alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
China Luncurkan Uang Kertas Edisi Khusus, tetapi...
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c073b0314088ddc4f8b4568/china-luncurkan-uang-kertas-edisi-khusus-tetapi

China Luncurkan Uang Kertas Edisi Khusus, tetapi...

China Luncurkan Uang Kertas Edisi Khusus, tetapi...

Jumat, 30 November 2018 | 00:09 WIB

China Luncurkan Uang Kertas Edisi Khusus, tetapi...
Ilustrasi.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Bank sentral China meluncurkan uang kertas pecahan 50 yuan edisi khusus pada pekan lalu. Namun demikian, kehadiran uang kertas tersebut tak terlalu menghebohkan warga China.

Dikutip dari Business Insider, Jumat (30/11/2018), People's Bank of China (PBoC) meluncurkan uang kertas tersebut untuk memperingati 70 tahun beredarnya mata uang yuan alias renminbi.

Akan tetapi, dalam kondisi di mana lebih dari 500 juta warga menggunakan sistem pembayaran mobile seperti WeChatPay dan Alipay setiap hari, peluncuran uang kertas edisi khusus tersebut dipandang sebagai hal yang kuno.

Bahkan, saat ini banyak wisatawan yang merasa kesulitan menemukan uang kertas di kota-kota di China. Sebab, banyak toko atau peritel hingga pedagang memilih hanya menerima pembayaran secara mobile.

Bahkan, angpao hari raya Imlek pun tak lagi diberikan dalam bentuk uang tunai, melainkan dengan uang digital.

Sejumlah warga di China pun memberikan pandangan mereka terkait uang kertas edisi khusus ini di media sosial Weibo. Komentar mereka dilengkapi tagar "Saya sudah lama tidak pakai uang tunai."

Tagar tersebut telah dilihat sebanyak 180 juta kali dan diunggah 32.000 kali.

Beberapa pengguna Weibo mengaku sudah lama tidak menggunakan uang tunai. Tidak sedikit dari mereka yang mengaku sudah lupa bagaimana rupa uang kertas 50 yuan edisi normal.

Satu pengguna Weibo bertanya pada pengguna-pengguna lainnya tentang berapa banyak uang tunai yang ada di dompet mereka. Banyak pengguna mengaku tidak memiliki sepeser pun uang tunai di dompet.

Editor: Sakina Rakhma Diah Setiawan
Sumber: Business Insider

Sumber

Buat yang penasaran seperti apa uangnya, ini ada linknya.
50 yuan 2018 (1)
50 yuan 2018 (2)
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Gaya2 an
100 jt org lebih gak ada rekening

#20,665

Quote:


Soalnya kan menlen penduduknya banyak. 100 juta penduduk bagi mereka kecil. 500 juta pun belum ada 40% juga.
Diubah oleh gilbertagung
Balasan post kitten.meow
Quote:


ngapain buka rekening di bank kalau ngak butuh atm, ngak butuh transfer, semuanya bisa dilakukan di alipay wechat.

Balasan post kinggidorah666
Quote:


Sistem nya gmn? Emang rekening bank gak dibutuhkan ? Kalau saya mau top up , gmn cara ? Model kayak e toll?
Balasan post kinggidorah666
Quote:


haiyaaa ciilaaka wuuthuutt waaa

gak butuh rekening gak butuh transfer??????


maksud luuw cuman didupain gitu kek dlm cerita2 Dongeng haaaa????

Jadi Bank of China guna nyeee ape haaa???

Jadi gak salah khan klo wa bilang SICKmen of Asia majoritas nyeee Idiot haaa????

Ato majoritas SICKmen of Asia dealing melalui engkong luuw haaa???? emoticon-Bingung (S)

China Luncurkan Uang Kertas Edisi Khusus, tetapi...

Jd McD di Land of SICK and RETARD....

China Luncurkan Uang Kertas Edisi Khusus, tetapi...

Gak terima Credit Card,cuman pk Pay-pay waaa!!!

China Luncurkan Uang Kertas Edisi Khusus, tetapi...

Apakah SICKmen of Asia masih mo terima Mighty U$?????

China Luncurkan Uang Kertas Edisi Khusus, tetapi...


Ngeh* nape yeeee akhir in Kaskus tambah banyak org yg kena Virus Cing Ah Yan haaaa???? emoticon-Frown



Buat Agan2 yg Baik Hati thd ane,mohon maap yeeee jgn dianggap personal gw cuman muak terlalu banyak Cina jadi2an di Kaskus waaa!!!!

emoticon-Imlek


China Luncurkan Uang Kertas Edisi Khusus, tetapi...
Diubah oleh hahaiyaa.20
ttp org butuh duid kertas..utk dagang atau beli barang haram emoticon-Ngakak
Diubah oleh bramhiphip
Balasan post kitten.meow
Quote:


suka tak suka, di Indonesia pun sudah dimulai gerakan cashless society emoticon-Smilie
kini yg ditunggu2 itu regulasi QRCode yg kelak akan saling interkoneksi/intercompability antar sesama penyedia fintech QRCode.
Saat ini sudah berjalan macam GoPay (GoJek), OVO (Grab/Lippo), Sakuku (BCA), Yap (BNI), Toped, Bukalapak, dll. Kelak pedagang cuma perlu tempel 1 stiker aja dan pembeli dengan berbagai aplikasi yg dimiliki bisa langsung scan barcode pake "semarpon" dan langsung bayar, uang anda pindah ke akun penjual emoticon-Big Grin
https://finance.detik.com/berita-eko...arnya-pakai-qr

eksisting saat ini, semua penyedia baru bisa melakukan transaksi di ekosistem sendiri, masih belum bisa lintas aplikasi (kaya eToll di gerbang tol yg bisa lintas antar Bank)
cara itu yg mirip sudah terjadi di China sejak 2008 lalu, gw pernah baca tulisannya Dahlan Iskan saat cangkok hati disana 2011 lalu yg menuliskan kaya begitu.
bukan kagak mungkin kelak dalam 5 tahun kedepan di Indonesia, pengemispun yg meminta2 akan bawa2 dan menodongkan sticker QRCode ke orang2 yg ditemuinya emoticon-Leh Uga

karena kini sudah bisa bayar zakat pakai QRCode
http://finansial.bisnis.com/read/201...-pakai-qr-code
Balasan post Uthe18
Quote:


Berapa banyak ?
Skrg lu mau isi etol, bukannya hrs pakai uang kontan ? Gak tau kalau elu ada bank mandiri ya...

Atau yg e money . Kan hrs pakai uang kontan
Balasan post kitten.meow
Quote:


ya kemungkinan akan muter2 doang di model begitu kelak, who knows ? emoticon-Wink

bisa mungkin arahnya aja kalau di Indonesia kelak, dalam 5 tahun kedepan gaji di transfer ke fintech itu, alih2 jaman kini masih transfer ke Bank ? sebagai contoh sallary gw transferan ke BNI dan BNI punya model begitu namanya Yap, ya bisa aja kan begitu ?
atau dr BNI di transfer ke GoPay atau OVO atau yg lain ?

Tapi emang gak akan menggerus penggunaan uang kartal 100% tapi setidaknya akan mengurangi dan menghemat uang negara untuk memeliharanya. Keuntungannya jauh lebih banyak kalau semakin popular
Quote:

5 tahun ?

Masih banyak orang indo tidak punya buku tabungan di bank

Banyak petani, pedagang tradisional, nelayan, buruh kasar (kuli bangunan, bukan pabrik lo), sistem bayaran, cash

Banyakkkkkk sekali daerah yang low signal internet, malah no signal di pulau jawa ini



di cina sudah ada kasus terhadap qr ini ? Apa saja ?
Pembajakan qr misal

#20,682

Quote:


Di sini poin utamanya. Cashless society itu cuma cocok diterapkan kalau masyarakat sudah melek teknologi dan akses internet merata.
500 juta warga menggunakan sistem pembayaran mobile seperti WeChatPay dan Alipay ..

Kira-kira bagaimana security-nya baik terhadap personal data maupun terhadap pencurian uangnya??
emoticon-Angkat Beer
Balasan post kanggelandaftar
Quote:


itu optimis nya lah emoticon-Wink
masalah kaya d atas, ya kelak seiring kebutuhan ya bakalan teratasi semua... kecuali yg emang jelas2 gak butuh teknologi macam suku2 pedalaman

pesimistis nya sih 10thn lagi emoticon-Smilie
Pemerintah2 yg masih berkutat ma masalah korupsi sih bakalan mengejar teknologi ini sebagai salah satu cara mengatasi korupsi, karena dengan digital, semua aliran dana bisa tetap di trace.

Selain itu pemerintah juga ngejar2 pajak UMKM, dengan beginian pemerintah bisa punya data pembanding dari UMKM yg kena pajak jika mereka self assesment.

Sapa yg tau kalau kelak uang orang cuma muter2 di dunia digital aja. Pedagang terima bayaran pake gopay/ovo/sakuku dll, lalu uang digital dr pelanggan itu masuk akunnya dia dan dari akun itu dia buat bayar lagi ke supplier pakai cara yg sama dan supplier juga demikian, bayar ke agen pakai gituan juga, dan agen bayar ke distributor juga sama, dan seterusnya...
Bisa juga bayarnya via "tradisional" model transfer, atau ada aturan yg memperbesar saldo maksimal di dompet digital sampai Rp50-100jt mungkin, who knows ?
Quote:


Jadi masalah ada di pemerintah, jaringan

Itu klo server digital moneynya error, atau hancur, pemakainya kena dampak dong, kacau

Lha baca di berita pengaduan saja masih banyak masalah soal transferan yang bermasalah

Klo uang kertas, bank utama kebakar, yang pegang uang kertas tidak terimbas

Jadi ingat peristiwa lion air di ilc, makin mutahir wireless pesawat, makin sulit dikendalikan atau diprediksi bila ada trouble, lain bila masih manual
Balasan post kanggelandaftar
Quote:


server financial besar sih harusnya punya beberapa co-location server, jika ada yg error akan di handle server yg lain
Kalau masalah, akan d backup-restore DRC. yang penting asalkan internetnya aja gak tiba2 kabel optik bawah lautnya putus kena jangkar emoticon-Hammer
karena kelak dimasa depan yg serba digital (IoT), putus kabel optik akan bikin "kiamat syugro" di dunia digital emoticon-Frown

tapi itu yg penyedia provider fintech yg mapan macam GoPay, oVo, Sakuku (BCA), tCash (telkomsel), dan Bank2 besar lainnya. Entah kalau yg menengah dan kecil macam Dana ? emoticon-Amazed
Quote:


kayaknya ribet, harus saling bawa hape ke-2 pihak, biar bisa scan qr mentransfer

klo yang konvensional, salah 1 bawa uang kertas saja

Bisa jadi kayak kasus pangan rekayasa, sekarang banyak pingin balik ke organik, setelah berdampak banyak macam penyakit pada manusia

Paling besok karena saking mutakhirnya malah semakin sulit dihandle dari segi stabilitas & keamanannya, dan ingin balik ke konvensional lagi
Tapi itu kalau sudah terjadi chaos berkali2, baru sadar, hi tek memang praktis, tapi belum tentu jaminan aman
Balasan post kanggelandaftar
Quote:


kok ribet amat bray ?
ya nggak lah, si pedagang kecil cukup d tempelin stiker doang di lapaknya, pembeli yg scan QR code nya yg ada di lapak/warung penjual

kaya gini
China Luncurkan Uang Kertas Edisi Khusus, tetapi...

China Luncurkan Uang Kertas Edisi Khusus, tetapi...

China Luncurkan Uang Kertas Edisi Khusus, tetapi...

mirip ma EDC yg banyak di kasir2 supermarket atau toko2 besar, tapi kalau beginian kan sticker yg gak perlu listrik atau bea sewa emoticon-Smilie
jadi tukang somay keliling pun cukup tempelin stickernya di kaca gerobaknya, biar penjual yg scan sendiri emoticon-thumbsup:
Quote:


Eh melek tehnologi
Cuman ngetik2 itu gampang
Anak sd aja bisa

Yg jadi masalah sinyal banyak yg gak bener di daerah
Balasan post Uthe18
di indon kuota mahal, saya pakai wifi bisa pake satu kluarga.

bayarnya inet perbulan cuma 150K, speed ajib.

tibang kuota, abis saya mcm diperes, ud 2 tahun ga pernah pake.

#20,707

Balasan post beburubabi
Quote:


Yang scan bukannya pembeli?

Quote:


Gimana dengan orang yang belum mengerti teknologi sama sekali?
Diubah oleh gilbertagung
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di