alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
'Bau' Nepotisme Jokowi di Balik Pelantikan Andika dan Maruli
2.33 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c068c69c1d7700b238b4567/bau-nepotisme-jokowi-di-balik-pelantikan-andika-dan-maruli

'Bau' Nepotisme Jokowi di Balik Pelantikan Andika dan Maruli

'Bau' Nepotisme Jokowi di Balik Pelantikan Andika dan Maruli
Selasa, 04/12/2018 06:42 WIB
 
'Bau' Nepotisme Jokowi di Balik Pelantikan Andika dan Maruli
Pengangkatan KSAD dan Danpaspampres oleh Jokowi timbulkan kontroversi. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
'Bau' Nepotisme Jokowi di Balik Pelantikan Andika dan Maruli
Jakarta, CNN Indonesia -- Dalam kurun waktu kurang dari sebulan, dua menantu dari orang dekat Presiden Joko Widodo dilantik menempati dua posisi strategis di jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Paling baru, ada Brigadir Jenderal Maruli Simanjuntak yang resmi diangkat menjadi Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Danpaspampres). Diketahui dia adalah menantu dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

Sebelum Maruli, ada Letnan Jenderal Andika Perkasa menjadi Kepala Staf Angkatan Darat(KSAD) menggantikan Jenderal Mulyono. Andika diketahui merupakan menantu dari mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Abdullah Mahmud (AM) Hendropriyono.


Direktur Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi menilai pengangkatan Maruli dan Andika tidak terlepas dari unsur nepotisme. Hal itu karena keduanya dekat dengan pusaran kekuasaan.

"Kalau soal nepotisme sedikit banyak masuk dalam pertimbangan itu, bisa jadi poin plus oh itu orang kita kan gitu tapi kalau itu menjadi alasan utama saya kira itu yang keliru," ucap Fahmi saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (3/12).

Lihat juga:  Menantu Luhut Ditunjuk Jadi Komandan Paspampres

Ia juga menilai pengangkatan keduanya bisa berpotensi memecah soliditas di tubuh TNI lantaran kompetisi internal seakan hilang. Maruli dan Andika terlihat seperti sudah disiapkan sejak lama untuk menduduki dua posisi tersebut.

"Ada kompetisi yang hilang dalam proses ini terkesan sejak awal mereka-mereka ini memang sudah disiapkan bahkan mengabaikan, cenderung abai terhadap kelayakan prestasi segala macam," tutur dia.

Dengan begitu, imbuh Fahmi, perwira yang tidak dekat dengan kekuasaan kemudian berpotensi kehilangan semangat karena putus asa. Jika hal itu terjadi tentunya akan merugikan bahkan bisa membahayakan organisasi TNI dan negara.


'Bau' Nepotisme Jokowi di Balik Pelantikan Andika dan Maruli
Jokowi lantik Andika Perkasa sekaligus menantu Hendropriyono sebagai KSAD. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)

Kendati begitu isu perpecahan di TNI karena pengangkatan keduanya bisa diredam dengan berbagai cara. Kendati bisa diredam, Jokowi dan jajarannya harus lebih berhati-hati lagi agar tidak menggoyang keutuhan TNI sebagai organisasi.

"Kalau bicara potensi perpecahan saya kira ada tinggal nanti bagaimana itu dikonsolidasikan lagi tapi tentu saja luka tetap akan berbekas. Kalau bisa disembuhkan tapi saya kira akan tetap berbekas saya kira itu filosofi penting untuk dijaga artinya dalam hal ini jangan sampai terulang lah ya pola pengangkatan yang saya kira kurang rapih," tuturnya.

Lihat juga:  Jadi KSAD, Andika Perkasa Enggan Tanggapi Tudingan Politis

Kesan Jokowi Tersandera

Lebih lanjut, Fahmi mengatakan pengangkatan Maruli dan Andika mengesankan Jokowi tersandera lantaran terlalu menumpukkan kepercayaan pada orang-orang terdekatnya seperti Luhut dan Hendropriyono. 

"Kesan begitu ada ya karena kalau saya melihat bahwa menumpukan kepercayaan dan kekuatan pada satu dua orang atau segelintir orang itu lebih banyak bahayanya ya mudaratnya daripada manfaatnya bagi Jokowi," ujar dia.

Jokowi terkesan tidak menciptakan kompetisi yang sehat di lingkungan TNI dengan pengangkatan Maruli dan Andika. Menurut dia, jika Jokowi bisa menciptakan kompetisi yang sehat di lingkungan TNI akan berdampak positif lantaran dia bisa memperkuat jaringan di sana.

"Karena mestinya kalau ada kompetisi sepanjang bisa mengelolanya lebih baik itu justru akan lebih menguntungkan. Karena dengan begitu dia bisa memperluas jaringannya kemudian memperluas pengaruhnya di lingkungan TNI," ucapnya.

'Bau' Nepotisme Jokowi di Balik Pelantikan Andika dan Maruli
Jokowi melantik menantu Luhut Panjaitan jadi Daspaspampres. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

"Dengan kesan ada anak emas seperti ini kesannya jadi kompetisi internal hilang, kompetisi tidak terjadi, dan ada penumpuan kepercayaan terhadap segelintir orang. Ini yang berbahaya bisa merugikan," tuturnya.

Sementara itu, pengamat militer Muradi menilai pengangkatan Maruli dan Andika sarat dengan unsur politis. Hanya saja, menurut dia tujuan keduanya diangkat bukan untuk memenangkan petahana di Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Keduanya diangkat dengan mempertimbangkan loyalitasnya terhadap kepala negara. Sosok Maruli dan Andika, kata dia, akan lebih mudah untuk dikendalikan oleh Jokowi dalam hal menjalankan fungsinya sebagai TNI.

"Memang kalau dikatakan politis ya politis karena riskan mengangkat orang yang tidak loyal tidak bisa lurus ke pemerintah, negara, di tahun politik. Apalagi menyangkut soal kenyamanan dari user dalam hal ini kepala negara, presiden," ucapnya.

Lihat juga:  Wapres Sebut Diskriminasi Jika Andika Tak Boleh Jadi KSAD

Jokowi Sebut Andika Perkasa Paket Komplet 

Presiden Joko Widodo mengaku memilih Andika Perkasa menjadi KSAD sudah melalui banyak perhitungan. "Kami melihat rekam jejak Pak Andika pernah di Kopassus, Pangdam, Kostrad, penerangan (Kadispenad), pernah Komandan Paspampres. Semuanya komplet," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (22/11).

Ia mengatakan awalnya empat nama diusulkan hingga dibawa ke meja kerjanya. Nama-nama itu masukan dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Akan tetapi, Jokowi enggan menyebutkan tiga nama selain Andika.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto meyakini pengangkatan Andika murni diukur dari sisi profesionalismenya sebagai prajurit.

"Dalam orang Jawa saja, pengangkatan Andika sudah dipikirkan bibit, bebet dan bobotnya [oleh presiden]," kata Hasto, Jumat (23/11).

Sementara Andika sendiri enggan berkomentar banyak soal dugaan saratnya kepentingan politik dalam pengangkatan dirinya sebagai KSAD. Ia menyebut pertimbangan itu ada pada kewenangan Jokowi.

"Ya orang kalau mau ngomong apa saja wis monggo. Saya enggak bisa berkomentar dan tidak perlu," kata Andika di Istana Negara, Kamis lalu.

Namun, Andika menjamin jajaran TNI Angkatan Darat akan netral dalam penyelenggaraan Pilpres 2019. Hal itu telah diinstruksikan Presiden Joko Widodo kepada seluruh TNI sebelum Andika dilantik.

"Itu yang harus saya lakukan dan saya yakin prajurit AD memahami kewajiban itu," kata Andika di Istana Negara, Kamis (21/11).

https://www.cnnindonesia.com/nasiona...ika-dan-maruli


--------------------------------

'Bau' Nepotisme Jokowi di Balik Pelantikan Andika dan Maruli

Terus apa artinya REFORMASI 1998 dulu?

emoticon-Sorry
Diubah oleh shahrah018
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 08
Quote:

Quote:
emoticon-Belgiaemoticon-Belgiaemoticon-Belgia
emoticon-Belgiaemoticon-Belgiaemoticon-Belgia
emoticon-Belgiaemoticon-Belgiaemoticon-Belgia
emoticon-Belgiaemoticon-Belgiaemoticon-Belgia
emoticon-Belgiaemoticon-Belgiaemoticon-Belgia
emoticon-Belgiaemoticon-Belgiaemoticon-Belgia
emoticon-Belgiaemoticon-Belgiaemoticon-Belgia
emoticon-Belgiaemoticon-Belgiaemoticon-Belgia
emoticon-Belgiaemoticon-Belgiaemoticon-Belgia

HULAHI HULAHI
gatot diberi kesempatan malah punya agenda sendiri emoticon-Malu
Konon ada superboy yg udah disekolahin keluar pake duit negara krna bapaknya jd ketua superhero. Bapaknya pensiun, superboy pun ikut pensiun dini. Lumayan gratis dpt titel banyak
Mereka berdua diangkat menjadi KSAD dan Danpaspampres karena prestasi mereka memang baik.
Korupsi uda diberantas meski msh merajalela, skrg yg lg in bagi2 jabatan alias nepotisme, ga ada komisi pemberantasannya jd buebaass anak cucu pki perjuangan semua isi pemerintahan jaman now emoticon-Cendol (S)
Untuk mengalihkan praktek nepotismenya saat ini yg juara, bentar lagi si Merah menyalahkan masa lalu : Suharto gurunya Nepotisme emoticon-Imlek

'Bau' Nepotisme Jokowi di Balik Pelantikan Andika dan Maruli

'Bau' Nepotisme Jokowi di Balik Pelantikan Andika dan Maruli

Ya memang udh mendarah daging, tapi gpp lah drpd kejadian kek si panglima nusuk atasnya dr belakang..

Sekarang nasibnya abis jadi panglima bukannya pensiun, malah jadi staff, atau turun kasta emoticon-norose
dan sama sekali ga punya bukti

emoticon-Traveller
Quote:


Quot ini aja,
Internet cepat buat apa ?
Ada hal lucu kalau menanggapi komen yang blm tau bahwa kalau sudah perwira tinggi aka bintang 1 dsb memang keputusan lbh bersifat politis termasuk mutasi dan penyegaran organisasi.


Termasuk jg karir prabowo dsb. Kalau pangkat perwira menengah bersifat kinerja dsb
Diubah oleh bushido777
Quote:


Masih status aktif ya doi emoticon-Bingung
Berita hoak nasbung ini mah. Mana mungkin raja joko kkn emoticon-Angkat Beer
Quote:


bener gan. ane jg pernah dengar itu.
makanya sayang aja kalo ahy keluar.
Dari awal juga gw ga percoyo
Buktinya puan bisa jadi mentri
Balasan post khloekarmike
Quote:


Iye..ngenes kan. Turun kasta dan mungkin dikucilkan gtu..
Lgian bos sendiri disikut...klo prajurit itu parah bgt..kalo misalnya gagal ya..klo berhasi sih gpp emoticon-Big Grin

nepotisme mah bukan hal yang baru, semuanya begitu kali emoticon-Ngakak (S)
Jabatan di Militer yg proffesional cuma sampe melati aja, bintang keatas udah masuk politis emoticon-Stick Out Tongue

seseorang akan condong memilih orang2 yg d kenalnya untuk masuk dalam lingkaran dalamnya emoticon-Wink
begitu juga si rambut jagung di WH sono yg mengangkat anak-mantu dalam lingkaran pemerintahnya emoticon-Stick Out Tongue

eh termasuk pujaannya si ono noh yg di Turki emoticon-Ngakak (S)
kalau Saudi mah gak usah d bahas lagi, all pejabat emang keluarganya emoticon-Big Grin
Kamfret fada kelojotan
Ngoahaha
emoticon-Wkwkwk
emoticon-Imlek
Balasan post wasitnamntabgan
Quote:


udah pengsiun lah si Ganur, 6 bulans ebelum pengsiun dah d diamkan ma atasannya langsung
sering ribut ma Menhan pula emoticon-Big Grin

pengsiun langsung d cuekin, gak kaya ex Panglima lain yg "manis2" d carikan jabatan transisi sebagai Komisaris di BUMN atau Dubes atau Politisi di partai besar emoticon-siul
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di