alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Inalum Bayar Saham Freeport Sebelum 15 Desember 2018
3 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c07adfb902cfebe708b4569/inalum-bayar-saham-freeport-sebelum-15-desember-2018

Inalum Bayar Saham Freeport Sebelum 15 Desember 2018

Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno menegaskan pembayaran divestasi saham PT Freeport Indonesia (PTFI) oleh PT Inalum (Persero) rampung sebelum tanggal 15 Desember 2018. Rini mengatakan, pada saat yang bersamaan pun Kementerian Hukum dan HAM akan mencatat bahwa pemerintah telah menguasai 51% saham Freeport Indonesia.

"Jadi sekarang kita targetkan bisa sebelum tanggal 15 (Desember) kita melakukan pembayaran. Kalau waktu kita melakukan pembayaran pada hari yang sama itu Kementerian Kumham mencatat kita memiliki 51%," kata Rini di Komplek Istana, Jakarta Pusat, Rabu (5/12/2018).

Baca juga: Menteri LHK: Masalah Lingkungan Freeport Sudah Selesai

Setelah dicatat, Rini mengaku akan menyampaikan laporannya kepada Menteri ESDM Ignasius Jonan agar menerbitkan IUPK untuk Freeport Indonesia.

"Setelah tercatat 51% kita bawa ke Menteri ESDM, saya sudah punya 51% tolong keluarkan IUPK yang baru," ujar dia.

Rini menjelaskan, persoalan rumusan perpajakan hingga lingkungan yang selama ini harus diselesaikan pun sudah masuk dalam draft IUPK. Khusus mengenai perpajakan, Rini mengungkapkan bahwa skemanya tetap mengedepankan stabilitas investasi tanpa mengurangi pendapatan negara.

Baca juga: Inalum Hanya Tinggal Menunggu Izin Antitrust Dari Korea Dan Filipina

Oleh karena itu, Rini berharap pada tanggal 15 Desember 2018 seluruh proses divestasi saham Freeport Indonesia bisa diselesaikan.

"Harus satu hari itu, dari pagi sampai sore harus beres, insya Allah, tadi sudah ngomong sama Kumham, semuanya lancar, doain ya," jelas dia.
(hek/ara)

sumber https://finance.detik.com/energi/d-4...-desember-2018
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Inalum Bayar Saham Freeport Sebelum 15 Desember 2018
Diubah oleh unwell
hmmmmmm....
semoga lancar pembayarannya
makanya kkb papua jd menggila....ini kan penyebabnya?
ditunggu aja tanggal mainnya
Balasan post suralia
Quote:


gak ada hubungannya, Freeport punya tambang jauh lebih gede dari yg di Papua berlokasi di Amerika Latin emoticon-Embarrassment
dan hampir sama besar di Afsel
Quote:


yg disini isinya uranium.
Balasan post suralia
Quote:


masih aja kemakan hoax kaya begitu bray emoticon-Ngakak (S)

kalau cuma Uranium, banyak noh yg PASTI di Kab Melawi Kalbar dan di Kab Mamuju Sulbar sana emoticon-Stick Out Tongue

Kab Melawi lebih miris noh, tahun 1970 (Freeport tahun 1967) d ajukan untuk eksploitasi oleh perusahaan Perancis tapi di tolak negara dengan alasan menunggu anak bangsa siap baru d eksploitasi, hasilnya kini di 2018 antara Tembagapura vs Ella Ilir ? Kab Mimika vs Kab Melawi ?
bak bumi dan langit emoticon-Amazed
Quote:


mau hoax atau tidak yg jelas ada hubungannya. anggap aja hunch.

temen ane yg pernah jaga di sono cerita, bahkan pasir sisa aja ga boleh dibawa keluar. suatu hari dia bawa itu pasir sisa d minta diuji ama temen ane yg ngerti d emang ada emasnya walau sedikit.
okay tunggu kabar tanggal 15 desember 2018
Quote:


soal freeport punya tambang lain itu beda cerita.....tapi masak udah nguasai tambang emas yg mungkin no 2 terbesar di dunia mau nglepas begitu aja tanpa tekanan?

ente pun bisa aja punya ruko kebih dari 1 ...tapi kl salah satu ruko yg menguntungkan mau di akuisisi orang lain apa rela?

..... sejak dulu tiap kali menjelang soal freeport selalu muncul insiden bersenjata di sana....mencurigakan sich....walau emang tdk bisa di buktikan...

mirip orang kentut....semua dengar dan tahu ada yg kentut di kerumunan orang di lift...tp toch susah membuktikan nya....wkwkkw
Balasan post nubihart
Quote:


seingat gw sih, tambang emas itu baru ekonomis buat ditambang kalau mengandung 4gram emas/ton ore nah kalau dibawah itu besar pasak dari tiang emoticon-Ngakak (S)
Nah begitu halnya dengan di Freeport, tailing itu kan yg dibuang ke teluk dan ditambang oleh penambang liar itu untuk mencari "remah2" emas sisa... banyak tuh yg dapat, sangat cukup untuk skala penduduk tapi tidak untuk skala korporasi besar dunia

Quote:


analogi yg sama, masa sih ruko yg menguntungkan itu mo dibeli sesuai harga pasaran berlaku gak mau ? emoticon-Wink
McMoran juga untung kok, toh gak 100% dijual ini, masih bisa dapat keuntungan juga. udah gitu divestasi nya juga menggunakan harga pasar

lain halnya kalau di take overnya tanpa uang sama sekali, misalnya kontrak habis 2021 dan pemerintah memutuskan TIDAK memperpanjang lagi kerjasamanya.... baru deh mereka rugi emoticon-Big Grin
Dan sejak dikatakan meeka gak boleh perpanjang, sejak itupula mereka gak akan mau invest lagi, berjalan apa adanya aja yg konsekuensinya adalah kapasitas produksi mereka hingga diserahkan ke pemerintah akan merosot drastis dari sebelumnya emoticon-Embarrassment
Quote:


kalau freeport rela ngapain dia ngotot2 an dengan pemerintah sehingga harus nego bertahun tahun?
btw fyi dalam klausul kontrak karya pemerintah harus membayar investasi freeport sesuai nilai buku nya saat kk habis....dan besar nya hampir 2 kali lipat dari biaya akuisisi 51 persen saham....

jadi 2021 seandai nya tdk berlanjut pun kk freeport tetap dapat duit....

permasalahan freeport karena dalam kontrak karya posisi pemerintah relatif lemah.....jd susah ...


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di