alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
HINDARI PRAGMATISME POLITIK TRANSAKSIONAL MENYELANG PESTA DEMOKRASI
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c062cc9ffef8761218b4569/hindari-pragmatisme-politik-transaksional-menyelang-pesta-demokrasi

HINDARI PRAGMATISME POLITIK TRANSAKSIONAL MENYELANG PESTA DEMOKRASI

Sejak reformasi 20 mei 1998, indonesia seolah-olah memasuki babak baru dalam dunia berpolitikan. Dunia yang menjanjikan proses demokratisasi selalu menampilkan wajah ganda didepan dunia publik. Pada sisi lain, ia dengan lantang berani mejanjikan kearah yang lebih baik dari arah sebelumnya. Namun, terkadang pada sisi lain dibalik topengnya ia memanfaatkan kepentingan pribadi dan kelompok.

        Begitu pula dengan potret perubahan. Dinamika politik sepanjangan kurun waktu satu dekade ini, menurut sebagain kalangan menunjuhkan tanda-tanda semakin demokratis, karena rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi diberikan ruang demokrasi yang seluas-luasnya untuk memilih seorang pemimpin dalam hajatan pesta demokrasi baik itu, Pilpers, Guburmur, bahkan kepala daerah sampai kepala Desa. Namun, apakah perkembangan demokrasi ini, secara subsansial sudah memenuhui harapan kita? Ataukah masih dengan tanda tanya?

        Pertanyaan diatas mencobah membuka realitas implementasi demokrasi kita hari ini, menunjuhkan tanda-tanda yang berbahaya bagi kualitas demokrasi pancasila. Sala satu, tanda bahaya yang secara realitas yang dipraktekkan oleh perseorangan, atau partai politik adalah politik traksaksional (Politik Uang). Jika kondisi potret dinamika politik yang diterapkan seperti ini, maka cikal bakal akan melahirkan tipe pemimpin yang korup dan totaliter serta tidak akuntabel dan mencederai orientasi demokrasi kita serta internal partai politik dalam ruang-ruang Publik.

        Padahal kita ketahui, bersama bahwa partai politik sebagai entitas politik untuk mengartikulasikan kepentingan rakyat dalam ruang" publik. Kehadiran partai politik sebagai elemen yang menentuhkan terhadap penyelenggaraan negera untuk melahirkan kebijakan-kebijakan dan regulasi yang pro rakyat secara komprehensif (keseluruhan). Dari fakta praktek politik tramsaksional yang masih begitu masif dilakukan dinegeri ini, maka menjadi perhatian kita bersama untuk memerangi baik itu, akademisi, aktivis, pemerhati politik, mahasiswa, masyarakat bahkan perintah dalam penyelenggarangaan pesta demokrasi kita sesuai dengan prosedur kostitusional bernegara yang baik. Sesuai dengan UU No 08 Tahun 2015 tentang pemelihan gubernur, bupati serta walikota menegaskan tentang larangan mahar politik.

         Dari beberapa fakta empiris dinamika politik indonesia, kebanyakan menghalalkan secara cara untuk merebut kekuasaan (Politik) sebagaimana ulusan dari seorang filsuf yakni Nicole Machiaveli. Tanpa melihat pertimbangan etika kemanusiaan serta etika politik yang humanisme,rasionalisme dan politik profesionalisme. Hal ini, akan berimplikasi terhadap konflik horisontal ditengah- tengah kehidupan sosial politik kemasyarakatan apabila nilai fitrah. Seorang insan sudah tidak dikedepankan. Akan terjadi konflik antar warga masyarakat, etnis, suku, agama bahkan kekuarga. Maka melalui narasi sederhana ini, saya mengajak kepada kita semua untuk memberikan Edukasi politik pencerah kemasyarakat secara Paripurna baik secara Teoritis maupun Praktis sehingga mampu mengkanter dari aspek" diatas. Sebab menurut Mahatma Gandhi, semua manusia adalah bersaudara.
Diubah oleh YoungExplorers
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
terima uangnya, tapi golput aja
Yg gw gak suka politik sekarang dipake buat mecah belah bangsa hanya demi suara voter

Apa kagak belajar dari kasus di maluku dahulu?

Itu masih skala lokal aja segitu masif luka n penyembuhannya
Apakah tega dibawa ke skala nasional hanya buat ambisi politis semata ?
kira2 begini memang politik hari ini
HINDARI PRAGMATISME POLITIK TRANSAKSIONAL MENYELANG PESTA DEMOKRASI
kedua kubu saling menjelekkan demi suara...

bahkan sampe panastak n panasbung berantem... emoticon-Wkwkwk


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di