alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kelompok Egianus Kogoya di Papua Punya Senjata Standar NATO
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c066787fcef875f298b4568/kelompok-egianus-kogoya-di-papua-punya-senjata-standar-nato

Kelompok Egianus Kogoya di Papua Punya Senjata Standar NATO


Liputan6.com, Jakarta Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Inf. Muhammad Aidi mengatakan pembunuhan puluhan pekerja pembangunan jembatan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, dilakukan oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) pimpinan Egianus Kogoya. Adapun mereka memiliki senjata api ilegal.

"Ya senjata api. Kita punya data bahwa mereka memang memiliki senjata api. Jumlahnya secara pasti kita belum tahu. Itu yang belum kita dapatkan informasi berapa kekuatannya dan senjatanya apa saja. Hanya data awal saja, bahwa emang ada di antara mereka itu membawa atau ada kepemilikan senjata secara ilegal," kata Aidi di Jakarta, Selasa (4/12).

Dari data intelijen senjata yang dimiliki kelompok tersebut, ada yang berasal dari rampasan TNI-Polri dan ada yang diduga berasal dari luar negeri.

"Senjata standar militer dan jumlahnya puluhan. Kan standar militer, standar NATO. Sebagian senjata api itu diambil dari hasil rampasan terhadap TNI-Polri di pos-pos. Sebagian juga yang selama ini berhasil kita sita, senjatanya ada saat kontak tembak, ada yang indeks TNI, Polri, ada juga yang bukan indeks TNI-Polri. Artinya berasal dari luar," ungkap Aidi.

Meski demikian, TNI tak bisa memastikan asal senjata yang berasal dari luar. Hanya diketahui asal pabrikan saja.

"Asal dari senjata ini kita tidak bisa pastikan dari negara mana, dari daerah mana datangnya. Kalau pabrikannya kita ketahui. Beberapa pabrik senjata di dunia misalnya ada dibuat dari Prancis, Amerika, Rusia, termasuk buatan Pindad sendiri. Tidak semua negara memiliki produksi senjata, tapi semua negara memiliki angkatan bersenjata. Jadi bisa dari mana saja itu senjata-senjata itu," tandas Aidi.

Diketahui, sebanyak 31 pekerja proyek Istaka Karya yang tengah membangun jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua dibunuh oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Informasi awal menyebut, mereka dibantai lantaran memfoto kegiatan upacara Hari Ulang Tahun (HUT) KKB yang diselenggarakan tidak jauh dari lokasi proyek.

sumber

Go to hell Egianus Kogoya!!!
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 5
Australia anteknya
emoticon-Cool
Sangat membahayakan
Pelaku genosida teriak genoside emoticon-Big Grin

Kaya tunjuk hidung sendiri dah emoticon-Ngakak

emoticon-Traveller
kemaren kan saat menyandera 1400an orang di Timika pada cekrak-cekrek tuh, beberapa sambil pegang Steyr AUG punya Polisi yg d rampas sebelumnya emoticon-Embarrassment
ada yg pegang SS1 pula

tapi sih standart nya gerakan separatis di Indonesia, senjata 1 "keneknya" yg banyak, senjata lebih berharga daripada anggotanya emoticon-Ngakak (S)
Jadi kalau ada yg tertembak apalagi sampai mati, d tinggal aja yg penting senjata dan peluru d selamatkan lebih dulu, anggota yg tewas nanti tinggal "klarifikasi" penduduk sipil aja ma pemimpinnya emoticon-Hammer emoticon-Amazed
masih termasuk smallarms semuanya,untung bukan ranpur yang mereka punya.

standart nato bukan berarti ada nato dibaliknya mereka kkb paling berpikir mudah dapat amunisinya yah standart nato.
Gak usah takut mau dia punya standar NATO atau apa gitu udah jelas separatis sikat aja
mirip kan sama kerjaan US yang ngasih senjata ke pelopor grup aloha snackbar di afghanistan waktu lawan soviet?
salah sendiri sih, lu bangun infrastruktur di area gak kondusif. segoblok amerika bangun jalan di hutan vietkong. feel bad about the casualties, it happen when your leader is idiot
Diubah oleh tonidookie
Balasan post masdhekijunior
Quote:


GeoPolitik Indonesia belum sekuat Amerika bahkan Israel dalam perkara pelanggaran HAM emoticon-Amazed
emoticon-Embarrassment
:

Inilah kenapa negeri ini wajib dipimpin seseorang yang dari kalangan tni yang juga direkomendasikan oleh ulama, kenapa??
Karena sejatinya penjaga keutuhan nkri itu adalah tni dan ulama
musti di brantas biar papua damai
Australia apanya Amerika njeng...

Amerika apanya NATO ????
Preet mau merdeka
Mahasiswanya aja klu dijawa byk mabuknyaemoticon-Ngakak
paling barang bm tu,seharusnya dikasi serang secara berkala oleh aparat berwenang emoticon-Belo
Santoso kemaren cepet numpasnya..

Masak rombongan bob marley ini ga bisa di tumpas cepet juga? emoticon-Wink
Terlalu banyak pertimbangan jd gini

mediasi sih mediasi. kewaspadaan tetap yg utama
Quote:


maka dari itu sebenarnya SDM di Papua itu masih kurang memadai untuk menjadi negara...

jangankan maju, yang ada malah khawatir lebih parah dari Timor Leste..

emoticon-Ngakak
Quote:


Bob Marley versi Papua

emoticon-Ngakak

emoticon-Ngakak

emoticon-Ngakak

emoticon-Ngakak

orang2 Jamaika & Papua emang mirip2

emoticon-Ngakak
Kok bisa dpt dari luar?
Halaman 1 dari 5


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di