alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Mimpi Agar Semua Petani Sejahtera
3 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c069f241854f75e118b4568/mimpi-agar-semua-petani-sejahtera

Mimpi Agar Semua Petani Sejahtera

Spoiler for tidur:


Menjelang tahun 2018 berakhir, ada kabar tidak mengenakkan terdengar dari sektor pertanian. Khususnya perkebunan. Menurut hasil lansiran Badan Pusat Statistik (BPS), awal Desember ini, nilai tukar petani perkebunan rakyat periode November melemah menjadi 95,59 dibandingkan periode Oktober sebesar 96,26. Dengan kata lain, pendapatan petani perkebunan jadi ikut melemah atau berkurang.

Anjloknya nilai tukar pekebun itu terjadi seiring dengan turunnya harga beberapa komoditas kebun seperti kelapa sawit, kelapa, karet, dan kakao. Menurut BPS, nilai tukar petani perkebunan rakyat jatuh di seluruh daerah Sumatera (kecuali Bengkulu) dan Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku.

(sumur)

Ironisnya, kabar tidak enak itu datang dari sektor yang sebetulnya menjadi primadona ekspor Indonesia, yakni perkebunan kelapa sawit dan karet. Hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja.

Tidak bisa lain, pemerintah harus bertindak demi kemaslahatan dan kesejahteraan petani perkebunan yang menjadikan Indonesia sebagai jawara ekspor sawit dan karet.

Sebetulnya, ada beberapa cara yang sudah dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan pekebun. Untuk yang menanam sawit, sudah ada Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 106 Tahun 2018 tentang penetapan harga patokan ekspor (HPE) atas produk pertanian dan kehutanan yang dikenakan bea keluar.

Dengan demikian, ekspor minyak sawit mentah tidak akan dikenakan bea keluar serta pungutan ekspor juga akan dihapus.

Selain itu, di tengah kejatuhan harga komoditas seperti saat ini, pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah langkah perbaikan dari hulu dan hilir untuk meningkatkan nilai tambah, serta menyejahterakan petani .

Misalnya dengan mengupayakan beberapa cara untuk meningkatkan permintaan beberapa komoditas kebun. Dengan harapan stok komoditas yang berlebih di pasar bisa terserap sehingga harganya terdongkrak naik atau mulai membaik. Contohnya program B20 untuk minyak kelapa sawit serta pengkajian penggunaan karet untuk bahan baku aspal.

Tanpa harus berpangku tangan, Kementerian Pertanian (Kementan) sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas sektor pertanian juga harus mengupayakan cara-cara untuk menyejahterakan petani. Misalnya dengan peremajaan beberapa tanaman utama perkebunan seperti kelapa sawit, karet, kakao, dan kelapa sekaligus memperbaiki sistem produksi mereka.

Peremajaan perkebunan untuk komoditas sawit dilakukan melalui program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Sedangkan karet, bisa diremajakan dengan sistem pembagian lahan 70% dan 30%, sehingga petani karet nantinya bisa memiliki produk pengganti sambil menunggu masa panen.

Apalagi masa panen karet lebih lama dibandingkan dengan kopi atau kakao. Sehingga bisa diperoleh hasilnya secara selang-seling. Dengan program semacam itu, setidaknya para petani bisa memperoleh hasil lain sebelum karetnya produktif. Dan juga kita tidak akan kehabisan bahan baku karet lantaran petaninya pada berganti komoditas. Jangan sampai deh hal itu terjadi di masa depan.

Spoiler for jatuh:
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Waduh, mohon maaf saya pesimis betul soal sektor pertanian walau saya bukan lulusan pertanian.

Jumlah populasi Indo itu banyak 230 juta apa ya, itu maemnya nasi. Lah beras aja produksi dalem negeri aja berapa, ya makanya import buat jaga stabilitas. Udah bener import kalau menurut ane beras, soalnya kita gak ada lahan buat beras perlu lahannya dialiri sungai besar.

Nah yang ane khawatir di bagian pertanian sayur2an, apa pada kagak kepikiran apa budi daya ala2 hidroponik dibanyakin gitu, entahlah pasti sudah terpikirkan.

Ane cuman masih kesel aja orang lulusan kampus pertanian, tapi kerja kantoran. Namanya ganti aja apa.
Balasan post floriantito
Quote:


Jaman now lulusan pertanian ama peternakan cita2nya gawe di bank....
emoticon-Ngakak
Quote:


Dimaklumi aja gan, cita2 serta idaman orang indonesia aja PNS.
Ya namanya sih napa harus ada pertaniannya tapi buka jurusan matematika, akutansi, dll.
Napa gak kayak ITS sama ITB fokus gitu karena institusi riset, kalau mau umum jadi universitas aja depannya.
Petani kalo panen bisa dapet puluhan juta kali.

Kecuali yang ga punya lahan


Quote:


mereka kerja kantor karna jadi petani kebanyakan susah mana mau
bisa contoh swiss apa belanda disana kalo petani apa peternak ya gagal panen dikasih duit sama pemerintah biar mereka tetep jadi petani kalo gak gitu gak ada yang mau jadi petani rugi nya banyak
disini problem nya terlalu rumit
oiya ngapain saya mikirin lah presiden aja gak mikirin ini
Balasan post cepute
heran diaini dulu bsa swasembada pangan. sekarang malah ane liat sering impor trutama saat panen
Petani MAKAR!!

ANTI KEBHINEKAAN!!

IMPOR ITU BENTUK NASIONALISME!!

emoticon-Marah

Maju terus pak Jokowi!!!
Diubah oleh Betjanda
fetani hancur direzim dungu ini..kasianemoticon-Turut Berduka
Quote:


Yg ada semua ngaku gagal panen emoticon-Leh Uga
Kalau mau jujur, petani muda sudah sedikit sekali....
anak jaman now pada ga bisa maculemoticon-Ngakak
Quote:


maaf bro, udah pernah coba nanem sayuran dgn teknik hidroponik blm? hydroponik itu g sesimple yg bro pikirkan. modal gede juga kalo mau hasilnya nguntungin.

jgnkan sarjana pertanian, petani aja g mau anaknya jd petani kalo g kepepet.
pupuk subsidi tinggal nama doang, waktu panen ditingkat konsumen harga tinggi tetapi petani jual ke tengkulak dpt harga pas2an, jual sendiri k pasar blm tentu semua petani bisa.
kalo ada wabah penyakit atau cuaca g menentu ya tinggal terima nasib aja.
pas panen raya harga nyungsep.
ditambah lg dpt mentri dodol punya data pertanian g akurat.
Diubah oleh wj2004
lahan pertanian banyak dibangun real estate,yg ada bikin tambah macet

lama lama orang makan semen ma bata, bukan padi

indo malu malu anjing ga mau bljr ma israel ttg pertanian

krn yg penting seiman dan seimron


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di