alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Inflasi November Rendah, Harga Pangan Terkendali
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c05f2ae14088d64548b4567/inflasi-november-rendah-harga-pangan-terkendali

Inflasi November Rendah, Harga Pangan Terkendali

Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis bahwa November 2018 terjadi inflasi sebesar 0,27%. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar 0,28%.

Rendahnya inflasi juga sering kali dikaitkan dengan daya beli masyarakat Indonesia. Di mana, inflasi rendah bukan karena pemerintah berhasil menjaga harga pangan, melainkan masyarakat tidak punya daya beli yang tinggi.

Berikut fakta-faktanya yang dirangkum detikFinance, Selasa (4/12/2018).

1. Inflasi Tahunan Masih di Bawah Target

Dengan inflasi 0,27% ini maka inflasi tahun kalender Januari-November 2,50% dan inflasi tahun ke tahun itu sebesar 3,23%.

"Saya mulai indikator pertama yaitu inflasi. Perkembangan harga berbagai komoditas di November secara umum ada kenaikan, di 82 kota terpilih kota inflasi, November 2018 terjadi inflasi 0,27%," kata Kepala BPS Suhariyanto di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (3/12/2018).

Besaran inflasi tersebut juga masih terkendali karena di bawah target.

"Dengan melihat ini, angka inflasi November masih terkendali karena masih di bawah sasaran," tambah Suhariyanto.

2. 70 Kota Alami Inflasi

Suhariyanto mengatakan, dari 82 kota Indeks Harga Konsumen (IHK) yang diamati ada 70 kota inflasi. Sementara 12 kota deflasi.

"Inflasi tertinggi di Merauke 2,05%. Kalau kita lihat ke dalam penyebab utama karena kenaikan harga produk hortikultura, sayuran, kenaikan harga udang. Inflasi rendah di Balikpapan 0,01%," kata Suhariyanto.

Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Medan -0,64% karena turunnya harga cabai rawit.

"Deflasi tertinggi di Medan karena turunnya harga cabai rawit, deflasinya -0,64%. Deflasi tertinggi di Pematangsiantar dan Pangkalpinang dengan 0,01%," tutur Suhariyanto.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan bulan November mengalami inflasi. Andil inflasi dari kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,10% dengan besaran inflasi 0,56%.

Selain itu, kelompok pengeluaran kesehatan juga menyumbang inflasi dengan andil 0,01% dengan besaran 0,36% dan sektor perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar memberikan andil 0,06% dengan besaran inflasi 0,25%.

"Yang besar adalah kelompok pengeluaran transportasi 0,10%," kata Kepala BPS Suhariyanto di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (3/12/2018).

Sektor transportasi memberikan andil inflasi terbesar karena naiknya tarif angkutan udara. Selain itu, adanya kenaikan harga BBM non subsidi.

3. Respons Sri Mulyani soal Inflasi November 2018

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambut baik catatan inflasi itu. Apalagi secara tahunan inflasi masih dalam rentang target APBN.

"Saya rasa kalau inflasi masih dalam range APBN, kita anggap itu baik. Apalagi ini masih di bawah 3,5%," ujarnya di hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Senin (3/12/2018).

Menurut Sri Mulyani, masih terkendalinya inflasi hingga saat ini menunjukkan ekonomi RI memiliki daya tahan yang kuat. Apalagi belakangan ini terjadi fluktuasi nilai tukar hingga gejolak harga minyak

"Artinya, Indonesia dari sisi track record terhadap stabilitas harga-harga ini sekarang sudah semakin solid. Karana ini selama empat tahun berturut-turut kita memiliki inflasi yang di sekitar 3% di tengah gejolak harga minyak dan kurs yang naik turun," ujarnya.

Menurut Sri Mulyani rendahnya inflasi juga menjadi modal bagi pemerintah untuk mengembalikan kepercayaan investor asing terhadap Indonesia. Inflasi yang rendah juga menunjukan keberhasikan dari kebijakan fiskal dan moneter dalam menjaga sektor riil.

https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4329332/inflasi-november-rendah-harga-pangan-terkendali?tag_from=wp_nhl_judul_16&_ga=2.147159359.947792133.1543801833-1003649547.1519096890

Alhamdulillah, inflasi sangat baik meski kubu praboker terus menerus menebar fitnah tentang kenaikan harga dan inflasi. Rakyat sendiri yg merasakan nikmatnya kestabilan harga di era Jokowi.
Diubah oleh silents.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Quote:
Kapan politik adu gagasan bukan nyinyir agama?
Balasan post camarhitam
Quote:


Adu gagasan melibatkan 2 pihak. Lha pihak praboker ga punya gagasan jadi apanya yg mau diadu? Klo pihak Jokowi sih udah lebih dari sekedar gagasan. Udah konkret prestasinya meski ada kelemahan di sana sini.
Quote:


Makanya. Ane gk pernah tuh denger gagasan poleksosbud dari kubu no 2.

Gimana caranya nekan inflasi?
Menaikkan devisa?
Apbn aman?

Yg ada
1. Jokowi kafir
2. Jokowi komunis
3. Jokowi neolib
4. Jokowi antek aseng
5. Jokowi anti islam.
Bingung gk sih neolib sama komunis bisa nyatu?
tempe setipis ATM...

atm mata si Uno
Balasan post camarhitam
Quote:


Nah itu dia. Kubu praboker nggak punya solusi tp sekedar nyinyir sambil main isu sara. Miris...
Inflasi November Rendah, Harga Pangan Terkendali
Inflasi November Rendah, Harga Pangan Terkendali
lord efek luar biasa kanmaaaaeen
emoticon-Cool
otw ceban
emoticon-Ultah
Isu ekonomi susah di goreng pret ganti isu komunis, kafir, pro asing, neolib emoticon-Big Grin
yang naik cuma telor aja.




mungkin lupa disempakin jadi naik dikit.
cuma harga diri yg tidak terkendali...

emoticon-Frown
Quote:


Trus program yg ditawarkan kubu no 2 apa untuk bikin rupiah membaik? Kl logis ane coblos prabowo
November.... Emang ngak da yang bisa picu inflasi. Nah Desember bisa ngak deflasi??????


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di