alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sempat Mati-matian Dukung Jokowi, Hutahaean Bongkar Alasan Kenapa Pindah Haluan
3 stars - based on 6 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c08d9cddcd770253d8b456a/sempat-mati-matian-dukung-jokowi-hutahaean-bongkar-alasan-kenapa-pindah-haluan

Sempat Mati-matian Dukung Jokowi, Hutahaean Bongkar Alasan Kenapa Pindah Haluan

"Kalau kita lihat di mana-mana, masih banyak itu foto dan orasi anda, berjuang mati-matian bela Jokowi dan sekarang melakukan hal yang sebaliknya,"
Najwa Shihab

TRIBUN-MEDAN.com - Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean membeberkan alasannya mengapa pada pemilu 2019 mendatang, dirinya tidak lagi mendukung Pasangan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Amin Ma'ruf.
Hal tersebut ia jelaskan pada saat menghadiri acara Mata Najwa episode 'Barisan Para Mantan' Rabu (5/12/2018).
Dilansir TribunWow dari tayangan Mata Najwa, pembawa acara Najwa Shihab menjelaskan pada 2014 lalu Ferdinand merupakan pendukung Jokowi.
"Kalau kita lihat di mana-mana, masih banyak itu foto dan orasi anda, berjuang mati-matian bela Jokowi dan sekarang melakukan hal yang sebaliknya," kata Najwa Shihab.

Najwa kemudian menanyakan kepada Ferdinand, apa yang menjadi alasan dirinya justru membelokkan dukungan pada Prabowo Subianto.
Tidak langsung menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh Njawa Shihab, Ferdinand justru memulainya dengan menceritakan kisah awal dirinya mengenal sosok Jokowi.

Najwa shihab dan Ferdinand Hutahaean dalam Acara Mata Najwa episode 'Barisan Para Mantan' yang tayang Rabu (5/12/2018) (capture akun youtube Najwa Shihab)
"Ya inilah politik dan dinamikanya, saya dulu mengenal Pak Jokowi ini sejak beliau datang ke Jakarta membawa Mobil Esemka, waktu itu masih nongkrong di Taman Proklamasi, itulah awal saya mengenal beliau."
"Kemudian saya tertarik, sebetulnya siapa dan apa misinya, akhirnya sejak saat itu sering banyak yang kumpul, banyak dorongan politik yang muncul dari masyarakat langsung, tidak ada yang mengomando dari atas, akhirnya sekitar bulan Mei 2012 kalau tidak salah, adalah kongres relawan di Bandung yang pertama," terang Ferdinand.

Ferdinand lantas menjelaskan jika awal pertemuan dengan Jokowi, ia merasa jika Jokowi mengerti ajaran Presiden pertama Indonesia Soekarno, Trisakti.
"Jadi pada saat dulu, saya mengenal Pak Jokowi itu orang yang sepertinya mengerti betul ajaran Bung Karno, karena setiap kita berdiskusi selalu berbicara tentang Trisakti dan saya pengagum ajaran Bung Karno betul, semua ajaran Bung Karno saya kagumi dan saya hafal betul," Lanjut Ferdinand.
Setelah menceritakan awal pertemuan dirinya dengan Jokowi, Ferdinand baru mulai membicarakan alasan mengapa dirinya tidak lagi mendukung Jokowi.

"Nah ternyata, setelah pemerintahan ini berjalan dan mulai menang, saya mulai ragu tentang pemahaman Pak Jokowi tentang ajaran Bung Karno ketika beliau menyusun kabinetnya," imbuh Fedinand.
Ferdinand bahkan menyampaikan jika dirinya mencermati bagaimana penyusunan kabinet yang dilakukan oleh Jokowi.
Dari hal tersebut, Ferdinand mengakui jika dirinya ragu dengan langkah yang dilakukan Jokowi karena dianggap tidak sesuai dengan Trisakti ajaran Presiden Soekarno.
"Saya melihat betul, mencermati betul, bagaimana Pak Jokowi ini kesulitan menyusun kabinetnya karena banyaknya intervensi, ternyata kedaulatan itu tidak ada di sana, itu yang membuat saya semakin ragu dan terus berjalan pemerintahan Pak Jokowi, awal-awal tahun itu pemerintahan semakin jauh dari cita rasa trisakti yang selalu disampaikan dan akhirnya saya melihat ini semakin melenceng," terangnya.
Keraguannya tersebut juga semakin memuncak pada saat 100 hari peringatan masa pemerintahan Jokowi.
"Saya semakin mulai kritis pada 100 hari pemerintahan beliau, ada diskusi publik saya diundang sebagai pembicara, saya memang menyatakan sikap pada waktu itu, saya agak ragu dengan Jokowi ini lama kelamaan."
"Dan sekarang terbukti memang, sekarang semua yang saya khawatirkan itu terjadi dan saya harus mengambil sikap politik untuk itu," tegas Ferdinand.

Alasan yang disampaikan oleh Ferdinand juga mendapatkan tanggapan dari Kapitra Ampera, Calon Legislatif PDI Perjuangan.

Kapitra Ampera dan Ferdinand Hutahaean dalam Acara Mata Najwa episode 'Barisan Para Mantan' yang tayang Rabu (5/12/2018) (capture youtube akun Najwa Shihab)

"Mungkin karena nggak masuk kabinet dia jadi kecewa, kan mulainya tadi dari penyusunan kabinet, tadi kan dari penyusunan kabinet mulai awal kekecewaan," sentil Kapitra.
Merasa hal yang disampaikan mantan pengacara Rizieq Shihab tersebut tidak benar, Ferdinand melontarkan pembelaannya.
"Pada saat penyusunan kabinet, saya sangat keras memprotes beliau, karena banyak orang-orang yang saya anggap tidak seharusnya ada di situ, ada."
"Masih ada pernyataan saya memprotes itu, karena Jokowi tunduk kepada pemodal untuk menyusun kabinet itu," lanjut Ferdinand.
Terkait permsalahan yang disampaikan oleh Ferdinand terkait keraguannya pada Jokowi, ia lantas menegaskan jika saat ini dirinya tidak mempunyai harapan lagi pada Jokowi.
"Saya begini, dalam sebuah situasi seperti ini, tentu saya tidak punya harapan lagi kepada Pak Jokowi, saya harus melabuhkan harapan saya kepada sosok baru, kalau istilahnya berjudi, saya tidak mungkin meneruskan perjuadian yang sudah kalah, saya pindah lagi ke tempat yang baru."
Simak selengkapnya dalam video di bawah ini.



http://medan.tribunnews.com/2018/12/...aluan?page=all


cuman cebong idiot yg masi ngotot ama si kodok, org waras mah pasti pindah haluan emoticon-Traveller


Diubah oleh kaskus.infoforum
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Sempat Mati-matian Dukung Jokowi, Hutahaean Bongkar Alasan Kenapa Pindah Haluan
Sempat Mati-matian Dukung Jokowi, Hutahaean Bongkar Alasan Kenapa Pindah Haluan
Diubah oleh fahm182
Quote:
Sempat Mati-matian Dukung Jokowi, Hutahaean Bongkar Alasan Kenapa Pindah Haluan
Diubah oleh bugambreng
gak dapet posisi ,
semoga erpilih
krn warga bogor doyan yg pribumi meskipun beda seiman emoticon-Embarrassment
Kadang ane ngiri ma profesi lawyer ma pemuka agama(tertentu)
Bebas bacot anti kritik emoticon-Mewek
"Mungkin karena nggak masuk kabinet dia jadi kecewa, kan mulainya tadi dari penyusunan kabinet, tadi kan dari penyusunan kabinet mulai awal kekecewaan," sentil Kapitra.

kebanyakan BSH jokowi ya orang2 macam gini
haus jabatan

emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
ORANG WARAS pindah haluan ke wowo, yg didukung amien rais tukang hoax, sok suci parte aloh, sok pahwalwan reformasi, sok suci, didukung orang munafik kayak dahnil ahzar yg ternyata terlibat korupsi trs kicep, riziq, dhani, sarungpaet yg gede bacot dll. sandiaga uno yang wakil nya bacot asal ga ada isi. dan semua penyokong wowo yang terus memepertontonkan kebodohan..

centeng2nya kaya bahar, pks dll dll jual agama tapi kelakuan setan,

bilang 11 juta padahal dihitung dari luas wilayah per orang/density yg datang itu paling ribuan ga nyampe sejuta, trus maksa media blg 11 juta.



WARAS KEMANA? watuolo hulaihi lahh

KHHONTOL NASBUNG PENEBAR KEBODOHAN

emoticon-Ngakak
Diubah oleh politickntricks
Ferdinand Hulahulahuliha
TS mo bilang Ma'ruf Amin gak waras ?

emoticon-Cape d...
Diubah oleh bewox
Balasan post bugambreng
Mirip ama si kriss hatta yah, 6 kali sehari semalem emoticon-Ngakak
berita gak penting ferdinan dari kubunya bemokrat kenapa harus kaget emoticon-Leh Uga
Dukung mendukung hal yang biasa
Balasan post fahm182
Quote:


ternyata bani taktak satu ini penjilat juga hheuheuheuehue cuih
elah abis nonton mata najwa
Mendukung nggak harus mati-matian yang wajar-wajar aja lah, nggak baik terlalu fanatik. Tapi itu mah cuman pendapat pribadi ane aja sih emoticon-Hammer (S)
sakit hati die masbre...

nb: warning sumbu pendek kayaknya gan.

emoticon-Ngakak
Balasan post fahm182
Quote:


Quote:

Jejak medsosnya berbicara sendiri
Kalo gini an lolos ke senayan ya artinya rakyat Kita juga Masi approve keberadaan mahluk gini

Sempat Mati-matian Dukung Jokowi, Hutahaean Bongkar Alasan Kenapa Pindah Haluan

Quote:


parah nih org emoticon-Cape d...
makanya jadi Ngabalin emoticon-shakehand
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di