alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Forex Broker /
Analisa Trading 04122018
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c0706e712e257bd798b4567/analisa-trading-04122018

Analisa Trading 04122018

Analisa Trading 04122018


Pengadilan Tinggi Uni Eropa (European Court of Justice/ECJ) mengatakan bahwa Inggris dapat mengubah kesepakatan Brexit secara sepihak, tanpa perlu meminta izin dari negara-negara anggota Uni Eropa lainnya. Menurut Robert Howard, analis Thomson Reuters, pendapat penasihat senior tersebut menguatkan Sterling. Sebab, meskipun opini bukanlah sebuah undang-undang yang mengikat, tetapi dewan Uni Eropa dianggap cenderung akan menuruti ECJ dalam mengambil keputusan akhir.

Indeks PMI Konstruksi Inggris versi Markit naik ke 53.4 bulan November 2018, dari level 53.2 bulan sebelumnya. Penurunan yang lebih tinggi daripada ekspektasi di 52.5. Data ini menunjukkan laju ekspansi konstruksi yang tertinggi sejak bulan Juli. Peningkatan terjadi di sektor pembangunan hunian, pekerjaan komersial, dan pekerjaan umum. Menyusul kedua isu tersebut, Poundsterling menguat di sesi perdagangan Selasa, menghapus penurunan tajam yang terbentuk kemarin. GBP/USD naik 0.66% ke 1.2807.

Selain masalah Brexit yang tak kunjung terselesaikan, internal Zona Euro masih dirundung peliknya konflik dengan Italia. Di sisi lain, The Fed mulai menunjukkan sinyal pelemahan untuk laju kebijakan moneter ketat setelah bulan Desember tahun ini. Hal itu akan sejalan dengan kemauan Trump yang saat ini telah memperkuat posisinya dengan gaya pendirian ofensif dalam perdagangan global. Selepas pertemuan G20, perdamaian antara pemimpin AS dan China membuahkan perjanjian untuk melakukan gencatan senjata.

Dolar AS akhirnya melemah karena investor lebih memilih asset-asset dengan minat risiko tinggi. Sementara itu, perdebatan Brexit bakal dimulai lagi di pekan ini. Data penting untuk EUR/USD di minggu ini adalah pernyataan Jerome Powell, Pertemuan OPEC di Vienna, German Factory Orders, NFP AS, GDP Zona Euro, dan German Industrial Production. Minggu lalu, EUR/USD Closing di harga 1.1316, dekat dengan harga Opening di 1.1339. Puncak tertinggi mencapai 1.1397, sementara level terendah ada di 1.1266.

Reserve Bank of Australia (RBA) mempertahankan suku bunganya di level 1.5% pada hari Selasa. Bank sentral tidak mengindikasikan kemungkinan untuk memotong suku bunga, walaupun harga rumah di Sydney dan Melbourne jatuh. Sementara itu, Forecast pertumbuhan ekonomi untuk tahun 2018 dan 2019 masih dipertahankan pada level 3.5%. Pasca rilis, AUD/USD naik 0.4 persen ke 0.7386. Selain itu, penguatan Dolar Australia karena ini juga sangat dipengaruhi oleh berlanjutnya penurunan Dolar AS.

Dolar AS turun di sesi Asia, akibat jatuhnya yield obligasi ke level rendah tiga bulan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa sebagian investor telah meyakini jika Federal Reserve akan memperlambat laju kenaikan suku bunganya di tahun depan. Selain itu, pelemahan Dolar AS juga masih dipengaruhi oleh dampak meredanya konflik perdagangan AS-China. Sentimen dovish yang diisyaratkan oleh The Fed minggu lalu, menimbulkan pertanyaan tentang frekuensi kenaikan suku bunga pada tahun 2019. Sebagian memperkirakan bahwa The Fed hanya akan menaikkan suku bunga sekali saja atau bahkan tidak sama sekali. Indeks Dolar (DXY) turun 0.27% ke 96.69.

Untuk trading instrumen yang kami pilih hari ini 04/12/2018 adalah sebagai berikut;

AUDUSD
Analisa Trading 04122018

EURUSD
Analisa Trading 04122018

GBPUSD
Analisa Trading 04122018

USDCAD
Analisa Trading 04122018

USDCHF
Analisa Trading 04122018

Terima kasih,
Salam opit.

Peringatan risiko: CFD Trading, merupakan produk leverage, mengandung risiko tinggi dan dapat mengakibatkan hilangnya semua investasi Anda. Sebaiknya jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap untuk kehilangan. Sebelum memutuskan untuk melakukan trading, harap memastikan terlebih dahulu bahwa Anda memahami semua risiko yang terkandung dengan trading CFD OTC dan pertimbangkan tingkat pengalaman Anda. Silahkan mencari saran independen jika diperlukan. Kinerja CFD pada masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk memperkirakan hasil masa depan.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di