alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Spiritual /
Nabi Palsu Sensen Komara, Shalat Menghadap ke Timur hingga Ubah Lafaz Azan     
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c061edc5c779830268b4568/nabi-palsu-sensen-komara-shalat-menghadap-ke-timur-hingga-ubah-lafaz-azan

Nabi Palsu Sensen Komara, Shalat Menghadap ke Timur hingga Ubah Lafaz Azan     

Nabi Palsu Sensen Komara, Shalat Menghadap ke Timur hingga Ubah Lafaz Azan     

Ajaran nabi palsu Sensen Komara yang dianut pengikutnya mengharuskan perubahan arah kiblat shalat.

Para pengikut Sensen Komara di beberapa kecamatan yang ada di Garut melaksanakan shalat ke arah timur.

Wawan Setiawan (52), seorang pengikut Sensen Komara, telah mempraktikan shalat ke arah timur, bukannya ke arah barat.

Wawan kini telah divonis 10 tahun penjara karena terbukti melakukan perbuatan makar dan penodaan terhadap agama.

Warga Desa Tegalgede, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut itu juga mengganti kata Muhammad dalam azan menjadi Sensen Komara.

Para pengikutnya juga harus bersyahadat dan mengakui Sensen Komara sebagai rasul Allah.

Hal yang sama juga sempat dilakukan oleh Hamdani dan keluarganya di Kecamatan Caringin.

Sebagai salah satu pengikut Sensen Komara, Hamdani pernah melaksanakan salat ke arah timur.

Ketua MUI Kecamatan Caringin, Ahmad Nurjaman, menyebutkan sekitar bulan Agustus, Hamdani mengirim surat ke MUI dan Muspika Caringin. Isinya meminta izin untuk shalat menghadap ke timur.

"Sejak Agustus kami segera tangani biar aqidahnya kembali ke jalan yang benar. Tapi itu (salat ke timur) belum beres, sudah ada lagi surat yang ini (pengakuan Sensen sebagai rasul),

aliran sesat para pengikut Sensen Komara sudah terendus sejak lama.

Bukan hanya warga biasa yang menjadi pengikut Sensen. Namun ajaran Sensen sampai mempengaruhi seorang ustaz.

"Di sini (Caringin) ada pengikut Sensen, Ustaz Wowo. Dulu gelarnya sebagai jenderal," katanya.

Wowo pernah menjalani hukuman penjara selama tiga tahun setelah diproses hukum pada 2013. Setelah bebas, Wowo membuat pernyataan dan mengucapkan dua kalimat syahadat.

"Kalau pribadinya (Wowo) saya juga kurang tahu. Tapi yang jelas sudah buat pernyataan kembali kepada Islam yang sesuai ajaran dari Nabi Muhammad.

MUI Garut Sudah Bina Sejak Lama

Sementara uapaya meluruskan ajaran Sensen Komara, nabi palsu, yang diyakini oleh para pengikutnya seagai rasul dan nabi akhir zaman, sudah dilakukan MUI Garut sejak lama.

Saat MUI Kabupaten Garut diketuai KH Agus Muhammad Soleh, pada tahun 2013, MUI pernah melakukan pertemuan dengan kelompok Darul Islam Fillah (DI Fillah) dan para pengikut aliran sesat Sensen Komara.

Petemuan MUI dan para pengikut Sensen Komara itu dilakukan di Kampung Batukarut, desa Purbayani, kecamatan Caringin, Garut, Jawa Barat.

 Pertemuan itu dilakukan sebagai pembinaan karena kelompok tersebut menyatakan kembalai kepada NKRI.

"Pertama kami silaturahmi, kedua dalam rangka pencerahan mengajak mereka kembali pada ajaran Islam yang benar, bukan pada pemahaman aliran Sensen Komara yang selama ini mereka praktekkan yang membuat masyarakat resah," kata Ketua MUI Garut KH Agus Muhammad Soleh, saat dihubungi Kamis (31/10/2013), seperti dikutip dari kompas.com.

Menurut Agus, kelompok ini sudah menyatakan kembali pada NKRI sehingga perlu mendapatkan pembinaan agar tidak kembali terjerumus dan menyesatkan masyarakat lainnya.

"Adalah kewajiban kita semua menyambut mereka dan melakukan pencerahan-pencerahan," ujarnya.

Kelompok DI Fillah kali pertama muncul kepermukaan sekitar akhir 2009 lantaran praktik peribadahannya yang meresahkan masyarakat Garut.

Mereka mengubah lafadz "Muhammadur Rosulullah" pada syahadat dengan kata "Drs Sensen Komara Rasulullah".

DI Fillah juga tidak mewajibkan pengikutnya melakukan sholat lima waktu, sementara arah kiblat mereka adalah ke timur bukan barat (Makkah) sebagaimana aturan Islam.

Di antara para 'pentolan' DI/NII sudah dijatuhi vonis hukuman oleh pengadilan setempat, termasuk nabi mereka Sensen Komara.

"Kebersamaan di dalam memeluk agama Islam sangatlah penting agar sesama Muslim terjalin tali silaturahmi dan kerja sama yang hakiki. Kita terus ajak mereka untuk lebih memahami ajaran agama," kata KH Agus.

Pada saat itu, sebanyak 14 kepala keluarga pengikut DI Fillah/NII Sensen Komara mengikuti pertemuan tersebut.

Turut hadir tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama dan Muspika Caringin.

MUI laporkan ke polisi

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut telah melaporkan kasus penistaan agama yang dilakukan Hamdani kepada Polsek Caringin. 

Hamdani yang berasal dari Desa Purbayani, Kecamatan Caringin, menyebutkan Sensen Komara sebagai rasul Allah.

"Kami sudah buat laporan resmi ke Polsek. Besok segera ditindak lanjuti dengan melakukan pertemuan di Polres Garut," kata Ketua MUI Kecamatan Caringin, Ahmad Nurjaman, Senin (3/12/2018).

 Pertemuan yang akan digelar di Mapolres Garut besok, lanjutnya, akan memusyawarahkan perihal surat yang ditulis Hamdani.

Dalam surat itu, Hamdani dan keluarganya meyakini Sensen Komara sebagai rasul.

Menurut Ahmad Nurjaman, sedikitnya ada 40 orang yang menjadi pengikut Sensen Komara. Ia menyebutkan sudah menangani kasus tersebut sejak 2013.

"Sebenarnya ini sudah lama. Kami juga terus tangani. Tapi sekarang mereka sudah buat pernyataan. Makanya kami minta bantuan ke MUI Garut dan pihak lain," katanya.

Para pengikut Sensen Komara, lanjut Ahmad Nurjaman, hanya menyebarkan ajarannya ke anggota keluarga.

Sejak dulu hingga kini, jumlah anggota ajaran tersebut tak bertambah.

"Memang tak sebarkan ajaran ke yang lain, hanya di keluarga. Anggotanya dari dulu tak bertambah. Lokasinya hanya di kampung itu saja," katanya.

Ahmad mengaku telah bertemu dengan Hamdani beberapa waktu lalu.

Namun Hamdani tetap bersikukuh dengan ajarannya yang mengakui Sensen sebagai nabi.


ORANG SEMAKIN LAMA SEMAKIN MELENCENG DARI AJARAN YANG TELAH DI PELIHARA NABI MUHAMMAD SAW DAN PARA SAHABATNYA ATAU UALAMA SEKARANG PADA MIKIRIN SURGANYA MASING2,JD GAK ADA YG BIMBING,MUNGKIN DIA SIBUK URUS PERUT SENDIRI
Nabi Palsu Sensen Komara, Shalat Menghadap ke Timur hingga Ubah Lafaz Azan     


Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Nabi Palsu Sensen Komara, Shalat Menghadap ke Timur hingga Ubah Lafaz Azan     
Nabi Palsu Sensen Komara, Shalat Menghadap ke Timur hingga Ubah Lafaz Azan     
Diubah oleh romeojuling
Selama ga ngajarin meleduk aja ga masalah emoticon-Big Grin
Balasan post romeojuling
Nabi Palsu Sensen Komara, Shalat Menghadap ke Timur hingga Ubah Lafaz Azan     


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di