alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Hobby / Supranatural /
Ghaib:Part 1 Di Desa
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c061be1d44f9f80618b4567/ghaibpart-1-di-desa

Ghaib:Part 1 Di Desa

Apakah kalian menyukai ceritanya?

4 days left - 4 Voters

Lihat poll
Apakah kalian menyukai ceritanya?
iya
25.00%
tidak
0%
lanjut
50.00%
berhenti
0%
ceritanya tidak menarik
0%
tidak seram
0%
tidak seru
0%
perbaiki
25.00%
tidak menarik
0%
tidak jelas
0%
Nama gue Farah (bukan nama sebenarnya),gue bukan tipe cewek yang percaya dengan hal yang berbau mistis apalagi hal ghaib lainnya.Gue menyukai cerita horor ataupun film horor akan tetapi gue menganggap itu semua hanyalah hantu yang tidak nyata alias cuma buatan yang di buat seseram mungkin untuk menarik minat para penonton.Hingga pada saat gue sudah berusia 19 Tahun gue pernah mengalami hal-hal yang agak aneh  yang jelasnya gue gak pernah berpikir kalau itu adalah  ulah hantu.Saat gue menulis cerita ini umur gue sudah 21 tahun.
   Suatu hari gue lagi liburan ke rumah nenek gue di desa B.Desa gue itu masih sangat asri,jalannya belum di aspal,sawah dimana-mana dan lampu jalannya pun hanya ada beberapa,jadi ketika malam jalanan sangat gelap apalagi di depan rumah nenek.Saat maghrib semuanya tinggal di rumah masing-masing.
Suatu hari gue lagi bosan tinggal dirumah dan mutusin buat kerumah sepupu gue yang hanya berjarak beberapa meter dari rumah.Diantara rumah nenek gue dan rumah sepupu gue ada pohon coklat seluas 5 meter.Saat gue baru berjalan beberapa langkah tiba-tiba dari arah jalan raya gue mendengar suara langkah kaki,awalnya gue mikir itu mungkin orang lewat tapi beberapa langkah kemudian gue kembali mendengar suara itu dan suara itu terus berada di tempat yang sama,tidak pernah berpindah tempat.Karna penasaran gue mencoba mendekat ke jalan raya namun gue gak nemuin siapun disana bahkan binatang sekalipun.Meski ada sedikit perasaan takut gue tetap ngelanjutin langkah gue dan berpikir mungkin itu hanya halusinasi gue doang.
Besoknya  gue lagi ngumpul bareng sepupu-sepupu gue di depan rumah,waktu itu siang menjelang sore.Tiba-tiba gue mendengar teriakan seorang perempuan dari arah sawah.Gue melihat kedua sepupu gue tapi mereka ternyata masih sibuk dengan ponsel masing-masing seakan-akan gak mendengar apapun."Kalian berdua gak dengar suara teriakan?"tanya gue akhirnya."Suara apaan,kita gak denger apa-apa"jawab mereka berdua yang semakin bikin gue bingung.Akhirnya gue berpikir mungkin gue cuma salah dengar.Gue berdiri dan memandang ke arah sawah di kejauhan.Disana gue melihat seorang perempuan berdiri memandang kearah kami,wanita itu mengenakan pakaian putih dengan rambut panjang sampai pinggang,gue gak bisa lihat mukanya karna terlalu jauh.Wanita itu terus berdiri mematung tidak begerak,sampai akhirnya gue mengabaikannya dan berpikir mungkin itu cuma orang yang lagi berjemur di bawah matahari secara saat itu cuaca masih panas.
Sebulan kemudian setelah musim panen selesai,nenek gue ngadain acara syukuran dirumah.Sudah menjadi tradisi setiap musim panen selesai setiap rumah akan mengadakan syukuran dengan memanggil tetua kampung untuk mendoakan.Ada satu hal lagi yang selalu di lakukan ketika musim panen selesai,yaitu nenek gue sering pergi ke sungai yang berada di tengah hutan kecil dan tempatnya pun cukup jauh dari perkampungan.Nenek gue juga membawa nampan bambu bulat yang isinya bermacam-macam.Ada Ayam bakar seekor,pisang kecil satu sisir,beras ketan putih,telur ayam kampung dan masih ada beberapa yang gue lupa namanya.Gue selalu berpikir itu semua entah untuk apa dan setiap gue tanya nenek gue gak pernah mau jawab bahkan kadang gue balik di marahin.Gue pernah berpikir jangan-jangan itu untuk.....yaa kalian pasti sudah tahulah untuk apa.
Code:
[img]https://s.kaskus.id/images/2018/12/04/10383782_20181204010909.jpg[/img][img]https://s.kaskus.id/images/2018/12/04/10383782_20181204010914.jpg[/img]

Hari itu ketika nenek gue akan pergi lagi tiba-tiba dia manggil gue dan Dian sepupu gue untuk ikut dia.Setelah berjalan cukup lama,akhirnya kami sampai ditempat tujuan."Nek,kenapa gak di sungai belakang rumah aja kan ada juga."tanya gue penasaran karna di belakang rumah emang ada sungai tapi kenpa nenek gue malah lebih milih sungai yang tempatnya jauh kan aneh."Udah diam aja di situ gak usah banyak nanya".Gue pun nurut dan hanya bisa duduk melihat nenek gue memulai ritualnya.Dia terlihat membaca sesuatu namun cuma mulutnya yang komat kamit suaranya sih gak kedengaran."Nenek kita gak sesat kan?"tanya gue sama dian yang langsung ngasih kode gue untuk diam.Dian kemudian ngajakin gue jalan-jalan dekat situ utntuk menghilangkan kebosanan.Tiba-tiba gue melihat pohon besar di pinggir sungai yang membuat gue langsung punya pikiran bahwa pohon itu mungkin punya penunggu (maklum kebanyakan nonton film horor)."Woi penghuni pohon setan atau iblis,dedemit atau apapun itu,jangan pernah nyesatin nenek gue.gue tau kalau bukan lo yang bikin panen berlimpah atau ngasih rejeki sama manusia jadi jangan harap bakal ada yang ngikutin lo atau nyembah lo.Dasar setan." tentu saja itu cuma gue ucapin dalam hati,sesudah itu gue ngambil batu dan lemparin pohon itu,yaa mungkin waktu itu gue lagi gila.Saat itu gue cuma ingat kisah nabi Ibrahim yang ngusir Iblis menggunakan batu,jadi gue ngikutin cara yang sama.Gak lama sesudah itu tanpa sengaja gue melihat ke seberang sungai dan lagi-lagi wanita yang sama yang gue lihat di tengah sawah beberapa minggu yang lalu sedang berdiri di sana,namun kali ini dia menunduk.Setelah itu tiba-tiba gue merasa telinga gue yang sebelah kiri ada yang narik,saat gue berbalik tidak ada siapapun di sana.Gue melihat Dian berada cukup jauh dari tempat gue berdiri dia juga tengah sibuk berfoto-foto sendirian,sementara nenek gue masih sibuk dengan urusannya.Setelah itu kembali ada yang narik telinga kiri gue tanpa sadar gue menatap seberang sungai dan wanita itu sudah tidak ada serta nenek gue pun sudah selesai dengan urusannya.
Beberapa hari kemudian gue pamit pulang sama semua orang karna gue juga masih punya pekerjaan di kota.Gue gak pernah nyeritain pada siapapun apa yang gue alami karna merasa bahwa itu mungkin cuma pikiran gue saja.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
jejak
Balasan post wahyujayasagita
:siapgan
Quote:


Klo ngelanjutin cerita d sini aja, gk usah buat thread baru. Biar pembacanya fokus disini, dan gk ketinggalan klo sfa cerita baru
ane baru di kaskus jadi gak tahu


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di