alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Tiap Tahun Rp 35 Triliun Uang Aceh ‘Bocor’ ke Luar
3.33 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c076efec0d770413b8b4567/tiap-tahun-rp-35-triliun-uang-aceh-bocor-ke-luar

Tiap Tahun Rp 35 Triliun Uang Aceh ‘Bocor’ ke Luar

Pertumbuhan ekonomi Aceh saat ini masih jauh dari harapan. Tidak tumbuhnya industri menjadi salah satu penyebab Aceh masih bergantung pada Sumatera Utara (Sumut). Semua kebutuhan, mulai dari kebutuhan pokok, perkantoran, hingga bahan proyek didatangkan dari provinsi tetangga tersebut.

“Kenapa pertumbuhan ekonomi kita tidak tinggi? Karena ekonomi kita bocor. Aceh ini mengalami defisit perdagangan yang luar biasa. Tiap tahun ada Rp 35 triliun uang Aceh di bawa ke luar,” kata Kabid Perencanaan Pembangunan Ekonomi dan Ketenagakerjaan Bappeda Aceh, Martunis.

Pernyataan tersebut disampaikan Martunis saat menjadi pembicara pada diskusi publik bertema reformasi percepatan pembangunan di Aceh yang diadakan oleh Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) di Hotel Kyriad Muraya, Banda Aceh, Senin (3/12).

Acara yang dimoderatori oleh Yocerizal, wartawan Serambi Indonesia, juga menghadirkan tiga pembicara lain yaitu Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Aceh Aulia Sofyan, Akademisi Unsyiah Rustam Efendi, dan mantan Deputi Ekonomi dan Usaha BRR Aceh-Nias, Iskandar.

Martunis menegaskan Aceh mengalami bocor secara ekonomi, bukan bocor anggaran. Setiap tahun uang Aceh mengalir ke provinsi lain hampir 26 persen. Hal ini dikarenakan Aceh tidak memproduksi sendiri barang-barang yang menjadi kebutuhan masyarakat, termasuk beras, telur, dan sayur.

“Kalau defisit, artinya kita membeli barang yang tidak diproduksi oleh Aceh. Ini terlihat pada posisi industri pengolahan kita, masih tumbuh negatif dan juga kontribusinya yang rendah dibanding (perusahaan industri) daerah lain,” ungkap Martunis.

Kontribusi industri di Aceh yang berpengaruh pada pembangunan Aceh, menurut Martunis hanya 5 persen. Berbanding jauh dengan kontribusi industri di Sumatera Barat yakni 11 persen, dan Indonesia secara nasional hampir 21 persen. Aceh mengalami deindustrilisasi.

Untuk mengatasi masalah itu, Pemerintah Aceh kini sedang mengembangkan industri manufaktur yaitu mengubah bahan baku menjadi barang jadi. Menurut Martunis, wacana itu sudah digagas sejak Gubernur dr Zaini Abdullah, di samping industri lain seperti KEK dan lainnya.

“Solusinya (memutuskan ketergantungan pada Sumut), kita tingkatkan ekspor, artinya kita harus mengolah barang, meningkatkan hasil komoditas sendiri, baru ekspor. Ataupun kita kurangi impor. Berarti barang-barnag yang dulu kita beli kita produksi di sini sehingga mengurangi impor,” pungkasnya.

Akademisi Unsyiah, Rustam Effendi menilai, persoalan Aceh selama ini lebih disebabkan tidak adanya riset atau analisis kondisi secara mendalam dalam menentukan strategi pembangunan. Menurutnya, pemerintah selalu membuat analisis kondisi secara umum tanpa data yang kuat.

“Kesalahan selama ini, Aceh lemah dalam menentukan strategi. Kita tidak pernah menganalisis kondisi dengan bagus. Dalam dokumen RPJM Aceh saya temukan tidak pernah ada analisis kondisi dengan betul. Dokumen yang dibuat sangat umum, data sektoral tidak digunakan,” ungkapnya.

Dalam RPJM Aceh tahun lalu, kata Rustam, tidak memiliki data akurat. Berbicara perkebunan, tapi tidak tahu luas lahan sawit. Berbicara peternakan, sapinya tidak tahu di mana. Makanya, kemiskinan Aceh tetap tinggi, karena program yang disalurkan tidak tepat sasaran. “Lain dibutuhkan lain diberi,” ungkapnya. (mas)



http://aceh.tribunnews.com/2018/12/0...-bocor-ke-luar

bocor gan
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
martunis nya cristiano ronaldo itu kah ?? emoticon-Belo
Sibuk ngurus remeh temeh kayak jadi fashion nazi, duduk elegan di atas motor, tata cara duduk di warung kopi dll.
gimana ga bocor ? tiap malam minggu ke luar kota buat buang syahwat
pemerintah powernya cuma dikit di acehemoticon-Leh Uga:
senin sampai jumat kerja, tertib, teratur didalam kota
sabtu minggu party dugem keluar kota..
yg diperkuat religiusme, industri ga penting itu keduniawian emoticon-Leh Uga:
religiusme nyetak duit kaga nyedot duit iya emoticon-Wakaka:
Quote:


Perencanaan modal niat baik Dan Insya Allah namun minim data, riset Dan perhitungan. Doa dikencengin , ikhtiar dicuekin. Ngatur syariah lebih gampang karena g perlu pake otak

Liat org pacaran grebek
Liat org goncengan diatur g boleh ngangkang

Yg penting kaya lapangan kerja ato pertumbuhan ekonomi g diurus. Tar klo Ada apa apa, bilangnya cobaan, musibah. Mentalities nasbung gini yg kudu diberantas sampe akar2nya emoticon-Leh Uga
kenapa defisit? karena ga ada industri
kenapa ga ada industri? karena ga ada investasi masuk
kenapa ga ada investasi masuk? karena investor lokal dan asing dipersulit karena perdanya syariat banyak larangan, rakyatnya rasis anti asing aseng
kenapa duit keluar? karena yg pny duit dari aceh mending bawa duit ke tempat yg ga ada syariahnya emoticon-Wakaka emoticon-Wkwkwk
ya berhubung ada perda syariah agak susah industri maju mau masuk. bisanya industri yg berbau syariah. emoticon-linux2
Jadinya ada yg difotong tangannya ga nih ?
Hulahi hulahi hihihi...... watu ulo.... dulu dah kalo begeto
masing-masing punya kepentingan sih .....bukan kepentingan bersama yang didahulukan. tapi kelompok masing-masing. saling berebut pengaruh terhadap masyarakat di daerahnya. Sesama putra daerah ribut.

emoticon-Sorry
Bocor ke batu vaginanya kotak hitam
Quote:


Up this emoticon-Angkat Beer

Apa yang mw diharepin dari provinsi yang lebih mementingkan urusan celana jeans dibanding ekonomi & kemakmuran rakyat ??
Diubah oleh baka1412
bocor kedalem kali, tuh mantan gabener aceh yg di kpk apa kabar..?
makanya teknologi itu di pake yg bener, bukan dimusuhi...
mosok warung kopi haram wifi....wkwkwkkw... kocak...
emoticon-Leh Uga
Butuh hiburan juga
Tiap akhir pekan banyak yang ke medan cari hiburan

Nikmat perda syariah manalagi yg engkau dustakan ya akhi emoticon-Ngakak
Diubah oleh trimusketeers
mungkin itu musibah.
Balasan post DomCobbTotem
Quote:


sampe ada anekdot, ranting2 pohon d perbatasan Aceh - Sumut pada bengkok dan patah karena tiap weekend di gantungin sarung dan peci warga Aceh yg mo ke Medan emoticon-Ngakak (S)

Kalau di Timteng itu kejadian di Saudi - UEA, tiap weekend warga Saudi berbondong2 ke UEA/Dubai buat "menikmati maksiat" emoticon-Genit emoticon-Belo
Diubah oleh Uthe18
Balasan post DomCobbTotem
Quote:


bnar terlalu sibuk ngurusin perda daerahnya ehh pas weekend pada lari ke gotham city, itulah segala sesuatu harus diatur tetatpi sesuai porsi, orang juga mikir mau berinvestasi banyak halangannya ngapain juga
apakah sama dengan BOCOR BOCOR BOCOR... ? emoticon-Imlek
Banyak juga ya
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di