alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Final! Zumi Zola Divonis 6 Tahun Penjara, Terbukti Korupsi dan Terima Suap
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c08c49196bde683208b4568/final-zumi-zola-divonis-6-tahun-penjara-terbukti-korupsi-dan-terima-suap

Final! Zumi Zola Divonis 6 Tahun Penjara, Terbukti Korupsi dan Terima Suap

Final! Zumi Zola Divonis 6 Tahun Penjara, Terbukti Korupsi dan Terima Suap

SERUJAMBI.COM – Gubernur Jambi 2016-2021 Zumi Zola divonis 6 tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana korupsi, Kamis (6/12/2018). Zumi Zola juga dikenakan denda Rp 500 juta.

Laman suara.com (media partner Serujambi.com) melaporkan, sebelumnya, Zumi Zola dituntut 8 tahun penjara ditambah denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan karena dinilai terbukti menerima gratifikasi dan memberikan suap kepada anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019 terkait pengesahan APBD tahun anggaran 20017 dan 2018.

BACA JUGA: Zumi Zola Simak Putusan Hakim Sambil Sibuk Menulis

Ia juga dituntut hukuman pidana tambahan berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama 5 tahun sejak Zumi selesai menjalani pidana pokoknya.

Dalam pembelaannya, Zumi Zola sempat menjelaskan bahwa anak sulungnya mengalami trauma secara psikologis karena mendengar pemberitaan mengenai ayahnya di media, sehingga istrinya menjadi lebih kerepotan untuk mengurus dan merawat anak-anak.

Dalam perkara ini, Zumi Zola selaku Gubernur Jambi periode 2016-2021 menurut JPU terbukti melakukan dua dakwaan.

BACA JUGA: Senin, Fachrori Umar Dilantik Menjadi Gubernur Definitif

Pertama, Zumi Zola telah menerima gratifikasi sejumlah Rp 37,478 miliar, 183.300 dolar AS, 100 ribu dolar Singapura dan 1 mobil Alphard nomor polisi D 1043 VBM yang telah diterima sejak Februari 2016 sampai November 2017.

Hadiah itu diterima dari para rekanan yaitu Muhammad Imadudin alias Iim, Agus Herianto, Endria Putro, Nicko Handi, Rudy Lidra, Jeo Fandy Yoesman alias Asiang, hardono alias Aliang, Yosan Tonius alias Atong, Andi Putra Wijaya alias Andi Kerinci, Kendry Ariyon alias Akeng, Musa Effendi serta rekanan lainnya.

Dakwaan kedua, terkait pengesahan APBD TA 2017, terdakwa lewat timnya telah memberikan uang kepada pimpinan dan anggota DPRD provinsi Jambi mencapai keseluruhan berjumlah Rp 12,94 miliar yang terdiri dari:

Pertama untuk 50 orang anggota DPRD masing-masing sejumlah Rp 200 juta diserahkan oleh Kusdinar kepada masing-masing anggota DPRD sebanyak 2 kali yang dilakukan secara bertahap dari Januari-Mei 2017 kecuali untuk Masnah dan Bambang Bayu Suseno karena sudah mundur dari DPRD.

Selain itu sebanyak 8 orang tidak menerima penyerahan tahap kedua yakni Nasrullah Hamka, Supriyono, Muhamadiyah, Hasim Ayub, Wiwit Iswara, Rudi Wijaya, Rahmad Eka Putera, Suprianto. Supriyono hanya diberikan sejumlah Rp 50 juta sehingga jumlah keseluruhan yang diberikan yakni Rp 8,75 miliar.

Kedua, pimpinan DPRD masing-masing menerima uang dengan rincian Ketua DPRD Cornelis Buston menerima sejumlah Rp 100 juta; Zoerman Manap selaku Wakil Ketua DPRD menerima uang sejumlah Rp 400 juta; AR Syahbandar selaku Wakil Ketua DPRD menerima sejumlah Rp 600 juta; Chumaidi Zaidi selaku selaku Wakil Ketua DPRD menerima uang sejumlah Rp 650 juta.

BACA JUGA: Alam: Tim KPK Harus Turun ke Tungkal, Dalami Kasus Pipanisasi Tanjabbar

Ketiga, Zumi memberikan uang tambahan untuk masing-masing 13 Anggota Komisi III DPRD mendapat tambahan uang sejumlah Rp 175 juta sehingga keseluruhan berjumlah Rp 2,3 miliar.

Keempat, Zumi memberikan uang tambahan untuk Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD mendapat tambahan uang sejumlah Rp 140 juta yang diperuntukkan bagi 27 anggota Banggar DPRD.

Selanjutnya, terkait pengesahan APBD TA 2018, Zumi bersama-sama Erwan Malik selaku Plt Sekretaris Daerah, Arfan selaku Plt Kepala Dinas PUPR dan Saipudin selaku Asisten 3 telah memberi atau menjanjikan sesuatu berupa uang kepada beberapa anggota DPRD Provinsi Jambi terkait dengan pengesahan dan persetujuan APBD 2018 yang keseluruhan berjumlah Rp 3,4 miliar.

BACA JUGA: Berikut Kronologis Lengkap OTT KPK di RM Pak Ndut Jambi

Uang tersebut telah diterima oleh Supriyono, M. Juber, Ismet Kahar, Tartiniah, Popriyanto, Mayloeddin, Sufardi Nurzain, Gusrizal, Elhelwi, Tadjudin Hasan, Parlagutan Nasution dan Cekman.

Selain itu, Zumi juga meminta adanya pembukaan rekening bank yang dibekukan sejak proses penyidikan.(lim)

BACA JUGA: KPK Sudah Beri Sinyal OTT di Jambi




Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Cuma 6 tahun? Paling 4 tahun sudah keluar. Dimiskinkan enggak nih?
37 m cuma 6 tahun?
potong tahanan, cuma 4 tahun, enak ye
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support17
gimana nih , gubernur partai allah kok di penjara, kurang ajar! take beer!
bakal nambah mewek2 ini.
alumni yg ga ikut reunian nih yak
kriminalisasi alumni 212 nih emoticon-Marah
matio ae Jum
Diubah oleh matthysse67
sebenarnya koruptor yg maling duit itu
duitnya harus di kembalikan ke negara ga si?
contohnya si cumi ini

balikkin 37M + denda 500jt?

atau hanya 500jt doank?

klo hanya 500jt mah, gw mau juga de jadi koruptor
enak bener

emoticon-Wagelaseh emoticon-Wagelaseh emoticon-Wagelaseh
Kader partai allah emoticon-Smilie
sing sabar bro emoticon-Leh Uga
6 taun mah ga kerasa.. cuma pindah dari rumah ke kos2an aja..
alumni aksi bela islam 212 sok iya ngamuk di rumah sakit


emoticon-Big Grin
Balasan post gembalaonta212
Quote:


hakimnya minta dijewer sama ngaming emoticon-Ngakak
Enak banget jadi koruptor

Korupsi dapat puluhan milyar rupiah
Di penjara bisa main sama sipir dan kepala penjara, bisa keluar pelesir, bisa dapat kamar mewah

Sumpahhhh enak banget jadi koruptor emoticon-Nohope
hukumannya ringan bgt...

emoticon-Nohope
Balasan post buncitbubar
Quote:


belum pernah ada amar putusan untuk itu. angkat jempol dah kalau ada hakim tipikor yang berani kasih amar cem itu emoticon-Big Grin
trus uang yang dikasih ke anggota dewan itu balik gak?
koruptor
Ulama nasbung di penjara lagi emoticon-Ngakak (S)
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di