alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Egianus Kogoya Masih Bertahan Gerilya di Nduga
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c081b6bdbd77089398b4567/egianus-kogoya-masih-bertahan-gerilya-di-nduga

Egianus Kogoya Masih Bertahan Gerilya di Nduga

Egianus Kogoya Masih Bertahan Gerilya di Nduga


Jakarta, CNN Indonesia -- Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) menyebut orang yang bertanggung jawab atas serangan di proyek jembatan Kali Yigi dan Kali Urak yakni Egianus Kogoya masih bertahan di Kabupaten Nduga.

Hal ini sesuai dengan tanggung jawab militer Egianus selaku panglima daerah TPNPB untuk wilayah Nduga.

"Egianus di Mbua, Yigi, itu di Kabupaten Nduga," ujar juru bicara TPNPB Sebby Sambom via telepon kepada CNNIndonesia.com, Rabu (5/12).

Sebby menjelaskan TPNPB merupakan organisasi terstruktur. Mereka punya rantai komando dari pusat hingga ke daerah. Mereka juga punya kebijakan untuk menyebar informasi ke publik melalui media massa.

"Kami dari seluruh Papua satu komando. Juru bicara saya, komando pusat mengendalikan seluruh revolusi perjuangan gerilya di seluruh daerah," ujar Sebby.

Sebby sendiri mengaku masih dalam persembunyian di Papua Nugini, tepatnya di wilayah perbatasan dengan Papua. Langkah ini diambil mengingat pria berusia 40 tahun ini sudah 6 kali ditangkap dan 2 kali dipenjara oleh aparat.

Sebby mengklaim TPNPB memiliki markas komando yang tersebar di 29 titik di seluruh Papua. Komando tertinggi TPNPB berada di tangan Goliath Tabuni.

Berada di bawahnya, ada Wakil Panglima Gabriel Melkisedek Awom dan Kepala Staf Umum Terianus Satto. Sementara untuk rantai komando di daerah-daerah dipimpin oleh panglima daerah seperti Egianus Kogoya di Kabupaten Nduga.

Sebelumnya Egianus Kogoya mengaku bertanggung jawab atas penyerangan di proyek jembatan Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, yang berujung tewasnya puluhan orang. Mereka juga mengaku bertanggung jawab atas penyerangan pos militer Pos Yonif 755/Yalet di Distrik Mbua, Nduga.

Informasi tersebut dibenarkan langsung oleh Sebby selaku juru bicara TPNPB. Ia menyampaikan penyerangan yang terjadi pada Minggu (2/12) itu bentuk penolakan mereka atas segala macam pembangunan infrastruktur di tanah Papua.

Mereka menganggap pembangunan infrastruktur sebagai bentuk lain penjajahan pemerintah Indonesia.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu sebelumnya menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengambil opsi negosiasi dalam insiden ini. Bagi Ryamizard, hanya ada opsi untuk pihak lawan, menyerah atau 'diselesaikan'.

Sementara aktivis dari Front Rakyat Indonesia untuk Papua Barat (FRI West Papua) Surya Anta meminta pemerintah tidak reaktif dalam menyikapi kasus kali ini. Ia menduga kejadian teranyar ini bisa jadi imbas dari sikap pemerintah yang tidak menerapkan hukum humaniter internasional.

"Jadi mulailah akui kelompok kemerdekaan di Papua. Duduk bersama untuk menyepakati penerapan hukum humaniter internasional," kata Surya. (bin/gil)
Sumber
----------


TPNPB?
Terlalu tinggi namanya. Mereka cuma gerombolan perampok dan pemerkosa. Sebutan Kriminal Bersenjata nampaknya lebih sepadan disematkan kepada mereka. Dan bagi perampok dan pemerkosa, serta pembunuh sipil yang gak bersenjata, padanan balasan bagi mereka gak ada lain lagi kecuali kematian. Tembak mati adalah jalan satu-satunya bagi mereka. Kalau ada kelompok orang yang meributkan HAM bagi begundal-begundal ini, kasih lihat korban-korban mereka, lalu bawa serta mereka memburu para begundal jelmaan monyet primitif itu.

Si Sebby ini mengaku sudah 6 kali ditangkap dan 2 kali dipenjara. Lantas mengapa dilepas? Kenapa gak dimusnahkan sekalian?

Lalu Si Surya Anta ini, gw jadi teringat KONTRAS yang dulu getol banget membela para separatis Timor Timur. Arahnya sama. Ada pemain yang bersuara di perkotaan, diwakili mahasiswa-mahasiswa daerah yang gak punya otak yang menuntut kemerdekaan. Ada begundal-begundal yang angkat senjata di daerah. Ada LSM-LSM dalam negeri yang disinyalir dapat dana dari luar negeri untuk membentuk opini dan menyuarakan pembelaan. Bungkam semua, jangan sampai terulang lagi!

Setuju dengan kata-kata Menteri Pertahanan. Tapi lebih baik diselesaikan dengan cepat, jangan beri waktu untuk menyerah!

Memalukan sekali jika hal ini dibiarkan. Kita punya tentara ratusan ribu, punya senjata cukup untuk memusnahkan mereka, tapi membiarkan hal ini berlarut-larut, tentu sangat memuakkan. Seolah-olah mereka diberi panggung untuk menunjukan jati diri mereka dengan mengorbankan warga sipil tak bersenjata.

Buat para politisi, para pemimpin ormas yang selama ini berlagak jagoan dan sesumbar setinggi langit, diamlah kalian. Bangsad kalian kalau masih aja sok jago seolah punya nyawa 9 dan punya kapling auto surga.

Kalian para penjaga NKRI yang dibekali senjata dan punya hak untuk membunuh para peneror negara ini, segeralah habisi monyet-monyet sisa peradaban primitif itu. Habisi sampai tak bersisa! Lumat sampai ke akar-akarnya! Berikan perang yang sesungguhnya bagi mereka!

Kami menunggu.
Diubah oleh n4z1.v8
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
Selamat datang di Papua bre emoticon-Kiss
yg dikerahkan cuma 1 kompi....
cukup sih. tapi lama.

kenapa gak kirim 1 batalyon.
dipecah jadi 5 kompi.
jadi ada 5 pasukan pemburu instead of just one company
Balasan post nataliupigai.
seharusnya sdh ditumpas dari dulu tapi terhalang administrasi tdk boleh mengerahkan tentara krn kita negara hukum dan negara sipil ... jadi kasus ini adalah tanggung jawab polisi ...

Polisi hrs resmi minta bantuan tentara utk mengatasi masalah ... barulah bisa didor ubun2nya ... emoticon-Smilie




tni dah masuk nih, soalnya dah kategori pemberontak.
kalo masih kriminil masuk jobdesk polisi. emoticon-Cool
harusnya pekerja konstruksinya orang papua semua, kalo skillnya kurang dicampur lah. freeport aja banyak pake orang papua.
kalo sama sesama ga bakal begitu sadis.
sama kaya orang indo liat pekerja cina semua pasti dilaporin, kalo yg kerja campur, apalagi orang sekitar direkrut pasti dibiarin
apalagi ini papua yg gw yakin mayoritas rakyatnya pengen merdeka dr indonesia yg beda ras, masih termasuk negara miskin dan mayoritas muslim

Ga munafik ya, pake akal sehat, gw kalo jd orang papua juga kayanya milih merdeka, uda mayoritas miskin, jd bagian negara yg termasuk miskin, daerah paling jauh lagi
masa depan kayanya suram
apalagi kalo mikirnya daerahnya punya sda berlimpah

Indo mau ikhlas seikhlas apapun mau bangun papua belum tentu mereka mau jd bagian dr indo, apalagi kalo tninya keras?!
Diubah oleh dukun..beranak
Inilah watunya BAN SERep ancor buktikan kesetiaanya pd NKRI dgn berangkat kepapua, tp klu nggak mau berangkat ya jgn coba2 llagi ngomong garda terdepan bela NKRI. Dan jangan hanya bisa jagain bini orang lalu di garap pada akhirnya dikasih makan JAGUNG

emoticon-Najis emoticon-Wkwkwk
Sudah-sudah.... Lebih baik semua pihak menyikapi dengan kepala dingin. Ga perlu ada kekerasan lagi, yg penting semua pihak mau berdamai dan duduk bersama.

emoticon-Angel
Quote:


Sorry, kalo analoginya Kaya gitu. Makin banyak daerah daerah yg misahin diri dari Indo terutama daerah Timur terutama masalah ras. Sda Kaya g cuma papua, tiap daerah Ada kekayaannya.
Kalo gw liat ini domino effect dari Masa lalu, pembangunan infra yg tersentral, Papua jadi daerah militer. Makanya mahasiswa Papua paling vocal menyuarakan referendum. Cuma sangat disayangkan dengan pembangunan Papua saat ini, mereka g bisa liat tujuannya, mindset mereka pembangunan Papua bagian dari kolonialisme indo. It was non sense for me.
Better Papua dijadikan daerah istimewa. Kaya aceh Dan jogja.
Gue jadi inget perkataan gusdur " biarin aja opm mengibarkan bendera mereka asal bersama bendera Merah putih".
Just my 2nd cent.
Pak pol dan pak tentara yg bermarkas di Manokwari (Ibukota Papua Barat) coba di pantau itu kampung Sanggeng dan Universitas Papua (Unipa). Pantau aja pak, kali nemu minyak lintah emoticon-Embarrassment
Diubah oleh yxgk
Quote:

Papua udah daerah otsus, cmiiw
Nasbung2 keparat yang teriak2 banser, emang otaknya udh kebalik balik.bagi opm, nasbung nastak sama aja lu bakal di gorok rame2 kalo di temuin di hutan papua.NKRI udh ga dianggap sama mereka apalagi cuma sekelas banser.mereka hanya ingin merdeka dengan cara mereka.

Beda dengan timor leste secara moral dan legalitas Posisi kita terhadap papua kuat di mata international.mari bersatu dukung saudara2 kita di papua untuk bangkit.
Diubah oleh ayampenyet666
Quote:


Papua Dan Papua barat itu daerah khusus, bukan daerah istimewa.

Daerah istimewa :
Aceh, berau, bulongan, kalbar, kutai, surakarta, jogja.

Daerah khusus :
Aceh, Jakarta, Papua, Papua barat.
Quote:

Pertanyaan gue, atas dasar apa Papua dan Papua Barat di jadiin Daerah Istimewa? Coba baca2 lagi artikel kenapa Aceh sama Jogja di jadikan daerah istimewa, dan setau gue daerah istimewa cuma 2 itu doang sekarang emoticon-Confused
monyet2 itu harus di HAKAI!!!! emoticon-Marah
Balasan post dukun..beranak
Quote:


bagus malah kalau mereka merdeka ":emoticon-Najis
Kira-kira isi berita di belanda waktu perang kemerdekaan dulu kayak begini ga ya?
emoticon-Leh Uga


Quote:


Kenapa malah bagus? emoticon-Embarrassment
11 12 sm teroris kelompok santoso. tp karena non muslim jd banyak keluar istilah baru dan argumentasi2 sempalan buat dijadiin dasarnya. alangkah lucunya negeri ini. padahal ngebunuhin rakyat indonesia segitu banyaknya.
Balasan post searching.for
Quote:


masalahnya papua beda sama GAM gan
GAM lebih profesional begitu 'kepalanya' kepegang pasca helsinski anaknya langsung tunduk semua

lha OPM ? ingat dari jaman beye sampe jokowi banyak ex OPM yang kembali ke merah putih, tapi masih bergejolak juga

entah mereka tidak punya 'kepala' yang disegani ?
bergerak sendiri sendiri ?

ato bener kata TS nya, mereka levelnya cuman kriminal bersenjata, pemerkosa dll
bukan pejuang

emoticon-Embarrassment
Surya Anta?

ngeliat twitternya, menarik emoticon-Embarrassment
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di