alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Saling Serang Isu, Siapa jadi Kompor?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c0720d6c1d770d2058b4568/saling-serang-isu-siapa-jadi-kompor

Saling Serang Isu, Siapa jadi Kompor?

Saling Serang Isu, Siapa jadi Kompor?
Desember 3, 2018 19:37


Saling Serang Isu, Siapa jadi Kompor?
(ilustrasi/aktual.com)

Jakarta, Aktual.com – Ngeri-ngeri sedap memang fanatisme di Pemilihan Presiden 2019 ini. Kenapa disebut ngeri-ngeri sedap, karena beda pilihan sekarang berujung maut, seperti kejadian di Sampang, Madura. Bagi orang awam mungkin itu sepele. Hanya gegara status di Facebook soal Pilpres 2019, nyawa urusannya.


Ini menjadi peristiwa yang memilukan bagi bangsa Indonesia. Karena status di Facebooksoal Pilpres 2019 bisa-bisa nyawa melayang. Peristiwa yang terjadi ini hanya sekelumit yang tampak di permukaan. Padahal, masih banyak peristiwa-peristiwa lain yang tidak terekam oleh rekam jejak digital.

Entah apa yang terjadi. Apa ini terjadi karena banyaknya isu yang digoreng di Pilpres 2019, sehingga mereka termakan dengan isu-isu yang sengaja digoreng oleh para buzzer kedua kandiat yang bertarung di Pilpres 2019 ini.


Yang pasti fenomena ini adalah fakta di lapangan, bukan khiasan semata untuk menerbar isu yang pada akhirnya berujung kegaduhan. Berdasarkan penelusuran tim redaksi Aktual.com ada ratusan bahkan ribuan isu yang tersebar di dunia maya. Bahkan dikehidupan sehari-hari.


Penyebaran isu hoax sebenanya bukan barang baru. Mungkin ini terjadi sudah 3-5 tahun lalu, dimana ketika pemilihan presiden 2014. Ketika itu calonnya sama yakni rival Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla.


Tahun 2014 silam, bagi yang belum melek kecanggihan akun-akun tentunya akan tercengang, kenapa? karena mereka (buzzer) merupakan alat untuk melancarkan propaganda dan mempengaruhi publik dalam mencermati perpolitikan di Indonesia.


Misal, salah satu media asing di Inggris, The Guardian ketika itu berhasil mengungkap permainan Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok memiliki buzzer. Kepemilikian buzzer oleh Ahok tentunya bukan tanpa memiliki tujuan. Itu merupakan salah satu cara untuk merengkuh tujuan Ahok dalam berkiprah di dunia perpolitikan Indonesia.


The Guardian ketika itu menyebutnya, ‘Tim Buzzer’ adalah bagian dari politik yang sedang berkembang, membantu memecah belah agama dan rasial. Terlebih, mereka benar-benar berhasil lolos dan sukses dengan kerja ini.


The Guardian mewawancarai salah satu operator. Dia (operator) memiliki sejumlah akun palsunya dengan melandasi pada garis-garis kemanusiaan. Bercampur di antara aliran pos-pos politik, yang dibalut dengan foto wanita muda, tapi semuanya itu merupukan foto palsu (fake).


Sejumlah akun palsu ini memang bekerja untuk menyebarkan isu fitnah, kebencian dan SARA, yang dengan mudah dimakan oleh berbagai akun tiruan lainnya. Tapi, akun palsu ini, bukan untuk bersenang-senang, melainkan mereka melakukan “perang” secara politik melalui media sosial.


“Mereka mengatakan kepada kami bahwa Anda harus memiliki lima akun Facebook, lima akun Twitter, dan satu Instagram,” katanya salah satu operator kepada Guardian kala itu.


Indonesia merupakan negara yang menduduki peringkat di antara lima pengguna Twitterdan Facebook teratas secara global. Mungkin saat ini, peringkat itu bisa saja berubah. Terlebih, teknologi medsos di Indonesia terus berkembang.


Kerja para buzzer saat ini tentunya menjadi ladang mencari rezeki bagi mereka untuk menghidupi keluarganya. Dengan bayaran, maka kehidupan mereka bisa terjamin selama mereka diberdayakan. Terlebih bayaran mereka berpaeratif, ada yang sampai Rp20 juta.


Berdasarkan penelitian tentang industri buzzer di Indonesia, peneliti dari Pusat Penelitian Inovasi dan Kebijakan (CIPG) mengungkapkan, semua kandidat dalam pemilihan Jakarta 2017 silam nyaris menggunakan tim buzzer dan setidaknya satu dari lawan Ahok dengan terampil menciptakan “ratusan bot” yang terhubung untuk mendukung portal web.


Meski demikian, tim kampanye Anies Baswedan yang ketika itu menjadi lawan Ahok menolak menggunakan akun palsu atau bot. Sedangkan salah satu juru bicara tim dari Agus Harimurti Yudhoyono ketika itu mengatakan, mereka tidak pernah melanggar peraturan kampanye dengan menggunakan akun palsu.


Mereka berani menjelaskan untuk silakan ditelusuri siapa pihak yang memanfaatkan penggunaan akun palsu. Berdasarkan keterangan, peneliti menyebut tim buzzer beroperasi dengan cara yang sama seperti menyebarkan gosip ke publik.


“Ketika semua orang berbicara tentang hal yang sama Anda mungkin berpikir bahwa mungkin itu benar, mungkin ada beberapa manfaatnya. Di situlah letak dampaknya,” kata peneliti yang tak mau disebutkan namanya.


Di Indonesia, buzzer berbayar merupakan bukan barang baru. Tahun politik 2019 saja, baik petinggi negara maupun parpol menggunakan itu. Tidak ada seorang pun yang tahu jumlah pastinya yang menggunakan cara ini. Tetapi diyakini terdapat puluhan buzzer yang bekerja untuk pemerintah maupun melawan pemerintah.


Mereka mencoba mempengaruhi opini publik dengan berbagi propaganda dengan para pengikut mereka. Hal ini tentu saja bukan scenario kisah fiksi ilmiah distopia terbaru dari Hollywood. Hal ini merupakan kisah nyata dalam politik Indonesia tahun 2018, menjelang pemilihan presiden 2019 (Pilpres 2019).

https://www.aktual.com/saling-serang...a-jadi-kompor/


---------------------------

buzzer itumah cuman kelas teri alias kelas cebong doank!

emoticon-Wkwkwk
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
pilpres 2019 skr ini akhirnya menjadi pertarungan identitas agama

tapi ada yg lucu nih

prabowo vs jokowi

islam vs kapir

paling kasihan umat 212 di indonesia yg mudah dibodohi itu


Saling Serang Isu, Siapa jadi Kompor?
Diubah oleh appple
Kompor?

Ya yang dari 2014 suka mengolok-olok bangsa sendiri lah:

Saling Serang Isu, Siapa jadi Kompor?

Ga etis, seseorang yang katanya negarawan bilang bangsanya sendiri naif dan goblok.

Apa ada tokoh nasional di negara berkembang lain menyatakan hal skeptis macam itu? Cuma dia doang!
pernah gw masuk ke beberapa grup facebook MCA dan pendukung prabowo

test the water posting menghina malaysia
langsung disamber balasan caci maki dari akun2 palsu dr grup itu yg ternyata aslinya warga malaysia
kenapa coba negara tetangga ikut dalam politik dan jadi tukang rusuh negara kita?
Mundur cb ke taun 2012 di jkt emoticon-Big Grin
Balasan post caliber
Quote:


di kaskus aj ad kok yg dr malingshit
uang g mengenal batas negara emoticon-Ngakak
Balasan post caliber
Quote:


tergantung, kalo postingannya berbau menghina Islam, ya bakal dikeroyok....

emang ky gimana sih postingannya?
hmmmmmm....
saiya bukan tukang kompor
saiya cuman kipas2
Ngeri juga ya
Kalo lu mau liat dan membedakan buzzer apa nggak di marih..

Ajak aja debat..

Kalo kebanyakan ngeles ketimbang data, sudah pasti buzzer itu..

Kalo orgnya terlalu fanatik dan ga berani sekalipun mengakui kelebihan lawan, berarti buzzer itu..

Karena normalnya orang, pasti bisa liat baik buruknya seseorang secara objektif...

Harus di akui, Jokowi, Prabowo, Maruf dan Uno itu adalah org2 politik terbaik yg di miliki indonesia saat ini..

Lu kate gampang sampai ke tahap mereka itu..?

Ga mungkin kan mereka sama sekali ga punya kelebihan?

Hanya buzzer yg bener2 buta dan ga bisa melihat kebaikan seseorang.. emoticon-Cape deeehh
Quote:


Kelas teri?

Saling Serang Isu, Siapa jadi Kompor?

emoticon-Big Grin
Kedua kubu sama-sama punya buzzer, masalah siapa yang suka share berita hoax kalau diruntut belum pasti dari kedua kubu. Sekarang kan banyak orang yang memanfaatkan keadaan untuk cari untung sendiri. Biasanya buat iklan, salahnya sih yang baca suka share tanpa cek
Code:
Sejumlah akun palsu ini memang bekerja untuk menyebarkan isu fitnah, kebencian dan SARA, yang dengan mudah dimakan oleh berbagai akun tiruan lainnya. Tapi, akun palsu ini, bukan untuk bersenang-senang, melainkan mereka melakukan “perang” secara politik melalui media sosial.


emang yang suka ngelakuin itu siapa ya...?

emoticon-Traveller emoticon-Traveller emoticon-Traveller
Saling Serang Isu, Siapa jadi Kompor?
Balasan post youdoyouknow
Quote:


pantat nya panuan kalo gk hina orang..emoticon-Ngakak


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di