alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Ketika Nilai Bagus Menjadi Milik Yang Biasa Saja [Edisi Ujian Semester]
4.33 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c0851cb56e6af2f4e8b456b/ketika-nilai-bagus-menjadi-milik-yang-biasa-saja-edisi-ujian-semester

Ketika Nilai Bagus Menjadi Milik Yang Biasa Saja [Edisi Ujian Semester]

Nilai Jelek Diledekin, Nilai Bagus Diomongin

Quote:

Assalamualaikum gansis yang kece lagi badai...


Ketika Nilai Bagus Menjadi Milik Yang Biasa Saja [Edisi Ujian Semester]

Di thread ini, ane akan membahas sebuah kejadian yang kadang terjadi saat ujian. Hal ini biasanya dianggap wow oleh orang yang kepintarannya biasa saja, namun di anggap tabu oleh orang yang sudah dianggap pintar sekelas.

Ketika Keberuntungan Datang

Quote:

Di suatu kelas pembelajaran, tidak semuanya orang cerdas dan pintar. Ada sebagian orang yang memiliki kecerdasan biasa saja, ada juga yang kurang, ada juga yang sering berbuat onar dan banyaaak lagi. Di saat ujian datang semua kecerdasan masing-masing siswa teruji. Banyak yang bisa dan banyak juga yang mengandalkan "hoki" dari model cap-cip-cup, pilihan ganda pake dadu, mengandalkan "insting" dsb. Beruntung. Itulah suatu kata yang ingin didapat di saat ujian. Bagaimana jika ada orang yang biasa saja, mengerjakan ujian dengan cap-cip-cup, bertanya kiri-kanan, namun UAS matematika mendapat 92. Sangat wow. Bukan dengan biasa saja, ia bisa mendapat keberuntungan yang dibilang "no make sense". Kebalikannya, bagaimana jika ada orang terkenal sangat pintar cerdas di banyak bidang, saat ujian dia menghitung dengan seksama lagi serius namun, ia hanya mendapat 70. Sangat aneh bukan. Kenapa bisa terjadi seperti itu.

Reaksi Orang Pintar Mengenai Keberuntungan

Quote:

Orang pintar dan bekerja keras menuntut hasil yang sangat bagus, tapi kalau orang yang biasa saja lagi kerjain sesuai hati mereka menuntut hasil yang bisa dibilang lumayan. Ketika orang yang biasa saja dapat nilai besar, namun orang yang dianggap pintar dapat 7 atau sekitar segitu, pasti orang yang menganggap dirinya pintar merasa heran karena seharusnya merekalah yang pantas mendapatkannya. Ada juga mungkin yang langsung iri atau berpikiran negatif tentang mereka yang dapat bagus. Pastinya semua yang terjadi ada hikmahnya. Tidak selamanya orang pintar di atas dan tidak mungkin juga Keberuntungan mengalahkan kepintaran.

Ketika Mereka yang [Biasa Saja] Dapat 90

Quote:

Nilai 90 buat mereka yang biasa saja pastilah sangat istimewa. Mereka mungkin sudah cukup berusaha untuk mempersiapkan ujian dan untuk sebuah Matematika pastinya mereka tidak berharap lebih. Mungkin nilai di atas KKM sudah sangat bersyukur. Benar saja rencana tuhan berkata lain mereka mendapatkan lebih daru yang mereka prediksikan. WWWOOWWW. Ketika mendapatkan nilai besar untuk mereka yang biasa saja langsung seluruh sorotan mata teman sekelas tajam menghujam mereka. Ada si perfeksionis yang iri dengan mereka, menganggap mereka hanyalah keberuntungan dan berpikir mereka tidak lebih dari kata UNTUNG. Ada juga si tukang gibah yang berbicara di belakang mereka. Ada juga si iri hati yang menganggap itu tidak adil karena mereka bekerja sama dan mereka menyontek dan masih banyak lagi reaksi yang sering gansis lihat mungkin.

Opini TS

Quote:

Semua orang itu pintar tinggal bagaimana kita memanfaatkan bakat yang sudah dianugerahi oleh tuhan. Mereka bisa senang dengan nilai itu, biarkan mereka enjoy dengan itu. Jika kita menganggap diri kita pintar, seharusnya kita bisa memanfaatkan situasi ini untuk bisa menaikkan target untuk bisa jadi lebih baik. Jangan sampai mereka yang dapat nilai bagus, kita remehkan sehingga mental mereka jatuh. Setidaknya, mereka masih tetaplah teman kita yang suka duka selalu bareng. Jadilah orang yang berpikiran positif.

Percayalah jika kita sudah berusaha namun, kita malah mendapatkan hasil yang kurang bagus, disitulah kita harus lebih giat karena tanpa ragu 💯% yakin bahwa tuhan mempunyai rencana yang lebih bagus untuk membahagiakan diri kita.

Quote:


Quote:




Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
sukuri aja dapet nilai berapa
posisi menentukan IP
emoticon-Cool
Yang ini juga harus ikut ujian semester Gan... Cendol Gan... Ketika Nilai Bagus Menjadi Milik Yang Biasa Saja [Edisi Ujian Semester]
Nilai +S ada kgk ganemoticon-Leh Uga
dan mereka yg terbiasa di atas merasa envy
Ketika Nilai Bagus Menjadi Milik Yang Biasa Saja [Edisi Ujian Semester]
Eeemmmmn
auto ngakak emoticon-Ngakak
serba salah ye gan...
dah lah pikirin sendiri aj emoticon-Big Grin
Nilai itu adalah produk atau output. Yang penting itu proses.
Diubah oleh Mindomie
brpapun nilainya,dunia kerja adalah dunia yg sesungguhnya.tmn ane dulunya nilai ya standar mungkin dibawahnya,but now punya 2 mobil
o gitu emoticon-Cool
mending ikutin kata hati aje gan, tapi juga pake logika. nilai mah kaga terlalu ngaruh, yang penting usaha+kerja nyata
Jaman sekolah dulu MTK ato fisika dapet 60 aja udah bersyukur banget, itupun kudu remed emoticon-Berduka (S)
b ajaemoticon-Cool
pintar belum tentu bisa
tetapi bisa gak harus pintar

bener ga sih Gan???
jirrr..
jd inget dulu..
kuis math ane dpt 100, dan cm 2 orang yg dpt 100..
eh gurunya gak percaya, ane diinterogasi..

guru macam apa itu?
untung aja gurunya cakep, jd ane sabar
Diubah oleh mockingbird7
untungnya di kehidupan nyata menghadapi persoalan tidak seperti ujian, dimana elu di wajibkan mengerjakan sendiri, di dunia nyata ente bisa berkolaborasi, orang pintar bisa berkolaborasi dengan orang biasa aja yang punya modal, atau orang pekerja keras bisa berkolaborasi dengan pemalas tapi encer otaknya.. bahkan orang yang paling sombong pun kalau mati tetap di kubur orang lain..
emoticon-Cool
Positif thinking emoticon-Jempol
kenapa di indo rata rata mengacu pada nilai dari sekolah dasar harus berjuang untuk nilai....
coba sekolah dasar diajari pendidikan karakter, adab, biar kelak sukses tidak mengutamakan nilai. para koruptor contohnya mereka pandai dalam menilai uang rakyat dipergunakan untuk pribadi.

saya benci koruptor emoticon-Ngamuk
klo di sekolah ane mayoritas curang (dan ane berusaha untuk menolak semua itu) maka dari itu klo kt ane krna kejujuran udah langka, nilai dah gabisa jadi patokan
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di