alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Hebat! Penerimaan Negara Tembus Rp 1.936 T
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c08adfc642eb63e3a8b4567/hebat-penerimaan-negara-tembus-rp-1936-t

Hebat! Penerimaan Negara Tembus Rp 1.936 T

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan penerimaan negara selama 2018 mengalami pertumbuhan. Ia memperkirakan total penerimaan negara pada tahun ini tumbuh 18,2 persen.

Ia meramal, penerimaan negara hingga akhir tahun bisa mencapai Rp1.936 triliun atau lebih tinggi 2,21 persen dibanding target APBN 2018 yang hanya Rp1.894 triliun.

Ani mengatakan keyakinannya didasarkan pada perbaikan penerimaan di sejumlah lini. Perkiraannya, beberapa penerimaan negara tahun ini akan mengalami kenaikan.

Hebat! Penerimaan Negara Tembus Rp 1.936 T

Secara keseluruhan, penerimaan negara akan naik 18,2 persen dibandingkan tahun kemarin. "Dan ini pertama kalinya penerimaan negara akan mencapai melebihi apa yang ada di dalam Undang-Undang (UU) APBN," jelas Sri Mulyani, Rabu (5/12).

Di sisi belanja, Ani memprediksi hingga akhir tahun  ini akan mencapai Rp2.210 triliun. Dengan kata lain, pertumbuhan belanja diperkirakan naik 11 persen dibanding tahun sebelumnya.

Dibandingkan pertumbuhan belanja tahun lalu sebesar 6,9 persen, ia mengklaim penyerapan belanja tahun ini lebih baik. "Penerimaan belanja yang tumbuh 18,2 persen ini pun juga lebih baik dibanding tahun lalu yang hanya tumbuh 6,6 persen. Jadi dari sisi penerimaan dan pengeluaran, pertumbuhannya cukup baik," jelas dia.

Pertumbuhan penerimaan yang lebih tinggi ketimbang pertumbuhan belanja tersebut akan menyebabkan keseimbangan primer membaik. Ani meramalkan keseimbangan primer hingga akhir tahun akan minus Rp15 triliun atau lebih rendah dibanding APBN 2018 Rp87 triliun.

Adapun, keseimbangan primer adalah hasil penerimaan negara dikurangi belanja, namun di luar pembayaran bunga utang. Keseimbangan primer yang membaik tentu diiringi dengan perbaikan defisit APBN.

Jika di dalam APBN 2018 pemerintah menargetkan defisit APBN sebesar 2,19 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), maka akhir tahun nanti defisit APBN bisa mencapai 1,84 persen dari PDB.

"Perbaikan APBN ini yang bagus sebagai modal kami menghadapi ketidakpastian 2019. Apakah itu berasal dari kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dengan China, kemudian kelesuan atau pelemahan ekonomi dunia. Ini yang akan kami terus waspadai," pungkas dia.

Salah satu kenaikan akan terjadi pada penerimaan pajak. Ani memproyeksikan penerimaan pajak tahun ini akan tumbuh 14,7 persen. Perbaikan penerimaan juga akan dihasilkan dari pos Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang diharapkan bisa naik 28,4 persen hingga akhir tahun.

Spoiler for Sumber:

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Thread sudah digembok
tau kan nasbung komenya bakal gimana?

TKA ASING
PENGANGGURAN
HARGA SEMBAKO MAHAL
HARGA PETANI MURAH
DLL

emoticon-Smilie
bisa buat Bancakan emoticon-Leh Ugaemoticon-Leh Uga
Rabu, 05 Des 2018 18:32 WIB
Lampaui Target, Penerimaan Negara Tembus Rp 1.936 T
Hendra Kusuma - detikFinance

Jakarta - Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2018 akan rampung dalam beberapa hari ke depan. Berdasarkan hitungan Kementerian Keuangan, pendapatan negara akan tembus dari target yang ditetapkan.

"ini outlook-nya sampai akhir tahun, karena tinggal bulan terakhir jadi kami sampaikan ke sidang kabinet," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Komplek Istana, Jakarta Pusat, Rabu (5/12/2018).

Sri Mulyani mengatakan, tembusnya target pendapatan negara dikarenakan pertumbuhan pos-pos penerimaan seperti pajak tumbuh 15,2%, bea cukai 14,7%, dan PNBP tumbuh 28,4%. Sehingga, jika dihitung secara keseluruhan maka pendapatan negara tumbuh 18,2%.

Baca juga: Kemenkeu Prediksi Defisit APBN 2018 Bisa Ditekan Kurang dari 2%

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menyebut, penerimaan negara sampai akhir 2018 sebesar Rp 1.936 triliun atau lebih tinggi dari target APBN Rp 1.894 triliun.

"Untuk pertama kali penerimaan negara akan mencapai melebihi apa yang ada di dalam UU APBN," jelas dia.

Sedangkan belanja negara, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengungkapkan tumbuh 11% mencapai Rp 2.210 triliun. Angka tersebut juga tumbuh 6,9% dari anggaran belanja tahun lalu.

Baca juga: Sri Mulyani Cerita Pentingnya Sosial Media Bagi APBN

Dengan penerimaan dan belanja tersebut, maka defisit anggaran sepanjang 2018 akan sebesar 1,86% terhadap PDB, atau di bawah target APBN yang sebesar 2,19%.

Lebih lanjut Sri Mulyani mengatakan, defisit anggaran yang rendah juga berdampak baik pada keseimbangan primer di tahun 2018. Menurut dia, primary balance sepanjang 2018 defisit Rp 15 triliun dari yang ditetapkan salam APBN sebesar Rp 87 triliun.

"Sangat jauh lebih kecil, turun hampir sekitar Rp 72 triliun, Ini perbaikan APBN yang bagus sebagai modal kita menghadapi ketidakpastian 2019," ungkap dia. (hek/ara)


berita ama sumber gak sesuai emoticon-Stick Out Tongue
bagus
lanjutkan
tembus
2000 t klo bisa
gua bingung.
ekonom ekonom ulung mca mana suaranya ?

venomwolf, traderbt, koncodewe,kaka10ciao,tenglengwotik

emoticon-Wakaka
lumayan buat bahan kampanye ntar....
Ibu ga tau kalo ada yang bisa kalahkan Nabi Yusuf mengatasi ekonomi?
BPJS tekor triliunan sampe bikin sakit Rumah sakit2 se indonesia gak ditalangin, eh ini diumumkan penerimaan negara seribuan triliun.

Mau ngetop dan klaim negara untung dari penderitaan medis dan paramedis rumah sakit yang ga terbayar jasmednya berbulan2 karna tekor BPJS yah?
selamat ya sudah tembus diatas target
kalo gitu ga usah nambah utang lagi donk Bu
×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di