta. Rencana kami berenam akan mengunjungi gunung Bromo dan kawah Ijen. Di dalam kereta ane lebih banyak tidur, jadi nggak banyak yang bisa diceritakan.

Sampai di Stasiun Wonokromo sekitar jam 3 sore, perjalanan Jogja - Surabaya kurang lebih sekitar 6 jam. Keluar stasiun kita langsung pesen ojol menuju salah satu kafe buat ketemu Lukita, akamsi yang dulu kenalan di Merbabu. Ngobrol, main uno, poker, nobar timnas sampai lebih dari jam 9 malam rombongan dari Jakarta belum juga datang, pesawat delay jadi kita terpaksa menunggu lebih lama. Jam 11 mereka baru datang kita langsung cabut masuk mobil, Lukita pamit karena dia ada acara ke Malang esok hari, makasih sudah menemani

Mas Fadhil, Mas Dona(bebek), Mas Nanang, Mbak Desi, dan Mbak Betty sudah ready,  kita langsung cuss menuju Bromo, Perjalanan Surabaya - Sukapura kurang lebih 3 jam. Tiap kali masuk kendaraan ane nggak pernah absen buat tidur, ane baru bangun pas udah sampai Sukapura. Udara dingin khas pegunungan langsung menembus jaket. Mata masih pengen merem tapi jeep udah menunggu, sebelum lanjut jalan ane cuci muka dulu biar seger.. air nya mantab daah bikin mata langsung melek. Kebetulan rest area kami masih lumayan jauh dari Bromo, jadi kita perlu naik jeep kira - kira 1 jam. Hanya Mas Fadhil yang nggak ikut ke Bromo, dia milih tidur aja di homestay, katanya udah bosen bolak - balik kesini.

Sabtu, 18 Agustus 2018
Ini adalah pertama kali ane ke Bromo, dalam jeep perjalanan Sukapura - Bromo ane kagum ketika melihat rombongan jeep yang kalo dilihat mirip tamiya lagi balapan, jalan berkelok naik turun jeep nya ngebut saling tikung. Di dalam jeep mata nggak bisa merem, duduk nggak tenang gimana mau merem? badan kebanting - banting tiap kali melewati tikungan, belum lagi kondisi jalan yang beberapa masih belum halus.

Setelah melewati lautan pasir, perjalan menuju penanjakan sedikit terhambat alias macet karena saking banyaknya wisatawan yang datang. Di tengah jalan mendadak kebelet dan itu udah diujung banget, udah nggak bisa ditahan. pak sopir bilang "tahan bentar mas bentar lagi sampai" yakaliii ini udah diujung banget, mana macet parah, jeepnya nggak bisa jalan. "disini nggak ada kamar mandi" kata sopirnya lagi, gue jawab "ntar saya pipis di belakang warung aja pak gelap nggak ada yang lihat" saat itu juga pintu ane buka pintu jeep "nanti ketemu dibawah penanjakan" kata mbak Desi "ya mbak" ane lari menuju salah 1 warung, tapi ane nggak masuk warung tersebut, ane mlipir ke samping cari spot enak pipis, pas udah dapet posisi ada yang nepuk dari belakang "maaf mas jangan disini, ke kamar mandi aja" seorang lelaki usia 30 tahunan menyarankan ane buat masuk ke toilet yang ada di belakang warung. Ternyata warung tersebut ada toiletnya, cuma nggak ada papan di depan warungnya, mana ane tau?? pas masuk ke warung..... Wadefak!!! kamar mandinya cuma ada 1 dan yang antri ada 7 orang. anggap aja 1 orang pakek kamar mandinya 3 menit, artinya kudu nunggu 21 menit sampai ane bisa pakai tuh toilet. Selama antri ane nggak bisa diem, bolak - balik badan, lompat - lompat, jongkok - berdiri. duuh pokoknya nggak enak banget. Sampai ditanya orang di depan ane "kebelet banget ya mas?".. *MENURUT LO?? dengan kalem ane jawab "iya mas, boleh saya duluan? nanti saya bayarin deh" ini makin diujung banget makannya ane berani ngomong gitu "boleh mas nggak papa, dari tadi saya kasian liat mas-nya".. "saya juga ya mas" - "saya juga mas nya duluan aja, tapi bayarin juga ya". Jadi di depan ane masih ada 3 orang, yang depan ane nawarin duluan dengan imbalan bayarin toilet, kemudian 2 orang di depannya denger percakapan ane, mereka juga mempersilahkan ane buat duluan tapi minta dibayarin juga. Karena mereka ngijinin ane buat duluan, ketika toilet selesai dipakai ane langsung nerobos masuk, buka celana dan CCUUURRRR!!!! aaahhh... lega juga, rasanya kek keluar dari tekanan yang begitu berat. Selesai sudah keluar nyamperin bapak penjaga toilet "4 orang berapa pak?" keluar dan siap bayar "20 mas" waduuuhh... kok mahal ya, 20 ribu bisa dapet 2 mangkok mie rebus telur 2 mangkok "ini pak" sambil menyerahkan uang 100ribuan. Pantes aja mas - mas nya mau banget dibayarin, ternyata biaya toilet disini 2x lebih mahal daripada pipis di pom bensin.

Keluar dari toilet langsung jalan naik menuju bukit kingkong kira - kira 1,5 km dari toilet, yang lain udah pada nungguin disana. banyak ojek berseliweran menawarkan jasanya buat nganter sampai penanjakan, tapi ane lebih milih buat jalan kaki. sampai di bawah bukit Kingkong ketemu juga sama rombongan. Tujuan sebenarnya kita mau ke penanjakan, tapi karena rame jadi kita ganti tujuan ke bukit kingkong, toh view-nya hampir sama, lagian ke bukit kingkong cuma jalan 10 menit dari jalan aspal udah sampai atas. Di Bukit Kingkong nggak ada celah sama sekali, sekedar buat pasang tripod pun susah, kami terpaksa jalan lebih jauh melipir dari keramaian supaya bisa mendapat spot terbaik. Maklum saja kita datang ke Bromo ketika long weekend, jadi wajar dan harus lebih sabar menghadapi suasana yang ramai. Lumayan daah, pagi itu cerah banget, Mahameru terlihat gagah di belakang lautan pasir dan gunung Batok. jepret sana, jepret sini, selfie, groufie, bikin boomerang, puas - puasin dulu nikmatin view yang bikin mata seger. Stock foto dirasa cukup, kami turun dari bukit kingkong, naik ke jeep siap menuju destinasi selanjutnya 'kawah bromo'


Sekali jalan 2 kawah terlampaui (17-19 Agustus 2018) PART 1

Sunrise Point Bukit Kingkong


Turun dari penanjakan jam setengah 7, sampai parkiran kawah jam 8. Macet  matahari bikin mager agak males keluar dari jeep, tapi sayang kalo cuma nongkrong di parkiran. Sebelum ke kawah beli jagung rebus dulu buat ganjel perut, nggak tanggung - tanggung ane habis 3 jagung sekaligus, abis itu langsung jalan dari parkiran menuju kawah bareng sama kuda - kuda, FYI mereka kalo jalan nggak pandang bulu, bikin pasir beterbangan. Belum lagi tai kuda yang udah kering juga ikut campur jadi satu. Saran ane bawa topi, kacamata, sama buff buat nutupin wajah biar debu nggak masuk ke hidung. Dari jauh terlihat antrian panjang di tangga menuju kawah, cuaca panas, antri, udara berdebu. ahh..  bodo amat ane tetep mau naik walaupun harus antri. Pelan tapi pasti sampai juga di kawah Bromo, bau belerang kian menyengat. Berdesak - desakan dengan wisatawan lain demi melihat langsung lubang kawah yang menganga mengeluarkan bau belerang. Ane cuma berempat, Mas Bebek, Mas Nanang, Septian. Mbak Betty sama Mbak Desi mager di jeep. Nggak kuat lama sama bau belerang, kami berempat memutuskan untuk kembali ke parkiran, nggak beda jauh sama waktu naik, waktu turun kita juga perlu antri


Sekali jalan 2 kawah terlampaui (17-19 Agustus 2018) PART 1

View dari puncak kawah Bromo


Habis dari kawah kita menuju destinasi selanjutnya Bukit teletubies, disana ane nggak begitu antusias udah capek duluan abis dari kawah ke parkiran PP yang ternyata lumayan jauh. Jadi cuma menikmati suasana dari parkiran aja. View juga mirip sama Gunung Prau di kampung halaman, cuma kondisinya lagi gersang karena pas musim kemarau Nggak ada setengah jam kita cabut dari Bukit Teletubies menuju pasir 


Sekali jalan 2 kawah terlampaui (17-19 Agustus 2018) PART 1

Bukit Telletubies Bromo


Entah kenapa lautan pasir yang begitu luas, hanya di titik ini dinamakan 'Pasir Berbisik'. Ternyata dulu di lokasi ini pernah dijadikan shooting film 'Pasir Berbisik (2001)' yang dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo, jaman segitu ane masih bocah jadi maklum kalo nggak tau ya. Pasir berbisik adalah destinasi terakhir kami di Bromo, jadi kita maksimalkan buat cari foto terbaik selagi suasananya tak seramai kawah/penanjakan. Tapi karena cuaca yang semakin panas kami dan rombongan memutuskan nggak berlama - lama di pasir berbisik. Jam 12.00 kita kembali menuju Sukapura, perjalanan kurang lebih 1 jam, lumayan ada waktu buat tidur


Sekali jalan 2 kawah terlampaui (17-19 Agustus 2018) PART 1

Numpang foto - Pasir Berbisik


Tuntas sudah, Penanjakan - puncak kawah - bukit telletubies - pasir berbisik, 4 destinasi utama udah ane kunjungi saatnya kembali ke Sukapura. Bromo memang mempesona, tak heran masih banyak jeep berlalu lalang membawa wisatawan ditengah lautan pasir, tapi cukup buat ane dan rombongan, Thanks Bromo see you again!!


Sampai di Sukapura tepatnya di homestay kita langsung disambut dengan aroma lele goreng yang begitu menggoda, pengen langsung makan tapi badan udah terlanjur kotor, ane pilih untuk mandi dulu sebelum menikmati hidangan lele goreng. Mandi makan, ngobrol, kira - kira jam 4 sore check out dari homestay dan bersiap menuju destinasi selanjutnya. Perjalanan dari Sukapura - Banyuwangi kurang lebih 5 jam.


Sekali jalan 2 kawah terlampaui (17-19 Agustus 2018) PART 1


Cerita perjalanan hari ini cukup sampai disini, makasih buat agan dan sista yang sudah menyempatkan membaca maafkan tata bahasa yang acak adul karena ane sendiri masih newbie. Perjalanan hari selanjutnya bakal segera ane update

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di